Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 286. Hal Baik Dan Hal Buruk


__ADS_3

Ketika Lin Tian memberikan 12 butir Pil Lotus Giok Bulan kepada Meng Wanlian, tangan wanita itu pun segera bergetar hebat saat merasakan aura yang sangat kuat terpancar dari pil yang ada di telapak tangannya.


“Ini ... se ... se ... seratus persen!” Tubuh Meng Walian tampak goyah ketika mengucapkan kata-kata tersebut dengan tergagap.


Seumur hidupnya, ia tidak pernah melihat sebuah pil dengan efektivitas 96 persen seperti yang sudah dikatakan oleh Ling Tian sebelumnya. Namun sekarang, di tangannya kini ada 12 butir Pil Lotus Giok Bulan yang memiliki efektivitas 100 persen dan itu merupakan efektivitas sempurna pada semua pil yang terdapat di Benua Langit Tingkat Atas.


Mendengar penuturan Meng Wanlian yang mengatakan bahwa pil buatan Ling Tian memiliki efektivitas 100 persen, Niu Lang dan teman-temannya bergegas saling berpegangan karena tubuh mereka juga terlihat goyah seolah hendak jatuh ke tanah.


“Huuhh ... Sungguh sangat disayangkan! Selama aku meramu pil, ini merupakan pertama kalinya aku membuat pil cacat seperti ini,” keluh Ling Tian seraya menggeleng-gelengkan kepalanya.


“?@%!”


BRUK


Bunyi gedebuk segera terdengar di tempat itu. Meng Wanlian, Niu Lang, Tang Fei, Xuan Jirou dan Pang Huaxian hampir secara bersamaan jatuh terduduk di tanah ketika mendengar keluhan dari Ling Tian tersebut.


Meng Wanlian bergegas bangkit dan menghampiri Ling Tian. Dengan gerakan yang sangat cepat, ia menarik kepala Ling Tian dan langsung membenamkan di dadanya yang besar itu.

__ADS_1


“Beraninya kamu mempermainkan Gurumu ini dengan menyebutkan bahwa pil buatanmu itu adalah produk gagal!? Itu sama saja dengan menghinaku, anak nakal! Jika pil dengan efektivitas 100 persen tersebut dikatakan sebagai barang yang cacat, berarti pil buatanku sama halnya dengan kotoran saja bagimu.”


“Tahukah kamu, anak nakal! Bila para Alkemis melihat pil buatanmu ini, sudah dapat dipastikan mereka semua akan langsung menyembahmu sebagai 'Guru'. Bahkan sekarang aku pun tidak tahu apakah aku ini adalah gurumu atau sebaliknya, kamu yang menjadi guruku.”


“Uummpphh ... Uummpphh ... Uummpphh!” Ling Tian hanya bisa mengeluarkan suara tertahan akibat wajahnya yang terbenam di dada besar milik Meng Wanlian.


Mengetahui bahwa Ling Tian ingin berbicara, Meng Wanlian pun segera membebaskan muridnya tersebut dari dekapannya.


“Aaiihh ... Guru! Apakah kamu ingin membunuh muridmu yang sangat tampan ini? Lihatlah! Aku hampir tak bisa bernapas jika kamu melakukan itu padaku,” gerutu Ling Tian dengan napas terengah-engah. “Pil Lotus Giok Bulan yang baru saja aku buat mungkin merupakan pil sempurna bagi kalian semua karena memiliki efektivitas 100 persen. Tapi menurutku itu adalah produk gagal karena masih kekurangan satu bahan paling penting yang bisa melipat gandakan energi yang ada di dalam pil tersebut.”


“Hah?! Apakah ada hal seperti itu yang bisa melipat gandakan energi di dalam pil yang sudah memiliki efektivitas sempurna? Bukankah bila kita menambahkan bahan lain pada ramuan pil yang telah sesuai dengan resepnya tersebut hanya akan membuat ramuan pilnya menjadi rusak dan sia-sia?” tanya Meng Wanlian dengan nada kebingungan.


“Hmph ... Bukankah kamu mengatakan bahwa ini pertama kalinya kamu membuat pil yang cacat? Itu berarti kamu memiliki Susu Stalaktit tersebut bersamamu. Lantas mengapa kamu tidak mengeluarkan Susu Stalaktit itu pada saat meramu pil tadi? Apakah kamu ingin menyembunyikan hal bagus tersebut dari gurumu ini?” Meng Wanlian mendengus kesal karena merasa Ling Tian tidak mempercayai dirinya.


“Bukan seperti itu, Guru! Cincin Ruangku yang sebelumnya telah hancur ketika aku terisap masuk ke Benua Langit Tingkat Atas ini,” jawab Ling Tian lagi.


“Apa?! Mungkinkah kamu bukan berasal dari Benua Langit Tingkat Atas?” seru Meng Wanlian dengan nada terkejut.

__ADS_1


“Mmm ... Itu benar, Guru! Aku bukan berasal dari tempat ini, melainkan berasal dari Benua Langit Tingkat Menengah,” balas Ling Tian seraya menganggukkan kepalanya. Kemudian ia pun menjelaskan semua yang telah dialaminya kepada Meng Wanlian, kecuali tentang Api Ilahi yang melindunginya dan menghidupkannya kembali dari kematian. “Untunglah aku diselamatkan oleh keempat sahabatku ini. Jika bukan karena mereka, mungkin sampai sekarang aku masih terombang-ambing di angkasa luar.”


Setelah mendengarkan penjelasan dari Ling Tian, akhirnya Meng Wanlian pun mengerti tentang asal sesungguhnya dari muridnya tersebut. Dan yang membuatnya semakin terkejut adalah, meskipun Ling Tian berasal dari Benua Langit Tingkat Menengah, namun tingkat kultivasinya telah berada di tahap kedua Bintang Langit dengan usia yang masih sangat muda. Bahkan pengetahuannya tentang membuat pil telah melebih semua Alkemis yang ada di Benua Langit Tingkat Atas, itu termasuk Meng Wanlian sendiri.


“Hmmm ... Walau tidak menggunakan Susu Stalaktit, tetapi pil buatanmu ini sudah merupakan pil yang terbaik di antara semua pil yang ada di Benua Langit Tingkat Atas. Jika berita ini tersebar, mungkin seluruh wilayah di Benua Langit Tingkat Atas akan menjadi gempar.” Meng Wanlian berkata dengan nada yang sangat bersemangat.


Kemudian ia pun berbalik ke arah Niu Lang serta yang lainnya dan berkata dengan nada tegas, “Aku sarankan agar kalian tetap menyembunyikan tentang masalah ini. Sebab, jika hal itu terungkap sampai ke telinga orang-orang dari sekte tingkat tinggi, mungkin hal tersebut akan sangat membahayakan nyawa Ling Tian karena masing-masing dari mereka ingin memperebutkannya. Dan bila mereka tidak bisa mendapatkannya, kalian tentu tahu apa konsekuensi yang harus dihadapi oleh Ling Tian. Ini merupakan hal baik dan juga hal buruk baginya.”


“Yakinlah, Tetua Meng! Kami tidak mungkin akan membahayakan nyawa Junior Ling,” jawab Niu Lang cepat.


“Ya! Aku berani bersumpah akan mendapatkan hukuman dari surga jika menyebarkan hal ini kepada orang lain,” sambung Tang Fei sembari mengangkat tangannya ke atas.


“Aku juga bersumpah, Tetua Meng!” sahut Pang Huaxian dan Xuan Jirou hampir bersamaan.


“Mmm ... Baiklah! Kalau begitu, kalian semua tunggulah sejenak di sini. Aku akan pergi sebentar untuk bertemu dengan seseorang.”


“Guru! Tung ....”

__ADS_1


Belum sempat Ling Tian menyelesaikan kata-katanya, Meng Wanlian sudah terlebih dahulu menghilang dari tempatnya. Melihat tindakan dari gurunya itu, Ling Tian hanya bisa tersenyum kecut sambil menghela napas panjang.


__ADS_2