
Suasana pertemuan Aliansi Delapan Sekte seketika menjadi hening setelah semua orang mendengar ucapan Ling Tian yang mengatakan bahwa, orang yang berada di atas arena pertarungan saat ini hanyalah seekor semut.
Dengan pernyataan seperti itu, sama halnya Ling Tian sangat memandang rendah terhadap He Chang Lang yang merupakan jenius nomor satu di dalam Aliansi Delapan Sekte.
“Siapa pemuda bodoh itu? Apakah dia tidak sayang terhadap nyawanya sendiri karena berani mempermalukan He Chang Lang?”
“Aku juga tidak tahu! Baru kali ini aku melihatnya. Mungkin dia adalah murid baru di Sekte Cahaya Matahari.”
“Pantas saja dia berani memperlihatkan sikap arogannya. Ternyata itu hanyalah seorang murid baru yang tidak pernah menyaksikan kehebatan He Chang Lang dalam mengalahkan lawan-lawannya.”
“Ya! Pemuda tersebut tidak sadar bahwa dialah yang harusnya dianggap seekor semut oleh He Chang Lang.”
“Dasar orang dungu! Beraninya dia membuat He Chang Lang marah. Mari kita lihat saja! Sebentar lagi He Chang Lang akan menjadikan pemuda tersebut sebagai mainannya.”
“....................”
Suasana yang tadinya hening, mulai menjadi hiruk pikuk kembali dengan berbagai macam komentar pedas serta cemoohan dari para murid yang ditujukan kepada Ling Tian.
__ADS_1
Melihat hal ini, Yan Qingshan segera bertanya melalui telepatinya, “Guru, bagaimana selanjutnya? Mungkinkah kita masih akan menggunakan strategi seperti yang sebelumnya?”
“Tidak!” jawab Ling Tian cepat. “Tingkat kultivasi para peserta kompetisi dari sektemu berada jauh di bawah murid dari Sekte Lautan Mendalam tersebut. Sehingga, meski mereka mengetahui kelemahan lawannya, tetap saja mereka tidak akan bisa untuk mengalahkannya.”
“Jadi, apa yang harus kita lakukan, Guru?”
“Huuhh ... Apakah kamu tidak menganggapku ada di sini?”
“Maksud Anda, Guru? Mungkinkah Anda yang akan menantang murid dari Sekte Lautan Mendalam itu.”
“Tentu saja! Jangan lupa, pasanglah taruhan yang sangat banyak untukku.”
“Hahaha ... Pemimpin Yan! Apakah kamu sudah terlalu putus asa, hingga menyuruh seorang murid dari tahap pertama Bintang Raja untuk melawan murid sekteku yang berada di tahap keempat Bintang Raja?” tanya Pemimpin Chu dengan nada mengejek seraya tertawa terbahak-bahak.
Para pemimpin sekte lainnya juga segera melayangkan pandangan mereka ke arah Yan Qingshan dengan tatapan penuh tanda tanya, karena merasa heran dengan tindakan dari pemimpin Sekte Cahaya Matahari tersebut. Bahkan orang-orang dari Sekte Cahaya Matahari sendiri ikut merasa aneh melihat sikap Yan Qingshan yang masih tampak tenang ketika Ling Tian naik ke atas arena pertarungan.
“Hahaha ... Baiklah! Baiklah! Karena Pemimpin Yan tidak ingin berkomentar, maka jangan salahkan murid dari sekteku jika terjadi sesuatu yang tak diinginkan dengan murid dari sektemu itu. Sebab, kamu sendirilah yang berani membiarkan dirinya untuk naik ke atas arena,” ujar Pemimpin Chu masih dengan tawa mengejeknya. Sambil mencibirkan bibirnya ia pun melanjutkan, “Bagaimana kalau jumlah taruhannya kita naikkan? Aku telah kehilangan cukup banyak uang hari ini. Jadi, kita naikkan saja taruhannya sebesar 500.000 Batu Roh tingkat tinggi. Apakah Pemimpin Yan berani bertaruh?”
__ADS_1
Mendengar pertanyaan dari pemimpin Sekte Lautan Mendalam tersebut, akhirnya Yan Qingshan pun angkat bicara, “Hmmm ... Sepertinya Pemimpin Chu sangat percaya diri untuk memenangkan pertaruhan kali ini. Bila demikian, mengapa tidak sekalian saja kita meningkatkan nilai taruhannya menjadi lima juta Batu Roh tingkat tinggi?”
“Apaaaaa?!”
Perkataan Yan Qingshan yang terdengar santai itu seketika membuat seisi arena terkejut. Uang taruhan dengan jumlah lima juta Batu Roh tingkat tinggi merupakan nilai yang sangat banyak bagi sekte tingkat tujuh di Benua Langit Tingkat Atas. Hal tersebut akan sangat menguras isi perbendaharaan dalam sekte itu sendiri.
Berbagai pertanyaan pun langsung memenuhi benak semua orang. Tapi, pertanyaan paling umum yang dipikirkan oleh semuanya adalah 'Apakah Pemimpin Sekte Cahaya Matahari tersebut sudah gila?'
Bahkan ketujuh pemimpin sekte lainnya tanpa sadar segera memalingkan wajah mereka ke arah Ling Tian yang baru saja memasuki arena pertarungan. Mereka mencoba mengukur kembali tingkat kekuatan serta tingkat kultivasinya. Namun, dilihat dari segi mana pun tetap saja tingkat kultivasi Ling Tian hanya berada pada tahap pertama Bintang Raja dan masih jauh lebih rendah dari tingkat kultivasi He Chang Lang.
Dengan kekuatan seperti itu, akan sangat mustahil untuk bisa mengalahkan He Chang Lang yang tingkat kultivasinya berada di tahap keempat Bintang Raja. Ditambah lagi He Chang Lang merupakan jenius nomor satu yang dibina secara khusus oleh Sekte Lautan Mendalam.
“Ciihh ... Ini pasti hanya gertakan Yan Qingshan saja agar aku mundur dalam pertaruhan. Tapi sungguh disayangkan itu akan membuatnya kecewa,” batin Pemimpin Chu seraya mencibir. Kemudian ia pun berkata dengan rasa percaya diri yang tinggi, “Karena Pemimpin Yan berniat ingin menyerahkan uangnya secara sukarela kepada Sekte Lautan Mendalam kami, maka aku dengan sangat senang hati akan menerimanya.”
Sementara itu di atas arena pertarungan, Ling Tian yang mendengar jumlah taruhan tersebut langsung menyunggingkan senyum khasnya tanpa menghiraukan He Chang Lang yang memandangnya dengan tatapan membunuh.
He Chang Lang tampak benar-benar sangat marah. Sejak awal memasuki Sekte Lautan Mendalam, dia sudah menjadi jenius nomor satu di antara para murid lainnya. Sampai-sampai para tetua sekte berebut untuk menjadikannya sebagai murid pribadi mereka.
__ADS_1
Kejeniusan He Chang Lang membuat dirinya menjadi sangat terkenal di seluruh wilayah sekte tingkat tujuh. Bahkan beberapa sekte tingkat enam mulai tertarik pada bakat serta kemampuannya.
Tetapi pada saat ini, ada seorang kultivator yang tak dikenal memanggilnya sebagai seekor semut. Malah kultivator tersebut hanya memiliki tingkat kultivasi di tahap pertama Bintang Raja. Bagaimana mungkin dirinya yang penuh kebanggaan itu tidak marah jika dikatakan demikian? Seharusnya dialah yang menyebut kultivator ini sebagai seekor semut yang nyata.