
Berita tentang musnahnya tiga Klan yang telah menyerang Klan Ling, dengan cepat menyebar. Rumor mengatakan, seekor Elang dan seorang pemuda yang mirip Ling Tian sampah dari Klan Ling itu yang memusnahkan ketiga Klan tersebut.
Tidak ada yang mempercayai rumor itu, tetapi tidak ada juga yang berani mempertanyakannya ke Klan Ling karena mereka kini satu-satunya Klan yang berkuasa di kota Daun Wangi.
Klan Ling kini telah bangkit kembali dan bahkan lebih besar dari sebelumnya. Hanya dalam beberapa hari saja semua bangunan yang telah hancur, berubah menjadi bangunan yang lebih besar lagi.
Kecepatan para kultivator untuk membangun sebuah gedung sangatlah cepat. Dengan bantuan Qi mereka, semuanya bisa di selesaikan dengan mudah.
Aktivitas dalam Klan pun kembali normal. Semua orang mulai berkultivasi lagi seperti biasanya. Status keluarga Ling Tian di dalam Klan kini sangat terhormat dan setara dengan status Patriark.
"Ayah.. Ibu..! Mulai sekarang, gunakan Cincin Ruang ini." Ling Tian menyerahkan kedua Cincin Ruang buatannya.
"Berikan saja salah satunya pada Ibumu dan satunya lagi kepada Kakakmu. Aku akan berbagi Cincin Ruang itu dengan Ibumu." Ling Sheng mengembalikan Cincin Ruang yang di berikan oleh Ling Tian kepadanya.
"Baiklah Ayah..! Aku akan pergi ke tempat Kakak sekarang."
Setelah sampai di ruangan Ling Han, dia segera memberikan Cincin Ruang itu kepadanya. Hari ini juga, Ling Tian akan mulai meningkatkan kekuatan Kakaknya itu.
Ling Tian langsung memasang Formasi Penyegelan agar suara teriakan Ling Han tidak akan terdengar keluar.
Yang pertama akan di lakukannya adalah memperkuat tubuh Ling Han. Dia menyuruh Ling Han untuk masuk ke dalam bak mandi, lalu menuangkan Susu Stalaktit ke dalamnya.
Dantian dan Meridian Ling Han kini lebih kuat dari yang sebelumnya, karena itu di buat dengan bantuan Api Ilahi. Itu bahkan lebih kuat dari Dantian dan Meridian para kultivator jenius lainya.
Ling Tian mengisi botol pil dengan Susu stalaktit kemudian menuangkannya ke dalam bak Lin Han. Setelah botol keempat di tuangkan oleh Ling Tian, tubuh Ling Han tidak mampu lagi menahannya dan langsung berteriak kesakitan.
Ling Tian mulai berkosentrasi memperhatikan setiap proses dari penempaan tulang Kakaknya tersebut. Teriakan kesakitan terus bergema di dalam Formasi. Seiring dengan itu, tubuh Ling Han semakin kuat setiap harinya.
Saat hari ke 8, Ling Tian akhirnya berhasil memperbaiki seluruh struktur tulang Ling Han. Kini tubuhnya menjadi sangat kuat, dan juga sangat halus. Wajahnya pun menjadi lebih tampan dari sebelumnya.
Ling Tian yang telah kehabisan Qi nya, segera menelan Pil Restorasi buatannya. Hanya dalam 3 menit, kekuatan Qi nya telah kembali ke puncaknya. Tinggal kekuatan spiritualnya yang masih lemah karena hampir terkuras habis selama 8 hari tersebut.
__ADS_1
Dia segera duduk bermeditasi selama 5 jam untuk mengembalikan kekuatan spiritualnya. Saat dia membuka matanya karena telah selesai mengembalikan kekuatan spiritualnya, Ling Tian mendapati Kakaknya itu tertidur di dalam bak mandinya.
"Pencuri.. Pencuri.." Ling Tian berteriak di dekat telinga Ling Han, yang membuatnya secara spontan melompat dari bak mandinya.
"Di mana pencurinya..?" Dengan tubuh telanjang, Ling Han berpose seakan-akan bersiap menyerang pencuri.
"Hahahaha.." Ling Tian tertawa terbahak-bahak melihat tingkah Kakaknya tersebut.
Kemudian dia tersadar bahwa itu semua adalah teriakan Ling Tian yang membangunkannya. Dengan cepat dia langsung memakai pakaiannya.
"Kakak..! Ambil pil ini dan makan salah satunya, aku akan menaikkan kultivasimu." Ling Tian memberikan pada Ling Han 30 butir Pil Kondensasi Roh yang telah di buatnya.
Ling Han menelan 1 butir pil itu dan memasukkan sisanya ke Cincin Ruangnya. Merasakan energi yang sangat besar memasuki tubuhnya, dia segera duduk berkultivasi.
Ling Tian pun duduk di belakang Kakaknya dan mulai membantunya untuk menyerap energi dari pil tersebut.
"BANG"
"Mulai sekarang, Kakak harus berlatih teknik ini..!" Ling Tian mengeluarkan sebuah teknik yang telah dia tuliskan untuk Ling Han. Itu adalah salah satu teknik ciptaan seorang Dewa Pedang, nama teknik tersebut adalah Teknik Pedang Penghancur Bumi.
"Teknik apa ini..?" Ling Han mengambil kertas dari tangan Ling Tian.
"Aahh.. Aku lupa menuliskan namanya. Itu adalah Teknik Satu Dengan Pedang."
Ling Tian tidak puas dengan nama yang telah di berikan oleh Dewa Pedang itu. Dia menggantinya karena melihat bahwa Dewa Pedang yang menggunakan teknik tersebut akan menyatu dengan pedangnya, dan tubuhnya juga berubah menjadi sebuah pedang.
Jika Ling Han melatihnya ke tingkat kesempurnaan, tubuhnya juga akan berubah menjadi sebuah pedang saat menggunakan teknik tersebut.
Teknik Satu Dengan Pedang sangat kuat, setara dengan teknik yang di latih oleh Lin Yue yaitu Menari Bersama Pedang.
Ling Tian kemudian meninggalkan Ling Han yang akan berlatih. Dia berjalan ke area bagian belakang Klan Ling, untuk melihat Lin Yue dan Ling An yang juga sedang berlatih.
__ADS_1
Lin Yue mengajarkan Ling An teknik Menari Bersama Pedang karena Ling An sangat menyukai gerakan-gerakan teknik tersebut. Sewaktu dia muda, dia sangat suka menari. Tetapi setelah menikah, dia tidak pernah lagi melakukannya.
Jadi saat dia memperhatikan Lin Yue yang sedang berlatih, dia segera memintanya untuk mengajarkannya teknik itu.
Xiaohai yang selalu menjadi partner Lin Yue dalam pelatihannya, hanya tidur-tiduran saja seperti kucing karena tidak tahu harus berbuat apa.
Ling Tian pun meninggalkan mereka dan pergi ke tempat pelatihan Klan. Di tempat itu terdengar sangat ramai karena banyak anggota Klannya yang juga sedang berlatih.
Saat Ling Tian yang muncul di tempat pelatihan tersebut, semua orang yang berada di tempat itu menghentikan latihannya. Mereka segera memberi hormat kepada Ling Tian.
Ling Tian hanya bisa tertawa melihat mereka semua memperlakukannya seperti itu. Inilah yang di namakan "Kekuatan Yang Berbicara". Jika orang itu kuat, dia akan di anggap sebagai Pahlawan. Dan jika orang itu lemah, dia akan di anggap sebagai Pecundang.
Ling Tian juga tidak akan pelit terhadap anggota Klannya. Dia membagikan beberapa pemahamannya tentang seni bela diri, dan juga menuliskan beberapa teknik untuk mereka.
Dalam beberapa hari, Ling Tian terus memperkuat pondasi Klannya. Dia kadang-kadang meramu pil di depan semua orang, dan kemudian memberikannya kepada mereka. Dia juga memberikan beberapa Pil Susu Merah kepada Patriark Klannya untuk meningkatkan kultivasinya.
Ling Tian pun membangun sebuah Formasi Pertahan dan Formasi Penyerangan untuk melindungi Klannya. Meskipun Formasi itu masih sederhana karena kekuatan Ling Tian yang masih terbatas, tetapi itu dapat menahan serangan dari kultivator tingkat pertama Bintang Berlian dan bahkan dapat membunuhnya.
Kini Ling Tian telah di anggap sebagai Dewa oleh semua orang di dalam Klannya, karena menurut mereka Ling Tian Maha Tahu tentang semuanya.
Waktu terus berlalu, dan tak terasa sudah 3 bulan lebih Ling Tian berada di Klannya. Waktu untuk Turnamen telah semakin dekat.
Dengan bantuan Ling Tian, kultivasi dari kedua orang tuanya dan Kakaknya kini berada pada tingkat pertama Bintang Emas. Sedangkan untuk Lin Yue, dia telah berada pada tingkat kedua Bintang Emas.
Dan untuk Ling Tian sendiri, kultivasinya telah naik ke tingkat kedelapan Bintang Emas, kekuatannya pun kini setara dengan kultivator tingkat kedua Bintang Berlian.
Ling Tian telah berencana bahwa besok dia akan meninggalkan Klannya dan berangkat menuju ke kota Bulan Biru bersama Kakaknya dan Lin Yue, karena Turnamen tinggal beberapa hari lagi.
***
Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.
__ADS_1