
Keesokan sore harinya, Seperti biasa Lisin tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran.
Dia telah melupakannya tentang pembalut sialan milik Rong Yue, dan melupakan wanita pemarah Wu Qingyi. terlepas dari itu semua, istrinya tidak jauh berbeda. Zhang Fei masih belum memberikan jawaban yang memuaskan disaat Lisin ingin bercinta dengannya.
Walaupun banyak istri dan wanita cantik dalam genggamannya. Kehidupan Lisin tidak jauh berbeda dengan kaum jomblo. Mungkin ini kutukan yang datang dari Tuhan.
Setelah selesai sarapan, Lisin melihat Zhang Fei yang duduk di depannya. Dia baru saja pulang dari tempat kerjanya.
"Sayang, kapan kita bisa bercinta layaknya suami istri pada umumnya..." Tanya Lisin dengan harapan.
Keduanya sudah menikah lebih dari dua bulan. Dan Lisin tidak mendapat jatah seorang suami selain pada malam kecelakaan ranjang. Awalnya, dia tidak peduli dan mengabaikannya.
Tetapi akhir - akhir ini, dia tidak kuat lagi menahannya dan memilih untuk bertanya. Apanya yang pernikahan jika tidak ada perang di atas ranjang.
"Mengapa kamu menanyakannya? bukannya kita hidup dalam satu atap yang sama? Mengapa kamu tidak sabar untuk menunggu..." Jawab Zhang Fei.
"Sampai kapan?..." Tanya Lisin.
"Sampai aku benar - benar siap..." Jawab Zhang Fei yang membuat Lisin membisu.
Lisin tersenyum kecut, Pernikahan keduanya adalah palsu, dan Lisin juga menggunakan identitas palsu dari sistem. Jika Lisin pulang kekampung halaman, itu tidak membuat perbedaan besar antara dia disini atau tidak.
"Zhang Fei, jika aku secara tiba - tiba menghilang. Apakah kamu akan menemukanku?..."
Kali ini Zhang Fei melihat kearah Lisin, dia memang memiliki pernikahan yang dia lalui bersama dengan Lisin. Tetapi dia kesulitan untuk memahami perasaan miliknya.
Apakah dia suka dengan Lisin? Ataukah Tidak? Zhang Fei benar - benar tidak tahu.
Dia sangat - sangat berterimakasih kepada Lisin karena berulang kali menyelamatkannya, tetapi Zhang Fei tidak tahu harus membalasnya dengan apa.
Sedangkan untuk masalah bercinta, dia benar - benar belum siap. Walaupun dia sudah tidak perawan lagi. Tetapi Zhang Fei masih belum bisa menerima kehadiran Lisin.
Dari awal hanya ingin mendapatkan aset keluarga Zhang kembali dan Zhang Fei mendapatkan aset keluarganya dua hari yang lalu. Jika itu sebelumnya, Zhang Fei akan menceraikan Lisin secara langsung. Mengapa sekarang dia bimbang saat ingin menceraikannya.
"Jika kamu ingin bercinta denganku, tunggulah aku sampai benar - benar siap. Jangan mengatakan sesuatu seperti akan menghilang dari hidupku hanya karena tidak sabar..." Zhang Fei memberikan jawaban yang ambigu.
__ADS_1
Lisin ingin kembali ke indonesia setelah pemutaran film perdana yang akan berlangsung dua hari lagi. Karena penyelesaian tugas sistem.
Dalam satu bulan ke depan, sistem akan menghilang dan Lisin ingin tinggal dengan istri - istrinya. Dia akan membawa Mei Lan dan Wang Xia. sedangkan untuk Zhang Fei Lisin tidak masih belum mengerti dengan wanita yang satu ini.
Selain itu masih ada Rong Yue dan Xue Yunran yang belum jelas hubungan keduanya dengan Lisin.
Sekarang Lisin terdiam, Zhang Fei tidak menganggapnya seperti seorang suami pada umumnya. Dan dia mengatakan agar Lisin tidak menghilang dari hidupnya. Bagaimana Lisin bisa kuat untuk menjalankan kehidupan pernikahan tanpa bercocok tanam?
"Vrooommm..."
Suara mobil dari halaman depan dapat terdengar. Kemudian seorang wanita cantik bergaun merah masuk kedalam dengan tenang. Dia tidak lain adalah Xue Yunran.
Tidak peduli apapun, dia harus mendapatkan Lisin. Bahkan jika harus mengambilnya dari mulut harimau betina.
"Nona Xue, Apakah ada hal penting sehingga kamu datang ke villaku?..." Bagaimana Zhang Fei tidak tahu jika Pelakor ini mengincar suaminya.
"Nona Zhang, kamu harus tahu jika aku memiliki bisnis dengan suamimu yang tidak kamu anggap..." Xue Yunran langsung tutup poin.
Dia jelas - jelas mengibarkan bendera perang dan keduanya siap berperang kapan saja.
"Nona Xue, sepertinya kamu harus kembali karena Suamiku akan tetap di rumah..." Jawab Zhang Fei dengan yakin.
"Benarkah?... kalau begitu mari kita Lihat, apakah Tuan Li akan pergi denganku atau tidak..." Kedua wanita cantik itu menatap Lisin dengan tajam.
Yang satu adalah istri yang tidak menganggap dirinya layaknya seorang suami dan yang lainnya kakak ipar yang menggoda.
"Aku akan pergi..." Lisin berdiri, dan berjalan kearah pintu di ikuti oleh Xue Yunran yang tersenyum.
Percuma terus tinggal jika tidak mendapatkan jatah seorang suami. Lisin tidak tahu mengapa Xue Yunran menemukan dirinya. Setidaknya lebih baik pergi bersama Xue Yunran dari pada dengan Zhang Fei yang kurang pengertian sebagai seorang istri.
"Kamu..." Zhang Fei melihat Kepergian Lisin dengan tidak percaya. Apa sebegitunya Lisin menginginkan bercinta hingga lebih memilih pergi bersama seorang Pelakor dari pada tetap bersama dengan dirinya.
Zhang Fei entah mengapa merasa kehilangan, Bagaimana jika Lisin tidak lagi membutuhkan dirinya?
Dibandingkan dengan Zhang Fei yang terlihat kesal. Xue Yunran memiliki keinginan untuk terbang. Rasanya sangat memuaskan melihat Zhang Fei sangat kesal. Sepertinya karier Xue Yunran sebagai seorang Pelakor perlahan memiliki kemajuan.
Xue Yunran mengenakan gaun merah. Kulitnya seputih salju, wajahnya menggoda dan tubuhnya seksi. Dia berjalan mengikuti Lisin menuju kedalam mobil seperti mawar merah dan menarik perhatian siapapun yang melihatnya.
__ADS_1
Karena Xue Yunran yang menjemput maka keduanya menggunakan mobil miliknya dan meninggalkan Zhang Fei yang masih tercengang.
.....
Mobil sedan melaju dengan kecepatan sedang. Lisin dan Xue Yunran terdiam canggung setelah meninggalkan Villa.
"Nona Xue, kemana kita akan pergi?..." Tanya Lisin yang ada disampingnya.
"Krukkkk..."
Sebelum menjawab, perut Xue Yunran mulai menggeram. Dia menyentuh perutnya sambil mengerutkan kening dengan malu.
"Aku sangat lapar, mari kita mencari sesuatu untuk dimakan..." Kata Xue Yunran dengan lembut kepada Lisin sambil memegang perut menggunakan lengan kirinya.
"Tentu..." Lisin tidak lapar karena dia baru saja makan. Mereka berdua lalu berjalan ke restoran yang ada di dekat jalan utama kota Shanghai.
Hotel VVIP, entah mengapa keduanya bisa berakhir di hotel mewah terdekat.
Setelah mereka tiba di dalam kamar hotel, Xue Yunran meminta Lisin untuk duduk di sofa dan dia pergi untuk berganti pakaian.
Segera, dia berjalan keluar dengan gaun renda merah. Dia tampak menawan dengan kulitnya yang putih dan mata berbintang yang terus berkedip.
Dada besar, pantat kokoh dan kaki panjangnya sebagian tersembunyi di bawah gaunnya yang membuat Bentuk yang sempurna. Tubuhnya adalah campuran rayuan dan pesona.
Lisin mulai berdarah panas, tubuhnya sedikit menegang dengan pergantian suasana setelah dia melihat tubuh Panas Xue Yunran.
Cewek ini bahkan tidak mengenakan pakaian dalamnya. Bagaimana mungkin Lisin tidak memahami tujuannya?
Xue Yunran menawan dan cukup cantik untuk membuat Lisin kehilangan kendali tubuhnya. Bahkan Joni agung yang selama ini menganggur menjadi sangat bersemangat.
Lisin bahkan bisa melihat semangka dengan dua titik menonjol dan bentuk sempurna dari balik kain tipis.
Apakah kakak ipar sedang merayuku?
Lisin tahu bahwa Xue Yunran pasti berpakaian seperti ini dengan sengaja. Kakak ipar ini pasti sudah tidak tahan lagi dan benar - benar merayu Lisin yang polos.
Lisin menguatkan hatinya, dia juga menyiapkan kata - kata romantis untuk kakak iparnya.
__ADS_1
"Nona Xue, kamu tidak mengenakan pembalut kan?..." Suara Lisin penuh dengan persiapan matang, seolah - olah dia memiliki trauma terhadap pembalut wanita.
Bersambung...