Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 242. Gadis Kecil Yang Membuat Malu Para Kultivator Jenius


__ADS_3

Hanya dalam hitungan menit saja, Ling Tian telah sampai di Kota Seribu Bunga. Bahkan dirinya saat ini sudah berada di atas wilayah sektenya sendiri.


Tak ada seorang pun yang bisa melihat atau mendeteksi kehadiran Ling Tian yang sedang berdiri santai di atas udara. Ini karena Ling Tian sengaja menyembunyikan keberadaannya agar tidak ditemukan.


Di atas udara, Ling Tian memperhatikan sektenya yang telah berkali-kali lipat menjadi lebih besar dari sebelum ia meninggalkannya. Ling Tian juga melihat ada sebuah patung yang cukup besar dan memiliki tinggi sekitar 1000 meter, berdiri tegak dengan kedua tangan yang disilangkan di dadanya.


Wajah patung tersebut tampak tersenyum seolah-olah ingin menunjukkan ketampanannya kepada dunia. Itu adalah patung Ling Tian yang terlihat sedang menyunggingkan senyum khasnya.


Indra spiritual Ling Tian yang kini telah mencapai radius 500 kilometer setelah melakukan penempaan pada jiwanya, langsung menyelimuti seluruh wilayah sektenya tersebut.


Yang pertama-tama dicari Ling Tian adalah keberadaan dari keluarganya. Dengan sangat mudah, ia pun langsung menemukan mereka semua yang pada saat ini sedang berkumpul di halaman yang sangat luas bersama dengan para anggota sektenya.


Secara tiba-tiba, tubuh Ling Tian tampak bergetar cukup keras. Bahkan tanpa ia sadari, air matanya sudah mengalir membasahi wajahnya. Itu karena ia melihat seorang gadis kecil yang berusia sekitar lima tahun, sedang bertarung dengan seorang kultivator di atas arena yang ada di halaman tersebut.


Gadis kecil itu memiliki tingkat kultivasi pada tahap pertama Bintang Emas, sementara kultivator yang bertarung dengannya memiliki tingkat kultivasi di tahap keempat Bintang Emas.


Jika pemandangan seperti ini disaksikan oleh orang-orang yang berada di Benua Persimpangan Langit, mulut mereka pasti akan sangat terbuka lebar seolah-olah rahang mereka hendak jatuh ke tanah. Para kultivator jenius yang ada di sana juga akan menundukkan kepala mereka karena merasa malu menyandang gelar sebagai kultivator jenius.


BAM


Suara ledakan yang cukup keras terdengar di sekitar halaman ketika telapak tangan milik gadis kecil tersebut mengenai dada kultivator yang bertarung dengannya, hingga membuat tubuh kultivator itu terpental menabrak dinding pembatas pada Formasi Pelindung yang terpasang di atas arena pertarungan.

__ADS_1


"Hehe ... Aku menang lagi, Kakak Tang! Kamu harus berlatih lebih giat lagi bila ingin mengalahkanku," ujar gadis kecil tersebut seraya tertawa lirih. Lalu menambahkan, "Ayo, siapa lagi? Jika kalian merasa sulit mengalahkanku, kalian bisa datang secara bersama-sama!"


Para kultivator yang kultivasinya berada di tahap keempat Bintang Emas saling berpandangan saat mendengar ucapan sang gadis kecil itu.


Ling Tian langsung tersenyum gembira melihat tingkah gadis kecil tersebut. Sebab, apa yang dilakukannya mirip dengan gaya yang sering ditunjukkan oleh Ling Tian ketika bertarung dengan lawan-lawannya. Karena gadis kecil ini adalah anaknya sendiri, yaitu Ling Yuemeilan.


"Yumei'er-ku kini sudah besar!" gumam Ling Tian sangat pelan sambil menyeka air matanya. Kemudian melanjutkan, "Mari kita lihat apakah kamu bisa mengalahkan ayahmu yang tampan ini!"


Setelah mengatakan hal tersebut, Ling Tian segera menggunakan Teknik Pengubah Wajah dan menyembunyikan auranya. Bila itu seorang kultivator yang tingkat kultivasinya lebih tinggi dari Ling Tian, mereka pasti akan mengetahuinya meski Ling Tian melakukan hal itu.


Namun, tak ada seorang pun di Benua Langit Tingkat Menengah yang memiliki tingkat kultivasi lebih tinggi dari Ling Tian. Bahkan tidak ada di antara mereka yang memiliki tingkat kultivasi setara dengannya.


"Teman! Bolehkah aku bertanya, mengapa gadis kecil tersebut menantang para kultivator dari tahap keempat Bintang Emas?" tanya Ling Tian dengan nada setengah berbisik pada seorang pemuda yang berdiri di depannya.


"Hmmm ... Apakah kamu anggota baru di sekte ini?" Pemuda itu balik bertanya pada Ling Tian sembari menunjukkan wajah keheranan.


"Ya! Aku baru saja bergabung dengan sekte ini tadi pagi," jawab Ling Tian pelan.


"Ooh ... Pantas saja kamu tidak mengetahuinya. Gadis kecil dan imut tersebut adalah anak pemimpin sekte. Ia mengadakan kompetisi ini karena ingin menguji kekuatannya. Selain itu, bagi siapa yang mengalahkannya akan mendapatkan Pil Susu Merah dengan efektivitas 100 persen," balas pemuda tersebut dengan nada bersemangat.


"Aahh ... Bukankah semua anggota sekte akan mendapatkan Pil Susu Merah yang memiliki efektivitas 100 persen tanpa harus mengikuti kompetisi ini. Tapi, mengapa aku melihat begitu banyak yang sangat antusias dengan kompetisi ini?" tanya Ling Tian lagi dengan menunjukkan wajah kebingungan.

__ADS_1


"Kalau itu dulu, mungkin semua anggota sekte akan mendapatkan pil yang memiliki efektivitas 100 persen sesuai dengan tingkat kultivasi mereka. Namun, sekarang berbeda seiring bertambah banyaknya orang-orang yang bergabung dengan sekte ini. Persediaan pil yang memiliki efektivitas 100 persen juga semakin berkurang. Kita semua sebenarnya sangat bersyukur sudah bisa mendapatkan pil yang dibuat oleh Tetua Yun, meskipun pil buatannya hanya memiliki efektivitas 93 persen saja. Tetapi, selagi ada peluang untuk mendapatkan pil dengan efektivitas 100 persen, maka anggota sekte akan sangat antusias juga untuk bisa memilikinya."


"Ooh, begitu yah!?" Ling Tian mengangguk-anggukkan kepalanya setelah mendengar penjelasan dari pemuda tersebut. Dirinya memang sudah terlalu lama meninggalkan sektenya, sehingga persedian dari pil buatannya juga semakin menipis.


Sementara itu, Ling Yuemeilan yang berada di atas arena pertarungan, memandang ke arah orang-orang sambil mengeluarkan permen lolipop dari Cincin Ruang dan kemudian mengulumnya.


Ling Tian ingin tertawa ketika melihat tingkah lucu dari anaknya itu, tapi ia segera menahannya. Tanpa menunggu lagi, ia pun langsung melompat masuk ke dalam arena pertarungan.


Melihat seorang pemuda yang memiliki tampang biasa saja sudah masuk ke dalam arena, banyak orang segera mengernyitkan alis mereka. Itu bukan karena tampang dari pemuda tersebut yang membuat mereka bertindak seperti demikian. Akan tetapi, tingkat kultivasi dari pemuda itulah yang membuat mereka melakukan hal tersebut.


Sebab, pemuda yang ada di dalam arena pertarungan hanya memiliki tingkat kultivasi pada tahap pertama Bintang Emas, sama seperti dengan tingkat kultivasi Ling Yuemeilan. Semua orang berpikir bahwa sang pemuda hanya akan membuat lelucon di atas arena, karena Ling Yuemeilan sendiri bisa mengalahkan kultivator tahap keempat Bintang Emas dengan sangat mudah.


"Kakak! Aku merasa bahwa kekuatanmu sangat kuat meski tingkat kultivasimu sama sepertiku dan itu mungkin seimbang dengan kekuatanku." Ling Yuemeilan berkata seraya menatap lekat-lekat pada Ling Tian, kemudian melanjutkan, "Aku juga merasa bahwa ada sesuatu yang bergejolak di dalam tubuhku ketika berada di dekatmu seperti sekarang ini. Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?"


Semua orang seketika terkejut setelah mendengar perkataan Ling Yuemeilan tersebut. Ling Han, Lin Yue, Su Mei, Jia Xiulan serta yang lainnya juga langsung mengedarkan indra spiritual mereka untuk memeriksa pemuda yang saat ini akan bertarung dengan Ling Yuemeilan.


"Kakak Besar! Apakah kamu merasakan ada sesuatu yang aneh pada tubuh pemuda tersebut?" Xiaohai segera bertanya melalui telepati pada Kera Salju yang berada di atas punggungnya.


"Aku tidak merasakan ada yang aneh pada pemuda itu," jawab Kera Salju yang juga memeriksa tubuh Ling Tian dengan indra spiritualnya.


Seandainya saja koneksi jiwa mereka tidak terputus, mungkin Xiaohai dan Kera Salju akan dapat mengetahui bahwa pemuda yang berada di atas arena pertarungan tersebut adalah Ling Tian.

__ADS_1


__ADS_2