
Ketika sinar Matahari telah menerangi sebagian area Lembah Obat, Ling Tian juga telah selesai memetik semua Tumbuhan Roh yang berada di tempat itu.
Dia kemudian terus melanjutkan perjalanannya untuk masuk ke bagian terdalam Lembah itu. Setelah bergerak sejauh 750 km, Ling Tian merasakan ada Aura yang sangat kuat sekitar 100 km di depannya. Itu adalah Aura dari Binatang Roh tingkat 4 yang kultivasinya pada tahap ketiga Bintang Berlian.
"Hmmm.. Mungkin dia lah penguasa dari Lembah Obat yang di katakan oleh Xiaohai. Ini akan menjadi olahraga yang sangat baik sejak kultivasiku telah meningkat." Ucap Ling Tian sambil tersenyum.
Ling Tian pun segera bergegas ke arah tempat asal aura yang sangat kuat itu. Saat Ling Tian sampai, dia melihat seekor Gorila yang tingginya sekitar 100 meter menatapnya dengan tatapan yang sangat menyeramkan.
Itu adalah Gorila Batu yang tubuhnya di penuhi dengan otot-otot yang sangat keras. Ling Tian melihat bahwa Gorila Batu itu tidak menjaga Tumbuhan Roh, tetapi hanya menjaga gua tempat tinggalnya.
Dengan indera spiritualnya, Ling Tian dapat merasakan bahwa ada energi yang sangat kuat berasal dari dalam gua tersebut.
"Grrrr.."
Geraman Gorila Batu itu terdengar saat Ling Tian berjalan semakin mendekat padanya. Kemudian dia memukul-mukulkan tangannya ke dadanya sambil meraung sangat keras.
Lalu Gorila batu tersebut langsung menghilang dari tempatnya dan menyerang Ling Tian dengan kecepatan penuhnya. Walaupun tubuhnya sangat besar, tapi gerakannya sangat cepat.
Ling Tian hanya tersenyum melihat tindakan Gorila itu. Dia juga segera menggunakan kecepatan penuhnya dan menghindari setiap serangan dari Gorila tersebut.
Kecepatan Ling Tian masih lebih cepat dari Gorila itu karena tubuhnya yang kecil tersebut ikut menunjang pergerakannya menjadi lebih lincah dari gerakan sang Gorila Batu.
"BAM"
Ledakan terdengar saat tinju besar dari Gorila itu bertemu dengan tinju kecil dari tangan Ling Tian.
Gorila tersebut sangat terkejut setelah merasakan kekuatan yang kuat berasal dari tubuh Ling Tian. Dia tidak menyangka ada manusia kecil yang mampu menahan pukulannya.
"Ayo lagi.." Ling Tian menggerak-gerakkan tangannya seraya memanggil Gorila itu untuk menyerangnya.
"Grrrr.."
Mengetahui bahwa Ling Tian meremehkannya, Gorila itu langsung menjadi sangat marah. Dia kemudian mengamuk dan menyerang Ling Tian dengan seluruh kekuatannya.
Meskipun Ling Tian terlihat santai, tetapi kewaspadaannya tidak menurun. Dia juga menyerang Gorila tersebut dengan kekuatan penuhnya.
"BAM.. BAM.."
__ADS_1
Sedikit demi sedikit area pertempuran mereka semakin berantakan. Batu dan pohon yang berada di sekitar tempat itu satu per satu mulai hancur. Tanah juga banyak yang telah menjadi berlubang dan sangat dalam akibat pertarungan tersebut.
"Grrr.."
Gorilah Batu memukul-mukulkan tangannya lagi ke dadanya ketika dia terkena tendangan dari Ling Tian, seakan balas meremehkan kekuatan dari tendangan tersebut.
"Hahaha.. Baiklah..! Karena kamu meremehkan kekuatan tendanganku, aku akan terus menyerangmu dengan kakiku ini dan tidak akan menggunakan tanganku lagi." Ling Tian tertawa melihat tindakan dari Gorila itu.
Ling Tian akhirnya segera menggunakan Teknik Tendangan Dewa Naga untuk menyerang ke arah tubuh Gorila Batu.
"BAM"
Gorila itu mundur beberapa langkah akibat terkena tendangan Ling Tian. Dia akhirnya tidak berani lagi meremehkan tendangan tersebut dan segera mengamuk menyerang Ling Tian lagi.
"Hahaha.. Kamu akhirnya menyadarinya." Ling Tian tertawa lagi sambil terus menghindari setiap serangan yang di tujukan padanya.
"BAM.. BAM.."
Ledakan terus terdengar bergemuruh di sekitar tempat pertempuran mereka. Kehancuran akibat dari pertarungan tersebut semakin meluas.
Waktu terus berlalu, tak terasa mereka telah bertempur selama 6 jam. Area seluas sekitar 100 km telah hancur porak poranda.
Untungnya Qi dari Gorila tersebut semakin berkurang yang membuat mulai sedikit melemah. Sementara untuk Ling Tian sendiri, kekuatan Qi nya akan selalu terisi penuh dengan bantuan Pil Restorasi miliknya.
"BAM.. BAM.."
Walaupun tubuhnya sedikit melemah, tapi serangan dari Gorila itu masih terus gencar menembak ke arah Ling Tian. Dia terus mengamuk tanpa mempedulikan apapun lagi.
Ling Tian juga terus menangkis dan membalas setiap serangan yang datang padanya. Dia harus bersabar untuk menunggu sampai kekuatan Gorila tersebut semakin melemah.
Tak terasa 6 jam lagi berlalu tanpa mereka sadari, dan kini kekuatan dari Gorila itu semakin melemah. Nafasnya mulai terengah-engah dan serangannya juga tidak segencar sebelumnya.
"Roooaaarrr"
Ling Tian segera memanfaatkan kesempatan itu dengan menggunakan Teknik Auman Naga, yang membuat telinga Gorila yang sangat keras tersebut langsung pecah dan mengeluarkan banyak darah seiring dengan kekuatannya yang semakin habis.
"Aauuoo.."
__ADS_1
Raungan kesakitan terdengar dari mulut sang Gorila Batu, tangannya segera menutup telinganya tapi itu tidak bisa menahan rasa sakit yang dia rasakan. Tubuhnya segera goyah dan akan jatuh ke tanah.
Melihat itu, Ling Tian langsung menggunakan kecepatan penuhnya dan segera memukul kepala Gorila tersebut.
"BOOM"
Suara ledakan terdengar bersamaan dengan meledaknya kepala Gorila itu.
"BOOM"
Suara ledakan sekali lagi terdengar saat tubuh besar dari Gorila Batu tersebut jatuh menghantam tanah.
"Huuuhhh.. Cukup merepotkan." Ling Tian bergumam pelan.
Dia segera mengeluarkan inti dari Gorila itu dan kemudian memasukkannya beserta tubuh Gorila tersebut ke dalam Cincin Ruangnya.
Tanpa menunggu lama, Ling Tian dengan sangat cepat bergegas ke arah gua tempat tinggal sang Gorila Batu. Setelah sampai, dia segera masuk ke dalamnya.
Gua itu sangat luas, sekitar 50 kali lebih besar dari tubuh Gorila itu. Ling Tian melihat sebuah kolam yang sangat besar di dalamnya. Energi kuat yang di rasakan oleh Ling Tian sebelumnya berasal dari air di dalam kolam tersebut.
"Aahh.. Liquid Pelangi..!" Ling Tian berteriak kaget saat melihat air di dalam kolam itu.
Ling Tian segera bergegas mendekati kolam dan memeriksanya. Ternyata dugaannya benar, bahwa ada Wurtzite Pelangi berada di dasar kolam.
"Hahaha.. Inilah yang benar-benar di namakan panen terbesarku." Ling Tian tertawa gembira melihat apa yang telah di dapatkannya.
"Sepertinya aku akan tinggal sedikit lebih lama di tempat si Gorila. Aku juga akan menempa seluruh tulang-tulangku dengan Liquid Pelangi ini."
Setelah mengatakan itu, Ling Tian segera melambaikan tangannya untuk memasang Formasi Penyegelan, dan kemudian dia membuka semua pakaiannya, lalu melompat ke dalam kolam.
Energi yang sangat keras langsung memasuki seluruh tubuh Ling Tian saat tubuhnya berada di dalam kolam tersebut. Dengan cepat Ling Tian segera menggunakan Teknik Tubuh Dewa Naga untuk menyerap Energi yang sangat keras itu.
"Aaaaahhhhh"
Teriakan kesakitannya mulai terdengar menggema di dalam Formasi saat dia memulai proses penempaan tulang-tulangnya.
***
__ADS_1
Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.
Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.