Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 232. Ketampanan Dan Efektivitas Pil


__ADS_3

Ling Tian kembali ke paviliun lagi setelah semua kerusakan yang terjadi di area istana Kekaisaran telah diperbaiki. Begitu pula dengan Putri Qing Ruan yang juga sudah kembali ke kediamannya.


Di dalam kamarnya, Ling Tian berpikir keras tentang ke mana ia harus pergi untuk mencari tempat yang memiliki kemungkinan besar munculnya Terowongan Spasial beberapa bulan lalu, yang membawanya sampai ke Benua Persimpangan Langit.


"Fiiuuhh ... Aku harus memulainya dari mana?" gumam Ling Tian seraya menghela napas panjang. "Kemudian menambahkan, "Mungkinkah aku harus mulai dari tempat pertama kali aku datang ke Benua Persimpangan langit ini? Tapi, aku sudah memeriksa tempat itu dan tidak menemukan hal yang aneh di sana!"


Ling Tian mengeryitkan alisnya dalam-dalam, lalu berkata lagi, "Aku tidak mungkin akan menunggu selama 500 tahun untuk kembali ke Benua Langit Tingkat Menengah."


Meskipun umur para kultivator semakin panjang seiring dengan kultivasi mereka yang meningkat, namun 500 tahun masih merupakan waktu yang lama.


"Hmmm ... Walau betapa sulitnya untuk menemukan tempat itu, aku akan tetap mencarinya meski harus memeriksa ke segala penjuru Benua Persimpangan Langit!" ujar Ling Tian pelan dengan nada tegas.


Benua Persimpangan Langit sangatlah luas. Itu sekitar sepuluh kali lebih besar dari Benua Langit Tingkat Menengah. Dengan kekuatan Ling Tian saat ini, ia masih akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat mengelilingi seluruh penjuru wilayah Benua Persimpangan Langit.


***


Keesokan harinya, Ling Tian segera meninggalkan kamarnya ketika ia merasakan bahwa Putri Qing Ruan berada di halamannya.


Seperti hari-hari sebelumnya ketika Ling Tian sedang berkultivasi, Putri Qing Ruan selalu menyediakan teh hangat untuk Ling Tian. Begitu pun dengan hari ini, Putri Qing Ruan juga sudah menyiapkan sebuah gelas dan teko berisi teh hangat di atas meja batu.


Ketika Putri Qing Ruan sedang duduk sambil memandang ke arah paviliun, ia di kejutkan dengan kedatangan Ling Tian yang tiba-tiba muncul di sampingnya seperti hantu.


"Aahh!" seru Putri Qing Ruan yang tersentak kaget.


"Hehehe ... Apakah kamu menungguku?" Ling Tian tertawa kecil sembari menuangkan teh ke dalam gelas.


"Hmph ... Siapa yang menunggumu?" jawab Putri Qing Ruan sambil mendengus pelan.

__ADS_1


"Kalau begitu, mengapa kamu tidak berlatih dan malah duduk melamun di sini?" tanya Ling Tian seraya menyesap tehnya.


"I-itu ... Itu karena aku sedang tidak ingin berlatih!" balas Putri Qing Ruan terbata dan tampak gelagapan. Ia segera menundukkan kepala agar ekspresi wajahnya tidak terlihat oleh Ling Tian. Kemudian berkata dengan suara yang cukup pelan, "Apakah kamu tak bisa tinggal sedikit lebih lama lagi di sini? Aku ...."


Perkataan Putri Qing Ruan tertahan ketika merasakan tangannya digenggam oleh tangan Ling Tian. Tubuhnya sedikit tersentak dan bergetar disertai dengan jantungnya yang berdegup kencang.


Jika itu beberapa hari yang lalu, mungkin Putri Qing Ruan akan langsung menarik tangannya dari genggaman Ling Tian. Tetapi saat ini, ia merasakan sensasi yang sangat nyaman dan sulit untuk dijelaskan.


"Aku tahu!" jawab Ling Tian sambil menyunggingkan senyum khasnya, lalu melanjutkan, "Meskipun aku sedang fokus berkultivasi, aku juga sesekali memeriksa keadaan di sekitarku. Aku tahu, selama aku berkultivasi kamu sering duduk di tempat ini memandang ke arah paviliun. Aku pun tahu, terkadang kamu berdiri lama di depan paviliun. Dan aku tahu kamu melakukan semua itu karena menungguku."


Putri Qing Ruan hanya diam saja dan tak mebalas perkataan Ling Tian. Ia masih sibuk menikmati perasaan nyaman yang ada di hatinya.


Ling Tian berkata lagi, "Aku tidak bisa tinggal terlalu lama di sini. Sebab, aku takut akan melupakan tujuanku untuk kembali ke Benua Langit Tingkat Menengah. Aku akan menemanimu selama beberapa hari lagi dan membantumu untuk memahami Teknik Pedang Gravitasi."


"Mmm!" Putri Qing Ruan akhirnya mengangguk pelan untuk menanggapi perkataan Ling Tian.


***


Setelah Ling Tian memberikan pemahaman yang mendalam tentang Teknik Pedang Gravitasi kepada Putri Qing Ruan, akhirnya Putri Qing Ruan pun memiliki kemajuan yang cukup pesat dengan teknik itu. Pergerakannya juga semakin lebih baik dari yang sebelumnya.


Halaman Putri Qing Ruan telah di kelilingi Formasi Pelindung yang dipasang oleh Ling Tian. Ini agar proses latihan dari Putri Qing Ruan lebih maksimal lagi dan juga tidak takut untuk menggunakan energi Qi-nya ketika memperagakan Teknik Pedang Gravitasi.


Tanah di halamannya sudah memiliki banyak lubang besar akibat tekanan energi Qi milik Putri Qing Ruan yang sedang berlatih. Jika saja tak ada Formasi Pelindung di tempat tersebut, sudah dapat di pastikan kediaman Putri Qing Ruan akan hancur berkeping-keping.


"Ruan'er ... Makanlah pil ini!" Ling Tian memberikan Pil Restorasi kepada Qing Ruan ketika melihatnya terengah-engah karena energi Qi-nya yang hampir habis.


"Aku juga memilikinya," ucap Qing Ruan yang mengeluarkan Pil Restorasi dari Cincin Ruangnya.

__ADS_1


"Hehehe ... Pil yang ada padamu dan pil yang ada padaku sangatlah berbeda. Cobalah! Kau akan segera mengetahuinya." Ling Tian tertawa lirih dan tidak menjelaskan lebih lanjut tentang Pil Restorasi yang ada di tangannya.


Putri Qing Ruan sedikit bingung dengan ucapan Ling Tian. Itu karena Pil Restorasi yang ada di tangannya dan di tangan Ling Tian terlihat sama saja. Meski demikian, Putri Qing Ruan masih tetap mengambilnya.


Putri Qing Ruan membolak-balik Pil Restorasi yang diberikan Ling Tian kepadanya dan membandingkan dengan Pil Restorasi miliknya sendiri. Itu persis sama dan tidak memiliki perbedaan sedikit pun.


Ling Tian mengernyitkan alisnya melihat tingkah Putri Qing Ruan yang seperti itu. Ia menganggukkan kepalanya untuk memberi tanda pada Putri Qing Ruan agar segera menelan Pil Restorasi buatannya.


"Meskipun ucapanmu terdengar serius, tapi aku tahu kamu sedang menipuku," ujar Putri Qing Ruan, namun masih tetap memasukkan pil tersebut ke dalam mulutnya.


Hanya dalam hitungan waktu dua napas saja, mulut Putri Qing Ruan yang tadinya sudah tertutup rapat, kini menjadi ternganga lebar. Itu karena energi Qi-nya yang sudah hampir habis langsung penuh kembali ke puncaknya.


"Ah! Bagaimana bisa?" tanya Putri Qing Ruan dengan nada tak percaya.


"Hehehe ... Karena itu adalah Pil Restorasi buatan pria tertampan di Benua Langit. Jadi, akan sangat berbeda dengan Pil Restorasi buatan para Alkemis jelek di Kota Kekaisaran ini," jawab Ling Tian seraya menepuk-nepuk dadanya bangga.


"?@! ... Hmph ... Berikan aku lebih banyak lagi!" seru Putri Qing Ruan sambil mengulurkan tangannya. Tetapi, ia segera tersadar saat mengingat apa yang baru saja dikatakan oleh Ling Tian. Lalu, seruan yang lebih keras keluar dari mulutnya, "Apa?! Apakah itu benar pil buatanmu? Apakah kamu juga seorang Alkemis?"


"Apa yang salah? Apakah pria tampan sepertiku tidak bisa menjadi seorang Alkemis? Apakah citra seorang Alkemis harus terlihat seperti seorang pria paruh baya atau kakek tua renta saja?"


"Tapi, mengapa Pil Restorasi buatan para Alkemis tingkat tinggi itu tidak memiliki efek yang sangat cepat seperti Pil Restorasi buatanmu?" tanya Putri Qing Ruan masih dengan nada tak percaya.


"Huuhh ... Harus berapa kali aku katakan bahwa wajah para Alkemis tersebut tidak setampan diriku! Tahukah kamu bahwa efektivitas sebuah pil juga tergantung dari tingkat ketampanan seorang Alkemis. Maka dari itulah sebuah pil yang dibuat oleh para Alkemis memiliki efektivitas yang berbeda-beda karena semuanya tergantung dari ketampanan mereka sendiri."


"Hah! Benarkah? Tapi baru pertama kalinya aku mendengar ada hal yang seperti itu mengenai efektivitas sebuah pil," ujar Putri Qing Ruan seraya menatap lekat-lekat pada Ling Tian.


"Hahaha ... Ternyata Tuan Putri Kekaisaran Qing sangat mudah tertipu." Ling Tian langsung tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi dari Putri Qing Ruan yang tampak seolah-olah mulai percaya dengan perkataannya.

__ADS_1


Mata Putri Qing Ruan segera melotot karena merasa telah ditipu oleh Ling Tian. Sebab, ia juga berpikir, apa hubungannya ketampanan seorang alkemis dengan efektivitas pil buatan mereka? Namun, ketika ia melihat wajah Ling Tian yang begitu serius, ia akhirnya mulai mempercayainya.


__ADS_2