Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan

Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan
Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan Episode 232


__ADS_3


Villa pribadi Zhang Fei.


Di dalam kamarnya, Zhang Fei tidak bisa tidur karena terus memikirkan kejadian sebelumnya, jelas dirinya menyalahkan suaminya yang pergi ke tempat prostitusi hanya untuk menemukan wanita lain. lebih dari itu dia melihat langsung suaminya tersebut sedang berciuman bersama wanita lain di kantor kepolisian.


Zhang Fei memiliki perasaan campur aduk di wajahnya yang cantik juga terlihat ekspresi yang rumit. Sulit untuk menggambarkan apakah dia bahagia atau sedih. Dirinya tidak menyukai Lisin. Tapi Lisin adalah suaminya, juga sudah berbagi satu malam yang sama sebelumnya.


Apakah aku yang salah? Kita sudah menikah sudah seharusnya tidur dalam satu kamar yang sama, juga keperawanan ku sudah diambilnya. Apa salahnya jika melakukannya lagi?


Apa yang aku pikirkan?


Apakah semua lelaki tidak dapat menahan bagian bawahnya sehingga harus menemukan tempat seperti prostitusi? Mungkinkah aku harus memberinya jatah agar dia tidak lagi mendatangi Tempat - tempat pelacuran seperti itu.


Zhang Fei memilih pakaian paling feminim dan menggoda, dia tidak bisa tidur jika hatinya belum tenang. setidaknya dia harus mendengarkan penjelasan Lisin siapa tahu semuanya hanya salah faham.


Benar, mari kita bicara.


Zhang Fei memutuskan untuk turun dan pergi ke kamar tempat Lisin tidur, sebelumnya dia mengetahui dari Bibi Nam jika Lisin pergi tidur setelah makan.


Bangunkan Lisin dan ajak dia berbicara.


Bukan karena aku peduli dengannya, tetapi ingin mendengarkan penjelasan darinya.


Zhang Fei menjadi gugup kemudian mengetuk pintu kamar Lisin beberapa kali, namun tidak ada jawaban.


"Pintunya tidak terkunci..."


Zhang Fei dengan perlahan membuka pintu kamar kemudian dia tidak menemani siapapun di dalam.


Mencari kemanapun dia tidak dapat menemukan keberadaan Lisin, sampai akhirnya dia menemukan jendela yang terbuka dengan terpaan angin dingin dari luar.


Zhang Fei langsung kecewa, ternyata Lisin belum berubah. pasti dia pergi keluar hanya ingin menemukan seorang wanita untuk menemani waktu tidurnya malam ini.


Karena Marah dan merasa di kecewakan sekali lagi, Zhang Fei memilih pergi ke kamarnya yang ada di lantai atas kemudian tidur karena dia sudah lelah dengan semuanya.


.....


Lisin tidak mengetahui jika Zhang Fei mengunjungi kamarnya dengan niat memberikannya kesempatan untuk menjelaskan perbuatannya. Sayang sekalian Lisin kurang beruntung, siapa tahu jika Zhang Fei akan memberinya Jatah namun dia pergi keluar seperti kelelawar.


Lisin berdiri di dekat pagar pintu rumah Kediaman Keluarga Mo, dan dia dapat menemukan jika Pan Ju kemungkinan ada di dalam, Kemudian memindai bagian dalamnya dan dapat menemukan Mo Huan berada dalam ruangan yang sama, selain keduanya juga ada Mo Feng yang gila juga ada orang Asing lainnya Min Jing.


Tatapan mata Lisin mengunci sosok Min Jing yang terlihat jelas sebagai seorang Kultivator. sebuah kurva muncul pada mulut Lisin karena dia tidak berharap akan bertemu dengan Kultivator pertama sejak dirinya berada di China.


Lisin dengan santai memilih untuk turun dan dengan sengaja Berjalan kearah gerbang depan yang memiliki banyak penjaga.


"Berhenti, Apa yang kamu inginkan..."

__ADS_1


"Aku ingin bertemu dengan Kepala Mo..."


"Tuan Mo!..." Beberapa penjaga yang menghentikan langkah Lisin terkejut sebelum akhirnya mengerutkan keningnya.


"Apakah kamu sudah membuat janji dengan Tuan Mo?..."


"Tentu saja, Seseorang bernama Pan Ju bahkan menjemput ku sebelumnya..."


"Tunggu sebenar..."


Seseorang diantara penjaga langsung menghubungi Kepala keluarga Mo.


"Tuan Mo, di luar ada tamu yang cukup mencurigakan..." Penjaga melaporkan dengan tergesa - gesa.


"Tamu!... Tidak ada tamu untuk malam ini, suruh dia pergi..."


"Baik..."


Mo Huan kesal, masalah putranya belum selesai, jadi dia tidak mood dalam menerima seorang tamu.


"Tuan Mo tidak menerima tamu malam ini kamu bisa pergi..."


Lisin menggeleng dengan menyesal, dia berharap menjadi tamu kehormatan, tapi terkadang semuanya tidak sesuai harapan.


Lisin terlalu malas, namun bagaimana lagi dia harus berurusan dengan mereka semua.


Beberapa penjaga langsung mengelilingi Lisin, mereka semua menggunakan otot untuk bekerja, bukan otak jadinya mereka tidak memahami dengan siapa mereka semua berhadapan.


"Krak..."


"Ahhhh..."


"Krak..."


"Ahhhh..."


.....


Di dalam bangunan bertempat di kediaman Keluarga Mo.


Mo Huan, Min Jing dan Pan Ju di kejutkan dari suara teriakan oleh beberapa penjaga yang ada di depan.


Tentu saja belum pernah ada yang pernah mengganggu ketentraman kediaman keluarga Mo. Jikapun ada mereka pasti sudah bosan hidup.


Walaupun bukan seorang Kultivator, namun semua penjaga keluarga Mo adalah elit diantara sekian banyaknya elit, selain terlatih, mereka semua jelas pernah membunuh seseorang.


"Apa yang terjadi di depan..." Tanya Mo Huan.

__ADS_1


"Sepertinya berhubungan dengan tamu tidak di undang sebelumnya..." Min Jing memiliki kepekaan yang luar biasa. jelas dia memahami jika tamu kali ini bukan sembarangan orang.


"Tuan Min Jing, jika tamu ini sangat kuat, maka aku akan merepotkan kamu..."


"Kepala Mo harap tenang, Mungkin dia kuat namun bukan tandingan seorang Kultivator seperti ku..."


Ketiganya langsung berjalan keluar untuk melihat siapa orang yang berani mengacau kediaman keluarga Mo.


Pada halaman depan, tepatnya bagian gerbang masuk utama. Selusin penjaga tertumpuk menjadi satu dengan Lisin sedang duduk di atasnya.


"Siapa Kamu berani sekali mengacaukan kediaman keluarga Mo..."


Mo Huan jelas tidak mengenal Lisin, juga tidak mengetahui jika Lisin adalah orang yang harus dirinya temukan. karena dia orang yang bertanggung jawab atas kegilaan putranya.


"Tunggu dulu, Kepala Mo tidak mengenaliku Tapi mengapa kamu mencari ku sebelumnya?..."


"Jadi itu kamu... Yang sudah membuat putraku menjadi seorang idiot. Bagus sangat bagus, sepertinya aku tidak perlu lagi bersusah payah untuk menemukan kamu..."


Kepala Mo, menyeringai dan jelas kebencian dirinya harus terselesaikan malam ini juga. Awalnya berniat menemukan Lisin dan memaksanya mengembalikan kondisi putranya yang gila. Sayang sekali hal tersebut tidak dibutuhkan. Karena Lisin datang sendiri mengapa tidak menangkapnya langsung.


"Kamu adalah orang yang membuat putraku menjadi gila, untuk itu jangan harap bisa lolos dari pembalasanku..."


"Aku memberikan kamu kesempatan untuk menghapus sihir hitam mu dari putraku maka kamu akan memiliki jasad utuh..."


Lisin tertawa saat mendengarkan ancaman dari Mo Huan.


"Hehe... Sepertinya kamu tidak memahami ku dengan baik. Pertama di larangan mengancam ku, kedua aku tidak mengikuti perintah siapapun termasuk darimu..."


Lisin turun dari tumpukan para penjaga kemudian berdiri dengan santai.


Mo Huan yang kesal melihat kearah Min Jing kemudian mengangguk, "Tuan Min Jing, tolong bantuannya..."


Min Jing memahaminya kemudian melihat sosok Lisin dengan seksama. Selusin penjaga jelas bukan kaleng - kaleng dan mereka dikalahkan dalam hitungan menit.


Min Jing langsung mengambil kesimpulan jika Lisin juga seorang Kultivator dan mungkin saja dia melayani Raja dunia bawah yang berbeda dengan dirinya.


"Namaku Min Jing, aku melayani Raja Song yang menjadi raja dunia bawah di kota Shanghai..."


Sebagai Kultivator yang melayani organisasi tidak boleh memiliki konflik pertarungan, untuk itu dirinya ingin mengetahui Lisin ini dari wilayah mana dan apa tujuannya.


"Sayang sekali, aku tidak melayani siapapun, apa lagi Raja - Raja yang kamu katakan. aku bukan bagian dari mereka yang kamu ketahui. karena aku akan menaklukkan semua raja dunia bawah kota Shanghai. dan semua wilayah China..."


Apa!


Sombong!


Tidak tahu besarnya langit dan Bumi. Perkataan Lisin sama dengan menantang Keberadaan Organisasi yang paling di takuti di China.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2