Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 305. Kristal Teleportasi


__ADS_3

Meskipun Yan Qingshan dan yang lainnya tidak tahu apa yang membuat Ling Tian tampak tergesa-gesa menghampiri pot bunga di sudut ruangan toko tersebut, tapi mereka juga masih tetap bergegas mengikutinya.


“Tuan! Apakah Anda tertarik dengan bunga yang ada di dalam pot ini?” tanya sang pelayan dengan nada keheranan.


Menyadari bahwa tindakannya telah membuat orang-orang menjadi terkejut, Ling Tian pun berpura-pura memperlihatkan sikap tenang dan biasa saja.


“Hehehe ... Ya, aku sangat menyukai bunga yang indah. Terutama bunga-bunga yang mengeluarkan aroma wangi seperti ini. Itu mengingatkanku dengan kampung halamanku,” sahut Ling Tian sambil tertawa lirih. “Bolehkah aku membeli bunga ini beserta potnya?”


“Karena Tuan telah membeli barang di toko kami, maka silakan ambil saja itu secara gratis,” jawab sang pelayan tersenyum.


“Terima kasih!” balas Ling Tian, lalu dengan cepat memasukkan bunga beserta potnya ke dalam Cincin Ruang. Kemudian melanjutkan, “Apakah toko kalian juga masih memiliki batu kerikil yang menjadi hiasan di dalam pot bunga tadi? Aku ingin menempatkannya pada pot bunga yang ada di rumahku. Bunga-bunga di sana akan terlihat sangat indah bila tanah di dalam potnya ditutupi dengan batu kerikil seperti yang kalian gunakan.”


“Ya, kami masih memilikinya, Tuan!”


“Karena demikian, aku akan membeli semuanya dan tidak akan mengambilnya secara gratis lagi,” ucap Ling Tian dengan nada santai.


“Tidak apa-apa, Tuan! Itu masih tetap kami berikan secara cuma-cuma.” Sebelum sang pelayan berbicara, wanita paruh baya yang sedang menjaga kasir sudah terlebih dahulu menyelanya.

__ADS_1


Selanjutnya, wanita paruh baya tersebut mengeluarkan batu kerikil dengan jumlah yang sangat banyak dan sebesar biji buah nangka dari Cincin Ruangnya.


“Silakan, Tuan! Kerikil ini hanyalah batu kristal kaca biasa yang dapat digunakan sebagai hiasan saja. Jadi, Tuan tidak perlu untuk membayarnya,” lanjut wanita paruh baya itu.


“Hmmm ... Kalau begitu, aku tidak akan sungkan untuk mengambilnya. Sekali lagi aku mengucapkan terima kasih untuk semua ini,” kata Ling Tian sembari memasukkan semua kerikil yang diberikan oleh sang wanita paruh baya ke dalam Cincin Ruangnya.


“Terima kasih juga Tuan atas kunjungannya ke toko kami,” balas sang wanita paruh baya sambil tersenyum.


Kemudian Ling Tian dan yang lainnya segera meninggalkan toko tersebut dan menuju ke toko lain yang menjual pakaian dan perhiasan. Ia juga membeli beberapa pakaian untuk dirinya sendiri.


Setelah selesai berbelanja, mereka pun akhirnya kembali ke atas kapal milik Yan Qingshan. Waktu dimulainya pertemuan Aliansi Delapan Sekte juga tinggal 30 menit lagi.


“Hehehe ... Siapa yang tertarik dengan bunga tersebut?” jawab Ling Tian seraya tertawa lirih melalui telepatinya juga. “Aku hanya tertarik dengan batu kerikilnya saja.”


“Bukankah kasir di toko tadi mengatakan bahwa itu hanyalah kristal kaca biasa, Guru? Dan fungsinya pun hanya dapat dijadikan sebagai hiasan saja,” tanya Yan Qingshan lagi dengan nada penasaran.


“Yah ... Itu memang hanyalah kristal kaca biasa jika berada di tangan orang-orang biasa pula. Namun, bila benda tersebut ada di tanganku, itu akan menjadi berbeda lagi.”

__ADS_1


Yan Qingshan menjadi semakin penasaran setelah mendengar jawaban dari Ling Tian. Ia pun segera bertanya kembali karena merasa belum puas dengan jawaban dari gurunya tersebut, “Guru! Ada apa sebenarnya dengan kristal kaca itu?”


“Apakah kamu percaya jika aku mengatakan bahwa kristal kaca itu dapat menyelamatkan nyawamu?”


Dengan menunjukkan wajah kebingungan, Yan Qingshan pun mengernyitkan alisnya dalam-dalam. “Bila Guru berkata demikian, maka aku akan mempercayainya.”


“Sebenarnya nama asli dari kristal kaca tersebut adalah Kristal Embun Jernih. Orang-orang akan memandangnya hanya sebagai kristal kaca biasa saja karena tidak mengandung sedikit pun energi spiritual di dalamnya. Tetapi, orang-orang juga tidak mengetahui bahwa nama lain dari Kristal Embun Jernih adalah Kristal Teleportasi.”


“Jika kita menempatkan Formasi Teleportasi di dalam Kristal Embun Jernih, maka hal tersebut akan bisa menteleportasikan diri kita secara acak sejauh puluhan ribu kilometer dengan cara menghancurkan kristal itu. Sehingga, kamu bisa melarikan diri bila bertemu dengan lawan yang lebih kuat darimu.”


Raut wajah kebingungan milik Yan Qingshan seketika berubah menjadi tampang terkejut usai mendengar penjelasan dari Ling Tian. Jika apa yang diucapkan oleh gurunya itu adalah benar, maka Kristal Teleportasi dapat dikatakan juga sebagai nyawa cadangan bila bertemu musuh yang sangat kuat.


Sementara itu, para murid dan tetua yang berada di atas kapal, terheran-heran melihat perubahan pada ekspresi pemimpin sekte mereka tersebut. Namun, tak ada seorang pun yang berani mempertanyakannya.


“Ehem ... Sudah saatnya kita pergi! Mari kita perlihatkan kekuatan Sekte Cahaya Matahari yang sekarang pada ketujuh sekte lainnya,” ujar Yan Qingshan penuh wibawa.


Dibalik keterkejutan yang dirasakannya, Yan Qingshan menjadi lebih bersemangat dari sebelumnya. Sebab, sebagai murid Ling Tian, sudah pasti dia akan diberikan Kristal Teleportasi ketika gurunya itu telah selesai menyempurnakannya.

__ADS_1


Kapal Yan Qingshan pun akhirnya melesat kembali dan memasuki Formasi Teleportasi yang di tempatkan di depan wilayah Sekte Badai Langit Utara.


__ADS_2