Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan

Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan
Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan Episode 91


__ADS_3

"Sial..."


Lisin bangkit dari tumpukan puing-puing bata yang hancur tertabrak dirinya, Setelah berdiri Lisin menggunakan tangan yang memiliki sarung tangan hitam untuk menyentuh darah yang mengalir melalui pelipis matanya.


Mode bloody hanyalah tranformasi iblis, itu bukan iblis sesungguhnya namun memiliki ketahan tubuh yang luar biasa bahkan peluru tidak dapat menggores kulitnya.


Juga Lisin selalu percaya dengan tebasan katana yang terselimuti dengan energi batin, namun tidak berharap jika memiliki hasil seperti ini.


Lisin melihat kearah James yang sedang tertawa gila...


"Kamu masih hidup..." James berkata dengan nada menggema.


Penampilan James tidak dapat lagi di katakan sebagai manusia, tubuhnya di kuasai oleh aura negatif yang sangat menakutkan.


"Sepertinya aku harus mengandalkan tinjuku..." Lisin mengencangkan sarung tangan hitam miliknya.


"Hahaha... bersiaplah... buatlah aku menari dengan puas..." James datang dengan cepat seolah dirinya terbang.


"Crashh!..."


Bagaimana Lisin akan berdiam diri sedangkan musuh mengincar dirinya, Lisin juga tidak bisa menghindarinya karena kecepatan pihak lain cukup cepat.


Menggunakan kedua tangannya untuk melindungi wajahnya, Pukulan James membuat Lisin melangkah kebelakang.


Kuat... dia sangat kuat tidak hanya itu kecepatannya lebih cepat dariku.


"Bang..."


Lisin terlempar lagi ke sebuah mobil yang tidak jauh dari tempatnya berdiri, dampak dari seberapa kuat Lisin menerima serangan dari James, dapat di lihat dari mobil di belakangnya yang hancur.


"Guak..."


Lisin memuntahkan seteguk darah lagi. lawan kali ini sangat berbeda dengan lawan yang selama ini dirinya lawan, pihak lain tidak membiarkan dirinya beristirahat.


Lisin menelan pil penyembuhan yang di belinya dari tokoh sistem, Lisin merasa jika dirinya orang biasa pasti akan mati di tempat.


James yang dalam mode bloody menyerang Lisin sekali lagi, Kali ini kecepatan maupun kekuatan yang diperlihatkan mulai mengalami penurunan.


"Aaargh..."


Lisin melancarkan serangan balik, Karena dirinya dapat melihat jika lawannya tidak seperti sebelumnya.


"Guak..."


James terlempar cukup jauh, Lisin tidak melewatkan kesempatan tersebut begitu saja.


"Bang..."


"Bang..."


"Bang..."


Lisin menggencar James dengan berbagai macam serangan, baik itu tendangan, sikut dan lutut.


"Aaaaa..."


"Sialan..."


James mengangkat satu lutut ke atas dengan memperlihatkan kedua tinju dan sikunya.


Ini adalah gaya seni beladiri dari negeri gajah putih yang cukup terkenal yaitu Muay Thai.


James menendang, meninju dan menggunakan sikut beserta lututnya. beberapa gerakan yang di perlihatkan James mendapat sambutan dari Lisin dalam hal yang serupa.


Semakin lama James bertahan semakin tubuhnya melemah kemudian beberapa asap putih keluar melalui kulitnya.


"Terima ini..."


Lisin melihat jika ada kesempatan di saat James lengah, dirinya langsung meninju rahang bawahnya dengan seluruh kekuatan miliknya.


"Aaaaargh..."


James terlempar ke belakang seperti layang-layang yang terputus benangnya.

__ADS_1


"Lemah... aneh... sebelumnya dia menjadi kuat, bagaimana kekuatan dia bisa meningkat drastis dan sekarang turun dengan drastis..." Lisin bergumam pelan sambil melihat James yang tidak bergerak.


"Darah... darah..."


James yang kesulitan bergerak perlahan mendekati jasad temannya yang lainya.


"Dia meminum darah orang mati lagi..."


Apa yang James lakukan dapat di lihat Lisin dengan jelas, Lisin bertanya-tanya apakah dia manusia.


"Sistem Mengapa dia meminum darah manusia..."


(DING...)


(Mode Bloody, James mengalami transformasi iblis hal ini membuatnya harus meminum darah manusia untuk mempertahankan kekuatan miliknya dan juga demi kelangsungan hidupnya)


(Jika tidak tubuhnya akan melepuh dan menjadi kumpulan asap yang bertebaran, semakin banyak menggunakan kekuatan maka semakin cepat permintaan akan darah manusia)


"Sial... mengapa kamu tidak memberi tahu ku sejak awal..." Lisin sedikit kesal karena sistemnya kurang perhatian.


"Hahahaha..." James berdiri sambil mengusap darah yang mengalir melalui sudut mulutnya.


Sel kulit yang melepuh dan mengeluarkan asap sebelumnya secara perlahan meregenerasi kembali dan asap yang keluar dari kulitnya menghilang.


"Terlambat..." Lisin sangat kesal, jika tau seperti ini dia seharusnya menyingkirkan mayat-mayat yang ada di sekitar James.


"Bang..."


James dengan cepat dan kuat kembali menguasai jalannya pertarungan.


"Guak..."


Squid game kali ini berbeda dengan sebelumnya, jika sebelumnya Lisin harus mengandalkan Joni Agung untuk bertahan dalam gesekan yang di lakukan terus menerus, kali ini Lisin harus bertahan dan melakukan serangan kepada lawannya yaitu James.


Squid game berlangsung cukup sengit, Lisin berulangkali menerima pukulan dan tendangan, tubuhnya di terbangkan menghantam langit-langit gedung atau tenggelam dalam puing-puing dari bangunan yang runtuh.


"Sial..."


Lisin yang memiliki banyak luka kembali melihat James mengalami penguapan pada sel kulitnya.


Setiap James menghisap darah dari jasad manusia, maka manusia tersebut akan menyusut seperti orang tua yang lanjut usia. jika itu gemuk akan menjadi kurus dan setelah kurus akan menjadi tua kemudian menjadi gumpalan asap yang beterbangan.


Lisin dapat melihat jika apa yang diambil dari jasad tersebut tidak hanya darah melainkan sisa-sisa energi kehidupan yang sifatnya negatif, bisa di bilang energi yang di tinggalkan setelah kematian.


Jika seseorang mengalami kematian dan menjadi makanan James yang dalam Mode Bloody maka tidak akan bisa pergi ke alam selanjutnya.


"Sistem beli kertas mantra api"


(Tokoh sistem terakses, Kertas mantra api membutuhkan 10 juta untuk setiap 1 kertas mantra api)


(Apakah tuan rumah ingin membeli kertas mantra api: Ya/Tidak)


"Ya... beli 22 lembar mantra api"


Lisin membutuhkan jumlah kertas mantra di sesuaikan dengan jumlah jasad yang tersisa itu berarti Lisin menghabiskan 220 juta untuk membeli kertas mantra.


"Suttt..."


"Suttt..."


"Suttt..."


Lisin dengan cepat berpindah dari jasad satu ke jasad lainya dengan meletakan kertas mantra api.


Dalam sekejam semua jasad yang tersisa memiliki kertas mantra api yang menempel pada bagian tubuhnya.


"Wooosss..."


Setelah kertas mantra api di aktifkan setiap jasad yang berserakan terlahap oleh kobaran api.


"Hentikan... jangan bakar makananku..."


James yang baru saja menghisap darah dari salah satu jasad yang berserakan menjadi marah saat mengetahui jika jasad-jasad lainnya terbakar oleh kobaran Api.

__ADS_1


"Aku tidak akan membiarkan mu..."


Lisin membeli beberapa lagi kertas mantra api lalu sambil menghindari pukulan James, Lisin menempatkan lembaran kertas mantra pada bagian tubuh seperti lengan, bahu, punggung juga pada bagian kaki.


"Guak..."


Dalam proses penempatan kertas mantra Lisin mendapatkan beberapa pukulan dari James.


Lisin harus mengakui jika James yang baru saja menghisap darah manusia memiliki kekuatan dan kecepatan yang jauh lebih unggul dari dirinya.


"Mengapa kamu tersenyum?..."


James yang melihat Lisin yang terkapar sambil tersenyum menjadi marah.


"Tidak ada hanya saja aku akan memanggang mu..." Lisin perlahan bangkit tidak lupa mengkonsumsi pil penyembuhan.


"Memanggang ku!!!... hahahaha..." James tertawa karena dirinya baru saja mendengar sebuah lelucon.


Namun saat dirinya melihat bagian tubuhnya yang terdapat kertas yang cukup aneh, James menjadi bingung dia belum pernah melihat kertas dengan banyak ukiran kuno di atasnya.


"Ahhhh..."


"Wooosss..."


Kobaran api menjalar di sekujur tubuhnya, Lisin tau jika api tidak akan membunuh James namun itu akan memperlambat pihak lain dalam menghadapi kobaran api.


"Aku akan membunuhmu..."


James memiliki luka bakar di sekujur tubuhnya, kulitnya juga melepuh dengan asap putih beterbangan kemana-mana. sangat jelas jika saat ini James membutuhkan darah manusia untuk di minumnya.


"Sialan..."


James sangat panik karena semua jasad yang ada di sekelilingnya sudah hangus menjadi abu. hanya menyisakan beberapa tulang putih yang terlihat oleh penglihatannya.


"Tanpa darah manusia apa yang bisa kamu lakukan..." Lisin dengan dingin berjalan ke arah James.


Dapat di lihat dari pakai Lisin yang usang dan beberapa ada robekan, Stelan mahal yang dia ambil dari Villanya memiliki banyak kerusakan. terdapat juga noda darah dari luka yang ada pada tubuhnya.


"Jawablah... Siapa mereka yang menciptakan serum bloody ini dan apa tujuannya?..." Lisin berkata dengan dingin.


Lisin jelas memahami kekuatan dari James yang cukup besar, jika ada ratusan orang seperti James berdiri di depannya bagaimana Lisin akan menghadapinya.


Hanya satu yang Lisin pikirkan, memahami musuh mu lebih awal akan membawa mu satu langkah dalam kemenangan.


"Aku tidak tau..." James ketakutan, dirinya sudah melihat seberapa kuat pemuda yang ada di depannya, sekarang kekuatan yang di miliknya mengurang drastis.


Di tambah sel kulitnya yang melepuh, James merasa akan mati kapan saja.


"Aaaargh..."


Lisin menendang James membuatnya terlempar ke arah pintu masuk.


Lisin menggelengkan kepala sepertinya bertanya kepada James tidak akan mendapatkan informasi penting. lebih baik membunuhnya dan mengakhiri semuanya.


James yang putus asa menemukan sebuah harapan, Ternyata selama ini Mia tidak pergi ketempat Elena berada melainkan bersembunyi di balik pintu masuk dengan niatan menonton permainan Squid game.


Sungguh wanita bodoh yang hanya bisa menjadi beban.


Keberadaan Mia seperti cahaya di dalam kegelapan untuk James, namun tidak untuk Lisin.


Mia berniat pergi namun terlambat karena James langsung menangkapnya dan bersiap menghisap nya.


"Hahaha... Aku ingin melihat perubahan apa yang aku miliki jika aku meminum darah segar dari manusia yang masih hidup..."


"Lepaskan..." Mia berusaha melepaskan cengkraman James yang begitu kuat.


"Miaaaa!..." Lisin berteriak dengan tidak percaya.


Apakah ini akan menjadi pertama kalinya Lisin melihat wanita yang sudah menjadi miliknya mati di depan matanya.


Bersambung...


*Like dan komentar yang banyak agar bisa up sehari 2kali.

__ADS_1


*Mampir juga Novel baru author yang berjudul "SISTEM KERUGIAN"


*Terimakasih.


__ADS_2