
Sutradara Han sangat - sangat bahagia, dia tidak menyangka jika pria tampan yang mencoba untuk audisi ini akan memerankan karakter Xiao Yun dengan begitu sempurna.
Di bandingkan dengan Sun Long, yang memiliki akting yang sangat biasa. Jelas Lisin adalah pilihan yang terbaik.
"Tunggu dulu, aku akan memerankan Karakter utama?..." Lisin bertanya dengan tidak puas. Dia hanya ingin memerankan karakter pendukung saja, seperti saudagar kaya yang memiliki banyak istri. Dia secara alami tidak akan bersusah - payah berakting.
Apa lagi jika berperan sebagai karakter yang pengangguran tetapi banyak acara, Pasti Lisin tidak akan menolaknya. Sedangkan karakter utama, selain mendapatkan naskah lebih banyak dari karakter pendukung. Yang pasti akan menghabiskan lebih banyak waktu di lokasi syuting.
Lisin tidak menginginkan hal ini.
"Tuan Li, Kamu akan menjadi orang yang sangat tepat memerankan karakter Xiao Yun. Kamu harus memainkan karakter utama..." Sutradara Han berkata dengan sungguh - sungguh.
Dari luar pintu, dua orang secara bertahap memasuki ruangan dengan raut wajah mereka yang tidak senang. Dia adalah Sun Long dan Produser Sun, keduanya adalah paman dan keponakan.
"Sutradara Han kamu tidak bisa mengambil keputusan gila..." Produser Sun berteriak.
Baik Produser Sun dan Sutradara Han mereka memiliki tugas yang sama sekali berbeda. Sutradara Han hanya fokus dalam membidik dan menghasilkan rekaman dan berperan penting dalam mengatur lensa kamera.
Sedangkan Produser Sun memiliki tugas untuk mengelola bagian lainnya. Seperti iklan, Jadwal penayangan, Kepengurusan layar bioskop, dan lain sebagainya. Di tambah keponakannya sendiri adalah Aktor lini pertama. Mengapa harus menggunakan orang lain sebagai karakter utama.
Sun Long tidak jauh berbeda, dia datang karena ingin mendapatkan naskah untuk karakter utama yang saat ini berada di tangan Sutradara Han. Dia tidak menyangka orang yang tidak di ketahui asal usulnya akan datang dan ingin merebut pekerjaannya.
Dia langsung membenci Lisin yang duduk dengan terdiam.
"Paman, Sutradara Han hanya melakukan yang terbaik untuk peforma film The battle ground. Mungkin dia memiliki alasan tersendiri..." Sun Long tidak langsung menentang keputusan Sutradara Han, bagaimanapun dia harus menjadi karakter baik di depan sosok penting dan berpengaruh seperti Sutradara Han.
"Keponakan Sun kamu terlalu baik, Karakter utama sangat cocok untukmu. Kamu juga aktor lini pertama, jika dibandingkan dengan pendatang baru, aku lebih tenang jika kamu memerankan karakter utamanya..."
Sun Long sangat puas dengan pujian dari pamannya. Dia hanya memancing pamannya mengatakan perbedaan dirinya dengan pendatang baru seperti Lisin.
__ADS_1
Lisin akhirnya menatap Sun Long, dia tidak mengenalnya tetapi setelah melihat Bibi yang sebelumnya tertabrak, dia dapat melihat Sun Long yang memainkan dua wajah. Dia tidak peduli dengan karakter utama, selama dia bisa memainkan peran dalam satu film yang sama dengan Xian Sue. Dia dapat menyelesaikan tugas sistem.
Sutradara Han mengerutkan kening karena tertekan, dia sudah melihat kemampuan akting dari Lisin dan itu sangat luar biasa. Dia sangat ingin jika Film tersebut menjadi yang terbaik, tanpa mengandalkan aktor lini pertama.
Tetapi dia tidak memiliki wewenang. Belum lagi, The battle ground baru saja mendapatkan sponsor dari perusahaan besar. Juga tentang Foto Sun Long sebagai pemeran Xiao Yun telah menyebar di berbagai macam media. Tidak mungkin mengganti pemeran utama hanya karena keegoisannya.
Sutradara Han menatap Lisin yang tenang menjadi lega. Dia takut jika Lisin tidak puas dengan pengaturan Produser Sun.
"Pemeran utama tetap aktor Sun Long dan aku tidak akan merubahnya..." Sutradara Han menatap Lisin dengan tulus. "Tuan Li, mungkin kamu akan mendapatkan peran pendukung..."
"Tidak masalah..." Lisin tersenyum, walaupun dia tidak suka dengan Produser Sun Dan Sun Long, Lisin tidak keberatan sama sekali.
.....
Setelah keluar dari ruangan Sutradara Han, Lisin harus lulus tes yang terakhir yaitu adegan seni bela diri atau pertarungan.
Saat ini Lisin mendatangi tempat khusus yang di gunakan sebagai tempat latihan adegan seni bela diri.
Sebagian besar film seni bela diri selalu dilakukan dengan gerakan menipu sedikit dengan menambahkan beberapa efek khusus, yang jelas menggunakan perlindungan terhadap aktor mereka.
Untuk pengambilan film laga seperti The battle ground cukup berbeda. Itu adalah film tentang seni bela diri Tiongkok dan realisme adalah prioritasnya, atau setidaknya, cukup realistis bagi penonton. Mereka tidak mungkin melakukannya dengan cara yang akan membuat penonton meludah dengan jijik ketika adegan pertarungan dimainkan di bioskop. Itu akan sangat mengganggu keseluruhan pengalaman menonton.
Ini adalah alasan mengapa Sutradara film dan Produser film sangat pilih - pilih dengan aktor mereka, tidak hanya mereka harus bisa berakting, mereka juga harus mampu menangani adegan seni bela diri.
Aktor Xian Sue sedikit memiliki seni bela diri, jadi dia tidak terlalu bermasalah jika mengambil adegan pertarungan secara langsung. Sedangkan untuk aktor Sun Long dia menggunakan pemeran pengganti yang cukup mirip dengannya, itu karena dia tidak terlalu mengerti seni bela diri.
Untuk Lisin dia harus mengikuti tes seni bela diri, apakah dia bisa bela diri atau tidak. Hasilnya akan di tentukan setelah Lisin bertemu dengan Master Yoko seorang Bintang seni bela diri.
"Jadi kamu pendatang baru?..." Master Yoko melihat Lisin dengan mendesah, pemuda ini tidak terlihat bisa melakukan seni bela diri.
"Benar..." Jawab Lisin dengan sopan.
__ADS_1
Master Yoko yang ada di depan Lisin memiliki penampilan tinggi besar dan juga terlibat cukup kuat, pantas saja dia menjadi bintang seni bela diri untuk memandu banyak aktor dalam mengatur adegan pertarungan.
"Ini akan sulit, Seni bela diri harus nyata. Bahkan akting tidak bisa memalsukannya. kebanyakan aktor tidak ingin merasakan sakit..." Kata Master Yoko sambil menentukan tingkatan kekuatan Lisin, pasti pemula dalam adegan Seni bela diri.
"Fondasi untuk film seni bela diri seperti itu adalah yang paling sulit. Banyak aktor mulai belajar sejak mereka masih muda, berlatih keras dengan setiap gerakan dilakukan berulang kali. Saat ini, sangat sulit menemukan aktor yang juga dapat melakukan adegan perkelahian..."
Apakah Lisin akan melakukannya? pikir Master Yoko. Biarkan dia mencobanya terlebih dahulu.
Master Yoko berkata, "Di tahap ini, Aku akan menguji pukulan dan tendangan milikmu..."
Pada awalnya, Master Yoko berpikir bahwa Lisin akan mengalami kesulitan dalam tahap ini, dia tidak ingin menyakiti pendatang baru ini.
Tetapi tidak mengira ketika Lisin hanya menyingsingkan lengan bajunya dan menyesuaikan bajunya sebelum berdiri di sana dan berkata,
"Tentu..."
"Luangkan waktu untuk bersiap - siap terlebih dahulu. Pemanasan sangat dibutuhkan sebelum melakukan adegan pertarungan, jika tidak kamu akan memiliki nyeri otot, atau kram tertentu..." Master Yoko menambahkan.
"Tidak perlu, aku siap..."
Lisin bertanya - tanya pada dirinya sendiri. Apakah perlu melakukan pemanasan? Regangkan lengan dan kakinya?
Dia tidak perlu melakukan itu, jadi dia hanya berkata, "Aku siap kapan saja..."
"Haha... Sepertinya kamu terlalu percaya diri..." Master Yoko berhenti sejenak. "Pertama, Pukul aku pada bagian perut, aku ingin melihat seberapa kuat pukulan pendatang baru..."
Lisin terdiam, Apakah dia salah dengar, "Master Yoko, Apakah kamu yakin aku harus memukulmu?..."
"Haha... Tenang saja, aku sangat profesional. Pukulan mu tidak mungkin membuatku pingsan. Terkadang adegan pertarungan harus memukul benda nyata, jika tidak bisa melakukannya itu akan mempengaruhi pengambilan adegan..." Master Yoko berkata dengan percaya diri.
"Baiklah, Aku mengerti..." Jawab Lisin.
__ADS_1
Bersambung...