Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan

Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan
Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan Episode 218


__ADS_3


PT. Basuki. sebuah perusahaan di bidang pemasaran di pasar domestik juga mengambil kesempatan untuk bekerja sama dengan Perusahaan Luar negeri.


Awalnya hanya perusahaan kecil yang cukup sulit mencapai kesepakatan dengan beberapa perusahaan Domestik. oleh karena itu PT. Basuki memilih untuk mencoba keberuntungan dengan melakukan kontak dengan perusahaan luar negeri.


Setelah melakukan kerja sama dengan Perusahaan Shanghai Beauty. Kondisi PT. Basuki langsung melejit dan langsung menjadi salah satu perusahaan besar di bidang pemasaran. Hal ini terjadi karena Perusahaan Shanghai Beauty mampu membayar pajak dua kali lipat dari perusahaan Domestik lainnya. juga mampu memberikan jaminan besar dalam kesepakatan kerja sama mereka. Selain itu produk Perusahaan Shanghai beauty cukup laris dipasar Domestik.


Pak Salim yang terlanjur kurang tampan, menjadi sombong karena PT. Basuki menjadi perusahaan besar. hanya saja dirinya harus kesal karena pujaan hatinya lepas dari genggaman tangannya.


Sekarang dirinya harus mempersulit PT. Mulia karena Nadya telah mengabaikan dirinya. Walaupun PT. Mulia memiliki kerja sama dengan PT. Angkasa yang mulai tumbuh dengan Cepat, PT. Basuki tidak peduli karena memiliki Perusahaan Shanghai beauty di belakangnya.


"Sudah, akui saja. kalian pasti sedang berpura - pura pacaran kan?..." Kata Pak Salim dengan senang. walaupun Lisin adalah pemilik PT. Angkasa saat dirinya mengetahui kedatangan Ningsih dalam pesta amal sebelumnya. Pak Salim tidak peduli.


Selama PT. Basuki memiliki kerja sama dengan Perusahaan Shanghai beauty, pasti tidak akan kalah dengan PT. Angkasa.


"Jadi kamu berpikir jika aku dan Nadya hanya berpura - pura pacaran. kalau begitu aku akan memberikan buktinya kepadamu..." Lisin tersenyum kemudian melihat Nadya yang bingung.


Tanpa penundaan, Lisin menarik Nadya lalu memeluk pinggang rampingnya. Nadya langsung tersentak kemudian melihat Lisin dengan gugup. apa lagi di sekitarnya sedang banyak orang yang menghadiri Festival produk Domestik. jelas mereka semua sedang menatap Lisin dan Nadya.


"Apa yang sedang terjadi?..."


"Entahlah sepertinya sebuah pertunjukan untuk salah satu produk mereka..."


"Wanita itu juga cukup cantik, aku ingin tahu dia menggunakan skincare apa?..."


"Juga, yang laki - laki cukup tampan..."


"Mengapa mereka berpelukan, dasar tidak tahu malu..."


Semakin lama, semakin banyak orang yang berkumpul untuk menyaksikan mengapa seorang pria dan wanita berpelukan di depan umum.


Sebuah kurva muncul pada mulut Lisin, tentu saja dirinya sedang menunggu semakin banyak orang berkumpul di depan Kios PT. Mulia. selain membuat Pak Salim yakin jika keduanya pacaran, Lisin juga berniat mempromosikan kedua produk Perusahaan secara langsung.


Pak Salim awalnya kesal mengapa keduanya pelukan begitu saja, namun dirinya kembali tenang karena hanya sebuah pelukan saja tidak akan membuktikan jika keduanya benar - benar pacaran. hanya saja pada detik berikutnya, Pak Salim langsung membeku begitu juga dengan kerumunan orang yang melihat kejadian tersebut.

__ADS_1


Lisin langsung menekankan bibir miliknya, kepada bibir lembut Nadya.


"Wow... Sial... Dia langsung menciumnya..."


"Apa ini! apakah pertunjukan?..."


"Aku ingin tahu alasan mereka berciuman..."


"Benar, aku dan pacar ku saja tidak berani melakukannya. bagaimana dia bisa memiliki keberanian yang sangat besar..."


"Dia, Laki - laki sejati, tidak seperti pacarku yang harus diberi kode..."


"Sayang... Jangan mengatakan yang tidak - tidak...."


"Hem... Kenyataannya seperti itu..."


Nadya sangat, gugup dan jantungnya hampir saja copot. sebelumnya sudah berciuman dengan Lisin hanya saja kejadian tersebut di dalam ruang kantor. sedangkan sekarang berada di depan umum, bagaimana Dirinya tidak terkejut?


Hanya saja, Nadya tidak mungkin menolak ciuman Lisin, justru dirinya semakin bergairah. terutama saat keduanya menggunakan lidah mereka untuk saling menjalin.


Pak Salim melihat sekeliling juga semakin sedih. mengapa kebanyakan pengunjung bersama pacar mereka, dan menjadikan dirinya satu - satunya yang tidak memiliki pacar. Apakah sebagai Jomblo dirinya harus dizolimi seperti ini?


Pak Salim tanpa sadar memilih untuk mundur dengan kedua matanya menatap penuh kebencian kearah Lisin yang mencium Nadya dengan penuh gairah.


Kalian berdua Lihat saja setelah ini. pikir Pak Salim sebelum akhirnya menghilang di kerumunan.


Di bandingkan dengan Pak Salim yang kesal. banyak pasangan yang berkunjung ke Festival produk Domestik dengan bertanya - tanya mengapa kedua pria dan wanita melakukan ciuman di depan umum.


Tempat yang awalnya sepi langsung ramai seperti semut yang mengerumuni gula.


Setelah lebih dari Lima menit Lisin mencium Nadya, Dirinya langsung melepaskan ciuman tersebut dan membentuk benang air liur.


Lisin melihat sekeliling tidak khawatir sama sekali melainkan mengharapkan hal tersebut. sedangkan menghilangnya Pak Salim dirinya tidak peduli. mungkin dia tidak tahan lagi karena melihat adegan ciuman tersebut namun dia hanya menjadi penonton saja.


"Kalian mungkin bertanya - tanya mengapa aku sangat berani mencium pacarku di depan umum?..." Kata Lisin berpura - pura malu di bawah tatapan semua orang.

__ADS_1


"Perlu kalian ketahui jika aku bukan tipe laki - laki yang akan mengambil inisiatif terhadap seorang wanita..." Kata Lisin dengan melihat Nadya kemudian menatap semua orang.


"Ini semua karena aku sudah menjadi korban dari dua Produk PT. Mulia..." Lisin menunjuk kios yang tidak memiliki pembeli sama sekali karena berada di tempat yang kurang strategis.


"Pacarku pertama mencoba Skincare ajaib dari PT. Mulia dan Parfum Surgawi... Mungkin dari segi nama cukup aneh, karena kita awalnya berfikir seperti itu..." Lisin melihat semua orang mengangguk.


Nadya akhirnya menyadari jika Lisin secara tidak langsung berniat mempromosikan dua produk PT. Mulia melalui ciuman tersebut. Sungguh laki - laki yang Licin. pikir Nadya sambil tersenyum, sudah mengambil manfaat dari dirinya namun menciptakan manfaat lainnya.


"Skincare ajaib hanya di gunakan beberapa saat namun efeknya langsung terbuktikan... Lihat saja pacarku apakah dia cantik?..." Kata Lisin sambil menunjuk kearah Nadya.


Semua Wanita langsung iri saat menatap kecantikan Nadya. kemudian mereka semua langsung mengunci kata - kata Skincare Ajaib dengan seksama, walau bagaimanapun mereka harus membeli Skincare ajaib tersebut.


Berbeda dengan para wanita, parah laki - laki sangat menyesal dan menatap Lisin dengan penuh kebencian. mengapa kamu mengatakan hal tabu di depan seorang wanita. jika pacar mereka tidak di belikan hari ini, pasti akan mengamuk.


"Untuk produk yang kedua, Parfum Surgawi. Tidak hanya memiliki sensasi relaksasi dan menyegarkan. Parfum ini membuat pria seperti diriku memiliki keberanian, tampil percaya diri, bahkan lebih menggairahkan..."


Akhir dari kata tersebut membuat banyak pria sangat menginginkan untuk membeli Parfum Surgawi. Tidak peduli apa, yang jelas mereka harus membeli Parfum tersebut. sekarang yang awalnya melihat Lisin dengan penuh kebencian menjadi pemujaan.


Jika Lisin tidak mengatakannya bagaimana mereka semua bisa tahu jika ada dua produk domestik yang menentang langit.


"Tidak hanya untuk laki - laki saja bahkan untuk wanita juga ada, tersedia beberapa pilihan aroma untuk kalian semua..."


Baik Pria ataupun Wanita, harus mendapatkan kedua produk tersebut, tidak peduli jika harus menghabiskan isi dompet mereka.


"Begitulah mengapa aku berani mencium pacarku di depan umum..."


Semua orang yang awalnya berpikir jika Lisin tidak tahu malu langsung memahaminya. hanya saja tidak semua orang langsung percaya dan menelan perkataan Lisin secara utuh.


Siapa tahu keduanya dengan sengaja melakukannya. karena hal tersebut cukup umum dalam strategi pemasaran.


Kios PT. Mulia langsung di penuhi oleh banyak orang dan mereka mengikuti Lisin dengan mencobanya terlebih dahulu, kemudian langsung terpukau karena apa yang mereka dapatkan benar - benar seperti yang Lisin katakan.


Dengan cepat, baik itu 1000 Skincare Ajaib dan 1000 Parfum Surgawi langsung habis terjual dalam hitungan menit.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2