Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan

Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan
Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan Episode 328


__ADS_3


Lisin tidak menyadari jika Rong Yue telah menyadari jika dia adalah Semangka-Man. Dia mengindari pihak kepolisian dan dengan diam - diam pergi ke tempat parkir dimana mobilnya berada.


Saat di dalam mobil dia melepaskan topeng dan juga kostumnya sebagai Semangka-Man. Walaupun kali ini bukan karena tugas ataupun hadiah sistem. Lisin cukup senang saat melakukannya, dia mendapatkan pelukan hangat Rong Yue dan juga semangka lembutnya.


Abaikan tentang wanita pembawa beban, saat ini Lisin tidak ingin terlibat dengan pihak kepolisian. Dia harus meninggalkan tempat parkir bank Central Shanghai secepatnya.


Tetapi saat di memasukkan kunci dan menghidupkan mesinnya. Lisin tidak bisa melajukan mobil tersebut karena keberadaan seseorang didepannya.


"Sialan... Mengapa dia disini?..." Kata Lisin dengan heran.


Lisin sangat yakin dengan kostum darurat yang dia kenakan sebelumnya, yang jelas tidak mungkin ada yang mengenalinya.


Lisin dengan terpaksa menurunkan kaca mobilnya lalu berpura - pura tidak sengaja bertemu. "Kebetulan sekali kita bertemu disini..."


Kebetulan!


Rong Yue sangat yakin Jika Semangka-Man adalah Lisin. Mengapa Lisin tidak mengatakannya, Rong Yue tidak mengetahui alasannya. Yang jelas, Lisin baru saja menolongnya dan rasa hangat terhadapnya secara perlahan mulai tumbuh.


"Tuan Li, Bisakah aku ikut denganmu?..." Rong Yue ingin memastikannya, apakah Lisin adalah Semangka-Man atau tidak.


Lisin berkeringat dingin, Dia tidak tahu kesalahannya di mana sehingga Rong Yue seperti mencurigainya. Apakah Lisin melupakan seseorang?!


"Baiklah, ayo masuk..." Kata Lisin dengan ragu.


Rong Yue dengan bahagia masuk kedalam mobil milik Lisin. Entah mengapa dia menatap Lisin dengan cara yang berbeda dari sebelumnya. itu sedikit ada rasa kagum dan perasaan yang sulit diungkapkan.


Walaupun dia tidak ingin mengakuinya, tetapi di saat Rong Yue duduk lebih dekat dengan Lisin, dia akhirnya menyadari jika Lisin terlihat cukup tampan.


Bagaimanapun Lisin sudah menyelamatkan dirinya, dan itu membuat Rong Yue sangat bersyukur. Kejadian seperti sebelumnya bisa menimpa Rong Yue kapan saja, hal ini membuat dia ingin melepaskan keperawanannya secepat mungkin.


Walaupun dia awalnya membenci Lisin, setidaknya Lisin bisa menjadi kandidat yang patut dipertimbangkan untuk melepaskan keperawanannya.


"Sekali Lagi, Terimakasih..." Kata - kata Rong Yue membuat Lisin terdiam.


Apakah Rong Yue berterimakasih karena dia ikut dengan mobil Lisin?


Ataukah karena Lisin Semangka-Man?


Lisin tidak tahu jawabannya. Dia berpura - pura pura tidak mengerti. "Rong Yue, ini adalah pertama kalinya kamu mengucapkan terima kasih. Jangan bilang kamu jatuh cinta padaku sekarang?..." Lisin membuat candaan, walaupun ini kedua kalinya Lisin mendapatkan ucapan terimakasih. Dia tidak ingin mengakui yang pertama.

__ADS_1


Ketika Rong Yue sebelumnya bertemu dengan Lisin dia selalu berada dalam suasana hati yang buruk. Lisin selalu merugikan dirinya, bagaimana Rong Yue tidak kesal. Tetapi sekarang berbeda, Rong Yue dua kali mengambil inisiatif untuk berterima kasih pada Lisin.


"Jangan berpura - pura lagi di depanku... Kamu Semangka-Man kan?..." Rong Yue mengeluarkan dugaannya.


Lisin tersenyum kecut. Dia memang Semangka-Man, tetapi tidak pernah mengira jika identitasnya sebagai pahlawan super akan begitu mudahnya terungkap.


Lisin mau tidak mau harus mengakuinya. "Bagaimana kamu bisa mengetahuinya jika aku Semangka-Man?..."


Sambil mengemudikan mobil, Lisin bertanya dengan mendesah. "Aku sangat yakin tidak akan ada yang mengenalinya jika itu diriku..."


"Tentu saja Orang lain tidak akan mengetahuinya. Tetapi tidak denganku..." Rong Yue dengan tenang menjawab. Tidak mungkin dia melupakan sensasi sentuhan dari kedua tangan Lisin.


Jadi Saat Lisin menyentuhnya sekali lagi, Rong Yue langsung yakin Semangka-Man dan Lisin adalah orang yang sama.


"Baik, karena kamu sudah mengetahuinya, apakah kamu akan menertawakan aku dengan kostum aneh ku sebelumnya?..." Tanya Lisin datar, dia kembali menatap Rong Yue melalui kaca spion saat dia bertanya.


"Tentu saja aku tidak akan mengejek seseorang yang baru saja menolongku..." Kali ini Rong Yue sedikit tersenyum.


Senyumannya sangat indah. Jika Lisin tidak memiliki keterampilan pengemudi super, Dia akan menabrak mobil yang ada di depannya.


"Karena sudah seperti ini, kemana kamu ingin pergi?..." Lisin cukup senang dengan perubahan yang Rong Yue miliki.


"Bisakah kamu mengantarkan aku di suatu tempat?..." Tanya Rong Yue dengan malu.


"Tentu saja, Aku akan mengantar kamu dengan suka hati..." Jawab Lisin dengan bersemangat.


Setelah ini dia ingin pulang keindonesiaan, karena dia sudah menyelesaikan tugas sistem dan semua masalah di Negeri orang. Kasihan istri - istrinya tidak terurus dengan benar.


.....


Lisin mengantarkan Rong Yue ketempat tujuan, Dia kesulitan memahaminya karena Tempat yang Rong Yue pilih adalah sebuah hotel.


"Baiklah aku akan pergi..." Kata Lisin dengan sopan. Dia tahu, tidak mungkin Rong Yue menginginkan teman tidur seperti dirinya.


"Tuan Li, Apakah kamu sangat membenciku?..." Tanya Rong Yue dengan frustasi. dia ingin memberikan keperawanannya agar tidak di ambil oleh orang lain. Tetapi Lisin memilih ingin pergi setelah keduanya tiba didepan hotel.


"Rong Yue, walaupun kita memiliki perselisihan sebelumnya. itu semua tidak membuatku membenci wanita cantik seperti kamu..." Lisin menjelaskan.


"Lalu, mengapa kamu ingin pulang? Bukannya menemaniku malam ini..."


Kata - kata Rong Yue adalah kode keras untuk Lisin. Bagaimana Lisin akan melepaskan kesempatan langka seperti ini. Hanya saja, Lisin tidak mungkin langsung menerimanya.

__ADS_1


Sejak pertama Lisin bertemu dengan Rong Yue. Keduanya hanya menebar perselisihan. Bahkan Lisin harus menggunakan hipnotis super untuk memperdaya Rong Yue.


Sekarang keduanya akan berakhir satu malam di hotel. Bagaimana tidak aneh? Rong Yue juga seperti itu. Walaupun dia tahu jika Lisin sudah memiliki istri, Dia tidak keberatan tidur dengan Lisin dalam satu malam di hotel.


"Rong Yue, kamu harus tahu, aku adalah pria baik yang tidak mungkin tidur sembarangan dengan seorang wanita. Terutama polisi wanita seperti kamu..."


"Kamu harus memikirkan matang - matang tentang ini. Sekali kita melangkah maka kita berdua tidak akan bisa kembali..."


"Aku juga, sebagai pria baik - baik harus menghargai wanita. Dan tidak boleh merusak wanita apa lagi menyakitinya..."


Kata - kata membagongkan dari Lisin membuat Rong Yue bertanya - tanya.


Apanya yang pria baik - baik? Berapa kali kamu merugikanku? pikir Rong Yue dengan kesal.


"Aku tanya lagi, Kamu menginginkannya atau tidak?..." Tanya Rong Yue.


"Ya, aku ingin..." Jawab Lisin secara spontan.


"Mengapa kamu bertele - tele?..." Keduanya dengan cepat memesan kamar.


.....


Di dalam kamar hotel.


Lisin dan Rong Yue duduk berdekatan di atas ranjang dengan canggung.


"Mulailah, kamu seharusnya lebih paham untuk urusan ranjang dibanding denganku..." Kata Rong Yue dengan Malu.


"Baiklah aku akan memulainya..." Lisin mengambil nafas dalam - dalam.


Dia melihat wanita cantik dan seksi namun tanpa seragam polisi wanita. Sosok Rong Yue benar - benar sangat luar biasanya. Jika bisa tidur dengannya malam ini. Maka Lisin akan melayang ke surga.


Lisin dengan hati - hati melepaskan pakaian milik Rong Yue. Dia juga memiliki Joni agung yang siap berperang kapan saja. Malam ini dia ditakdirkan akan bahagia.


Apa yang membuat Lisin kecewa ada keberadaan pembalut wanita yang dikenakan Rong Yue.


Sialan... Wanita ini sedang menstruasi.


Lisin ingin menangis tanpa air mata.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2