Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 23. Berbelanja


__ADS_3

"Tuan..! Siapa sebenarnya Ling Tian itu..? Mengapa dia sangat berani menampar Mo Chen..?" Tanya Wan Ying kepada Zhang Xuan ketika mereka telah berada di dalam ruangan Ling Tian.


"Aku juga tidak tahu siapa dia.. Yang aku tahu, dia sangat baik." Kata Zhang Xuan sambil tersenyum.


"Tuan..! Aku mendengar rumor yang mengatakan bahwa kemarin terjadi pembantaian 300 orang di sekitar sini. Apakah rumor tersebut benar adanya..?" Tanya Wan Ying Lagi.


"Itu.. Itu.. Itu memang benar Nona..! Dan sebenarnya itu juga di lakukan oleh Tuan Muda Ling Tian." Jawab Zhang Xuan dengan canggung.


"Apaaaaa..! Bukankah Tuan tadi mengatakan bahwa Ling Tian itu sangat baik..? Apakah yang membunuh 300 orang bisa di katakan sangat baik, itu seharusnya di panggil Iblis.." Kata Wan Ying yang sangat terkejut mendengar ucapan Zhang Xuan.


Su Mei yang mendengar itu juga sangat terkejut, ternyata pemuda yang di temuinya tadi adalah orang yang di ceritakan dalam rumor tersebut.


"Apa yang akan kamu lakukan kepada seseorang yang akan membunuhmu..?" Tanya Zhang Xuan kepada mereka berdua.


"Aku akan membunuhnya..!" Jawab Wan Ying spontan.


"Begitu juga yang terjadi pada Tuan Muda Ling Tian.. 300 orang itu ingin membunuhnya." Kata Zhang Xuan kembali tersenyum.


Wan Ying dan Su Mei akhirnya mengerti maksud Zhang Xuan.


"Tapi apakah dia tidak takut dengan pembalasan dari Tuan Walikota..?" Tanya Wan Ying semakin penasaran.


"Apakah kamu tahu siapa 300 orang yang di bunuh oleh Tuan Muda Ling Tian itu..?" Zhang Xuan tidak menjawab pertanyaan Wan Ying, tetapi sebaliknya dia mengajukan pertanyaan kepadanya.


"Siapa mereka..? Apa hubungannya dengan Walikota..?" Kata Wan Ying bingung.


"Hmmmm.. Yang di bunuhnya kemarin adalah 300 kultivator dari Klan Ji.."


"Apaaaaa..!" Wan Ying dan Su Mei serentak berdiri bersamaan dari tempat duduknya.


"Terhadap Klan Ji saja yang sangat kuat dia tidak takut, apalagi hanya Walikota.. Mungkin itu tidak akan masuk dalam penglihatannya." Seperti inilah pikiran Wan Ying dan Su Mei setelah mendengar apa yang di katakan Zhang Xuan.


"Aahh.. Nona..! Aku sudah terlalu banyak berbicara, aku akan segera memerintahkan pelayan untuk mengantarkan pesanan kalian.." Zhang Xuan kemudian meninggalkan mereka berdua yang masih dalam keadaan terkejut.


"Meimei..! Aku masih sangat penasaran dengan Ling Tian itu, apa latar belakangnya sampai dia berani membunuh 300 kultivator dari Klan Ji..? Menurut yang aku lihat tadi, penampilannya sangat biasa saja dan tidak terlihat seperti seorang bangsawan. Tetapi pemilik dari rumah makan ini sangat menghormatinya."


"Lupakan saja Yingying..! Kita tidak boleh ikut terlibat dalam masalah orang lain."


Beberapa menit kemudian, pesanan mereka berdua telah datang. Wan Ying dan Su Mei pun segera memakannya.

__ADS_1


"Haaaccchiii.."


"Hmmmm.. Apakah ada orang yang sedang membicarakanku..?" Gumam Ling Tian sambil mengelap bersinnya.


Ling Tian telah membeli beberapa pakaian untuk dirinya, dia juga ingin membelikan pakaian yang sangat bagus untuk Ayah dan Ibunya sebagai oleh-oleh. Pakaian untuk Ayahnya mudah dia pilihkan tetapi untuk Ibunya, dia sangat bingung.


Dia melihat jenis pakaian wanita bangsawan yang lewat di depannya, tetapi menurutnya itu terlalu mencolok. Kemudian dia melihat ke arah jenis pakaian pelayan wanita di toko itu, menurutnya itu sama saja dengan pakaian sehari-hari yang di pakai ibunya.


"Apakah aku harus meminta bantuan Lin Yue untuk memilihkan pakaian untuk Ibu..?" Kata Ling Tian membatin.


"Hmmmm.. Mungkin kedua gadis tadi bisa membantuku."


Ling Tian segera kembali ke rumah makan untuk meminta bantuan Wan Ying dan Su Mei.


Beberapa saat kemudian dia telah sampai di depan ruangannya dan merasakan bahwa kedua gadis yang berada di dalam ruangan itu sedang duduk berdekatan sambil berkultivasi.


"Paman Zhang.. Apa yang terjadi..? Mungkinkah mereka berdua akan menerobos..?" Ling Tian bertanya kepada Zhang Xuan yang datang menghampirinya.


"Iya Tuan Muda Ling.. Setelah memakan daging Binatang Roh tingkat 3, mereka pun langsung berkultivasi mencerna energi dari daging tersebut."


"Ooo.. Kalau begitu aku akan bertanya kepada Paman Zhang saja. Apakah Paman tahu jenis pakaian yang bagus untuk di pakai Ibuku..?


"Kalau jenis pakaian wanita, aku tidak tahu Tuan Muda Ling sebab aku belum pernah menikah.." Jawab Zhang Xuan canggung.


"Fiiiiuuuhhh.. Merepotkan saja." Ucap Ling Tian sambil masuk ke dalam ruangan dan langsung duduk di belakang kedua gadis itu.


Dia langsung memegang bahu kedua gadis tersebut dan membantu mereka untuk menerobos kultivasinya.


Tubuh kedua gadis itu tersentak kaget karena merasakan sebuah tangan memegang bahu mereka. Tetapi segera merasa nyaman dengan energi yang berasal dari tangan tersebut.


Kultivasi Wan Ying dan Su Mei berada pada tingkat yang sama yaitu tahap kelima Bintang Perak. Hanya beberapa menit saja mereka berdua telah menerobos ke tahap keenam Bintang Perak dan telah mengkonsolidasikan pondasi kultivasinya dengan bantuan Ling Tian.


Kedua gadis itu membuka matanya dan sangat terkejut setelah merasakan bahwa kultivasi mereka telah stabil di tahap keenam Bintang Perak.


Kemudian mereka berbalik ke belakang dan melihat senyum khas Ling Tian.


Kedua gadis itu kemudian segera berdiri dan memberi hormat kepada Ling Tian dan berkata secara bersamaan.. "Terima kasih..."


"Aaahhh.. Tidak perlu, aku juga sedang membutuhkan pertolongan kalian berdua." Ucap Ling Tian sambil berdiri dari tempat duduknya.

__ADS_1


"Apa yang bisa kami bantu untuk Tuan Muda Ling..?" Kata Wan Ying dengan keheranan.


"Aaahhh.. Tentang itu.. Tolong bantu aku memilihkan baju untuk Ibuku. Ukuran tubuhnya sedang, dan tingginya kira-kira seperti ini." Kata Ling Tian dengan mengangkat tangannya naik dan turun beberapa kali untuk memperkirakan tinggi Ibunya.


"Hahahaha..."


Melihat tingkah Ling Tian tersebut, Wan Ying tidak bisa menahan tawanya. Sedangkan untuk Su Mei, dia tersenyum kecil tetapi dengan cepat kembali ke wajah dinginnya.


"Baiklah.. Meimei akan membantumu, sebab semua pakaian yang aku pakai saat ini adalah pilihannya. Dari dulu aku tidak pandai berdandan." Kata Wan Ying malu.


Mendengar itu Ling Tian sedikit terkejut, lalu memandang ke arah Su Mei. Meskipun karakternya sangat dingin, tetapi pakaiannya terlihat sangat indah dan elegan.


Su Mei tetap diam seperti patung yang tidak memiliki emosi apapun meski mendapatkan tatapan menyelidik dari Ling Tian.


"Kalau begitu, ayo temani aku ke pasar sekarang." Kata Ling Tian kemudian membawa mereka menuju pasar.


Beberapa saat kemudian, mereka bertiga telah memasuki sebuah toko pakaian yang terbesar di pasar itu. Di dalam toko tersebut, Ling Tian berjalan di belakang mereka sambil memperhatikan apa yang di lakukan oleh kedua gadis itu.


Tak terasa 4 jam berlalu dan Ling Tian pun mulai menggerutu di dalam hatinya sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. "Huuuhhh..! Apakah para gadis akan membutuhkan waktu yang lama saat memilih pakaian..?"


Merasakan gelagat Ling Tian yang terlihat mulai bosan, Su Mei segera menyerahkan semua pakaian yang telah di pilihnya. Semuanya ada 5 lembar pakaian yang membuat Ling Tian ternganga.


"Selama 4 jam memilih pakaian dan hanya mendapatkan 5 lembar saja..! Jika aku yang memilih pakaianku sendiri selama 1 jam, mungkin aku sudah mendapatkan pakaian sekitar 100 lembar." Ucap Ling Tian membatin.


"Apakah kalian akan membeli pakaian juga..? Aku akan membayarnya untuk kalian, anggap saja sebagai hadiah dari aku karena telah membantu memilihkan pakaian untuk Ibuku."


"Wouw..! baiklah, jangan menarik kata-katamu kembali." Kata Wan Ying yang segera menarik Su Mei untuk memilih beberapa pakaian buat mereka sendiri.


Tak terasa 4 jam lagi berlalu.. Wajah Ling Tian terlihat semakin kusut dan dia mulai mengutuk di dalam hatinya.. "Huuuhhh..! Beginikah cara berbelanja para gadis..? Kalau di beri pilihan, aku lebih baik memilih bertarung dengan 1000 kultivator setingkat Ji Guo dari pada menemani para gadis berbelanja."


Setelah semuanya selesai, hari mulai gelap dan mereka pun berjalan-jalan sejenak untuk menikmati bintang malam. Ling Tian juga akhirnya mengetahui bahwa Wan Ying dan Su Mei berasal dari Sekte Yin Yang.


Tiba-tiba sekitar 100 penjaga kota mulai mengelilingi mereka bertiga. Kemudian sebuah bayangan berkelebat dan muncul sekitar 10 meter di depan mereka.


Seorang pria paruh baya berjanggut dengan wajah garang menatap Ling Tian dan berkata.. "Apakah kamu yang telah melukai anakku..?"


***


Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.

__ADS_1


__ADS_2