
Pagi hari berikutnya...
Dunia di gemparkan dengan keberadaan Peretas Chicken yang meretas sistem keamanan AS dan mengendalikan roket kendali yang menghancurkan kawasan barat daya Meksiko.
Sejarah gangster Sinaloa di hancurkan dalam semalam beberapa orang yang miliki kebencian dengan gangster Sinaloa langsung merayakan sukacita mereka.
Beberapa orang yang korup hanya bisa tertekan di dalam hati, sepertinya sumber pemasukan mereka berkurang.
Untuk sisa-sisa anggota gangster Sinaloa yang ada di tempat lain hanya bisa bersembunyi di kegelapan tanpa menunjukan hidung mereka.
Keberadaan peretas chicken membuat beberapa negara ketakutan dan mulai menganggap jika perbuatannya keterlaluan dan harus di cap sebagai buronan tingkat nasional.
Sedangkan untuk beberapa orang menilai jika tindakan peretas chicken adalah benar, keberadaan peretas chicken menjadi pahlawan di hati beberapa orang yang kurang beruntung.
Peretas chicken menjadi idola baru di beberapa negara yang mana tindakannya patut di berikan penghargaan.
Internet merajalela di mana-mana membicarakan keberadaan peretas chicken, ketidak adilan, dan pahlawan. semua orang berdebat tentang tindakan peretas chicken.
Di mana semua orang berdebat atas kekacauan dari tindakan peretas chicken, Seseorang yang menjadi dalang dari peretasan keamanan AS yaitu Lisin baru saja menyelesaikan permainan Squid game bersama dengan Mia dan juga Elena.
(DING...)
(Selamat tuan rumah telah membantu menyelesaikan masalah yang di miliki Robert yang ada di Los Angeles)
(Mendapatkan 50 poin sistem)
(Mendapatkan 1 Tiket Lotre)
(Mendapatkan Resep Kecantikan)
(Mendapatkan Resep Parfum)
Lisin yang kelelahan karena permainan squid game sangat senang mendengar pemberitahuan sistem, namun setelah melihat hadiah yang sistem berikan membuat Lisin ingin Muntah darah.
Resep kecantikan dan resep parfum jelas tidak berguna untuk Lisin.
Lisin sangat tertekan dengan tidak puas karena merasa jika dirinya tertipu oleh sistem.
Lisin sudah melakukan perjalanan dari Indonesia ke Los Angeles dengan tergesa-gesa. Tertangkap oleh Elena dan Mia dalam permainan squid game. berikutnya menyelamatkan istri Robert. lalu menghadapi James mode bloody. kemudian membasmi gangster Sinaloa dan menyelesaikan tugas sistem dengan mengeluarkan banyak uang seperti membeli pil reinkarnasi, pil pemulihan energi, pil penyembuhan, kertas mantra Api dan lain sebagainya.
Dalam perjalanan yang cukup panjang lebar kali tinggi hanya di berikan hadiah resep kecantikan dan resep parfum yang bisa di beli dengan uang yang ada di tokoh sistem.
Sungguh kelewatan kamu sistem dasar tidak punya hati, setidaknya kasih hal lain yang berharga agar bisa sebanding dengan kelelahan karena terlalu banyak bermain squid game.
Nama: Amar Lisin
Level: 3 (158/400)
Pesona: 7
Keterampilan: Mekanik Super, Mengemudi Super, Seni Beladiri Kuno, Dukun Kuno, Master Pedang, Master Musik, Master Olahraga, Pengobatan Modern, Peretas Super.
Inventori: keperluan tuan rumah
Tokoh: akses tingkat 2
Lotre: 4 kali
Saldo: Rp7.350.435.754.000
Dana: 0
Tugas: Selesai
.....
Bandara internasional Los Angeles...
__ADS_1
"Benar pak... rute penerbangan hanya ada Los Angeles ke Jakarta..." resepsionis menjelaskan dengan penyesalan.
"Baiklah tidak masalah..." Lisin hanya bisa mengambil rute penerbangan tersebut.
Dari Bandara internasional Los Angeles ke Bandara internasional Soekarno-Hatta Jakarta.
Dalam keberangkatan ke Bandara Lisin diantarkan Robert, Elena dan Mia.
"Lisin..."
"Cuh..."
"Cuh..."
Lisin tidak berdaya memiliki bekas lipstik di pipi kanan dan pipi kirinya, Sepertinya orang barat menganggap ciuman sebagai salam tertentu.
"Lisin..."
Mendengar suara tua yang memanggil dirinya Lisin Langsung bergidik, apa lagi pihak lain mendekati dirinya.
"Robert..." Lisin langsung melangkah ke belakang.
Sial... Jangan bilang jika dia ingin mencium ku juga sebagai salam perpisahan, tolong jangan lakukan itu aku laki-laki normal jika wajahku ternodai mungkin aku harus membilasnya dengan air bunga 7 rupa sebanyak 7 kali.
"Terima kasih atas segalanya, aku tau jasamu tidak dapat di ganti dengan apapun, semoga kamu tenang di sana..." Ternyata Robert hanya membelikan pelukan singkat kepada Lisin.
Lisin merasa lega karena pihak lain hanya memeluknya dengan singkat. namun mendengar perkataan Robert Lisin memiliki perasaan yang tidak menyenangkan.
Sial... apakah kamu pikir aku telah tiada, sialan Robert ini tidak tau terima kasih.
Lisin menggunakan analisa sistem.
Jadi seperti itu... ternyata Robert sedikit marah tentang kenapa aku meretas server komputer miliknya. dan juga dia tau jika aku dan putrinya Berkali-kali bermain squid game.
Baiklah aku akan memakluminya karena aku berkali-kali bermain squid game dengan putrimu.
Lisin yang membalikan badan dan pergi menggunakan pesawat dapat melihat jika Elena dan Mia meneteskan air mata dan itu membuat Lisin merasa bingung.
Kalian berdua menangis karena berpisah denganku atau karena tidak bisa bermain squid game lagi.
Setelah itu Lisin mengambil tempat duduk VIP dengan tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.
"Lisin..."
Siapa lagi sih yang memanggilku, entah mengapa hari ini banyak orang yang memanggil namaku.
"Mimin sarimin..."
Lisin tidak berharap jika seseorang yang duduk di sampainya adalah salah satu teman satu SMK dulu.
"Bro... Aku tidak menyangka jika itu kamu..." Mimin berjabat tangan dengan Lisin sambil tersenyum.
"Kamu juga bro... Ku dengar kamu sekarang sukses di jakarta, jangan bilang sekarang kamu melakukan perjalanan bisnis?..." Lisin juga tersenyum.
Lisin kembali mengingat masa SMK yang kelam dan ingat jika pihak lain sering gonta-ganti pasangan. Baik Mimin ataupun Sultan keduanya sama-sama playboy zaman now.
"Ceritanya panjang bro..." Mimin berkata dengan bersemangat.
kemudian menjelaskan jika dirinya dan istrinya mengunjungi kerabat yang ada di Los Angeles.
"Kalau kamu?..."
"Sama bro ceritanya juga panjang..." Lisin hanya bisa menjelaskan jika dirinya tidak sengaja mendapatkan tiket liburan ke Los Angeles.
"Selamat ya... Bro atas pernikahan kalian" keduanya berjabat tangan lagi.
Lisin melihat Mimin yang memiliki penampilan cukup biasa dan saat melihat Istrinya Minim, Lisin sedikit terkejut.
__ADS_1
Wanita cantik yang duduk di samping Mimin dengan kaca mata Hitam menutupi wajahnya Dia seperti artis perfilman Indonesia.
Sial... Mimin yang tampangnya pas-pasan seperti ini, bisa memiliki wanita secantik dia apakah wanita ini buta?...
"Terima kasih... Kondisinya sedikit istimewa bro..." Mimin berkata dengan tersenyum.
"Istimewa?..." Lisin berkata dengan bingung.
"Istriku buta... Akulah yang selama satu tahun pernikahan ini yang merawatnya..." Mimin berkata tanpa penyesalan walaupun istrinya buta.
Lisin terdiam... dalam hatinya dia mengacungkan jempol kepada Mimin.
Berapa banyak seorang laki-laki yang bertahan dengan pasangannya yang memiliki kekurangan.
Tidak banyak hanya segelintir orang...
Bahkan pasangan yang berkecukupan, tidak kekurangan apapun bisa mengalami perceraian namun temanya Lisin tetap bertahan dalam rumah tangga walaupun istrinya buta.
Dari cerita Mimin, keduanya menikah dalam satu tahun yang lalu dan Mimin sudah mengetahui kebutaan istrinya sejak awal dan itu bukan masalah untuk Mimin.
Mimin yang berasal dari keluarga kalangan bawah sama dengan Lisin, Mimin merantau ke Jakarta ikut dengan pamannya. di sanalah Mimin bertemu dengan Juleha istrinya Mimin yang buta.
Keduanya terpaut usia 10 tahun di karenakan Juleha buta dia tidak laku alias perawan tua. Juleha putri dari kenalan pamannya Mimin dan karena Mimin suka dengannya Dia menikahi Juleha tanpa memandang kekurangannya yang buta.
"Bro... Kamu laki-laki sejati..." Lisin memuji mimin dengan tulus.
"Terima kasih... Bro, Kamu kapan menyusul?..." Mimin bertanya dengan tersenyum.
Sebuah pertanyaan yang membuat trauma para jomblo Akut... Tolong jangan tanyakan kapan menikah kepada mereka yang jomblo takutnya ada sesuatu yang tidak di inginkan terjadi.
"Hahaha... Masih proses..." Lisin menjawab dengan keringat dingin.
Bukan karena Lisin tidak ingin menikah hanya saja bingung menentukan yang mana yang harus di nikahi terlebih dahulu.
"Secepatnya bro..."
"Ok..."
Lisin melihat lagi kearah Istri Mimin yang hanya diam saja tanpa bicara, jika di bandingkan dengan wanita-wanita Lisin jelas lebih rendah, hanya saja setiap wanita memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
"Sayang bagaimana dengan dia?... Dia orang yang baik hanya saja sangat polos mungkin belum pernah melakukanya" Mimin bertanya kepada istrinya.
"Um... Um..." Istrinya Mimin mengangguk.
"Enggah..." Lisin tersedak saat mendengar bisikan Mimin kepada istrinya yaitu Juleha.
Sial... bro, kenapa kamu membicarakan itu kepada istrimu, jika itu dulu mungkin iya... tapi sekarang aku memiliki banyak pengalaman bermain squid game.
Mengapa Mimin bertanya tentang aku kepada istrinya?
"Lisin... Bisa membantuku dengan melakukan sesuatu?..." Mimin bertanya dengan berbisik.
"Bro... apapun itu selama temanku membutuhkan bantuan aku pasti akan membantumu sebisaku... Katakan apa yang harus aku lakukan?..."
Lisin memiliki kesan baik terhadap Mimin, saat di SMK dulu Mimin banyak membantu Lisin sekarang karena pihak lain meminta sesuatu Lisin berniat membantu tanpa penolakan.
"Tolong buatlah istriku hamil..." Mimin berkata dengan tulus kepada Lisin.
Diam... Lisin tidak bergerak dirinya siap melakukan apapun namun kenapa temannya meminta dirinya untuk menghamili istrinya.
Bersambung...
*Tanpa terasa episode hampir mencapai 100 episode dan rencana awal akan tamat di episode 100 jadi kurang 4 sampai 5 episode lagi.
*Mampir juga Novel baru author yang berjudul "SISTEM KERUGIAN dengan skill ONE PUNCH MAN"
*Terimakasih.
__ADS_1