
Mulut semua orang hanya bisa terbuka lebar dan tak tahu harus berkata apa untuk menanggapi ucapan Ling Tian. Meskipun perkataannya terdengar sedikit arogan, tapi yang terjadi memang seperti apa yang dikatakan oleh Ling Tian, bahwa tidak ada di antara kedua pemimpin sekte tersebut yang bisa melukainya.
"Tahukah mengapa teknik pedang kalian masih memiliki banyak kekurangan di dalamnya?" tanya Ling Tian sambil menyunggingkan senyum khasnya.
Semua orang yang berada di tempat itu mengerutkan kening mereka, mencoba mencari tahu jawaban dari pertanyaan Ling Tian tersebut. Pemimpin Sekte Pedang Angin Selatan dan Pemimpin Sekte Pedang Awan juga terlihat sedang berpikir keras.
Suasana yang semula ramai, seketika menjadi hening.
Ling Tian memberikan sedikit waktu kepada mereka untuk memikirkan jawaban atas pertanyaannya itu. Sudah hampir setengah jam berlalu, namun belum ada seorang pun yang bisa memberikan jawabannya. Bahkan raut wajah mereka semua terlihat semakin kusam dan berkerut.
Ling Tian merasa sangat lucu dan hampir tertawa saat melihat wajah semua orang yang menunjukkan tampang seperti itu. Dengan cepat, ia pun berkata, "Aaiihh ... Sudahlah! Aku akan memberikan jawabannya kepada kalian semua. Sebenarnya, jawabannya sangat sederhana. Itu karena teknik pedang kalian belum sempurna."
Raut wajah kedua pemimpin sekte tersebut menjadi semakin kusut setelah mendengarkan ucapan Ling Tian yang menilai tentang teknik pedang mereka. Sebab, mereka berdua sangat percaya bahwa teknik pedang yang diturunkan oleh Guru mereka sudah sempurna.
Merasa tidak yakin dengan apa yang dikatakan oleh Ling Tian, Pemimpin Sekte Pedang Awan pun berkata, "Bagaimana kalau kita mencoba bertarung menggunakan energi Qi? Sebab, potensi maksimal dari teknik pedang yang kami gunakan dapat keluar sepenuhnya jika menggunakan energi Qi. Semakin kuat energi Qi yang dialirkan ke pedang, semakin kuat juga teknik pedang tersebut."
"Itu adalah pemikiran yang sangat salah! Energi Qi yang dialirkan ke dalam pedang hanya akan meningkatkan kekuatan serangan serta kekuatan pertahanan saja. Namun, hal tersebut tidak bisa meningkatkan teknik pedang itu sendiri dan tetap saja masih memiliki banyak celah di dalamnya. Jika kalian bertemu seorang kultivator yang tingkat kultivasinya setara dengan kalian, tapi teknik pedangnya lebih sempurna, maka sudah dapat dipastikan bahwa kalian akan kalah," jawab Ling Tian sembari mengangkat bahunya.
"Jadi, bisakah kamu mengatakan di mana letak kekurangan teknik pedang kami? Karena aku merasa bahwa itu sudah begitu sempurna," tanya Pemimpin Sekte Pedang Awan dengan nada penasaran.
"Hehe ... Kamu salah lagi, Kakek Tua! Tidak ada satu pun teknik bela diri di dunia ini yang sempurna, walau itu adalah Teknik Bela Diri Tingkat Dewa sekali pun. Apalagi, teknik pedang kalian ini hanyalah Teknik Bela Diri Tingkat Raja saja," balas Ling Tian cepat seraya tertawa lirih, kemudian melanjutkan, "Semua teknik bela diri pasti memiliki kekurangan. Hanya saja, tingkat kekuatan setiap teknik tersebut berbeda-beda. Bagi para kultivator yang dapat lebih menyempurnakan teknik bela dirinya, akan membuat teknik bela diri itu naik ke tingkat yang lebih tinggi."
"Contohnya, teknik bela diri kalian saat ini berada di Tingkat Raja dan jika kalian berhasil melihat kekurangan yang ada di dalamnya dan bisa menutupinya, maka teknik bela diri itu akan naik tingkat menjadi Teknik Bela Diri Tingkat Kaisar. Begitu pun seterusnya."
__ADS_1
"Kemudian, aku akan menjawab di mana letak kekurangan teknik pedang kalian tersebut. Teknik Pedang Angin memiliki serangan yang sangat cepat dan kuat, tapi pertahannya lemah. Begitu pula sebaliknya. Teknik Pedang Awan memiliki pertahanan yang sangat kuat, namun serangannya lemah dan sedikit lambat. Itulah sebabnya pertarungan kalian berdua akan selalu seimbang selama tingkat kultivasi kalian tetap sama."
Mendengar semua penjelasan Ling Tian, semua orang tampak berpikir sejenak, lalu mengangguk-anggukkan kepala mereka seperti burung yang sedang mematuk makanannya.
Melihat hal tersebut, Ling Tian tersenyum kecil dan berkata, "Untuk menebus kesalahanku karena telah memasuki danau itu tanpa sengaja, maka aku akan menutupi kekurangan teknik pedang kalian dan meningkatkannya hingga menjadi Teknik Bela Diri Tingkat Kaisar."
Tanpa menunggu reaksi terkejut dari semua orang, Ling Tian segera mengeluarkan Pedang Pelangi dari Cincin Ruangnya. Kemudian berbicara lagi, "Perhatikan baik-baik! Aku akan memperagakannya kepada kalian semua. Teknik ini adalah gabungan dari Teknik Pedang Angin dan Teknik Pedang Awan."
Setelah berkata demikian, Lin Tian mulai memperagakan teknik pedang milik kedua sekte tersebut dan menggabungkannya menjadi satu. Ia menutupi setiap celah dari teknik pedang mereka. Gerakannya tidak terlalu cepat agar semua orang juga bisa melihatnya.
Meski begitu, setiap serangan pedangnya menjadi lebih kuat berkali-kali lipat dari Teknik Pedang Angin yang lebih mengutamakan pada titik serangan. Begitu pula dengan pertahanannya yang menjadi sangat kuat dibandingkan Teknik Pedang Awan yang lebih mengutamakan titik pertahanan.
Tak ada seorang pun yang berani mengedipkan mata mereka karena takut melewati satu gerakan yang diperagakan oleh Ling Tian. Mata serta pikiran semua orang saat ini berkonsentrasi penuh hanya pada Ling Tian saja.
Bagi para tetua dan juga kedua pemimpin sekte yang memiliki pemahaman mendalam pada teknik pedang, wajah mereka kini tampak seperti orang yang kerasukan. Mulut mereka terbuka lebar seolah-olah rahangnya akan jatuh ke tanah. Sementara mata mereka sendiri melotot seakan hendak melompat keluar dari tempatnya.
Jika ada anak kecil yang melihat sikap mereka itu, sudah dapat dipastikan bahwa ia akan langsung menangis dan lari ketakutan.
Setelah selesai memperagakan teknik pedang tersebut kepada semua orang, Ling Tian kembali ke tempatnya semula dan memasukkan lagi Pedang Pelangi ke dalam Cincin Ruangnya.
"Bagaimana, Kakek Tua? Apakah kalian sudah mendapatkan pemahaman dari teknik pedang yang baru saja aku peragakan itu?" tanya Ling Tian dengan nada santai.
"Aku telah memahami sepenuhnya. Teknik pedang itu benar-benar menjadi sangat kuat!" jawab Pemimpin Sekte Pedang Awan.
__ADS_1
"Yah ... Aku juga demikian! Gerakannya terlihat lebih sederhana, tetapi kekuatannya menjadi lebih kuat berkali-kali lipat dari teknik pedangku yang sebelumnya," ujar Pemimpin Sekte Pedang Angin Selatan dengan nada bersemangat.
Bagi mereka berdua, itu sangat wajar bila mereka dengan cepat mendapatkan pemahaman dari teknik pedang yang diperagakan Ling Tian. Sebab, kedua pemimpin sekte tersebut telah menguasai teknik pedang mereka masing-masing sampai ke tahap kesempurnaan.
"Baguslah kalau begitu! karena aku tidak perlu repot-repot lagi menuliskannya untuk kalian. Mari kita sebut saja teknik itu Teknik Pedang Angin dan Awan."
Wajah Pemimpin Sekte Pedang Awan menjadi cemberut saat mendengar ucapan Ling Tian. Tapi sebelum dia akan berbicara, Pemimpin Sekte Pedang Angin Selatan sudah terlebih dahulu berkata, "Nama yang sungguh bagus. Aku benar-benar sangat menyukainya."
"Hei, Zi Tua! Sebaiknya nama teknik tersebut diganti menjadi Teknik Pedang Awan dan Angin. Itu terdengar lebih bagus," seru Pemimpin Sekte Pedang Awan dengan nada tidak senang.
"Hmph! Nama yang diberikan Ling Tian itu sangat bagus daripada yang baru saja kamu katakan." Pemimpin Sekte Pedang Angin Selatan mendengus kesal.
"Mengapa harus nama 'Angin' yang menjadi pertama kali disebutkan. Seharusnya itu adalah nama 'Awan' karena akan terdengar lebih bagus dan indah di telinga semua orang," balas Pemimpin Sekte Pedang Awan tak mau mengalah.
Melihat keduanya akan mulai bertengkar lagi, dengan cepat Ling Tian berkata, "Kedua Kakek Tua! Sebaiknya kalian menggabungkan sekte kalian saja karena itu akan membuatnya lebih kuat lagi daripada menjadi sekte yang terpisah."
Seketika keduanya menjadi terdiam setelah mendengar saran Ling Tian. Sebab, apa yang diucapkan oleh Ling Tian sangat benar. Bila sekte mereka bersatu, maka kekuatan mereka pun menjadi berlipat ganda dari yang sebelumnya.
Karena tidak ada dari kedua pemimpin sekte itu yang menanggapinya, Ling Tian pun melanjutkannya lagi, "Aku memiliki ide untuk kalian berdua. Setelah sekte kalian bersatu, bagaimana kalau menamakannya Sekte Pedang Awan dan Angin? Kemudian nama teknik bela dirinya adalah Teknik Pedang Angin dan Awan."
"Aku setuju!" seru Pemimpin Sekte Pedang Awan dengan bersemangat, sebab nama 'Awan' akan menjadi sebutan pertama di dalam nama sekte tersebut dan nama 'Angin' akan berada di belakangnya. Lalu melanjutkan, "Bagaimana denganmu, Zi Tua?"
"Hmph ... Baiklah, aku juga setuju!" balas Pemimpin Sekte Pedang Angin Selatan yang masih mengeluarkan dengusan kesal.
__ADS_1
"Hahaha ... Kalau begitu, semuanya telah selesai," ujar Ling Tian tertawa gembira, kemudian menambahkan, "Omong-omong, aku ingin bertanya! Sebenarnya, tempat kalian berada saat ini bernama benua apa?"