Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan

Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan
Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan Episode 326


__ADS_3


Lisin tidak tahu apa yang terjadi di dalam, dia sedang menunggu para perampok yang akan melarikan diri.


"Sialan, aku ingin ke toilet..." Saat terus menunggu, dia merasakan jika kantung kemihnya terasa penuh.


Lisin dengan cepat memasuki gedung ATM yang saat ini telah terjadi perampokan. Dia menggunakan analisa sistem untuk mengetahui berapa banyak jumlah perampok dan mengetahui jumlah mereka hanya ada tiga.


Bank Central Shanghai bukanlah gedung besar, lebih tepatnya Perampokan terjadi di bagian cabang. Dengan gerakan super cepat keberadaan Lisin tidak dapat di temukan. Dia langsung memasuki toilet umum melepaskan semua yang dia tahan.


Saat Lisin melihat kondisi yang terjadi di dalam gedung, dia dikejutkan dengan keberadaan Rong Yue yang terlihat sangat menyedihkan.


"Mengapa wanita yang selalu membuat masalah ada disini?..."


Kembali lagi menggunakan analisa sistem, Lisin sekali lagi mendapatkan petunjuk tentang apa yang baru saja menimpa Rong Yue.


Kali ini Lisin tidak berani menertawakanya, melainkan dia sangat marah. Rong Yue akan dirugikan bagaimana Lisin tidak kesal?


Peledak yang ada ditubuh ketiga perampok, bukanlah peledak sungguh. Itu palsu, hanya properti tertentu yang dibentuk menyerupai peledak yang terlihat menyakinkan.


Rong Yue memiliki sifat naif dan akhirnya dialah yang saat ini dalam bahaya. Kembali dengan masalah penyelamatan. Situasi ini sangat mudah bagi Lisin untuk menyelesaikannya. Tetapi dia tidak ingin terlihat oleh warga sipil yang tidak berguna dan hanya menjadi beban.


Lisin pergi keruangan tertentu dan menemukan semua yang dia butuhkan. Untuk menyembunyikan identitasnya, dia membuat kostum superhero. Kombinasi warna hijau dan merah dengan topeng kain menutupi wajahnya.


Dia sangat mirip dengan kura - kura ninja.


Tidak lupa simbol S besar terbentuk di bagian dada kostumnya.


Semangka-Man saatnya beraksi.


.....


Di dalam aula utama Bank Central Shanghai.


"Apakah kamu tahu siapa aku. Lepaskan aku dengan cepat..." Mata indah Rong Yue berkedip, menekan rasa takut di hatinya, saat dia berkata dengan keras.


"Haha mengapa aku harus berhenti disaat akan enak - enak. Bahkan jika kamu putri seseorang yang berpengaruh, itu tidak merubah apapun..." Pria itu berkata tanpa rasa takut.


"Saudara, kita harus pergi jika tidak polisi akan datang..." Pemimpin itu mengingatkan.

__ADS_1


"Kakak, polisi wanita ini sangat cantik, akan sia - sia jika aku tidak menikmatinya..." Pria itu berkata dengan membujuk.


Memang benar, target perampokan adalah uang dan tidak dengan yang lainnya. Semua telah direncanakan sejak beberapa hari yang lalu. Pertama salah satu temannya berusaha menjadi nasabah dan untuk pertemuan berikutnya, dua sudah berhasil menyabotase sistem keamanan.


"Lima menit, lakukan atau tidak sama sekali..."


"Oke..."


Lima menit adalah batasan yang bisa dia lakukan, dan itu akan berakhir dengan cepat.


Mendengar percakapan diantara mereka membuat Rong Yue menjadi pucat. Matanya menyala dengan sentuhan teror.


Rong Yue tidak takut pada apa pun kecuali di perkosaan oleh seseorang yang tidak dia kenal. Terutama oleh orang - orang yang menjijikkan ini. Dia mungkin tidak bisa tenang di alam selanjutnya setelah dia melakukan bunuh diri.


Rong Yue memiliki identitas khusus. Dia biasanya tidak mau mengatakannya. Belum lagi dia baru saja membenci ayahnya, Tetapi untuk menyelamatkan dirinya sendiri, dan untuk menakuti para perampok, dia harus mengatakannya.


"Kalian akan menyesal, ayahku adalah Kepala departemen naga. Jika kamu berani menyentuhku, dia tidak akan memaafkan kalian..." Rong Yue akhirnya mengatakan identitasnya dan berharap untuk menakut - nakuti mereka. Tentunya tidak ada yang ingin menyinggung Kepala departemen naga.


"Apa! putri Kepala departemen naga?..." Pria itu akhirnya mempertimbangkan kondisi Rong Yue.


Jika wanita di depannya adalah orang normal, dia tidak akan keberatan membunuhnya, apa lagi memperkosanya. Tetapi pihak lain, adalah putri kepala departemen naga. Ini identitas yang sangat besar. Jika mereka tidak menanganinya dengan baik, itu akan menimbulkan konsekuensi serius.


"Saudara, semuanya sudah selesai. Apakah kamu pikir kepala departemen naga akan memaafkan kita bahkan setelah kita membebaskan putrinya?..."


Mendengarkan peringatan temannya membuat pimpinan perampok termenung.


"Saudara, kita sudah melakukan begitu banyak kejahatan melanggar hukum. Jadi, tidak masalah jika kita melakukan satu lagi. Setelah selesai, kita akan meninggalkan negara ini. Yang pasti tidak ada yang bisa menangkap kita..."


Yang lainnya juga menambahkan.


"Haha, kamu benar. Meskipun kepala departemen naga kuat, kita akan pergi ketika kita selesai. Dunia ini besar. Dia tidak akan bisa menangkap kita..."


Pria cabul itu dengan perlahan mendekati Rong Yue.


"Siapa yang bisa membantuku?..." Wajah cantik Rong Yue pucat, dan matanya penuh keputusasaan. Dia sepertinya telah melihat nasibnya yang menyedihkan.


Dia tidak mau, marah, tetapi tidak berdaya.


Entah bagaimana, di saat berada dalam kondisi ini, seseorang terlintas dalam pikiran Rong Yue tidak lain adalah Lisin. Waktu Lisin beberapa kali merugikannya, setidaknya jika berakhir dengan Lisin akan lebih baik dari pada orang lain.

__ADS_1


Rong Yue berharap Lisin akan muncul dan menyelamatkannya, sayangnya itu tidak mungkin. Sayangnya Lisin tidak mungkin datang. Pikir Rong Yue dengan kesal. Mengapa disaat seperti ini dia memikirkan Lisin?!


Rong Yue tiba - tiba agak menyesal karena dia masih perawan. Jika dia tahu sebelumnya, dia akan menemukan pacar dan memberikan keperawanannya kepadanya. Tapi sekarang akan dihancurkan oleh penjahat - penjahat ini.


Rong Yue sangat putus asa.


"Dasar jomblo. Semangka itu harus dijaga dan dilindungi. Beraninya kamu merusak semangka yang tidak bersalah..." Tiba - tiba, suara samar datang dari luar ruangan.


"Siapa, siapa di sana?..." Ketiganya bertanya - tanya tentang suara yang mengganggu konsentrasi mereka.


Semua warga sipil yang menjadi penonton juga bertanya - tanya tentang suara itu. Seketika, Lisin mode Semangka-man muncul dan mengejutkan mereka semua.


"Kamu, pahlawan bertopeng?!..." Tanya salah satu dari ketiganya.


"Hahaha... Hari gini ada pahlawan bertopeng..."


"Apakah dia berniat menyelamatkan kita semua?..."


"Jika tidak memiliki kemampuan lebih baik kamu pergi..."


Semua warga sipil mencibir dengan tidak puas. Mengapa harus menjadi pahlawan bertopeng yang datang. Mengapa tidak petugas kepolisian yang datang dan menyelamatkan mereka semua.


Lisin merasa ingin muntah, Para warga sipil ini ingin di tolong atau tidak sih. Bukannya bahagia saat di tolong tetapi mereka tidak puas.


Jika tahu seperti ini lebih baik tidak menolong mereka semua. Pikir Lisin dengan kesal. Akan tetapi Lisin ingin menolong Rong Yue bukan Warga sipil yang tidak berakhlak.


Lisin berusaha untuk tetap tenang demi untuk menyelamatkan Rong Yue. dan menyelesaikan para perampok.


"Siapa kamu?..." Ketiganya bertanya begitu juga dengan semua orang yang menginginkan jawaban.


"Aku Semangka-Man... Pahlawan bertopeng yang menegakkan keadilan untuk semangka yang tertindas..." Suara Lisin bergema dan membuat takjub semua orang yang melihatnya.


"Semangka adalah segalanya, karena kalian bertiga ingin merugikan semangka cantik. Itu sudah menentukan nasib kalian yang akan berakhir..."


"Demi Semangka aku akan melawan setiap kejahatan yang terjadi di depanku..."


Kata - Kata Lisin dipenuhi dengan semangat yang membara. Sedangkan semua orang bertanya - tanya. Apakah pria ini gila? ataukah memiliki sindrom aneh?


Bersambung...

__ADS_1


* up kemarin sore hingga hari esok belum lulus review. entahlah, padahal sebelumnya udah kembali normal. up novel author yang lain normal aja.


__ADS_2