Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 158. Kakek Ling


__ADS_3

Setelah memasukkan batu Meteor Hitam ke dalam Cincin Ruangnya, Ling Tian melanjutkan lagi melihat-lihat semua barang yang ada di dalam ruang harta perbendaharaan Asosiasi Alkemis tersebut.


Ling Tian berjalan ke arah tempat Ramuan Roh yang tersimpan rapi di dalam ribuan rak-rak lemari. Dengan pandangan sekilas saja, ia dapat mengetahui bahwa semua Ramuan Roh itu berumur di atas 3000 tahun dan memiliki kualitas yang sangat tinggi.


Namun, setelah beberapa saat melihat semua jenis Ramuan Roh tersebut, Ling Tian tak menemukan apa yang dicarinya. Sambil menghela napas panjang, ia segera menyudahi aktivitasnya itu.


"Aahh! Senior Ling! Bukankah kamu tadi mengatakan bahwa akan mengambil beberapa Ramuan Roh yang ada di tempat ini? Tapi mengapa kamu tak mengambil salah satu pun dari Ramuan Roh tersebut?" tanya Yun Feilong sedikit canggung.


Di dalam hatinya, Yun Feilong merasa sangat cemas. Jika saja tak ada satu pun Ramuan Roh yang menarik perhatian Ling Tian, mungkin Ling Tian tak akan sudi memberikan arahan tentang proses meramu pil yang tepat kepada mereka.


"Bila Ramuan Roh yang senior Ling inginkan tak ada di tempat ini, Asosiasi Alkemis kami akan mencoba mencarinya di tempat lain. Tolong katakan nama Ramuan Roh yang senior Ling butuhkan!" lanjut Yun Feilong lagi dengan nada tegas.


Ling Tian tertegun sejenak, lalu berkata pelan, "Aku mencari Rumput Roh Bintang. Jika kalian mengetahui di mana aku bisa menemukannya, aku akan sangat berterima kasih dan pasti akan membalas kebaikan kalian semua."


"Aahh! Rumput Roh Bintang!" Yun Feilong tersentak kaget ketika mendengar apa yang baru saja diucapkan oleh Ling Tian. Ia segera berbalik menoleh ke arah Zhang He dan Meng Hu dengan pandangan meminta tanggapan mereka berdua.


Mendapatkan tatapan seperti itu Zhang He dan Meng Hu menganggukkan kepala mereka secara bersamaan. Sebab keduanya tahu, meskipun mereka menggelengkan kepala untuk menolak, tetapi keputusan akhir masih tetap berada di tangan Yun Feilong yang posisinya adalah sebagai ketua dari Asosiasi Alkemis.


Melihat respons dari Zhang He dan Meng Hu yang seperti itu, Yun Feilong tertegun sejenak kemudian berkata dengan nada hati-hati, "Senior Ling! Sebenarnya, Asosiasi Alkemis memiliki setangkai Rumput Roh Bintang yang saat ini berada padaku. Kami mendapatkannya dalam pelelangan sekitar 5 tahun yang lalu."


"Tetapi ini juga adalah satu-satunya bahan yang aku butuhkan untuk meramu sebuah Pil Sembilan Hati. Namun, sampai sekarang aku belum yakin untuk membuatnya karena kemungkinan tingkat keberhasilanku hanya sekitar 5% saja."


"Pil Sembilan Hati adalah pil tingkat 7, sedangkan aku hanyalah seorang Alkemis tingkat 6. Peluang keberhasilanku sangat rendah dan jika gagal, itu hanya akan membuang semua Ramuan Roh dengan sia-sia."


"Jadi, aku akan memberikannya pada senior Ling! Tapi...." Yun Feilong sedikit ragu-ragu dan menghentikan kalimatnya dengan nada canggung.


"Hmmm... Bolehkah aku lihat pil terbaik apa yang sudah berhasil dibuat oleh saudara Yun sampai saat ini?" ucap Ling Tian sambil mengangkat tangannya meminta beberapa pil terbaik yang telah di ramu oleh Yun Feilong.

__ADS_1


"Baiklah, senior Ling!" Yun Feilong segera mengeluarkan dua butir pil dari Cincin Ruangnya dan memberikannya pada Ling Tian.


"Itu adalah Pil Awan Bening dan Pil Jantung Darah yang memiliki efektivitas 87%. Kedua pil tersebut adalah yang terbaik di antara semua pil yang sudah aku buat. Dan untuk pil yang lainnya hanya memiliki aktivitas 80% sampai 85% saja."


Ling Tian memeriksa kedua pil yang diberikan oleh Yun Feilong dengan menggunakan indra spiritualnya. Setelah beberapa saat ia pun berkata santai, "Bagaimana kalau begini! Bila saudara Yun memberikan Rumput Roh Bintang tersebut kepadaku, aku akan memberikan sedikit arahan agar kualitas pil buatan saudara Yun bisa meningkat dan memiliki efektivitas 90% atau mungkin lebih dari itu."


"Apaaaa?!"


Yun Feilong, Zhang He dan Meng Hu berteriak secara bersamaan dengan tampilan wajah yang sangat terkejut dan mulut yang terbuka lebar. Jika mereka bertiga mendengar semua hal itu dari mulut orang lain, mungkin mereka akan segera memukuli orang tersebut.


Namun, hal ini dikatakan langsung oleh Ling Tian yang tadi sempat memberikan arahan pada Yun Feilong ketika sedang meramu Pil Penenang Jiwa. Meskipun belum terbukti kebenarannya karena Yun Feilong belum mencobanya, tetapi dengan penjelasan Ling Tian yang lebih rinci dan dapat di terima oleh nalar ketiganya, maka dari itu mereka tak sungkan untuk memanggil Ling Tian sebagai senior mereka sendiri.


"Ada apa dengan kalian? Apakah kalian berpikir bahwa ucapanku hanya lelucon saja?" tanya Ling Tian dengan wajah cemberut.


"Aahh!"


Ketiganya segera tersadar dari keterkejutannya ketika mendengar suara Ling Tian yang membuyarkan lamunan mereka masing-masing. Itu karena belum ada seorang Alkemis di Kota Primordial yang dapat meramu pil dengan efektivitas 90%.


"B-bukan seperti itu, senior Ling! Hanya saja... Aku...."


Sebelum Yun Feilong menyelesaikan kalimatnya, Ling Tian telah lebih dulu melemparkan sebuah pil ke arahnya. Dengan gerakan yang sangat cepat pula, Yun Feilong langsung menangkap pil tersebut.


Tiba-tiba, seluruh tubuhnya bergetar keras dan kemudian jatuh berlutut di lantai. Tak terasa air matanya mengalir dengan sendirinya.


"K-ketua! Apa yang terjadi?" Zhang He segera membungkuk dan melihat pil yang ada di tangan Yun Feilong.


Hanya dalam hitungan detik saja, ia pun langsung jatuh berlutut di samping Yun Feilong sambil bergumam pelan dengan nada takjub seakan tak percaya dengan apa yang dilihatnya, "Pil Awan Bening tingkat tinggi dengan efektivitas 100%."

__ADS_1


Walaupun Pil Awan Bening buatan Ling Tian telah berubah menjadi warna susu sehingga Ling Tian menamakannya sebagai Pil Susu Awan, tetapi sebagai Alkemis tingkat 6 juga, Zhang He dapat mengetahuinya melalui energi yang terpancar dari pil tersebut.


"Apaaaa?!" Meng Hu segera bergegas ke depan Yun Feilong dan memperhatikan pil yang ada di tangannya. Sama seperti Yun Feilong dan Zhang He, ia pun ikut jatuh berlutut di lantai.


"Aaiihh... Kalian bertiga terlalu berlebihan. Pil dengan efektivitas 100% sudah menjadi camilan bagi para anggota Sekteku." gerutu Ling Tian dengan nada mengeluh.


Mendengar apa yang baru saja diucapkan oleh Ling Tian, Zhang He dan Meng Hu yang sedari tadi mencoba menahan air matanya, langsung menangis dengan suara yang keras sambil memeluk tubuh Yun Feilong.


Mereka merasa telah menyia-nyiakan hidup mereka menjadi Alkemis yang dianggap berkedudukan mulia di Kota Primordial tetapi hanya bisa membuat pil dengan efektivitas di bawah 90% saja.


Posisi Alkemis di Kota Primordial sangat dihormati dan dihargai sehingga itu juga yang membuat diri mereka merasa sangat bangga menjadi seorang Alkemis. Namun, setelah mendengar pernyataan Ling Tian yang mengatakan bahwa pil dengan efektivitas 100% hanya menjadi sebuah camilan di Sektenya membuat mereka serasa ingin bunuh diri.


Ling Tian menepuk jidatnya dengan keras ketika melihat ketiganya menangis seperti anak kecil yang dipenuhi oleh ingus di wajah mereka. Yun Feilong segera melepaskan pelukan Zhang He dan Meng Hu, kemudian langsung menghadap ke arah Ling Tian dan bersujud padanya.


"Senior Ling! Eehh.. Bukan... Kakek Ling! Tolong angkat aku sebagai muridmu. Jika tak bisa, tolong jadikan aku sebagai anggota Sektemu saja!" ucap Yun Feilong dengan nada memohon.


"Benar, Kakek Ling! Aku juga ingin meminta seperti apa yang telah dikatakan oleh ketua." Zhang He segera bersujud di samping Yun Feilong.


"Aku juga mau, kakek Ling!" Meng Hu pun ikut bersujud di belakang keduanya.


Melihat semua itu, wajah Ling Tian langsung dipenuhi dengan garis-garis hitam. Dengan nada yang sangat kesal, ia langsung mengutuk di dalam hatinya, "Kakek kepalamu! Apakah kalian tak berkaca bahwa kalianlah yang pantas disebut sebagai seorang kakek tua renta. Kakek sialan seperti kalian jugalah yang akan menjatuhkan harga diriku sebagai pria tertampan di Benua Langit ini."


***


Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.


Terima kasih juga buat teman-teman yang telah menghargai karya Author dengan cara memberikan TIP.

__ADS_1


Author juga doakan semoga sehat selalu buat semua pembaca, baik itu yang suka maupun yang tidak suka dengan Novel "LSM" ini.


Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.


__ADS_2