Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan

Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan
Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan Episode 171


__ADS_3


Apapun kondisinya dan apapun yang terjadi dengan dirinya saat ini, Lisin tidak boleh merugikan orang lain. cukup dirinya saja yang menanggung kesulitan karena pengaruh Afrodisiak. jangan menggunakan gadis tidak bersalah sebagai pelampiasan, belum lagi Sindi masih adik dari Sultan.


Apalagi Jihan yang baru bertemu kemarin sore, Lisin bukan orang yang akan memakan apapun setiap kali ada makanan didepanya. Lisin hanya bisa memilih pilihan yang pertama karena uang bukan masalah untuk dirinya, Lisin harus membeli pill penawar.


Bro Joni... Sepertinya aku harus meminta maaf, karena kali ini tidak bisa menuruti keinginanmu.


"Sistem apakah memiliki Pill penawar?..." Tanya Lisin.


(DING...)


(Toko sistem tidak dapat di akses)


Apa!!!... Sistem ini emang mencari masalah, sudah jelas dirinya dalam keadaan darurat mengapa toko sistem tidak dapat di akses. tidak mungkin kan mengorbankan Sindi dan Jihan sebagai pelampiasan.


Mungkinkah toko sistem sedang perbaikan?


"Sistem, kamu tidak bercanda kan? Apakah aku memiliki salah denganmu sehingga kamu mempersulit diriku..." Tanya Lisin dengan tidak puas.


Mengapa sih punya sistem tidak menurut seperti kebanyakan sistem kekayaan yang pernah Lisin baca.


Tolong dong pengertiannya, Bagian bawah yang bengkak ini harus diapakan. Dasar sistem tidak berguna.


(Tuan rumah tolong jangan salah paham, toko sistem bisa di akses atau tidak bisa terakses, itu suka - suka sistem)


Diam... Kali ini Lisin sangat bingung, apanya yang suka - suka sistem! pasti Sistem ini sangat suka melihat Lisin sengsara. Mungkin saat ini sistemnya sedang tertawa sambil mengamati kesulitan yang sedang menimpa Lisin.


Apakah sistem sedang datang bulan dan suasana hatinya sedang tidak menentu. atau mungkin sistem cemburu dan iri dengan Lisin yang terus - menerus mendapatkan servis, sedangkan Sistem hanya melihat saja. Jika dipikir kembali sistem ini sangat berjasa besar karena, membantu Lisin dan membuat Lisin menjadi seperti sekarang ini.


"Sepertinya aku hanya bisa memilih yang kedua, Antara Sindi dan Jihan atau mengapa tidak keduanya sekalian saja" Lisin menyeringai sambil melihat kearah Sindi dan Jihan.


Malam ini sepertinya akan menjadi malam yang panjang. di penuhi dengan teriakan dan yang pasti Villa bergoyang.


"Mas Lisin, mengapa kamu tersenyum?..." Tanya Sindi.


"Ehm... Sepertinya kalian berdua sangat lelah, Mengapa tidak beristirahat saja..." Tatapan mata Lisin melihat Jihan dan Sindi dari bawah keatas.


Siapa yang tidak tergoda dengan gadis yang terlihat dewasa sebelum waktunya, seperti anak SMP atau SMA yang memiliki pertumbuhan Semangka yang besar sebelum waktunya.

__ADS_1


Jika orang lain tertarik jangan salahkan mereka tapi salahkan dianya sendiri karena tumbuh sangat baik.


"Mas Lisin benar, Tubuhku sangat lelah sepertinya ingin tiduran di atas kasur..." Jawab Sindi.


Di atas kasus?! Sepertinya Sindi ini mulai memahami apa yang di maksud oleh Lisin.


"Kalau begitu kita pergi ke Villa... Agar kita bisa menikmati, maksudnya beristirahat dengan tenang..." Kata Lisin dengan menganggukkan kepala.


"Tapi kan Villa yang kita sewa masih di gunakan mereka..." Kata Sindi..


"Tenang saja, Kita bisa menggunakan Villa pribadi..." Tidak mungkin Lisin akan melewatkan kesempatan dalam kesempitan kali ini.


Dengan bimbingan Pihak Villa Solong, Lisin dengan semangat juang yang tinggi memimpin jalan. menuju ke Villa pribadi miliknya.


Hahaha... Joni, kamu siap kawan?


Villa pribadi memiliki komposisi yang beragam, dan tidak jauh berbeda dengan Villa yang di sewakan. Hanya saja akses pribadi sangat luas dan memiliki banyak pilihan yang akan memanjakan siapapun jika ingin berlibur di sana.


"Mas Lisin... Itunya masih membengkak... Itunya tidak akan lepas kan?..." Jihan yang mengikuti dari belakang bertanya dengan khawatir.


Sebagai anak kuliahan siapa yang tidak memahami pengaruh dari Afrodisiak. Jelas Jihan memahami jika Lisin saat ini menginginkan tempat pelampiasan.


"Benar Mas Lisin... jika itunya lepas bagaimana?..." Kata Sindi dengan merona.


Lepas? Tentu saja akan lepas dan kalian berdua harus menangkapnya. Lisin tersenyum.


"Kalian berdua tahukan semua ini salah siapa? dan siapa yang bertanggung jawab..." Atas pertanyaan dari Lisin keduanya mengangguk.


Lisin sangat - sangat bahagia, mungkin ini yang di maksud dengan rejeki nomplok tidak boleh di tolak. hanya saja Lisin bingung harus memulai dari Sindi dulu atau Jihan dulu.


(Sistem, mengingatkan jika tuan rumah dalam penyelesaian Tugas, jadi tuan rumah harus melindungi kesucian Sindi dan Jihan dari penjahat kelamin)


Lisin terdiam, sepertinya Sistem ini benar - benar tidak senang jika dirinya bahagia. mengapa mengingatkan sesuatu di saat dirinya akan bersenang - senang.


"Sistem, bukannya ketiga penjahat kelaminnya sudah tidak ada lagi, mengapa penyelesaian Tugasnya belum terselesaikan..." Kata Lisin dengan tidak puas.


(Sepertinya tuan rumah salah mengartikan tugas sistem kali ini. Memang benar ketiganya sudah tiada, hanya saja tuan rumah juga penjahat kelamin yang di maksudkan dalam tugas sistem)


Lisin sangat kesal, sebelumnya membeli obat penawar tidak bisa mengakses toko sistem. sekarang giliran dirinya ingin menggunakan Sindi dan Jihan sebagai pelampiasan, tugas sistem menjadi alasan untuk dirinya tidak boleh melakukannya.

__ADS_1


Lalu ke mana dirinya melepaskan keinginan yang tak tersalurkan ini? Joni Agung yang meronta - ronta tidak akan tenang jika dia tidak mendapatkan jatah.


Lalu bagaimana Lisin akan menyenangkan Joni agung? tidak mungkin kan, Lisin menggunakan sabun sebagai tempat pelampiasan.


"Sistem apakah ada solusi lain untuk menghilangkan pengaruh Afrodisiak selain dua cara sebelumnya?..." Tanya Lisin dengan putus asa.


(Sistem tidak dapat membantu tuan rumah untuk kali ini)


Sial... Sistem tidak berguna, tinggal mengakses toko sistem saja. mengapa tidak bisa melakukannya.


"Mas Lisin... Apakah kita berdua harus menggunakan tubuh kita untuk membantu Mas Lisin?..." Sindi bertanya dengan hati - hati. sedangkan Jihan ikut mengangguk.


Sindi dan Jihan, secara perlahan melepaskan pakaian di depan Lisin.


"Stop... Kalian berdua tidak perlu melakukannya, Aku tidak akan mengambil keuntungan dari kalian berdua..." Lisin di hadapkan dengan dua pilihan yang sulit.


Sindi dan Jihan sangat terkejut, padahal bagian bawah Lisin sangat bengkak mengapa Lisin tidak ingin melakukannya.


Keduanya sangat mengagumi sosok Lisin yang tidak mudah terjerumus kedalam hubungan seperti bercocok taman. Pasti Lisin tipe laki - laki setia dan cintanya hanya untuk satu wanita saja. Dalam hati keduanya tanpa sadar ada rasa iri terhadap wanita yang beruntung karena dekat dengan Lisin.


Saat Lisin melihat tubuh keduanya yang hampir melepaskan pakaian, Lisin menelan ludah karena tidak kuasa menahan diri. belum lagi pengaruh afrodisiak membuat Lisin tidak dapat berpikir dengan jernih.


Sepertinya kali ini Lisin harus melanggar kedua keindahan yang ada di depannya walaupun harus membuat tugas sistem gagal, paling juga kehilangan saldo kekayaan pribadi sebagai hukumannya.


"Sistem... Hukuman apa jika aku tidak menyelesaikan tugas sistem kali ini?..." Tanya Lisin.


(Tuan rumah akan kehilangan sistem untuk selamanya)


Apa!!!


Kehilangan Sistem? Lisin tidak dapat berkata - kata dengan jawaban Sistem.


"Tunggu dulu, Mengapa hukumannya bukan kehilangan uang saldo?" Tanya Lisin.


Lisin menggali ingatannya saat pertama kali mendapatkan sistem. yang mana jika dirinya tidak dapat menyelesaikan tugas yang saat itu menghabiskan dana sistem, maka saldo yang Lisin miliki akan berkurang dua kali lipat dari jumlah dana yang harus di habiskan.


(Tuan rumah sepertinya melupakan hal penting, Tugas sistem memiliki dua jenis. jenis yang pertama tugas samping dan jenis yang kedua tugas utama)


(Tuan rumah belum pernah gagal menyelesaikan tugas utama, jika tuan gagal menyelesaikan tugas utama maka akan kehilangan sistem selamanya)

__ADS_1


Di hadapkan dengan pilihan yang sulit, Apakah Lisin akan memilih melanggar Sindi dan Jihan walaupun harus kehilangan sistem untuk selamanya.


Bersambung...


__ADS_2