
Di kediaman Ling Tian, Jia Xiulan sedang bercerita tentang apa yang telah dia alami saat terjatuh dari Formasi Teleportasi kepada Ling Han dan yang lainnya.
Saat ceritanya berakhir, Su Mei bertanya kepadanya dengan suara yang sangat pelan, "Lanlan, bagaimana rasanya hamil itu?"
Mendengar pertanyaan Su Mei, Jia Xiulan tertegun sejenak kemudian tersenyum lembut lalu menjawabnya, "Rasanya sedikit aneh, karena ada kehidupan lain yang terdapat di dalam perutku terus menyerap kekuatan energi Qi-ku. Untungnya aku memiliki banyak Pil Restorasi yang sebelumnya telah diberikan oleh Ling Tian."
"Aahh! Apakah ada hal seperti itu di dunia ini?" Ling Han tersentak kaget mendengarkan apa yang diucapkan oleh Jia Xiulan.
"Aku pernah mendengar dari Nenek, bahwa hal tersebut akan terjadi jika anak di dalam rahim itu memiliki kekuatan seperti yang dimiliki oleh orang tuanya. Dan menurutku, apa yang terjadi pada Xiu'er semuanya karena Tian'er yang memiliki kekuatan sangat hebat." Ucap Mo Qingcheng tenang.
"Aku juga ingin memberikan saran kepada kalian berdua. Jika kalian akan melakukan hal tersebut dengan Tian'er, maka sebaiknya memperkuat tingkat kultivasi kalian terlebih dahulu."
"Semakin Tian'er menjadi lebih kuat, anak yang kalian kandung pun nantinya akan lebih memiliki daya serap energi yang lebih tinggi juga dan itu akan sangat berbahaya jika kultivasi kalian masih rendah." Lanjut Mo Qingcheng lagi.
"Aahh! Sepertinya yang dikatakan Ling Tian sebelumnya adalah benar, bahwa kita akan sangat merepotkannya." Ujar Lin Yue sambil menoleh ke arah Su Mei.
"Mmm..." Su Mei menganggukkan kepalanya membenarkan ucapan Lin Yue.
Xiao Jun yang sedari tadi mendengarkan percakapan mereka, hanya manggut-manggut seolah mengerti apa yang baru saja didengarnya.
"Jun! Mengapa kepalamu terus menganggut-anggut seperti itu?" Tanya Ling Han dengan nada keheranan.
"Itu karena aku sedang memikirkan sesuatu, Paman Guru!" Jawab Xiao Jun sambil menggaruk-garuk kepalanya.
"Apa yang sedang kamu pikirkan itu?" Tanya Ling Han lagi.
"Hmmm... Melihat semua Nyonya Guru yang sangat cantik seperti Dewi, Aku bertanya-tanya apakah Nyonya Guru yang selanjutnya akan memiliki wajah sangat cantik seperti itu juga?" Kata Xiao Jun dengan nada polosnya.
"Aaahhh... Ampun Nyonya Guru pertama!"
Xiao Jun langsung berteriak meringis kesakitan saat merasakan telinganya ditarik ke atas oleh Lin Yue.
"Hehehe... Apakah kamu juga akan mendukung Gurumu yang berpikiran mesum itu untuk mencari wanita lain lagi, hah?" Lin Yue tertawa sinis sambil terus menarik telinga Xiao Jun.
"Ampun Nyonya Guru! Aku tidak mendukungnya, aku hanya menyukai sikap kerennya itu sehingga membuat para gadis tertarik kepadanya. Jadi aku berpikir mungkin Guru akan menambah seorang istri lagi dari sekian banyak gadis yang mengejarnya."
"Itu sama saja! Sebab tanpa sengaja kamu telah mendukung Gurumu untuk melakukan hal tersebut." Lin Yue semakin menguatkan cengkeraman jarinya pada telinga Xiao Jun.
"Aaahhh!"
__ADS_1
Ling Tian tiba-tiba muncul dihadapan mereka dengan wajah yang heran melihat tingkah Lin Yue dan Xiao Jun itu.
"Apa yang kalian lakukan?" Tanya Ling Tian.
"Guru, tolong aku!" Seru Xiao Jun saat melihat kedatangan Ling Tian.
"Tanya sendiri pada muridmu ini!" Lin Yue berkata dengan nada kesal sambil melepaskan tangannya dari telinga Xiao Jun.
"Apa yang terjadi, Jun?"
"Hmmm... Begini Guru!" Xiao Jun kemudian menjelaskan semua apa yang telah dikatakan sebelumnya.
"Huuhh... Kamu tidak boleh mengatakan hal buruk seperti itu tentang aku. Meskipun yang kamu katakan itu ada benarnya, tapi untuk saat ini aku belum memikirkan untuk menambah istri lagi."
"Yaah... Mungkin suatu saat aku akan melakukan seperti apa yang kamu pikirkan itu." Ucap Ling Tian bercanda dengan santai sambil mengangkat bahunya.
"Apa katamu? Coba kamu ulangi lagi?" Hardik Lin Yue dengan tatapan membunuh ke arah Ling Tian.
"Aahh... Jun! Gerakanmu masih sedikit kaku setiap menggunakan kedua pedangmu, jadi mungkin aku akan langsung menunjukkan padamu." Ling Tian segera bergegas ke halaman untuk menghindari kemarahan Lin Yue.
"Baik Guru!" Xiao Jun juga langsung mengikuti Ling Tian.
"Perhatikan dengan baik-baik!" Ling Tian mulai memperagakan dengan halus dan secara perlahan teknik pedang untuk Xiao Jun.
"Pada gerakan yang ini, konsentrasimu selalu terganggu dengan posisi menyerang dan bertahan yang memiliki pola sedikit bervariasi."
"Nah... Pada gerakan ini juga! Di sini pun demikian!"
Ling Tian terus menunjukkan setiap gerakan yang belum terlalu dikuasai oleh Xiao Jun.
Setelah semuanya selesai, Ling Tian berjalan ke tempat duduknya dan membiarkan Xiao Jun memperagakannya sendiri sambil terus memperhatikan setiap gerakan yang dilakukannya.
Beberapa saat kemudian, Lin Yue datang membawakan segelas teh untuk Ling Tian, lalu duduk di sampingnya di ikuti oleh Su Mei dan Jia Xiulan.
"Hehehe... Aku tidak akan melakukan seperti apa yang dipikirkan oleh Jun tadi, karena aku merasa hanya kalian bertigalah yang paling mengerti dengan diriku ini, terutama untukmu Yue'er!"
"Itu karena kamulah yang pertama mengenal aku dan lebih memahami bagaimana karakterku yang sesungguhnya." Ling Tian mengulurkan tangannya lalu membelai rambut Lin Yue dengan sangat lembut.
"Untuk Mei'er dan Xiu'er, aku juga sangat mencintai kalian. Seperti yang telah aku katakan sebelumnya saat kita masih di Benua Langit Tingkat Rendah, bahwa aku tidak akan membeda-bedakan salah seorang di antara kalian bertiga."
__ADS_1
"Huufftt... Aku jadi sangat merindukan Ayah dan Ibu jika mengingat semua hal yang ada di tempat mereka. Apakah mereka semua baik-baik saja?" Lanjut Ling Tian sambil menghela napas berat.
Lin Yue bergerak memegang tangan Ling Tian dan mengusapnya dengan lembut, lalu berkata pelan untuk menenangkan kegelisahan di hatinya, "Aku yakin mereka semua baik-baik saja sekarang."
"Aku harus menjadi lebih kuat lagi agar bisa membawa mereka semua ke Benua Langit Tingkat Menengah ini. Sekarang, kekuatanku belum cukup untuk dapat membuat dan mengendalikan Formasi Teleportasi."
"Aku berpikir, bahwa aku juga harus sesekali keluar untuk mencari sumber dayaku sendiri karena di wilayah kita yang sekarang, tidak ada lagi sumber daya yang bisa memuaskan bagi kultivasiku." Ling Tian berkata dengan nada mengeluh sambil balas menggenggam erat tangan Lin Yue.
"Hmmm... Mungkin sebaiknya kamu keluar melihat-lihat ke wilayah yang lebih tinggi dari tempat kita sekarang ini. Kami semua di sini akan selalu menunggumu kembali." Ucap Lin Yue pelan.
"Itu benar!" Jia Xiulan berkata dengan nada sangat lembut sesuai dengan ciri khasnya yang dari awalnya memang seperti itu.
"Mmm..." Su Mei mengangguk perlahan ikut membenarkan perkataan Lin Yue. Karena jika mereka bertiga telah berkumpul bersama, Lin Yue lah yang menjadi pengambil keputusan di antara mereka.
"Jika memang seperti itu, aku akan menunggu Xiu'er melahirkan terlebih dahulu, lalu aku akan pergi mencari sumber dayaku dan juga sumber daya bagi kalian semua."
"Apakah kalian berdua juga ingin segera memiliki anak dariku?" Tanya Ling Tian dengan senda guraunya.
"Awalnya aku dan Meimei pun berpikir seperti itu, karena kami berdua sedikit iri melihat Lanlan telah memiliki anak darimu. Namun setelah mendengarkan penjelasan dari Kakak ipar, kami harus mengurungkan niat tersebut." Jawab Lin Yue dengan nada sedih.
"Apa yang telah dikatakan kakak ipar kepada kalian?" Ling Tian merasa heran mendengar ucapan Lin Yue itu.
"Kakak ipar berkata bahwa dengan tingkat kekuatanmu yang saat ini, tubuh dan kultivasi kami belum terlalu mampu untuk menerima benih darimu, sebab itu akan membahayakan diri kami juga."
"Aahh! Apakah ada hal seperti itu?" Ling Tian sangat terkejut dengan semua penjelasan dari Lin Yue.
"Jika memang seperti itu, aku akan berusaha untuk segera meningkatkan kekuatan tubuh dan juga tingkat kultivasi kalian secepat mungkin. Karena aku juga sudah tidak sabar untuk bermain bersama kalian berdua."
Mendengar apa yang dikatakan oleh Ling Tian tersebut, Lin Yue dan Su Mei langsung menunduk dengan wajah yang sangat merah karena malu.
***
Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.
Terima kasih juga buat teman-teman yang telah menghargai karya Author dengan cara memberikan Tip.
Author juga doakan semoga sehat selalu buat semua pembaca, baik itu yang suka maupun yang tidak suka dengan Novel "LSM" ini.
Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.
__ADS_1