Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan

Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan
Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan Episode 282


__ADS_3


Lin Tian melihat pemuda yang memberikan tawaran lebih tinggi menjadi sangat marah. Tatapan matanya di penuhi dengan kebencian.


Lin Tian tidak mengenali jika pemuda itu adalah Lisin yang membunuh Song Han belum lama ini. Dia hanya mengetahui dalam garis nama, dan tidak mengetahui secara langsung, sosok Lisin yang membunuh Song Han?


Kamila yang ada di dekatnya melihat Lisin juga, namun dengan tatapan mata yang rumit. Setelah dia memberikan kesetiaan terhadap Lisin, dia akhirnya menemukan jika selama ini air minum tertentu yang harus dia konsumsi dari Lin Tian. Ternyata mengandung sesuatu yang membuatnya terikat dengan Pria tua yang dulu pernah ada di hatinya.


Setelah kejadian itu, Kamila menggunakan air minum lainnya yang secara diam - diam dia tukar. Jika dia tidak bertemu dengan Lisin pasti akan terus menerus di kendalikan Lin Tian.


Dia belum memiliki kesempatan untuk bertemu dengan Lisin, Walaupun dia tahu jika Lisin telah mengunjungi Shanghai dari satu minggu sebelumnya.


"Saya menawarkan 101 Juta yuan..." Lin Tian mengangkat papan nama sambil berkata dengan keras dan cahaya dingin berkedip di matanya.


"200 Juta yuan..." Suara Lisin mengikuti tawaran dari Lin Tian.


"201 Juta yuan..." Lin Tian Langsung berteriak tanpa ragu - ragu.


"300 Juta yuan..." Lisin menatapnya dan terus menaikkan harga tanaman hias Janda Bolong tanpa peduli kebencian Lin Tian terhadapnya.


"301 Juta yuan..." Kali ini Lin Tian menatap Lisin dengan tajam. Kemarahan dalam suaranya sepertinya mengancam Lisin, jika berani memberikan penawaran harga sekali lagi. Dirinya tidak akan segan - segan membunuhnya.


"400 Juta yuan..." Menghadapi ancaman Lin Tian, Lisin terus menaikkan harga untuk memperburuknya lebih jauh lagi.


"1 Milyar yuan..." Darah Lin Tian mengalir keatas kepalanya saat dia menyebutkan harganya. Kemarahannya dan kebenciannya terhadap Lisin, hampir membuatnya gila.


Di mata Lin Tian, tindakan yang Lisin lakukan seperti meminta kematian. Dia memang belum membunuh seseorang untuk hari ini, mungkin Lisin akan manjadi yang pertama.


"Kamu menang, Tanaman itu menjadi milikmu. Sayang sekali aku tidak memiliki banyak uang untuk bersaing lagi..." Ketika Lin Tian memanggil 1 Miliyar yuan karena kesal, Lisin tersenyum dengan senyum sinis. Setelah itu, Lisin memberi Lin Tian tatapan mengejek dan menggelengkan kepala seorang melihat orang bodoh.


Lisin tidak peduli dengan tanaman hias Janda Bolong. Dia hanya ingin membuat Lin Tian terlihat bodoh di depan semua orang yang ada di aula pelelangan.

__ADS_1


Lin Tian tidak peduli dengan dengan jumlah yang 1 Miliyar yuan. Namun jumlah itu tidak sedikit, dan jika Tanaman yang seharusnya memiliki harga beberapa juta. Namun Dia membelinya dengan harga 1 Milyar yuan. Bagaimana orang lain tidak mengatakan dia bodoh.


Untuk pertama kalinya Lin Tian malu dan dipermalukan oleh seseorang yang jauh lebih muda darinya.


Lisin sangat puas dengan tindakannya kali ini, Dia samar - samar melihat wajah pucat dan tubuh Lin Tian yang gemetaran. Jelas Lin Tian marah. Jika dia tidak marah, orang lain akan mengatakan jika dia penurut dan takut dengan Lisin.


Seluruh ruang lelang menjadi sunyi dan senyap. Semua orang memandang Lin Tian dengan cara yang aneh. Mereka ingin menertawakannya, namun melihat jika Lin Tian tidak boleh di singgung. Mereka semua memilih untuk diam.


Wajah Lin Tian menunjukkan ekspresi mengerikan ketika dia mengetahui bahwa semua orang memandangnya seperti orang bodoh. Sekarang dia telah menyadari bahwa dia telah dikacaukan oleh Lisin dengan mengikuti triknya.


Sekarang Lin Tian kehilangan muka ketika dia dipermainkan seperti lelucon oleh Lisin di depan semua orang. Karena itu, cara dia memandang Lisin menjadi sangat dingin. Namun, Lisin hanya tersenyum tipis di depan matanya dan mengabaikannya.


Zhang Fei yang melihat Lisin menjadi terkejut, begitu juga dengan Xue Yunran dan juga Xian Li yang ada di dekatnya.


Apakah Lisin ini memiliki dendam dengan pria tua yang bersaing dalam pelelangan?


"Tuan Li, Tidak baik menyinggungnya..." Xian Li mengingatkan.


"Lin Tian ini memiliki catatan yang cukup baik sebagai seorang pengusaha. dia bahkan memberikan sumbang dana yang cukup besar untuk pemerintah. Dia juga memiliki yayasan sekolah, sekte beladiri, panti asuhan dan masih banyak lainnya..." Xian Li menjelaskan. Dia cukup cekatan karena memiliki pemahaman tertentu tentang Lin Tian.


"Menurutku, Lin Tian ini cukup ditakuti karena seseorang yang bersaing dengannya akan memiliki kematian yang aneh. namun sulit menuduhnya sebagai pelakunya, karena dia memiliki catatan yang sangat bersih..." Xue Yunran juga menambahkan pemahamannya terhadap Lisin tentang Lin Tian.


Hanya Zhang Fei yang diam karena dia tidak terlalu mengenal Lin Tian selain seorang senior di bidang bisnis.


Mendengarkan tanggapan dari Xue Yunran dan Xian Li membuat Lisin tersenyum tipis.


"Apakah kalian pernah mendengar, semakin bersih seseorang maka semakin besar kemungkinan jika dia menyembunyikan hal kotor..."


"Seterang apapun cahaya matahari, Namun tidak dapat menghilangkan kegelapan malam..."


"Apakah kalian pernah berfikir jika Lin Tian memiliki hal kotor yang tidak kalian ketahui..."

__ADS_1


Mendengarkan perkataan Lisin membuat Xue Yunran dan Xian Li kesulitan untuk membantah.


"Akan aku katakan sesuatu yang tidak kalian ketahui, benda yang kalian tunggu dalam daftar lelang hari ini ada hubungannya dengan Lin Tian. Tidak hanya itu, baik itu Song Han dan Organisasi yang tersembunyi di belakangnya, semuanya memiliki hubungan dengan Lin Tian ini, Terserah kalian percaya atau tidak..."


Pernyataan Lisin sangat mengejutkan Xue Yunran dan Xian Li. Sedangkan Zhang Fei setidaknya sedikit memahaminya, saat Lisin mengatakan tentang Song Han yang belum lama ini menculik Dirinya.


Tanaman Surgawi atau Janda Bolong didapatkan Lin Tian dengan harga tinggi, setidak 100 kali lebih banyak dari harga awal yang di tetapkan. Setelah Lin Tian memenangkan lelang pertama, dia langsung membayarnya tanpa berkedip kemudian pergi bersama Kamila.


Tentu saja, dia tidak lupa dengan rasa malu yang dia rasakan Malam ini. Saat pergi, Lin Tian menatap Lisin dengan penuh kebencian. Kemudian dia menghilang di kejauhan.


Lin Tian lebih memilih mementingkan catatan bersihnya daripada membunuh seseorang di dapan umum. Dia mengingat sosok Lisin, andaikan Lin Tian masih memiliki sistem dia pasti akan mengetahui identitas Lisin lebih cepat. Dia bahkan lupa untuk melihat Serum Bloody akan jatuh ke tangan siapa.


Setelah kepergian Lin Tian, lelang amal terus berlanjut. Namun Lisin tidak tertarik dengan apapun yang ada di lelang selanjutnya.


"Aku akan pergi kebelakang..." Kata Lisin saat berpamitan terhadap istrinya dan dua keindahan lainnya.


Lisin langsung menghubungi Lou Shun untuk mengatakan tentang permintaan dirinya.


"Tuan Li..." Lou Shun mendatangi Lisin yang memanggilnya di belakang.


"Kepala Lou, Aku menginginkan Serum bloody yang akan di lelang pada malam ini..." Kata Lisin tanpa ekspresi.


"Baik tunggu sebentar..." Lou Shun tidak menolak permintaan Lisin. Dari awal dia menduga jika benda tersebut tidak biasa.


Sebelum pesta amal di mulai dua hari yang lalu, Benda aneh dan tanpa di kirim melalui paket kilat. Tanpa alamat pengiriman, tentu saja benda tersebut sangat mencurigakan. Namun mengingat jika pemilik Serum bloody tidak mengatakan apapun Lou Shun ingin melelangnya.


Sekarang Lisin memintanya, jadi demi menyenangkan Lisin dia langsung memberikannya


Dengan cepat Lisin memiliki Serum bloody lalu menyimpannya. Dia dengan cepat kembali ke tempat duduk kursi VVIP untuk melanjutkan dan melihat Lelang yang masih berlanjut dengan barang ke Lima.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2