Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan

Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan
Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan Episode 233


__ADS_3


Halaman depan kediaman keluarga Mo.


Lisin masih dengan tenang, menganalisa tentang lawannya. Mengikuti arah matanya dirinya menatap Pan Ju yang diam - diam mengangguk, sedangkan Mo Huan menggerakkan giginya dengan kebencian. yang berikutnya Min Jing.


Menurut analisa sistem, Min Jing ini kaki tangan atau kepercayaan langsung Song Han yang mengaku sebagai raja dunia bawah kota Shanghai.


Sayang sekali tidak menemukan keterlibatan mereka dengan mantan pengguna sistem. juga dirinya menemukan keberadaan organisasi misterius yang mereka layani layaknya sebuah Kekaisaran. yang mana nantinya harus memberikan batu tak bertuan seperti upeti kepada organisasi misterius tersebut.


Selebihnya tidak ada lagi, Lisin hanya bisa menggunakan cuci otak, agar Min Jing menceritakan semua yang dia ketahui tentang Organisasi misterius tersebut. namun sebelum itu dirinya harus mengalahkan Min Jing karena sugesti hanya dapat di lakukan saat lawannya lengah dan takluk.


"Chi... Sepertinya kamu harus menyesali keputusanmu tentang menentang raja - raja dunia bawah. juga sepertinya kamu tidak menempatkan keberadaan organisasi di matamu, atau mungkin kamu tidak memahami apapun tentang mereka?..."


Min Jing tertawa dengan kedengkian terhadap Lisin, baginya Lisin ini menginginkan kesulitan yang akan membuat dirinya menyesal dari pada menjalani kehidupannya dengan tenang.


"Sepertinya yang terakhir... Kamu benar - benar tidak mengerti apa - apa..."


"Karena kamu bukan bagian dari mereka, itu berarti kamu musuh yang harus di tangani cepat atau lambat..."


Min Jing mengedarkan energi Qi pada setiap genggaman tangannya kemudian melesat dengan cepat kearah Lisin tanpa penundaan.


"Wooosss..."


Min Jing dengan marah dan mengayunkan tinjunya. pukulan tersebut melengkung dan menabrak kepala Lisin dengan kekuatan yang luar biasa. Lisin harus mengakui jika pukulan ini mengenai dirinya maka akan membuatnya cedera dalam.


Pukulan Min Jing membawa banyak kekuatan dan itu membuat suara mendesing di udara. Dia percaya bahwa dia pasti bisa melumpuhkan lawannya. namun pada detik berikutnya dia harus terkejut jika ada sesuatu yang salah, karena apa yang dia pukul hanyalah bayangan yang Lisin tinggalkan sedangkan Lisin berada di belakangnya.


"Aku pikir, Kultivator china itu kuat, namun hanya begitu - begitu saja..."


Apa!


Min Jing semakin marah karena dia di remehkan, Dia belum pernah kalah dalam pertarungan. dan Lisin ini hanya sedikit lebih cepat namun sudah berkata seolah dia sudah menang.


"Duar..."


Kali ini setiap pemukulan menyimpan sejumlah ledakan energi Qi. namun Setiap tindakan yang Min Jing ambil tidak dapat merugikan Lisin. dan sekarang pernafasannya terlalu kasar karena penggunaan energi Qi yang berlebihan.

__ADS_1


"Duar..."


Dari beberapa serangan tersebut, Lisin dapat menyimpulkan jika Kultivator china tidak jauh berbeda dengan Pejuang Budidaya pengguna kanuragan. setidaknya tingkatan Min Jing ini tidak jauh berbeda dengan Sanjaya.


Lisin berdiri di tanah tanpa bergerak dan mengulurkan tangan kanannya, menangkap kepalan tangan Min Jing tanpa mengalami kesulitan. Terlepas dari seberapa banyak Min Jing ini mencoba, dia tidak bisa melarikan diri dari genggaman tangan Lisin.


"Apa!..."


Min Jing menggertakkan giginya, cengkeraman tangan Lisin seperti Tang penjepit dan dengan kuat menangkap kepalan tangannya, Dia berusaha untuk melepaskan tangannya namun seperti tertanam seolah permanen dan tidak mungkin di lepaskan.


Dua orang di sekitar mereka menatap Lisin karena terkejut. Mata mereka penuh dengan rasa ingin tahu dan kejutan. Pan Ju tetap diam namun dalam hatinya sukacita, sedangkan Mo Huan seperti melihat hantu di siang bolong.


Mo Huan mengusap matanya seorang tidak percaya, juga mencubit tangannya berharap bagun dari mimpinya. Min Jing adalah seorang kultivator dan dia sangat di takuti di dunia bawah kota Shanghai setelah Song Han. namun berkahir dengan tidak dapat menggerakkan tangannya. lalu seberapa kuat tangan dan kekuatan cengkeraman dari Lisin.


Wajah Min Jing memerah. Dia merasa kepalan tangan yang dipegang oleh Lisin terpaku dan merasakan kesakitan. Rasanya seperti dihancurkan oleh batu besar. Tulang - tulangnya terasa seperti akan patah kapan saja.


"Kamu, Sialan! Biarkan aku pergi!..."


Min Jing berusaha menekan rasa sakit yang sangat besar dari tinjunya dan berteriak pada Lisin berharap akan di lepaskan. Karena rasa sakit, wajahnya agak bengkok dan berubah menjadi warna hati babi.


"Paaaa..."


Lisin melepaskan tinju Min Jing dan menampar wajahnya, menyebabkan wajahnya membengkak. Dia bahkan meludahkan seteguk darah, saat terlempar beberapa meter.


Tamparan ini sangat keras. Semua orang Mo Huan dan Pan telah mendengar dan mereka melemparkan pandangan terkejut pada Lisin terutama untuk Mo Huan yang mengenal seberapa kuat Min Jing sedangkan Pan Ju sangat bahagia karena orang yang dirinya janjikan kesetiaan sangat kuat.


"Kamu berani memukulku?..."


Min Jing perlahan bangkit dengan di penuhi amarah memuncak.


"Kamu layak mendapatkan kematian..."


Min Jing tahu betapa kuatnya dirinya, juga sangat bangga menjadi orang terhormat di dunia bawah, namun dia kalah, dan sangat menyadari jika lawannya tidak memiliki keseriusan saat menghadapi dirinya. dia meraung dengan marah dan karena merasa terhina.


"Terlalu melebih - lebihkan dirimu sendiri..."


Sinar cahaya dingin melintas di mata Lisin. Kaki kanannya seperti kilat, tiba - tiba menendang keluar! di saat Min Jing mendekat, sepertinya dirinya harus benar - benar keras dengan lawannya.

__ADS_1


"Bang..."


"Ahhhh..."


Untuk kedua kalinya Min Jing meraung kesakitan dan tubuhnya terbang mundur lebih dari selusin meter dan jatuh dengan keras ke tanah. Dia membuka mulutnya dan meludahkan banyak darah dan tidak bisa berdiri untuk waktu yang lama.


Lebih dari selusin meter dengan satu tendangan, bahkan Min Jing mungkin tidak akan mampu melakukan ini.


Kekuatan yang luar biasa.


Pria muda ini seperti monster.


Mo Huan ketakutan, kultivator kuat saja dikalahkan dengan mudah. bagaimana dengan dirinya yang hanya manusia biasa?


Saat ini Mo Huan melihat Lisin dengan berkeringat dingin, kedua kalinya menjadi lemas dan ingin rasanya untuk melarikan diri. mengapa dirinya bisa menyinggung monster seperti ini, semuanya gara - gara putranya. dasar anak tidak tahu diri, mengapa kamu begitu idiot sehingga menyinggung orang kuat seperti Lisin.


Benar, Aku masih memiliki Pan Ju, "Kamu mengapa diam saja, cepat gunakan waktumu untuk menghentikannya..."


Pan Ju yang termenung akhirnya tersadar, kemudian menatap Mo Huan dengan menyeringai, sehingga membuat Mo Huan memiliki firasat buruk.


Pan Ju berjalan kearah Mo Huan kemudian menendang perutnya.


"Aaaaa..."


Walaupun tidak sekuat tendangan Lisin, namun sudah cukup menyakitkan bagi Mo Huan. dia merintih kesakitan dengan kedua matanya tidak percaya, Pan Ju adalah orang kepercayaannya mengapa dia menyerang balik dirinya, apakah isi kepalanya bengkok.


"Kamu..."


Pan Ju membungkam mulut Mo Huan dengan tindakannya yang berlutut kearah Lisin.


"Apa yang sebenarnya terjadi..."


Mo Huan hanya bisa menggertakkan giginya sambil melihat Lisin dengan penuh kebencian, Dia menyadari, jika Lisin bisa membuat putranya menjadi gila maka, bukan tidak mungkin menjadikan Pan Ju bawahnya disaat memiliki kesempatan.


"Sepertinya kamu sudah menduganya, Dia sekarang telah menjadi bawahan ku..." Lisin menyeringai.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2