Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan

Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan
Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan Episode 210


__ADS_3


Satu Bulan berlalu dengan cepat.


Dalam satu bulan ini, Lisin tidak berhenti menyenangkan istri - istrinya yang kelaparan. Pagi hari dengan Ningsih, menjelang Siang dengan Vita, siang hari dengan Ratih, sore hari dengan Siska, menjelang malam dengan Mirna, tengah malam dengan Nagisa, pagi petang dengan Risma, dan untuk Wulan yang hamil hanya bisa menjadi penonton pertandingan.


Kegiatan ini Lisin geluti dalam waktu satu bulan, dengan putaran waktu yang tidak putus. Ini adalah rekor dunia bercocok tanam dalam waktu satu bulan penuh dengan berganti - ganti pasangan.


Apakah dalam satu bulan ini Lisin tidak tidur? Siapa yang tahu.


Di bandingkan dengan Lisin, yang tersiksa karena memiliki banyak istri, Keluarga Pak Umar menjadi bangkrut tanpa menyisakan apapun, bahkan berakhir dengan terlilit hutang besar.


Pondo putranya, sangat kecewa dengan ayahnya yang cukup bodoh karena niatannya yang awalnya ingin membuat keluarga Lisin yang miskin, justru sekarang dirinyalah yang jatuh miskin.


Yang awalnya memiliki segalanya, memiliki kehidupan yang di penuhi dengan kekayaan melimpah, sekarang langsung menjadi miskin dalam satu malam, dan bertepatan dengan pernikahan Dirinya. Juga istrinya yang baru saja dirinya nikahi langsung memutuskan untuk bercerai karena tidak ingin hidup susah dan terlilit banyak hutang.


Pondo frustasi begitu juga Pak Umar, rumah, mobil dan harta benda lainnya langsung di sita tanpa menyisakan satu harta benda apapun hanya untuk membayar hutang.


Sungguh nasib yang sangat tragis.


Sudah jatuh tertimpa tangga, itulah yang menimpa Pak Umar dan Pondo. Saat ini keduanya berada di dalam penjara karena tuduhan, sebagai pengedar uang palsu dalam jumlah besar.


Ternyata, Tempat Pak Umar dalam mencairkan uang tunai menggunakan Bank ilegal. yang mana sudah di amankan oleh kepolisian, karena menjadi tempat dan barang bukti dalam pembuatan uang palsu. Istri Pak Umar langsung meminta di ceraikan juga. sekarang Pak Umar dan Pondo tidak memiliki apapun dan siapapun lagi selain mendekam di dalam penjara.


Warga desa juga mendapatkan imbasnya, sebagai pengguna uang palsu. Mereka semua mendapatkan semua uang tersebut dari Pak Umar jadi mereka harus mengikuti jejak Pak Umar di penjara, hanya saja dengan masa hukuman ringan namun semua uang yang mereka dapatkan dalam bentuk Sovenir akan di amankan oleh kepolisian.


Semua warga desa hanya bisa menyesalinya, hanya masalah selisih 100 ribu mereka semua masuk penjara. sungguh menyedihkan.


Sesungguhnya uang 100 juta belum tentu cukup untuk orang serakah, tapi uang 100 ribu itu cukup bagi orang yang bersyukur.


Apapun bantahan warga desa akan kalah di depan kepolisian karena memiliki barang bukti yang sudah ada. Orang buta yang berprofesi sebagai tukang pijat menjadi orang pertama yang tidak ingin di penjara dengan alasan jika dirinya buta, dan tidak bisa membedakan uang palsu atau tidak. hanya saja Kepolisian bukan tempat untuk berbohong, jadi setelah melakukan pemeriksaan. Orang buta tersebut terbukti tidak buta dan berakhir di penjara dengan masa hukuman paling lama.

__ADS_1


Sungguh orang pura - pura buta yang kurang beruntung.


Di balik semua kesedihan semua warga desa hanya ada satu orang yang bahagia. yaitu Salak karena menjadi satu - satunya orang yang tidak mendapat Sovenir dari Pak Umar


"Hahaha... untung saja aku tidak mendapat Sovenir..." Kata Salak yang mengunjungi Sepet dan Sikat di ruang tahanan.


Kemarin saja menangis karena tidak mendapatkan sovenir, sekarang menyesal karena tidak menggunakan uang - uang palsu yang ada pada sovenir tersebut.


"Salak... Kamu teman yang baik jadi kamu harus membatu kita berdua keluar dari sini..." Sepet yang mengenakan baju tahanan seperti akan menangis.


"Salak... Kita bertiga adalah sahabat yang tidak akan pernah terpisahkan jadi kamu harus membantu..." Sikat mencoba untuk tegar dalam menjalani kondisinya saat ini.


Salak yang melihat dua temannya hanya bisa tersenyum menghina, Sekarang saja mengatakan teman, kemarin - kemarin kemana.


Apakah ini yang di namakan teman. Senang dan bahagia sendiri namun susah dan menderita berkompromi. Sungguh terlalu.


Salak masih ingat dengan betul, beberapa hari yang lalu. saat dirinya dalam kesengsaraan seorang diri. Di saat semua warga desa masing - masing mendapatkan 100 juta lebih 100 ribu, namun dirinya hanya bisa melihat mereka semua dari kejauhan.


Dasar warga desa tidak berakhlak, mengapa kalian tidak mengingat Keluarga Lisin sidah memberikan Sovenir namun kalian berulang kali mengembalikannya hanya karena perbedaan 100 ribu saja.


Salak juga salah satunya namun dirinya sudah memahami dari pembelajaran tersebut. dari sana Salak memahami jika tidak ada namanya teman sejati, karena semua warga desa hanya memikirkan dirinya sendiri. dan juga tenggelam dalam keserakahan dan melupakan jika sebagian dari rizky mereka ada hak seorang anak yatim.


Salak telah mencapai apa itu pencerahan, tidak ada yang namanya kekayaan instan tanpa melalui kerja keras. Jikapun ada uang tunai yang jatuh dari langit jangan mengambilnya melainkan menyimpannya dan menggunakannya sedikit demi sedikit.


Orang miskin itu bukan orang yang tidak punya apa - apa. Orang miskin itu orang yang ketika di beri berapapun itu tidak akan pernah cukup.


Sungguh pembelajaran yang tidak bermakna.


.....


Kembali ke kediaman keluarga Lisin yang bahagia tujuh turunan.

__ADS_1


Kedua orang tuanya memilih untuk pergi dari rumah dengan tujuan liburan karena sudah menjadi orang kaya. sedangkan rumah tersebut hanya dihuni oleh delapan istri Lisin dan Lisin yang tersiksa karena harus berpindah - pindah kamar hanya untuk menyenangkan semua istrinya.


Mungkin Karakter yang dimainkannya akan berakhir bukan karena bertemu dengan musuh yang kuat melainkan tidak kuat menyenangkan semua istri - istrinya.


Mungkin ini yang dinamakan jangan menggigit lebih banyak dari pada yang kamu bisa kunya. apakah Lisin akan menambah istri lagi? siapa yang tahu.


Dalam satu bulan setelah pernikahan, Lisin akhirnya menyadari apa neraka sesungguhnya, Apa yang Lisin sesalkan bukan tidak bisa menafkahi semua istrinya. melainkan tidak bisa menghabiskan semua waktu yang di miliknya dengan semua istrinya.


Bukannya tidak ingin menyenangkan kedelapan istrinya, hanya saja tidak mungkin bercocok tanam terus menerus tanpa memikirkan kepentingan lainya.


Sebenarnya dirinya ingin pensiun dan menikmati masa tuanya dengan kedelapan istrinya. terutama untuk Wulan yang akan melahirkan dalam masa kehamilan 6 bulan lagi.


Untuk perusahaan sudah ada yang menguruskan yaitu Nazwa dan beberapa asisten yang cukup bisa diandalkan. sedangkan uang akan mengalir dengan sendirinya. walaupun bukan orang terkaya di dunia, setidaknya dengan melihat perkembangan PT. Angkasa yang terus menerus mengakuisisi banyak perusahaan. maka hanya masalah waktu untuk mencapai itu semua.


Jikapun Lisin tidak ingin menyelesaikan tugas sistem maka Lisin akan kehilangan sistem itu sendiri. Lisin terus memikirkannya, setidaknya masih 6 bulan lagi sebelum sistem meninggalkan dirinya. Apakah Lisin akan terus menyelesaikan tugas sistem, ataukah mengakhirinya di sini.


Jika Lisin pensiun maka akan menjadi akhir dari karakter yang dimainkannya.


Sepertinya Lisin harus berpergian lagi untuk menyelesaikan tugas dari sistem. karena kedamaian belum tentu mendekatnya. jikapun Lisin ingin memiliki kehidupan damai apakah masalah tidak akan menghampirinya?


Sebelum ancam menghilang dan kedamaian benar - benar terwujud, Lisin harus menciptakan kedamaian sesungguhnya dengan kedua tangannya sendiri. sebelum benar - benar menikmati masa pensiun dan kehilangan kepemilikan sistem.


Karena Lisin sudah mengambil keputusan, dirinya mengumpulkan semua istrinya dan melakukan permintaan maaf karena tidak bisa menjadi sosok suami yang seharusnya.


Walaupun kedelapan istrinya tidak mengetahui alasan di balik kepergian Lisin. Namun mereka semua memahami jika kepergian Lisin pasti memiliki alasan tersendiri walaupun tidak mengungkapkan kepada mereka.


Kedua orang tuanya yang baru saja datang dari masa Liburan, hanya bisa menerima keputusan yang Lisin ambil.


Dengan begitu, Perjalanan Lisin berlanjut. entah bahaya atau kesenangan apa yang menunggunya, di masa depan.


Bersambung...

__ADS_1


"Ok, Sebenarnya. author akan mengakhiri ceritanya sampai Lisin mengambil keputusan untuk pensiun. dan setelah sistem menghilang cerita akan time skip 20 tahun kemudian. Hanya saja kalian mungkin akan kecewa, jadinya author akan lanjutkan sebisa mungkin. Ok, semuanya jangan lupa hari senin Votenya yang banyak agar author semangat melanjutkan perjalanan Lisin. Terima kasih.


__ADS_2