
Lisin mengemudikan mobilnya dengan tertekan, dia sangat kesal karena membeli pembalut wanita. Dia di pandang jijik orang beberapa pembeli. Apakah salah seorang pria membeli pembalut wanita? Terutama oleh penjaga kasir, yang menganggap dirinya sebagai orang bodoh.
Lupakan sesuatu yang tidak penting, Lisin mengemudikan mobilnya ketempat kantor pusat departemen naga berada.
Setelah memarkirkan mobilnya Lisin langsung pergi begitu saja. Tidak seperti sebelumnya, dimana dia harus menghancurkan kantor pusat departemen naga.
Kali ini Sosok Lisin cukup istimewa di China. Tetapi tidak semua orang yang mengetahui tentang kisah Lisin yang memberantas Organisasi dan yang lainnya.
Saat Lisin berjalan, hampir semua orang melihat Lisin dengan rasa hormat. Tidak ada yang berani menghentikannya.
"Tuan Li..." Seseorang menyapa namun Lisin hanya menganggukkan kepala. Terkadang dia harus menggeleng untuk menolak niat baik mereka.
"Abaikan kedatanganku, aku hanya melihat - lihat saja..." Lisin menjelaskan.
Lisin mengikuti petunjuk yang mengarahkan dirinya kearah Kamar mandi wanita. Ada dua pintu dibagian depan, satu simbol seorang wanita dan satunya lagi seorang pria.
Berharap saja tidak ada orang yang akan melihat dirinya. Setelah memastikan tidak ada orang di luar pintu masuk. Lisin dengan mengendap - endap mendekati pintu kamar mandi wanita. Dia menemukan plang untuk tanda sedang perbaikan.
Lisin tertawa dihatinya, dia sangat yakin tidak akan ada yang memasuki kamar mandi wanita setelah dia dengan sengaja meletakkan plang tersebut di depan pintu.
Di dalam kamar mandi wanita, Lisin menemukan 5 pintu toilet yang tutup.Tanpa penundaan Lisin berniat menabrak pintu toilet yang memiliki kehadiran seseorang di dalamnya!
Dengan kekuatan yang Lisin miliki, dia langsung membuat pintu toilet bagian dalam terbuka.
Apa yang menunggu Lisin di dalam adalah wajah cantik yang dingin, mata hitam tajam, dan dada seksinya 36D itu cukup besar.
Wanita ini sangat cantik. Tapi Lisin merasakan niat membunuh yang kuat terpancar dari tubuh wanita itu.
Ketika dia melihat wajah wanita itu, ekspresi Lisin berubah dan dia hampir pingsan ke tanah. Karena wanita ini bukan Rong Yue tetapi wanita lain yang dia tidak kenal.
Karena sudah melihat tubuhnya yang luar biasa, mengapa tidak di puaskan dulu. Mungkin ini yang dimaksud dengan cuci mata.
Tubuh yang indah, Pikir Lisin tanpa sadar.
__ADS_1
"Sampai kapan kamu melihat tubuhku?..." Wanita cantik itu mendengus dengan dingin. Saat ini dia sedang telanjang bulat dan berniat membasuh tubuhnya. Tetapi disaat dia baru saja masuk dan membuka semua pakaiannya, Seseorang telah membuka pintu dengan paksa.
"Hadeh, Sepertinya aku salah tempat lagi..." Lisin mengulurkan tangannya untuk memegang pintu. Dia meraba - raba seolah tidak bisa melihat. tatapan matanya menjadi kosong dan dengan sengaja membenturkan kepalanya kearah pintu.
"Aduh..."
Saat ini Lisin sedang berakting sebagai orang buta. Dia tidak ingin dikatakan sebagai pria cabul, untuk itu dia berpura - pura menjadi pria buta.
"Kamu buta?..." Akhirnya wanita tersebut melepaskan niat membunuhnya. Syukurlah pria ini buta, jika tidak. Dia berniat menjadikannya sebagai kasim untuk selamanya.
"Benar, Aku hanya ingin kencing tetapi aku tidak bisa membedakan antara kamar mandi wanita atau pria..." Kata Lisin dengan mendesah, seolah dirinya menjadi orang paling sial di dunia.
"Menjadi orang buta, yang aku lihat adalah kegelapan..." Tangan Lisin mengulur dan meraba - raba sekali lagi.
Wanita itu benar - benar memiliki sosok yang cantik, bahkan lebih baik daripada model. Kulitnya seputih giok putih terbaik, tanpa cacat. Dadanya besar seperti semangka, menarik dan membuat orang ingin meraih dan menggosoknya.
Lisin menyentuh semangka dari wanita cantik mulus seksi itu. Dia tidak mungkin melepaskan kesempitan dalam kesempatan.
"Eh, mengapa begitu lembut! Aku tidak tahu juga gagang pintu produk unggulan akan selembut ini..." Kata Lisin dengan bingung padahal hatinya sangat bahagia. Kapan lagi menyentuh semangka yang sangat lembut.
"Maaf Cantik, Aku tidak tahu dengan semua benda yang aku sentuh..." Lisin berbelok, dia meraba - raba kamar mandi lainnya.
Setelah kesulitan dalam menemukan pintu keluar, Akhirnya Lisin meninggalkan kamar mandi wanita dengan sukses.
Cantik!
Kini giliran wanita cantik tersebut yang bingung. "Bukannya dia buta? Bagaimana dia membedakan wanita cantik dan tidak?..."
Sayangnya, sekeras apapun Wanita cantik itu berpikir, dia tidak menemukan jawaban yang logis.
.....
Di luar pintu kamar mandi.
"Untung aku pintar..." Lisin menghela nafas. "Sumber masalahnya adalah Rong Yue, aku harus menemukannya..."
__ADS_1
Lisin menggunakan analisa sistem untuk menemukan keberadaan Rong Yue dan ternyata, ada di dalam kamar mandi yang ada dilantai dua.
Ada dua kamar mandi wanita di gedung putih itu, satu di lantai bawah, yang lain di lantai atas. Rong Yue tentu saja di lantai atas. Lisin dengan cepat pergi ke lantai dua.
Ada Lima pintu di kamar mandi wanita lantai atas dan itu hampir sama dengan yang ada di lantai bawah. Karena sudah mengetahui keberadaan Rong Yue, Lisin membuka pintu keempat dia akhirnya bisa melihatnya.
Wajah menawan, mata cerah, dan kulit seputih salju. Dia begitu cantik sehingga Lisin tidak bisa, menahan diri untuk tidak menatap.
"Kamu sangat lambat. Apa yang membuatmu begitu lama. Aku sudah tidak sabar..." Bibir merah Rong Yue tergigit, wajahnya mempesona dan sedikit pemalu.
Bagaimanapun, ini adalah pertama kalinya meminta seorang pria untuk mengirim pembalut wanita padanya. Dia agak pemalu hatinya, Belum lagi dia memiliki banyak perselisihan dengan Lisin di masa lalu.
Mendengar Rong Yue mengatakan dia lambat. Lisin akhirnya marah, reputasinya hancur mengirimkan pembalut wanita ke padanya. Lihat bagaimana Lisin menghukum Rong Yue.
Lisin menunjukkan senyum jahat memegang pembalut wanita di tangannya, seolah - olah wanita cantik yang ada dihadapannya adalah mangsa yang tidak dapat dilepaskan.
"Mengapa diam saja, Cepat berikan pembalut wanita itu. Mengapa kamu menyeringai?..." Rong Yue sangat malu, dia hanya ingin Pembalut wanita dan pergi dengan cepat.
"Apa yang kamu lakukan. Ini adalah kamar mandi wanita..." Melihat mata iblis Lisin, wajah menawan Rong Yue menunjukkan sentuhan rasa takut dan melangkah mundur.
Lisin memasuki kamar mandi dan menutup pintu, Rong Yue sangat panik, bagaimana jika Lisin berniat memperkosanya karena terobsesi dengan wanita menstruasi.
Lisin yang melihat pantat mulus putih salju, menunjukkan seringai jahat. Dia mengangkat telapak tangannya dan berbisik, "Polisi wanita yang selalu membuat masalah, kamu memintaku untuk mengirim pembalut padamu. Aku ingin melihat imbalan apa yang akan kamu berikan kepadaku?..."
Lisin harus menerima rasa malu saat membeli pembalut wanita. dan mengirim pembalut ke Rong Yue. Secara alami, dia ingin menghukum wanita cantik yang merepotkan ini.
Telapak tangan Lisin terangkat tinggi dan kemudian memukul pantat Rong Yue dengan suara renyah.
"Paaa... Paaa..." Suara itu cukup keras sehingga dapat di dengar memenuhi ruangan kamar mandi wanita.
Rong Yue menggigit giginya yang putih, wajahnya yang cantik memerah seperti tomat dan Mulut kecilnya juga mengeluarkan udara panas. Seseorang belum pernah memukul pantatnya dan Lisin adalah orang yang pertama.
"Kamu, cabul berhenti memukul pantatku..." Walaupun Rong Yue seksi dan cantik. Rasa sakit dan malu dari pantatnya tak tertahankan, dan dia tidak bisa menahan erangan saat mendesah dan berteriak dengan keras.
Bersambung...
__ADS_1