Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan

Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan
Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan Episode 295


__ADS_3


Saat Lisin mengatakan jika akan menyerah dan rela menyerahkan darah miliknya untuk Kamila. Membuat Lin Tian semakin tertawa terbahak - bahak.


Sungguh hiburan yang cukup lucu. Lin Tian pikir Lisin ini hanya memiliki sedikit kekuatan, sekarang karena dia akan mati terhisap darahnya oleh Kamila. Membuat Lin Tian tertawa dengan ketidak pedulian.


Di bawah tatapan mata Lin Tian, Sosok Kamila mode bloody langsung menuju kearah Lisin. Lalu bersiap akan menghisap darah dan esensi kehidupannya.


Tetapi Lin Tian tidak mengharapkan tentang perubahan yang terjadi pada detik berikutnya.


Lisin menangkap Kamila lalu menyuntikkan serum lain yang memiliki warna hijau. Itu telah mengalir habis sepenuhnya setelah menancap pada leher Kamila.


"Aaaaaa..." Kamila berteriak, di bawah rasa sakit yang luar biasa. Dia dengan perlahan kembali ke bentuk aslinya.


Kulit kemerahan kembali menjadi putih salju. Taring dan cakar panjang menyusut dalam kondisi sebelumnya. Pupil matanya juga kembali ke sediakala. Mode bloody benar - benar lenyap. Tetapi Kamila tidak kehilangan kekuatan miliknya, justru semakin meningkat dengan sangat luar biasa.


"Tidak mungkin!... Ini tidak mungkin terjadi..." Lin Tian memiliki bola mata hampir meninggalkan tempatnya. Dia tidak percaya dengan apa yang terjadi terhadap Kamila.


Bagaimana mungkin?!!!


Serum bloody adalah formula peningkatan kekuatan yang dia dapatkan dari sistem. Dia berhasil memperbaikinya namun tidak sempurna, karena dia lebih condong ke arah keabadian. Untuk itulah terciptalah serum bloody dan dia terus menerus melakukan penelitian untuk mencapai kesempurnaan Serum Abadi.


Dia sangat yakin, tidak ada yang memiliki vaksin atau penangkalnya, Setidaknya serum bloody memiliki peningkatan yang sama sekali berbeda dari formula sistem.


Melihat sesuatu yang sebelumnya Lisin gunakan untuk mengembalikan kondisi Kamila, Lin Tian menjadi sangat yakin jika itu didapatkan melalui Sistem.


"Hahaha... Jadi kamu pengguna sistem?..." Lin Tian langsung menjadi bersemangat.


Mengetahui jika pemuda yang ada di depannya adalah pengguna sistem, Lin Tian sangat - sangat bahagia. Dia sangat merindukan keberadaan sistem lebih dari 30 tahun ini. Sekarang mengetahui sistem berada di depannya, bagaimanapun Lin Tian harus mendapatkannya lagi sebelum Jian Chen.


"Hahaha... Akhirnya, kamu datang sendiri kepadaku..." Lin Tian mengangguk puas.


Walaupun dia dan Jian Chen melakukan kerja sama, namun dirinya tidak memiliki ikatan tertentu. Dengan kepribadian Jian Chen yang hanya memikirkan manfaat, Lin Tian memahami jika cepat atau lambat dia akan mengalami penghianatan.


Untuk itulah, dia menugaskan Kamila secara diam - diam menemukan pengguna sistem di belahan dunia.


Negara terakhir yang Kamila kunjungi adalah Indonesia, dan Lin Tian sekarang sangat yakin jika Lisin dari sana. Dengan kemampuan sistem menyembunyikan identitasnya tidaklah mustahil.


Di tambah alasan mengapa Kamila mendapatkan ingatannya kembali, pasti tidak lepas dari keterampilan yang sistem berikan.

__ADS_1


Sekarang Lin Tian menatap Lisin seperti melihat harta karun. Setelah dia membunuh Lisin dan mendapatkan sistem secara paksa. Hal pertama yang dia lakukan adalah menemukan tubuh baru yang sangat muda dan dia akan melakukan perpindahan jiwa dengan mengandalkan sistem. Itulah yang dia inginkan selama ini.


"Kamila, kamu baik - baik saja..." Tanya Lisin dengan khawatir.


"Aku baik - baik saja..." Jawab Kamila dengan wajah bersalah namun sangat bersyukur.


Dia merasa bersalah karena Dirinya tidak bisa mengendalikan tubuhnya, dan berulang kali hampir membunuh Lisin secara langsung. Dia senang karena Lisin membantunya menghilangkan pengaruh dari Serum Bloody.


Tidak hanya kembali ke kondisi lamanya. Kamila dapat merasakan kekuatan yang sangat besar di dalam tubuhnya. Vitalitas yang sangat luar biasa rasanya dia seperti di lahirnya kembali.


Dia menatap Lisin dengan serius, "Serahkan Lin Tian kepadaku, aku harus membalaskan kematian kedua orang tuaku..."


Lisin melihat kebencian dia mata Kamila, Dia jelas memahami jika wanita yang ada di depannya tidak akan puas sebelum dia menyerah.


"Kamu mungkin lebih kuat dari sebelumnya, Tetapi tidak mungkin mengalahkan Lin Tian. Bahkan dengan kekuatan serum bloody yang sudah di sempurnakan..." Lisin menggeleng, kemudian memberikan peluang untuk Kamila.


"5 menit, kamu bisa melakukannya sekarang atau tidak sama sekali. Karena kematian Lin Tian ada di tanganku..." Lisin berdiri dan mencari tempat duduk.


Lisin melihat Kamila yang sekarang mengangguk puas. Walaupun Kekuatan kamila setara dengan Shizuka yang sudah mengalami kesengsaraan darah. Namun menghadapi Lin Tian tidak boleh lengah apa lagi meremehkannya.


Biarpun Lin Tian cukup tua namun dia tetaplah mantan pengguna Sistem, juga tidak di ketahui trik apa yang ada dibalik lengan bajunya.


"Apa yang kamu lakukan?..." Lin Tian mengerutkan kening saat melihat Lisin yang tidak menanggapinya sama sekali.


"Duarrrrr..."


Gerakan Kamila lebih cepat beberapa kali jika dibandingkan dengan saat dia berada di dalam mode bloody. Tidak hanya itu, Ketika dia memukul Lin Tian. Pukulannya sangat kuat hingga membuat Lin Tian terpental jauh.


"Sialan..."


Lin Tian meraung marah, dia tidak menyangka jika pion yang selama ini dia gunakan akan memukul mundur dirinya di saat lengah.


"Chi..."


Dia merasakan jika tulang bahunya bergeser dari posisi yang seharusnya.


"Krakkk..."


Dengan gerakan memutar, tulang bahu kirinya kembali ke posisi awal.

__ADS_1


Mungkin Lin Tian, mantan pengguna sistem. Dia memiliki tubuh kuat prajurit super, namun Lin Tian tidak dapat membohongi usianya. Dia tidak lagi berada dalam kondisi puncaknya. dan itu sangat memalukan.


"Jangan pikir jika aku sudah tua, kamu bisa unggul dariku..." Lin Tian mengusap darah bocor dari sudut mulutnya.


Kamila tahu jika Lin Tian sangat kuat, namun dalam 5 menit ini dia harus membunuh Lin Tian.


Kamila dan Lin Tian beradu pukulan, keduanya saling melukai satu sama lian. Lin Tian tidak menyangka jika Kamila bisa membuatnya tersudut.


"Boooommm..."


Dia tidak peduli lagi jika beberapa ledakan energi akan membuat tempat tersebut menjadi runtuh dalam kehancuran. Begitu juga dengan Kamila yang ingin membunuh Lin Tian dengan kedua tangannya sendiri.


Ledakan itu membuat tanah bergerak dan membuat apapun di lantai paling dasar bergoyang. Pencahayaan lampu terang sedikit redup dan terkadang mati beberapa kali sebelum akhirnya hidup kembali.


Lisin yang duduk tidak bisa lagi tenang, dia lupa jika Lift sebelumnya menjadi satu - satunya jalan keluar.


"Sialan, Berhenti bermain - main. Aku belum menikmati keindahan di usia tuaku, jika aku terpendam di sini, Siapa yang akan menyenangkan istri - istriku..." Lisin mengutuk dalam hatinya.


Lisin dengan cepat berdiri dan akan mengurus Lin Tian secara pribadi. Lebih cepat menyelesaikan masalah, maka akan lebih cepat dia keluar dari Bunker yang siap runtuh kapan saja.


"Aaaahhhh..."


Kamila terpental jauh, dia bukan tandingan Lin Tian.


"Sudah aku duga hasilnya seperti ini..." Lisin menangkap Kamila dari belakang. Dia melihat wanita yang ada di lengannya dalam kondisi buruk, namun keinginannya untuk membunuh Lin Tian tidak pernah padam.


"Aku harus membunuhnya..." Kata Kamila dengan kebencian.


"Cukup, tubuhmu tidak sanggup lagi, makan ini untuk memulihkan lukamu..." Lisin meletakkan Kamila yang terluka, dia juga memberikan pill penyembuhan untuknya.


"Kalian berdua matilah..." Lin Tian tidak melepaskan kebersamaan keduanya. Dia mengangkat lengan kemudian mengendalikan sejumlah energi Qi yang membuat ledakan lainnya.


Melihat Lin Tian datang, tidak mungkin Lisin akan berdiam diri saja. Dia harus membunuh Lin Tian, kemudian meninggalkan Bungker yang tidak akan bertahan lama lagi.


"Mengapa kamu tidak sabaran..." Lisin menggunakan tangannya kemudian menangkap kepalan tangan Lin Tian yang datang.


"Duar..."


Bersambung...

__ADS_1


*Promosi Yang suka Kultivasi silakan mampir ke novel lain author.



__ADS_2