
Sun Restoran berbintang.
Lisin kembali tenang, setidaknya dia masih bisa bersabar. Karena Zhang Fei tidak ingin mengungkapkan hubungan keduanya. Lisin secara alami akan diam. Dia dan Wang Xia memesan makanan.
"Tuan Hao, kamu bisa mengatakan berapa banyak uang untuk bunga - bunga ini..." Kata Zhang Fei dengan dingin. Dia sekarang menjadi istri Lisin, jadi dia secara alami tidak ingin Lisin salah paham. walaupun dia tidak mengungkapkan status pernikahannya kesemua orang, dia masih berhutang budi kepada Lisin.
"CEO Zhang, bunga - bunga ini tidak bernilai banyak, kamu tidak perlu membayar ku hanya untuk bunga..." Ketika Hao Ma mendengar Zhang Fei ingin membayar bunga pemberian darinya dengan uang, Dia terkejut kemudian melambaikan tangannya saat berkata dengan angkuh.
Untuk memenangkan hati Zhang Fei, tentu saja Hao Ma tidak ingin kompensasi. Meskipun Hanya sebuah bunga, dia masih senang bisa menjadi lebih dekat dengan Zhang Fei.
"Tuan Hao, Aku akan mengatakannya lagi. Kita hanya bertemu untuk membicarakan bisnis, tolong jangan membuat orang lain salah paham. Jika tidak, Aku akan mengabaikan mu..."
"Oke, Aku mengerti, ini adalah proyek besar 50 juta yuan. Beberapa perusahaan ingin bekerja bersama kami, dan aku masih ragu - ragu sekarang. antara bekerja sama dengan Lotus corporation atau tidak..." Hao Ma berkata dengan serius, tentunya itu hanya tarik ulur.
Akhirnya, Zhang Fei mengangkat kepalanya, dan memutuskan untuk melihat tawaran dari Hao Ma.
Perusahaan Lotus corporation baru - baru ini mengalami kesulitan, melalui penindasan beberapa perusahaan lain. Zhang Fei berusaha menghubungi Shanghai Beauty corporation untuk menegosiasikan 50 juta yuan dalam proyek besar tersebut, tetapi perusahaan Shanghai beauty corporation tidak menanggapinya sama sekali, yang membuatnya sangat tertekan.
Sekarang, Hao Ma dari Shanghai beauty corporation akhirnya menunjukkan beberapa tanda kompromi. Zhang Fei melihat secercah harapan darinya.
"Sebenarnya bukan hanya itu saja..." Hao Ma mengeluarkan undangan hitam dengan corak emas dari saku dadanya dan berniat menyerahkannya kepada Zhang Fei.
"Apa ini?..." Zhang Fei tidak menerima undangan tetapi, bertanya dengan bingung.
"Ini adalah undangan untuk Pesta Amal Lou Corporation. Aku hanya punya dua tiket. Satu untukku sendiri, dan satu lagi untukmu..." Hao Ma berkata dengan bangga.
"Lou Corporation?..." Mata Zhang Fei bersinar karena terkejut.
Tentu saja perusahaan tersebut milik Keluarga Lou, atau milik Lou Ming yang menjadi senior Lisin dalam mengejar cita - citanya menjadi penjahat kelamin sejati.
Lou Corporation adalah perusahaan terbesar di Kota Shanghai. Itu adalah perusahaan teratas di seluruh bangsa dan merupakan eksistensi raksasa. Di bandingkan dengan Shanghai beauty corporation seperti ayah dan putranya. Walaupun Shanghai beauty Cukup besar namun hanya terbatas satu perusahaan. Sedangkan Lou Corporation memiliki ratusan perusahaan di berbagai bidang.
Dikatakan bahwa Lou Corporation memiliki koneksi dan latar belakang yang kuat. Ketika perusahaan didirikan, bahkan walikota dan sekretaris pergi untuk merayakan pembukaannya. Hal ini menjelaskan bahwa perusahaan memiliki koneksi yang mendalam.
Pesta Amal dari Lou Corporation akan mendatangkan banyak pengusaha kaya, sosialita dan perwira tinggi. Itu adalah perayaan kelas atas.
__ADS_1
Mendengar penjelasan dari Hao Ma membuat Zhang Fei tergoda, ini adalah kesempatan berharga untuk menciptakan peluang kerjasama dengan berbagai pengusaha yang berdiri di puncak.
Zhang Fei tahu bahwa perusahaannya menghadapi krisis keuangan. Jika dia bisa menghadiri Pesta Amal Lou Corporation dan membuat koneksi dengan beberapa politisi dan pengusaha, dia mungkin bisa mengumpulkan cukup dana untuk menyelamatkan Lotus Corporation miliknya.
"Tuan Hao, terima kasih..." Zhang Fei tersenyum tipis.
Hao Ma mengangguk dan tersenyum dengan arogan sebagai jawaban. Dia sesekali melihat Lisin dengan menghina.
Dari penyelidikan Hao Ma, dia tahu tentang krisis keuangan yang dimiliki Lotus Corporation. Rantai modal perusahaan hampir pecah. Dengan demikian, Dia menyusun rencana menggunakan koneksinya dan mendapatkan undangan Pesta Amal untuk Zhang Fei.
Hao Ma sangat yakin jika Zhang Fei tidak akan menolak Undangan pesta amal tersebut. karena dapat menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan. Dia juga tahu bahwa Zhang Fei sangat peduli dengan Perusahaan peninggalan ayahnya. Sekarang Zhang Fei seorang diri mengembangkan perusahaan dan tidak akan membiarkannya bangkrut.
Wang Xia diam dan mendengarkan sambil menikmati hidangan yang ada di depannya. Namun tidak dengan Lisin yang tertekan. Di depan dirinya istrinya bahagia karena sebuah undangan dari pengejarnya, bagaimana Lisin tidak marah.
Jelas Lisin mengetahui tentang Perusahaan Lou Corporation. Dia bisa meminta undangan dari Lou Ming tanpa khawatir tidak dapat mendapatkannya.
Lisin berniat menghancurkan surat undangan pemberian Hao Ma, kemudian dia bisa menghubungi Lou Ming untuk memberikan Undangan lain untuk Zhang Fei.
Saat Zhang Fei hendak menerima undangan dari Hao Ma, Surat undangan itu ditangkap oleh Lisin.
Akhirnya, Setelah berdiam diri cukup lama. Lisin mendapatkan peran penting juga.
"Kraaakk..." Suara robekan kertas undangan sangat renyah di dengarkan oleh semua orang.
Lisin benar - benar merobek surat undangan Pesta Amal Lou Corporation. yang mana tak ternilai dan hanya terbatas. Juga tidak semua orang bisa mendapatkan Surat Undangan tersebut. Namun surat undangan tersebut telah di robek begitu saja.
Baik Zhang Fei, Wang Xia dan Hao Ma tidak mempercayai kedua mata mereka. Mereka bertiga mengusap masing - masing mata mereka hanya untuk memastikan apakah mereka sedang bermimpi.
"Surat Undangan itu sangat penting bagiku. Mengapa kamu merobeknya..." Wajah cantik Zhang Fei dipenuhi dengan kemarahan. Dia sangat menyesal membawa Lisin dalam pertemuan dengan Klien.
"Sialan, Undangan Ini, Aku gunakan untuk mengejar Zhang Fei..." Hao Ma tiba - tiba berdiri kemudian berkata dengan kesal.
Wang Xia merasa bersalah atas tindakan yang baru saja Lisin lakukan, walaupun dia karyawan baru setidaknya dia memahami krisis yang dimiliki perusahaan tempatnya bekerja.
Sekarang dialah yang membawa Lisin tentu saja dialah yang bersalah. Juga Surat undangan pesta amal Lou corporation sudah rusak jadi tidak dapat digunakan lagi.
Lisin melihat wajah Zhang Fei dipenuhi dengan kesedihan. dia tidak tahu Rantai modal perusahaan telah pecah dan berada di ambang kebangkrutan. Undangan Pesta amal Lou Corporation adalah harapan Zhang Fei satu - satunya. Tapi sekarang, itu hancur berkeping - keping oleh kedua tangan Lisin.
__ADS_1
Tindakan Lisin tidak hanya merobek undangan, tetapi juga harapan Zhang Fei.
"Mengapa kamu begitu marah hanya undangan ini? Aku bisa mendapatkan yang lainnya untuk mu..." Lisin mengerutkan kening dan berkata dengan ketidakpuasan kearah Zhang Fei.
"Hahaha... Apakah kamu pikir Undangan itu bisa kamu beli pada toko serba ada? atau kamu bisa mendapatkannya dari tempat sampah?..." Hao Ma langsung mencibir dengan menghina. Di matanya sosok Lisin hanya kebetulan mengenal Zhang Fei. dan Tidak mungkin memiliki koneksi dengan Keluarga Lou.
"Tentu saja aku memiliki cara yang tidak pernah terbayangkan oleh orang seperti mu..." Lisin tidak menyangka jika Zhang Fei akan sangat marah dan juga terlihat sangat sedih.
Bukanya itu hanya undangan pesta amal saja?!
"Jangan berbohong denganku. Pergi, aku tidak ingin melihatmu lagi..." kata Zhang Fei dengan dingin.
Lisin tidak berharap jika Zhang Fei akan mengusirnya. Dari sudut pandangnya, Hao Ma hanya ingin menggunakan undangan ini ke pengejar Zhang Fei. Untuk itu Lisin langsung merobek undangan, untuk menggagalkan rencana Hao Ma. Sekarang Zhang Fei mengusirnya bagaimana Lisin tidak kesal.
"Aku akan pergi, Namamu Hao Ma kan. Percaya atau tidak, cepat atau lambat kamu akan kehilangan pekerjaanmu..." Lisin langsung meninggalkan Sun Restoran dan menghilang di kejauhan dengan mobilnya.
"Tuan Hao, Kamu bisa pergi juga, Kerjasama kita ditangguhkan untuk sementara..."
Apa!!!
Walaupun Hao Ma tidak puas, dia meninggalkan Sun Restoran seperti yang Lisin lakukan.
"CEO Zhang aku..."
Sekarang menyisakan Wang Xia yang terdiam karena bingung harus berkata apa! dan Zhang Fei sangat menyedihkan karena kehilangan harapan.
.....
Lisin mengemudikan mobilnya dengan kesal. Dia masih tidak percaya jika Zhang Fei akan mengusirnya dan tidak ingin melihatnya lagi.
Lisin bahkan melupakan makan malam bahagian dengan Wang Xia. Saat ini dia meraih ponselnya kemudian menghubungi Mei Lan.
"Hallo Tuan Li..." Jawab Mei Lan dari sisi lain panggilan.
"Mei Lan aku akan mendatangimu..."
"Dengan senang hati aku menunggu mu Tuan Li..."
__ADS_1
Panggilan langsung di matikan, Lisin dengan marah melajukan mobilnya menuju ke Villa Laut Timur.
Bersambung...