
"Siapa di sana?..." James berkata dengan dingin.
Sepertinya ada tamu tak di undang bersembunyi di balik dinding tidak jauh dari tempatnya berdiri.
Selusin gangster Sinaloa yang di pimpin James dan juga selusin bawahan yang di bawa Marcus menjadi waspada.
James melihat kearah semua gangster yang mengikutinya, Semua orang kemudian mengangguk lalu secara cepat mengambil pistol yang di milikinya.
"Keluar aku tau kamu di sana..."
Marcus langsung mengamankan koper yang berisikan banyak uang dollar sebagai pembayaran transaksi Serum bloody.
James hanya mengangguk kemudian mengambil koper yang berisikan Serum bloody beserta jarum suntik nya.
Beberapa gangster Sinaloa dan bawahan Marcus saling mengangguk kemudian berjalan mendekati dinding di mana ada seseorang bersembunyi di sana.
Mia yang menyadari jika ada yang mendekatinya mulai bersiap dengan mengambil dua pistol yang ada di pahanya.
Setelah meninggalkan Elena yang menunggu di dalam mobil sport Bugatti. Mia secara diam-diam mendekati gedung yang di gunakan sebagai tempat transaksi.
Saat bersembunyi sambil mengendap-endap, Mia tanpa sengaja mendengarkan obrolan antara James dan Marcus yang sedang membicarakan tentang Serum bloody.
Mia juga pernah mendengar tentang Serum bloody tersebut namun, tidak berharap jika ada organisasi misterius di belakang Serum bloody tersebut.
Illuminati sebuah aliran yang memuja setan Lucifer dengan simbol Mata ilahi.
Sekarang karena sudah ketahuan maka tidak ada pilihan lain selain melakukan perlawanan.
Dengan penglihatan yang cukup akurat Mia dapat memperkirakan jumlah orang yang melakukan transaksi. Secara keseluruhan pihak lain berjumlah 25 orang dengan masing-masing pistol ditangannya.
Mia dengan cepat berlari sambil mengarahkan kedua pistol kearah musuhnya lalu menarik pelatuk.
"Dor..."
"Dor..."
Setelah melakukan dua tembakan berturut-turut Mia berguling lalu bersembunyi lagi di sisi lain dinding.
"Dor..."
"Dor..."
"Dor..."
"Sial... tembak dia..."
"Jangan biarkan dia hidup..."
Selusin lebih tembak terfokuskan pada dinding yang ada di belakang Mia. Beberapa gangster Sinaloa mulai panik saat melihat dua teman mereka tertembak tepat di bagian dahinya.
Mia sedikit terkejut, baik itu kecepatan, reaksi gerakan, penglihatan dan juga pendengaran telah sangat meningkatkan. bahkan dalam waktu sepersekian detik Dirinya dapat melakukan tembakan tepat sasaran.
Ini pasti karena obat yang aku konsumsi sebelumnya...
Mia mulai bertekad, dirinya sangat yakin jika bisa menghabisi semua musuhnya terutama James mantan kekasihnya.
"Krak... Krak... Krak..."
Mendengar dari suara tersebut sangat jelas jika mereka semua sedang melakukan reload pada pistol mereka masing-masing.
Dengan tatapan dingin Mia tidak melewatkan kesempatan...
__ADS_1
Berlari dengan cepat Mia melompati jendela yang tidak memiliki kaca Lalu karena selusin gangster terpampang sangat jelas dirinya menarik pelatuk pistol beberapa kali.
"Dor..."
"Dor..."
"Dor..."
Lebih dari selusin gangster tertembak tanpa pandang bulu, Mia seperti eksekutor hukuman mati dalam permainan squid game. Saat Mia menarik pelatuk pistol setiap peluru meninggalkan selongsong pistol, akan ada korban yang jatuh tak sadarkan diri.
Jika kalian pernah melihat Alice yang menjadi karakter utama yang ada di film Residen Evil setidaknya aksinya akan sama saat menghadapi sekawan zombie. namun memiliki perbedaan pada bagian dua semangka yang besar dan rambut pirang kuncir kuda.
Mia tidak berdiri diam di tempat, dengan dua pistol di kedua tangannya. Mia berlari menghindar bahkan melakukan tendangan. tidak lupa juga Menggunakan waktu di sela-sela baku tembak untuk Reload pistol.
Markus dan James bersembunyi di balik mobil keduanya tidak berharap jika satu orang wanita akan membinasakan semua gangster dan bawahan Marcus.
Mia seperti eksekutor dalam permainan Squid game, siapapun yang bergerak akan tertembak mati.
"Aaaaa... Apa yang kamu lakukan..."
Marcus yang bersembunyi bersama dengan James di balik mobil, tidak berharap jika James akan menendang dan membuat dirinya keluar dari tempat persembunyian.
"Dor..."
"Ahh..."
Marcus yang memperlihatkan dirinya di depan eksekutor squid game memiliki tanda titik merah pada dahinya. sangat jelas jika Mia langsung melakukan tembakan tepat mengenai dahinya.
"Apa kamu masih mengingatku James..."
James yang bersembunyi di balik mobil, sangat ketakutan saat mendengarkan jika pihak lain adalah seorang wanita dan sepertinya pihak lain mengenali dirinya.
"Siapa kamu?"
James mengingat kembali siapa pihak lain namun tidak dapat mengenalinya.
Apakah dia salah satu wanita yang dulu pernah bersamaku?... tapi siapa? aku tidak pernah ingat pernah bersama dengan wanita secantik dia.
"Siapa kamu... aku tidak ingat pernah menyinggung seseorang sepertinya mu..."
James jelas tidak mengingat jika wanita cantik di depannya saat ini adalah Mia yang dulu pernah menjadi kekasihnya. karena dalam ingatan James tentang keberadaan Mia, sudah di anggap mati di lahap kobaran api.
"Hm... jadi kamu sudah melupakan orang yang dulu pernah bersamamu... Sepertinya kamu sudah melupakan wanita yang dulu kamu dorong kedalam kobaran api" Mia berkata dengan dingin.
"Kamu... kamu Mia..." James sangat bahagia, bagaimana tidak wanita yang begitu cantik yang ada di depannya saat ini adalah mantan kekasihnya yang selama ini sudah dirinya anggap mati.
"Mia... kamu sangat cantik sayang..." James tersenyum dari telinga ke telinga.
Dangan wanita secantik ini aku akan menghabiskan waktu 5 menit ku dengan puas.
"Mia... kita bisa memulai kembali lagi... kita bisa melangsungkan pernikahan, aku akan membeli rumah untuk kita tinggali berdua. kamu bisa ikut denganku ke Meksiko..." James melihat Mia dari ujung kaki ke ujung rambut.
Sempurna... Mia sangat sempurna, mengapa aku dulu meninggalkan orang seperti ini... di saat para jomblo meratapi kesepian tiada akhir, sedangkan Aku meninggalkan wanita secantik ini.
Sangat di sesalkan...
"Mia... maaf... saat itu aku tidak bisa membawamu pergi... Aku dulu buta... Aku punya mata namun tidak bisa melihat... Tolong maafkan aku... Aku berjanji tidak akan meninggalkanmu lagi..." James sangat yakin tidak ada wanita yang menolak bujuk rayuan darinya.
"Ahhh..."
Mia tidak ingin langsung membunuh James... dirinya harus menyiksa James hingga menjelang kematiannya.
__ADS_1
James yang mendapatkan tendang pada bagian perutnya sangat kesakitan, dirinya memiliki senin bela diri Muay Thai namun tersakiti boleh tendangan seorang wanita.
Sial... Aku akan membalasnya...
James tersenyum kejam dirinya sedang membayangkan saat di mana Mia akan tunduk di antara kedua kalinya dan dirinya akan memaksanya dengan paksaan.
"Aku tidak tertarik dengan laki-laki yang hanya bisa bertahan 5 menit..." Mia berkata dengan dingin.
"Apa!!!..."
Sial... semua laki-laki hanya bisa bertahan 5 menit, di dunia ini... mana ada laki-laki yang bisa bertahan lebih dari itu.
"Ahhh..."
Mia menendang lagi James hingga jatuh ke tempat di mana sebelumnya James bersembunyi, di dekat mobil.
"Sial... Dasar Wanita sialan..." James berteriak marah.
Saat melihat koper yang berisikan Serum bloody Kedua mata James bersinar lalu dengan cepat menyuntikkan Serum bloody tersebut pada lengannya.
"Ahhh..."
"Ahhh..."
"Ahhh..."
James berguling-guling sambil merasakan rasa sakit yang kuat di sekujur tubuhnya. tubuhnya memiliki seluruh bagian tubuh berwarna merah.
"Jangan bilang dia menyuntikan Serum bloody pada tubuhnya..."
Mia tidak akan membiarkan James beradaptasi dengan Serum bloody, jika itu terjadi maka situasinya akan sangat sulit.
"Ahhh..."
"Krak... Krak... Krak..."
Mia yang kehabisan amunisi dengan dengan cepat melakukan reload pada pistolnya.
"Sial... dimana dia?..."
Saat mengarahkan pistol dan berniat menarik pelatuknya Mia tidak dapat menemukan keberadaan James.
"Ahhh..."
James berdiri tepat di belakang Mia dan langsung menarik rambut pirang kuncir kuda ke atas dan menggantung Mia tanpa belas kasihan.
Mia yang kesakitan berniat melakukan tembakan namun pistol tersebut di hancurkan oleh James seperti kerupuk yang di remas-remas.
"Hahaha... Ini dia kekuatan... kekuatan yang aku inginkan..."
James memiliki tranformasi tubuh yang cukup gila. tingginya yang hanya 178cm menjadi 210cm dan otot pada setiap bagian tubuhnya membengkak.
"Sekarang aku sangat yakin tidak akan berakhir dalam waktu 5 menit..." James tersenyum sambil menjilati bibirnya sendiri. melihat kemolekan tubuh Mia yang sangat menggoda dirinya tidak tahan lagi.
Bersambung...
*Karena banyak orang yang menginginkan novel ini di lanjutkan maka author yang baik hati akan Up lagi.
*Like dan komentar yang banyak agar bisa up sehari 2kali.
*Mampir juga Novel baru author yang berjudul "SISTEM KERUGIAN"
__ADS_1
*Terimakasih.