Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan

Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan
Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan Episode 292


__ADS_3


Ratusan kultivator dari kubu Departemen Naga memang cukup mengesankan. Walaupun di antara mereka semua memiliki beberapa korban jiwa. Tetapi mereka cukup konsisten dengan tugas yang mereka dapatkan untuk membekukan kediaman Lin Tian.


Dalam satu Jam berlalu, setidaknya semua pengikut Lin Tian berhasil dikalahkan, Tetapi dari pihak Departemen Naga juga memiliki kerugian, seperti kehilangan rekan seperjuangan mereka. Layaknya medan perang yang mempertaruhkan kehidupan mereka, kedua kubu terus menerus saling melukai.


"Temukan keberadaan Lin Tian, apapun yang terjadi..." Pesanan datang dari Kepala Rong. dengan sekali lagi membuat keputusan.


"Siap..."


Target mereka adalah Lin Tian, bukan para pengikutnya. Jika keberadaan Lin Tian tidak dapat di temukan atau dikalahkan. Mungkin Lin Tian telah mengetahui tentang penggerebekan, sehingga dia memilih untuk bersembunyi. dan hal terburuknya sudah meninggalkan tempat kediamannya.


Pasukan Departemen Naga yang terdiri kurang dari 200 anggota, langsung menelusuri setiap sudut tempat. Pikir mereka Lin Tian mungkin kultivator tertentu, sehingga mereka harus membentuk beberapa kelompok tertentu saat melakukan pencarian.


Lisin memiliki sudut mulut terangkat, akhirnya dia menjadi seseorang yang sangat pintar. Sistem tidak membatasi penyelesaian tugas. Dimana tidak mengharuskan dirinya yang menyelesaikan pembekuan Lin Tian.


Dirinya meminjam pisau, dengan memanfaatkan Departemen Naga. Bukan hanya mempersingkat waktunya, juga tidak akan membuat Lisin lelah sama sekali.


Benar - benar nyaman.


Hanya duduk di dalam mobil, penyelesaian tugas sistem sudah tertangani dengan sendirinya. Waktu santai dan rebahan adalah hal yang luar biasa. Tanpa mengeluarkan keringat Lisin sangat yakin Lin Tian tidak akan sembunyi untuk selamanya.


Sekarang hanya perlu menunggu Lin Tian keluar dari persembunyiannya, setelah itu Lisin akan memberikan pemukulan akhir untuk menyelesaikannya. 


Kepala Rong berjalan di bagian depan, diikuti oleh Jendral Xue dan Lisin yang berjalan di belakangnya. Mereka bertiga memasuki kediaman Lin Tian yang baru saja diamankan. 


Alasan mengapa Lisin begitu yakin, jika Lin Tian berada di kediamannya. karena dia mengetahuinya melalui analisa sistem. 


"Mengapa Lin Tian tidak ditemukan…" Tanya Kepala Rong dengan mengerutkan keningnya. 


"Pimpinan Rong, kami sudah menelusuri semua tempat. Tetapi tidak menemukan petunjuk satupun tentang keberadaan Lin Tian…" Jawab kepala pasukan Departemen Naga. 


"Tidak ditemukan?!..." Pertanyaan datang dari Lisin yang heran. 


"Benar, kita semua tidak menemukan keberadaan Lin Tian…"


Lisin sangat yakin, jika Lin Tian berada di tempat ini. Tapi mengapa tidak menemukan keberadaannya? 


.....


Bunker bawah tanah, tempat persembunyian Lin Tian. Lebih tepatnya ruang rahasia tertentu yang ada di ruang bawah tanah. 

__ADS_1


Tempat tersebut sangat - sangat dalam, sehingga tidak dapat di akses selain menggunakan pintu masuk khusus. 


Kamila membutuhkan setidaknya satu jam hanya untuk mencapai lantai paling dasar, dia menggunakan Lift dengan kecepatan tetap. Tempat yang dalam juga sangat gelap, jika tidak memiliki penerangan. Mungkin akan seperti orang buta. 


"Ting…"


Pintu Lift terbuka, Kamila berjalan pada lorong bawah tanah yang terlihat seperti tempat laboratorium. Dia cukup akrab dengan tempat tersebut, sehingga dia berjalan tanpa peduli dengan tempat di sekitarnya. 


Kamila sudah mempersiapkan pisau yang telah dilumuri oleh racun paling mematikan di dunia. Dia memesannya secara diam - diam tanpa sepengetahuan Lin Tian. 


Dia tahu jika Lin Tian cukup kebal terhadap racun. Namun dia sangat yakin, Racun yang digunakannya akan membuat Lin Tian kesulitan mengatasinya. Selain itu racun tersebut juga tidak memiliki penawar. 


Selama dia menjadi orang kepercayaan Lin Tian. Kamila telah mengetahui banyak hal, seperti keberadaan sistem yang membuat Lin Tian memiliki kekuatan, kekayaan, dan lain sebagainya. 


Namun sekarang Lin Tian tidak memiliki sistem lagi. Membuat Kamila semakin yakin dengan keputusannya tersebut. Kali ini dia tidak akan mundur selain membunuh atau di bunuh oleh Lin Tian. 


"Kamila…"


"Ya... Tuan Lin..."


Lin Tian berdiri di kejauhan, dia memiliki senyuman ringan di wajahnya. Dia berusaha bersikap setenang mungkin agar Kamila tidak curiga, jika dia sudah mengetahui semuanya. 


"Ke marilah…" Lin Tian memanggilnya sekali lagi. 


"Tuan Lin…" Kamila memanggil saat dia berjalan mendekatinya. 


Jarak diantara keduanya semakin menyempit, Kamila mempersiapkan pisau beracun di balik tangannya. Dirinya melihat Lin Tian yang bersantai dan yakin jika ia sedang lengah. 


"Matilah…" Ucapan Kamila membuat Lin Tian bingung namun dia hanya berpura - pura. 


Sebelum pisau tersembunyi itu mengenainya, satu tangan Lin Tian bergerak sangat cepat dan seketika menangkap pergelangan tangan Kamila. 


"Ingin membunuhku? Sepertinya ingatanmu sudah kembali…" kata Lin Tian dengan dingin. 


Melihat tangannya yang tidak dapat digerakkan karena cengkraman kuat tangan Lin Tian. Membuat Kamila terdiam, dia menggertakkan giginya. Tidak di sangka jika Lin Tian sudah memperkirakan tentang serangan menyelinap yang dia lakukan. 


Lin Tian menyeringai dengan kejam, sebelum berubah menjadi dingin saat melihat pisau yang berjarak beberapa centimeter dari perutnya. 


"Lancang…" Bentak Lin Tian kemudian mengambil tindakan.


"Ahhhh…" Kamila berteriak, Lin Tian menendang perutnya, hingga dia terpental cukup jauh menghancurkan properti kaca yang ada di belakangnya. 

__ADS_1


Pisau beracun yang ada di tangannya juga terlempar cukup jauh. Sekarang Kamila tidak memiliki harapan lagi selain kematian di tangan Lin Tian. 


"Kamu seharusnya memahami tujuan organisasi, Dengan membuat semua manusia menggunakan Serum Bloody, kemudian akan terjadi kekacauan di seluruh dunia. Setelah itu mereka yang berada dalam mode bloody akan menjadi pengikut Organisasi..." Lin Tian yang sangat bahagia berhenti sejenak.


"Manusia akan punah, kehidupan akan berakhir dan hanya menyisakan mereka - mereka yang terjangkit Serum bloody..." Lin Tian tertawa terbahak - bahak.


Lin Tian dan Jian Chen tidak bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan. Keabadian dan reinkarnasi adalah hal yang mustahil untuk mereka capai. untuk itu mereka ingin membuat dunia berakhir. dan tidak ada lagi kehidupan normal selain kekacauan.


"Akhir dunia, Hahaha..."


.....


Sedangkan itu, di kediaman Lin Tian.


Lisin mengerutkan keningnya, Lin Tian seharusnya berada di kediamannya, itulah yang sistem katakan. Namun tidak ditemukan Lin Tian di manapun pasukan Departemen Naga mencarinya.


"Bagaimana dengan interogasi pengikut Lin Tian?!..."


Tanya Lisin dengan serius, dia akan menggunakan hipnotis super untuk mengorek keberadaan Lin Tian dari para pengikutnya.


"Sayang sekali itu tidak dapat di lakukan..." Kepala Rong menggeleng, "Semua pengikut Lin Tian yang tertangkap. Memilih untuk bunuh diri dengan kapsul racun yang tersembunyi di balik gigi mereka..."


Mendengar ini Lisin semakin frustasi, Gagal rencana untuk mengakhiri Lin Tian.


"Apakah terdapat petunjuk dari rekaman CCTV?..." Lisin bertanya sekali lagi.


"Tidak ada tanda - tanda keberadaan Lin Tian dalam 24 jam terakhir, kemungkinan besar Lin Tian melarikan diri sebelum kita semua datang..." Kali ini Jendral Xue mengungkapkan pendapatnya.


"Sistem, temukan keberadaan Lin Tian..." Kata Lisin.


(DING...)


(Lin Tian berada di kediamannya, tuan rumah bertanya lagi akan mendapatkan piring, gunakan isi kepala tuan rumah untuk menemukannya)


Lisin ingin muntah mendengarkan penjelasan dari Sistem. Apakah dirinya menyinggung sistem di kehidupan sebelumnya? mengapa sistem menjadi sangat sensitif. Atau Sistem sedang datang bulan.


"Sistem tidak berguna..."


Lisin melihat Jendral Xue. "Jendral Xue, Apakah kamu menemukan sesuatu yang aneh dari temuan CCTV?..."


"Sesuatu yang aneh?!..." Jendral Xue terdiam kemudian menjawab. "Jika tentang sesuatu yang aneh, Aku menemukan hal yang janggal. Ikut denganku..."

__ADS_1


Dengan cepat Jendral Xue memimpin jalan, di ikuti Lisin dari belakang. tujuan keduanya pergi keruang pemeriksaan CCTV.


Bersambung...


__ADS_2