
Lisin yang baru saja datang dapat mendengar suara Juragan Suryo dari sound sistem gantung yang sedang dalam ucapan sakral akad pernikahan. Bagaimana Lisin akan membiarkannya, jika Ratih akan menikah dengan orang yang cukup tua, belum lagi orang tersebut adalah orang yang mencelakai kaki ayahnya.
Jika itu orang lain dan atas dasar suka sama suka mungkin tidak masalah karena Ratih sudah dia anggap sebagai adiknya, yang jelas Lisin ingin melihatnya bahagia, jika dia mengalami pernikahan paksa dan itu membuatnya sedih Lisin tidak akan tinggal diam.
"Saya terima nikah dan kawinnya-" ucapan sakral akad pernikahan itu berhasil di hentikan Lisin dengan tepat waktu sebelumnya semuanya terlambat.
"Tidak Sah... " Lisin Dengan Entengnya Berjalan di antara para tamu undangan.
"Siapa kamu... " Suryo yang sangat marah berdiri bertanya kepada pemuda yang mengganggu ucapan sakralnya.
"Siapa dia berani sekali dia menghentikan juragan Suryo dari pelaksanaan Akad pernikahan... "
"Benar apakah dia memiliki perasaan terhadap mempelai pengantin wanita... "
"Sepertinya, lihat pakaiannya sangat biasa... "
"Dia ingin menghentikan sesuatu yang tidak seharusnya dia hentikan... "
"Dasar katak ingin makan daging angsa... "
"Ya... Pasti sebentar lagi akan di usir... "
Beberapa tamu undangan berkata seenaknya namun Lisin terus berjalan Hingga menuju ke aula utama tempat sang mempelai dan Penghulu sebelumnya melangsungkan Akad pernikahan namun berakhir dengan kegagalan.
Momen ini banyak orang mengabadikannya, bahkan ada beberapa tamu undangan tidak melewatkan untuk melakukan Live Streaming di beberapa plafon seperti YouTube, Facebook, Instagram, dan lain sebagainya, dan itu berakhir menjadi Viral dan Trending di Indonesia.
Untuk beberapa Host Live streaming yang tidak membawa Ponsel, Baterai Lowbet, dan kehabisan kouta internet mereka hanya bisa menyalahkan diri sendiri karena tidak memiliki kepekaan akan datangnya peluang, ada juga yang membanting Ponselnya karena eror saat melakukan Live streaming.
Kepala irawan dan Jendral kepolisian dengan segudang pengalaman dapat memahami apa yang sebenarnya terjadi dalam sekali lihat, ini bukan hanya karena Lisin ingin menghentikan pernikahan namun terlihat seperti memiliki dendam pribadi.
Mengingat kembali kenapa keluarga Lisin tidak dapat di temukan mereka dapat menyimpulkan jika Juragan Suryo melakukan sesuatu terhadap keluarga Lisin. walaupun ini hanya sekedar dugaan namun melihat kembali Lisin kemungkinan ini benar hanya perlu menunggu tindakan Lisin.
"Apakah Keluarga irawan dan Kepolisian akan ikut campur... " Lisin dapat mengenali mereka berdua dan jika mereka berniat menghentikan tindakan Lisin itu berarti mereka akan menjadi musuhnya.
"Lisin dapat tenang semua kepolisian tidak akan buta dalam mengambil keputusan... Jika Lisin membutuhkan bantuan pihak kepolisian pasti akan senang membantu" Jendral kepolisian membungkuk kemudian mengundurkan diri.
"Pasti ada alasan di balik Tindakan Lisin jadi Keluarga irawan tidak akan ikut campur, Kami datang murni ingin bertemu dengan keluarga Lisin namun berakhir seperti ini" Kepala keluarga mengundurkan diri.
Semua ini terlihat jelas di bawah tatapan ribuan tamu undangan, banyak dari mereka bertanya-tanya tentang identitas pemuda yang menghentikan berlangsungnya akad pernikahan. dan untuk yang mencaci maki Lisin sebelumnya terdiam dengan menyalahkan mulut kotor mereka yang tidak bisa di atur.
Ratih dan keluarganya terkejut dengan kedatangan pemuda ini dan ketika Jendral dan kepala keluarga irawan sebelumnya menyebutkan nama dari pemuda ini itu mengingatkan mereka dengan sesosok orang yang pergi meninggalkan kedua orang tuanya. Sedangkan orang-orang asli penduduk desa mulai mengenali pemuda ini sebagai Lisin.
Di mata masyarakat setempat Lisin di kenal dengan sosok periang dan dia juga sopan terhadap orang yang lebih tua, bahkan Pak lurah harus mengakui tentang tindakan Lisin sambil tersenyum.
Masyarakat setempat juga mulai mendukung tindakan Lisin karena Mereka juga memiliki kebencian terhadap Juragan Suryo.
"Kamu Mas Lisin... " Ratih bertanya untuk memastikan apakah benar dia Lisin cinta pertamanya.
"Benar... Aku Lisin yang meninggalkan desa ini 3 tahun yang lalu... " Pengakuan Lisin menyakinkan para tamu undangan.
Para tamu undangan di bagi menjadi dua kubu, satu mereka hanya mendukung Juragan Suryo sedang yang kedua adalah masyarakat setempat yang memiliki kesan baik terhadap Lisin.
Masyarakat setempat juga mengetahui tentang apa yang di alami keluarga Lisin, seperti ayahnya yang lumpuh karena tindakan juragan Suryo, dan ibunya yang menjual rumahnya untuk pengobatan Ayahnya Lisin.
"Ini... " Ratih menangis bahagia Mengingat jika Dulu sewaktu kecil Lisin yang memiliki tubuh kurus selalu bersama dengan dirinya.
Setelah tumbuh dewasa karena ada benih cinta yang lahir di hatinya, Ratih dangan malu akan menghindari Lisin saat bertemu di jalan, Lisin yang tidak peka hanya menganggapnya sebagai hal biasa.
Sejak tidak bertemu lagi dengan Lisin selam 3 tahun Ratih menyalahkan dirinya karena tidak menyatakan perasaannya yang sesungguhnya, dan itu penyesalan yang tidak pernah dirinya lupakan.
"Lisin... Lisin siapa... kenapa kamu menghentikan pernikahan ku... " Juragan Suryo sangat kebingungan belum lagi melihat Jendral kepolisian dan keluarga irawan pergi seolah takut hal ini membuat juragan Suryo gelisah.
__ADS_1
"Apa kamu Lupa dengan apa yang kamu lakukan satu tahun yang lalu, atau karena banyaknya tindakan kotor yang kamu lakukan sehingga berdampak terhadap ingatanmu?" Lisin bertanya dengan nada kesal.
"Akan ku perjelas... Satu tahun yang lalu Ayahku tidak sengaja menguping jika Juragan Suryo melakukan korupsi dengan memotong dana proyek pemerintah sebesar 500 juta mungkin uang ini untuk dana pernikahan saat ini" Lisin berkata sambil melihat ke semua tamu undangan.
"Ayahku yang saat itu sudah meminta maaf namun berakhir dengan kelumpuhan yang di lakukan oleh anak buahnya juragan Suryo, itu semua menyebabkan ibuku harus menjual satu-satunya rumah yang di tinggalinnya, dan membuatnya tidak memiliki tempat tinggal" Lisin berbicara dengan emosi yang mendalam, menyebabkan banyak tamu undangan merasakan kasihan terhadap situasi keluarga Lisin.
Keluarga irawan dan Jendral kepolisian yang mendengar dari kejauhan sangat marah dan kebenciannya sangat besar ini di tunjukkan terhadap Juragan Suryo.
Keluarga irawan langsung menggunakan ponsel untuk menghubungi koneksinya dan dengan marah harus menghancurkan bisnis Juragan Suryo tanpa terkecuali.
Siapa Lisin dia adalah orang yang menyelamatkan Ayahnya dari keadaan Vegetasi dan menyelamatkan keluarga irawan dari tantangan keluarga Wisesa, jadi mengetahui kondisi keluarga Lisin yang sangat menyedihkan bagaimana dia tidak akan membantunya.
Jendral kepolisian tidak berbeda jauh, Juragan Suryo melakukan korupsi dana pemerintah namun dia tidak tau dan dengan santai menghadiri pernikahan yang menggunakan dana pemerintah, bagaimana ini tidak membuatnya Malu.
Jendral kepolisian langsung mengerahkan beberapa inspektur dan berbagai macam cara untuk menemukan tikus-tikus yang berhubungan dengan Juragan Suryo, jika semua tidak langsung terselesaikan maka tidak akan membuatnya tenang.
Jendral kepolisian langsung menghubungi pihak tertentu untuk mematikan internet di seluruh indonesia untuk kali pertama dalam sejarah, dan harus menghapus semua siaran yang saat ini di siarkan di plafon tertentu dalam bentuk apapun.
"Kamu... " Juragan Suryo sangat ketakutan karena aibnya terbongkar namun dia tidak akan mengakuinya.
"Bohong... ini fitnah... Pemuda ini memfitnahku" Juragan Suryo langsung menyuruh anak buahnya untuk menunggu perintahnya untuk menghabisi Lisin.
Jendral kepolisian langsung bertindak dengan puluhan pasukan khusus yang ada di bawah perintahnya, pasukan ini menyamar sebagai Tamu undangan dan tujuannya untuk melindungi kepala irawan namun dia lupa siapa Lisin.
"Siapa yang bilang aku membutuhkan bantuan... " Lisin berkata dengan dingin.
"Baiklah Semua orang tolong pergi dari sini secepatnya... " Karena apa yang terjadi selanjutnya tidak boleh di ketahui publik maka Kepolisian langsung mengevakuasi tamu undangan.
"Lisin... apa yang akan kamu lakukan... " Ratih bertanya.
"Ratih... pergilah dengan yang lain karena hari ini aku akan membasuh tempat ini dengan darah" Ratih hanya bisa mengikuti arahan petugas polisi.
Lisin tidak peduli dengan kekecewaan mereka semua, dia merasa puas dan berterimakasih terhadap kerjasama jendral kepolisian. Setidaknya apa yang akan dia lakukan akan terkubur dalam-dalam, jelas kepolisian tidak akan mengungkapkan kebenarannya, di bawah bimbingan Jendral kepolisian pihak polisi akan membuat laporan palsu tentang kejadian ini.
"Juragan Suryo dengan kepolisian sebagai saksi jika kamu bisa membunuhku kalian tidak akan di penjara... " Lisin berkata dengan dalam.
Aula pernikahan yang sebelumnya menjadi tempat yang sangat sakral sekarang menjadi medan perang.
"Hahaha... aku tidak tau kamu memiliki koneksi dengan kepolisian, karena kamu ingin mati maka aku akan mengabulkannya... " Suryo tertawa beserta ratusan anak buahnya yang setia.
Sebelumnya dia sangat tertekan karena jika kepolisian menangkapnya dia tidak dapat melarikan diri, namun dia merasa jika keputusan Lisin ini sangat bodoh, seorang diri ingin menghadapi ratusan anak buahnya, apakah kamu pikir ini novel kultivasi di mana karakter utama pasti menang.
Jika kalian berpikir jika anak buahnya hanya sebatas preman maka kalian salah dan juragan Suryo akan tertawa mendengarnya, sebenarnya Anak buahnya adalah sampah masyarakat yang pernah melakukan pembunuhan, seperti mantan narapidana, buronan yang di cari dengan mengubah identitasnya, dan beberapa preman yang pernah membunuh seseorang.
Karena dia memiliki banyak permusuhan maka Juragan Suryo dengan sengaja mencari pengikut seperti itu yang dia menangkan dengan sejumlah uang, dia berfikir jika penjaga biasa tidak akan cukup, bagaimana jika lawannya nanti seorang pembunuh, jadi sedia payung sebelum hujan adalah hal yang harus dia lakukan.
"Siapa yang dapat membunuhnya akan ku beri banyak uang... " Ratusan orang mengeluarkan Senjata tajam. seperti kapak, parang, celurit, pisau, bahkan ada yang menggunakan sekop pasir.
"He kamu kenapa pakai Sekop apa kamu ingin menggali pasir... " Lisin bertanya dengan malas menyebabkan orang itu malu kemudian pergi mencari pisau.
Salah satu anak buahnya Mulai menyerang Lisin dengan celurit di tangannya, Lisin tidak menghindarinya melainkan dengan kuat mencengangkan tangan orang tersebut sebelum celurit tersebut mengenai pundaknya yang berjarak 1cm.
Dengan kuat Lisin mematahkan tangan Orang tersebut, "Aaaaaa.... " setelah itu dengan kuat mematahkan kakinya.
Datang seseorang dengan celurit lain menyerangnya dari belakang, namun siapa Lisin, dengan cepat menghindar dan celurit itu menancap ke punggung temannya. "Aaaaaa... kenapa aku" Darah keluar dari lukanya dan seketika itu meninggal.
Hal ini tidak tinggal diam Lisin memutar arah bertemu dengan orang gendut dengan kapak di tangan, Lisin menghindar dengan kuat melakukan tendangan dan orang gendut tersebut terlempar menghantam tiang aula pernikahan.
Lisin tidak akan lemah lembut seperti sebelumnya, dia membunuh orang kali ini. Tusukan parang datang dari segala penjuru dan Lisin melompat tinggi dan membuat para penyerang menusuk satu sama lain.
orang lain datang Lisin yang tanpa senjata menghindar lalu memukulnya hingga membuat orang tersebut terlempar mengenai dekorasi mewah.
__ADS_1
Orang lain yang cukup ahli dalam lemparan menggunakan kapak melemparkannya ke arahnya, Lisin tidak menghindar melainkan menangkap kapak tersebut dengan tangan kanannya lalu melemparkannya kembali mengenai bagian wajahnya.
Lebih dari selusin orang mati namun Lisin tidak mendapat luka sedikitpun. "Apa hanya ini... "
"Sial... maju bersama... " puluhan orang segera mengejar Lisin tanpa takut dan semenit kemudian puluhan orang beterbangan ke mana-mana.
Tempat itu berantakan sedangkan mayat berlumuran darah ada di mana-mana.
Lalu tatapan Lisin menjadi lebih serius saat melihat harimau hitam, ini bukan harimau sungguhan ini adalah Jin Khodam yang menjaga tuanya dari marabahaya.
"Kamu yakin kucing ini akan membunuhmu... " Lisin bertanya santai.
"Kenapa tidak harimau ini adalah penjaga yang di turunkan dari leluhurku dan dengannya menjagaku aku takkan terkalahkan... " pemilik Jin Khodam yang menjelma sebagai Harimau hitam menyerang Lisin.
Bagaimana Lisin akan diam... dia menggunakan energi batinnya membentuk seperti cambuk lalu menangkap harimau hitam seukuran mobil. Lisin langsung menggunakan energi batin untuk memusnahkannya, setelah harimau hitam lenyap pemilik jin khodam itu batuk darah lalu tergeletak di tanah.
Juragan Suryo yang melihat jika anak buahnya mati satu persatu menjadi panik dia tidak menyangka jika Lisin begitu kuat, Bahkan Jin Khodam bukan ancaman baginya.
"Kalian semua serang bersama-sama... "
Lebih dari 50 orang tersisa mengelilingi Lisin dan melakukan serangan secara bersama-sama. Lisin langsung menggunakan Katana dari inventori sistem.
"Aaaaaa.... " Sebuah tangan terbang di sertai dengan air mancur darah.
"Dari mana dia memiliki katana.... " Suryo berkata bingung.
Lisin dengan kejam memotong apapun seperti memotong sayuran, tangan terpotong beterbangan, perut yang robek mengeluarkan ususnya, kaki terpotong seperti memotong mentimun, ada juga kepala beberapa orang berguling.
Aula pernikahan menjadi lautan darah dengan lebih dari seratus orang mati menumpuk seperti gunung. Lisin tidak lagi dapat di kenali, tubuhnya bermandikan darah musuh-musuhnya dan niat membunuhnya belum padam.
"Mati... mereka semua mati... " Suryo takut gemetaran keringat dingin membasahi tubuhnya.
"Berikutnya adalah kamu... " Lisin berkata seperti malaikat kematian.
"Ayah... kami membawakan sesuatu... " Suryo melihat kedua anaknya membawa sesuatu yang cukup berat.
"Ini... " Sudut mulut Suryo terangkat lalu melihat kembali ke arah Lisin.
"Bukanya kamu bilang jika kamu mati aku tidak akan di penjara... Aku berterimakasih padamu" Sebuah RPG-7 Berada di tangan sedangkan Ekornya berada di pundak senjata granat peluncur itu mengunci tubuh Lisin.
RPG-7 adalah granat berpeluncur roket anti tank yang diluncurkan dari pundak yang akan mengunci sasaran, Senjata ini dirancang oleh Uni Soviet.
Lisin menggunakan Sistem untuk menganalisa Senjata RPG tersebut.
Nama: RPG
Berat: 7 kg
Panjang: 950 mm
Kaliber: 40 mm
Kecepatan peluru: 115 m/s
Jarak jangkauan: ~ 920 m (meledakkan diri)
Alat bidik: Alat bidik teleskopik UP-7V
Sial dari mana mereka mendapatkan Senjata ini, Lisin terkejut, Bahkan Kepala irawan dan Jendral kepolisian yang melihat dari kejauhan takut melihat senjata tersebut.
Bersambung...
__ADS_1