Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan

Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan
Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan Episode 168


__ADS_3


Bertempat di Pesisir pantai Solong Sukowidi, Kalipuro, Banyuwangi.


Suasana resort langsung terasa ketika Lisin menginjakkan kaki di area Villa Solong Banyuwangi. Pemandangan sekelilingnya cantik dengan hamparan rumput hijau dan pohon - pohon kelapa yang menjulang. Beberapa meter dari bangunan villa, terhampar pantai dan lautan yang menghadap ke Selat Bali.


Sungguh suasana yang asri dan sangat memanjakan mata yang memandangnya, namun tidak dengan apa yang dilihat Lisin saat ini, rasanya ingin membakar ketiganya hidup - hidup.


Sungguh merusak profesi penjahat kelamin. Jelas - jelas ketiganya yaitu Giman, Tukik dan Gatot tidak layak disebutkan, mengapa begitu bangga. Apa lagi Giman yang sombongnya tidak tertolong lagi, dan tidak ada duanya.


Mengatakan terlanjur kaya di depan Lisin apakah salah? tidak hanya salah hanya membuat Lisin ingin muntah.


Lisin sedikit kesal dengan Giman dan dua temannya, juga marah karena keberadaan ketiganya telah merusak profesi dan mencemarkan nama baik yang selama ini Lisin geluti yaitu penjahat kelamin.


Lisin yang melihat ketiganya lalu mengalihkan pandangannya kearah mobil yang dimiliki Giman. Suzuki Karimun 2004 jika tidak salah harga bekasnya tidak sampai 50 juta.


Lisin terdiam, Punya mobil Karimun saja sombongnya selangit apa lagi punya Lamborghini edisi terbatas seperti yang Lisin punya.


Ginuk ini punya mata namun tidak di gunakan untuk melihat dengan benar, Jadi gadis Matre itu seharusnya memahami jenis mobil beserta harganya. Jangan selama kendaraannya beroda empat dia akan menganggapnya sebagai mobil mahal. Jika begitu becak tambah satu ban lagi pasti tidak jauh berbeda.


"Benar, Kita teman satu kampus dengan Ginuk..." Atas pertanyaan Giman, Sindi menjawab dengan jujur.


Sindi pada dasarnya gadis yang tidak memandang kekayaan pihak lain atau juga tidak mengetahui harga sebuah mobil, dan tidak memilih teman berdasarkan penampilan. Jadi memiliki teman seperti Ginuk tidak membuatnya risih.


Memang benar kondisi keluarga Sindi cukup biasa, namun dirinya tidak matre seperti Ginuk. saat Sindi mendengar perkataan Giman yang terlanjur kaya, rasanya seperti terdengar terlambat kaya, dan Sindi tidak peduli yang mana yang benar.

__ADS_1


Sedangkan untuk Jihan dirinya jelas dari keluarga yang berkecukupan, mengingat mobil Avanza adalah miliknya. Juga sangat berpengetahuan tentang harga mobil, hanya saja dirinya diam dan tidak menanggapi saat Giman mengatakan terlanjur kaya tapi kendaraannya Suzuki Karimun 2004.


"Karena kita datang kebetulan bersama, mengapa tidak memesan satu tempat yang sama..." Ginuk menyarankan.


"Tidak masalah, Tujuan kita hanya berlibur. jika lebih banyak orang mungkin akan lebih ramai..." Sindi tidak memiliki kecurigaan apapun.


Giman, Tukik dan Gatot sangat bersemangat saat melihat Sindi yang sangat menggemaskan. belum lagi Jihan yang memiliki kecantikan yang sangat luar biasa. Giman sudah membawa afrodisiak untuk melancarkan aksinya sebagai Penjahat kelamin gadungan. Jika bisa menghabiskan satu malam dengan Sindi dan Jihan walaupun hanya 5 menit, Ketiganya tidak akan menyesal jika sisa hidupnya berkurang sebagian.


Ide busuk ini datang dari Ginuk yang ingin membuat keduanya tidak suci lagi. itu karena Ginuk sangat kesal telah menceritakan jika dirinya tidak suci lagi kepada Sindi dan Jihan. Saat ini ada rumor di kampus jika dirinya tidak suci lagi dan banyak mahasiswa dan mahasiswi memandangnya dengan tatapan aneh, belum lagi rumor lainnya jika Ginuk bisa di boking dengan uang 50 ribu saja.


Ginuk menduga jika penyebar rumor tersebut adalah Sindi dan Jihan, Dirinya memang Matre namun juga memiliki harga diri juga. Mengapa rumornya hanya 50 ribu saja, andaikan nambah 5 ribu menjadi 55 ribu mungkin Ginuk tidak akan marah.


Karena kesal Ginuk meminta pacarnya yaitu Giman untuk merusak Sindi dan Jihan, dengan begitu Ginuk akan menyebarkan rumor jika keduanya sudah tidak suci lagi dan bisa di boking dengan 50 ribu saja.


Giman dan dua temannya tidak akan menolak apa lagi setelah melihat foto Sindi dan Jihan yang di kirimkan melalui Whatssap. Ketiganya langsung bermain sabun sambil berfantasi dengan foto tersebut. Mendapatkan rejeki nomplok mengapa harus di tolak.


Giman dan temannya akhirnya menyadari jika ada manusia di sana, mereka pikiran Lisin tiang listrik yang kebetulan ada di sana. Ginuk dengan kesal mendekati Giman dan membisikkan tentang siapa Lisin.


Giman mengangguk lalu membalas bisikan tersebut sambil mengatakan jika keberadaan Lisin bukanlah suatu kebetulan, Pasti Lisin sudah mengetahui tentang kepergiannya ke Villa dan berpura - pura menjadi pejalan kaki. sedangkan ponsel Oppo tersebut dengan sengaja di persiapkan agar Lisin bisa ikutan Ke Villa Solong.


Simpel bukan?


Kedua mata Ginuk berbinar saat mendengarkan bisikan Giman, Dirinya tidak memikirkan kemungkinan tersebut dan menjadi depresi. Sekarang Ginuk ingin membalas dendam kepada Lisin, dan Bisikan Giman selanjutnya membuat Ginuk mengangguk berulang kali.


Giman berbisik, jika Lisin ini pasti memiliki perasaan kepada salah satu diantara Sindi dan Jihan, jadi Giman mengusulkan, setelah membuat Sindi dan Jihan meminum minuman yang tercampur dengan afrodisiak. Kita buat Lisin menjadi penonton dikala dirinya dan juga temannya mengeksekusi Sindi dan Jihan.

__ADS_1


"Tidak masalah..." Lisin menyanggupinya.


Mereka semua langsung memasuki kawasan Villa Solong. Villa di sini dirancang menyerupai rumah tradisional Osing, suku asli Banyuwangi. Lisin yang berjalan di bagian belakang merasakan sensasi nostalgia, karena saat kecil dirinya memiliki rumah seperti ini. namun seiring bertambahnya tahun banyak rumah tradisional Osing di gantikan dengan bangunan berdinding bata.


Ada 5 jenis villa yang bisa dipilih di sini. Tipe paling rendah adalah Superior Room yang berada di bangunan bertingkat seperti hotel. Pihak Villa Solong sendiri sangat merekomendasikan Deluxe Cottage Room yang memberikan privasi dan kebebasan lebih bagi para tamu. Ukuran setiap kamar pun cukup besar jika dibandingkan dengan kamar hotel pada umumnya.


"Pak-" Pihak Villa Solong mengenali Lisin namun dirinya mengangkat jari telunjuknya di antara bagian depan mulutnya, menandakan jika dirinya ingin menyembunyikan identitasnya sebagai pemilik Villa.


Sebelum semua orang melihat kearah Lisin, dirinya menurunkan tangannya. Pihak Villa menyadari kesalahannya dan langsung menyambut semua orang. Walaupun belum bertemu secara langsung, Pihak Villa sudah melihat foto Lisin sebagai pemilik Villa.


"Karena sebelumnya hanya memesan untuk tiga orang saja, harap mengurus biaya administrasi tambahan..." Kata Pihak Villa sambil melihat Lisin sekilas.


Setelahnya mereka semua mengarah ke Villa Deluxe Cottage Room yang sudah di pesan, Setiap kamar dan villa di sini bernuansa alami dengan interior kayu yang hangat. Juga memiliki balkon sendiri, dan memiliki area duduk dan ruang keluarga tersendiri di dalamnya. Meski hanya berisi satu tempat tidur di setiap unitnya. Setiap kamarnya juga sudah dilengkapi dengan koneksi WiFi, pendingin ruangan, bahkan dapur dan kulkas untuk beberapa tipe villa.


Karena bukan akhir pekan, maka tidak ada hal menarik seperti hiburan tertentu, yang ada hanya pemandangan panorama alam yang sangat mengagumkan.


Waktu berlalu dan tanpa terasa siang hari menjadi malam, Di tambah suasana yang mengasikkan Pihak Villa juga menyediakan tempat makan malam di ruang terbuka.


"Maaf menunggu lama... Ini untuk Sindi dan ini untuk Jihan... Dan sisanya untuk kalian semua..." Ginuk membawa nampan dengan minuman yang sudah dirinya Atur, karena Minum Sindi dan Jihan sudah tercampur dengan Afrodisiak.


Mereka semua mengambil tempat duduk masing - masing, Lisin juga duduk di antara mereka dengan minuman yang sama dan banyak makanan di depannya.


Dengan Lisin yang sudah mengetahui semuanya, Apakah Lisin akan tinggal diam saat Sindi dan Jihan di rusak oleh orang lain?


Persaingan siapa penjahat kelamin sejati di mulai.

__ADS_1


Bersambung...


*Sebenarnya karena semakin banyak yang membaca, memberi like, komen dan Vote. membuat author ingin crazy up setiap hari, hanya saja waktu yang author milik terbatas dan jikapun hanya satu bab itu sudah di usahakan.


__ADS_2