Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan

Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan
Kehidupan Dengan Sistem Kekayaan Episode 320


__ADS_3


Dua hari berikutnya.


Lisin akhirnya kapok, dia terus menerus mendapatkan musibah. Dia dengan terpaksa harus memuaskan dua wanita yakni, Wang Xia dan Wang Hana.


Setelah tersiksa dalam beberapa hari terakhir, Lisin akhirnya bisa pergi dari apartemen terkutuk milik keduanya. Setelahnya dia mengemudikan mobilnya! dan pulang.


Lisin yang beberapa hari lalu tidak kunjung pulang, memilih untuk pergi dan menginap di rumah Wang Xia, entah mengapa dia lebih tersiksa di sana dari pada menjadi Jomblo banyak acara.


Sungguh nasib Lisin yang sangat buruk, dia harus disibukkan dengan melayani dua wanita secara terpisah dan bergantian. Dia sangat iri dengan kaum jomblo yang bisa rebahan tanpa memikirkan beban kehidupan.


.....


Lisin tiba di Villa pribadi Zhang Fei dalam waktu setengah jam.


Dia membuka pintu dan melihat Istrinya sedang menunggunya di ruang tamu. Sejak perselisihan terakhir kali terjadi di antara keduanya, Lisin tidak peduli lagi dengan Zhang Fei, lebih baik seperti ini dari pada harus bersama namun dengan perselisihan tanpa akhir.


Sekarang sudah jam 10 malam. Zhang Fei biasanya akan tertidur karena dia memiliki banyak perkejaan dikantornya. Tapi sekarang, dia masih menunggunya di ruang tamu, yang membuat Lisin merasa agak tersentuh.


Di saat dia tersiksa dengan dua wanita, di rumah istrinya sedang menunggunya. Entah mengapa Lisin merasa bersalah.


Sejak tugas sistem tersembunyi terselesaikan, Lisin ingin mengungkapkan masa lalunya kepada Zhang Fei. Entah dia menerimanya atau tidak Lisin tidak peduli. Dia ingin kembali ke Indonesia untuk melihat Wulan yang sudah mengandung anaknya.


Di tambah istri - istrinya yang ada di sana belum mendapatkan jatah yang seharusnya seorang istri dapatkan, Lisin ingin pulang dengan memberikan yang terbaik untuk mereka semua.


Pada saat ini, Zhang Fei mengenakan pakaian tipis yang sangat menggoda.. Wajahnya yang elegan, kulitnya yang putih, dan bibirnya yang merah terekspos di bawah cahaya ruangan dan sosok tubuh mahakarya tidak dapat disembunyikan dari tatapan Lisin.


"Aku tidak tahu jika Zhang Fei akan bisa begitu menggoda..." Lisin tiba - tiba merasa panas di sekujur tubuhnya setelah melihat pakaian dalam yang dikenakan Zhang dan tidak sabar untuk melompat padanya. Juga mendorongnya di atas tempat tidur.


Dia ingat, Jika Zhang Fei jarang mengenakan pakaian yang begitu tipis dan terbuka. Namun, dia terlihat baik tidak peduli apa yang dikenakan Zhang Fei.


Apakah Zhang Fei mencoba merayuku? Lisin tiba - tiba muncul pemikiran aneh di benaknya.


"Sayang, Malam ini aku siap..." Kata Lisin dengan bersemangat.


Zhang Fei memutar matanya saat menyadari kedatangan Lisin yang pergi cukup lama.

__ADS_1


"Hmph, Apanya yang siap. Kamu masih ingat jalan pulang?..." Zhang Fei mendengus dingin.


"Hahaha, Jalan pulang sangat lebar dan tidak mungkin aku tersesat..." Lisin tersenyum. "Sayang kamu mencoba untuk merayuku?..."


Seketika wajah cantik Zhang Fei merona, dia memang berniat menggoda Lisin yang polos. Dia tidak ingin menunjukkan jika istri yang ada di rumah jauh lebih baik dari wanita penggoda yang ada diluar sana.


Dari apa yang bisa dilihatnya, hasilnya sangat bagus. Lisin sudah tertarik padanya. Ini membuatnya sangat bahagia.


"Apakah aku cantik?..." Tanya tanya Zhang Fei dengan malu.


Kilatan rasa malu muncul di wajah cantiknya ketika dia melihat Lisin semakin mendekat. Dia sedikit gugup. Ini adalah pertama kalinya dia mengenakan pakaian tidur yang sangat seksi di depan suaminya. Secara alami, dia pemalu dan gugup.


"Sayang, kamu sangat cantik hari ini..." Lisin memujinya dengan mata panas dan berjalan di depan Zhang Fei.


"Sangat?..." Wajah Zhang Fei menjadi merah tomat ketika dia mendengar Lisin memujinya. Hatinya semanis madu.


Tidak peduli seberapa dinginnya seorang wanita, Zhang Fei tetaplah seorang wanita biasa. Semua wanita suka dipuji. Pujian Lisin membuatnya sangat bahagia.


"Sayang, aku sudah mengatakannya. Kamu adalah yang paling cantik di hatiku..." Lisin tersenyum tipis dan berkata.


"Sungguh? Jika dibandingkan dengan wanita - wanita diluar sana, Siapa yang lebih cantik..." Zhang Fei bertanya lagi.


Hati Zhang Fei manis seperti madu setelah Lisin mengatakan bahwa dia yang paling cantik. Tidak peduli seberapa pintar wanita itu, mereka akan tetap ditipu oleh sanjungan.


"Sayang, bukannya kamu kemarin mengatakan, siklus datang bulan kamu sudah berakhir. Kita bisa melakukannya untuk malam ini bukan?..." Tanya Lisin dengan tersenyum.


"Tentu saja sayang..." Zhang Fei sudah siap untuk malam ini.


Lisin semakin mendekat dan dia dapat merasakan aroma parfum lavender favorit Istrinya. Sedangkan Zhang Fei dapat merasakan aroma parfum dari tubuh suaminya.


Parfum jenis feminim Ini jelas milik wanita dan akan menjadi pilihan utama seorang wanita. Mengapa suaminya bisa memiliki aroma parfum yang seperti ini?


Mungkinkah?!


Selama ini Suaminya tinggal dengan pelakor yang banyak diminati kaum wanita?


Zhang Fei mengerutkan keningnya dengan niat membunuh. Dia sangat marah, dia berusaha untuk menyenangkan suaminya dan ternyata suaminya selama ini telah selingkuh dibelakangnya.

__ADS_1


"Katakan, dari mana dan dengan siapa kamu selama ini tinggal, dan apa saja yang kamu lakukan selama ini..." Zhang Fei yang sebelumnya sedikit bisa tersenyum kembali ke ekspresi dinginnya.


Dia sangat menyesal karena menunggu suaminya pulang dalam beberapa hari belakangan ini, dan hasilnya. Lisin sudah mengenal wanita lainnya dan mungkin telah tidur dengannya.


Lisin tertekan, Pakaian tersebut adalah setelan baru yang dia ambil dari sistem. Pakaian Lisin yang lama ke tertinggal di Apartemen milik Wang Xia.


"Aku tinggal di tempat temanku dan dia ingin memberikan hadiah untuk pacarnya, hasilnya dia membeli parfum kesukaan wanita. Kamu harus percaya, ini adalah hasil karena dia menggunakannya secara tidak sengaja dan mengenai bajuku..." Lisin langsung membuat alasan.


Dia ingat jika Tante Hana memeluknya dari belakang, saat dirinya hendak pergi. Mungkin dari sana aroma parfum milik Tante Hana tertinggal.


"Benarkah?..." Tanya Zhang Fei dengan dingin. Dia mencium bau - bau kebohongan dari Lisin.


"Tentu saja, aku tidak berbohong..." Kata Lisin dengan serius.


"Lalu mengapa kamu tidak membelikan satu untukku? Teman kamu ingat dengan pacarnya. Mengapa kamu tidak ingat dengan istrimu?..." Zhang Fei tidak puas, mungkin harga Parfum tidak banyak tetapi dia juga seorang wanita yang sama menginginkan hadiah juga.


Lisin terdiam dia kerepotan dengan sikap Zhang Fei yang seperti ini. Setidaknya dia sudah menyakinkan Istrinya agar tidak mencurigainya lagi.


Jika tentang parfum, Lisin ingat dengan produk dari PT. Mulia yang cukup laris dipasaran. Selain parfum ada juga skincare.


"Sayang, tunggu sebentar..." Lisin berpura - pura kembali ke mobilnya.


Dia kembali dengan dua produk dari PT. Mulia di tangannya. Tentu saja Lisin dengan sengaja menyimpannya beberapa. Sejak kedua produk tersebut semakin laris, Lisin menyimpan cukup banyak di inventori sistem miliknya.


"Aku tidak tahu, Apakah kamu suka atau tidak. Aku tidak mungkin melupakan istriku jika menyangkut dalam membeli hadiah..." Kata Lisin dengan tersenyum.


"Ini..."


Zhang Fei langsung terkejut, Kedua produk ini baru saja menggemparkan pasar domestik atau luar domestik. Itu berasal dari perusahaan Indonesia. Dan sangat populer hampir di seluruh dunia hanya dalam satu bulan.


Dua produk keajaiban bisnis ini dijual dengan metode kelaparan, jadi tidak banyak stok yang memilikinya. Zhang Fei sendiri ingin membelinya tetapi tidak ada yang menjualnya selain melalui akses khusus.


"Terima kasih..."


Zhang Fei tersenyum tulus. Dia tidak menyangka apa yang dia inginkan akan dia dapatkan melalui tangan suaminya.


Bersambung...

__ADS_1


*Chapter ini Belum revisi.


__ADS_2