Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 176. Satu Kata ... "LEMAH"


__ADS_3

Zhuge Changlai, Xu Dong serta Zhao Baofeng saling berpandangan saat mendengar apa yang baru saja diucapkan oleh Ling Tian. Mereka bertiga pun mengangguk pelan lalu menghilang dari tempatnya masing-masing dan langsung muncul di atas udara tak jauh dari tempat Ling Tian berada.


Ketiganya memandang ke arah Ling Tian dengan sorot mata tajam serta niat membunuh yang sangat kuat. Kemarahan yang besar juga tampak terlihat jelas dari raut wajah mereka bertiga. Ling Tian yang merasakan semua hal itu, hanya tersenyum kecil seolah tak mempedulikan sikap yang ditunjukkan oleh mereka terhadap dirinya.


"Sepertinya mereka bertiga telah bergerak. Terus pantau dengan saksama dan jangan lengah sedikitpun! Jika situasi yang berbahaya terjadi pada pemimpin, kita harus segera bertindak untuk membantunya."


Di dalam gedung Asosiasi Harta Kuno, Yun Feilong mengingatkan para tetua yang berasal dari Asosiasi Alkemis untuk bersiap membantu Ling Tian jika hal yang tak diinginkan terjadi.


"Baik, ketua!" ujar para tetua tersebut secara serempak.


"Kita juga harus bersiap membantu Tuan Muda!" Dugu Changfeng pun segera memberi perintah kepada para tetua Asosiasi Harta Kuno yang sudah berkumpul di dekatnya.


Sementara itu, para penduduk Kota Primordial menjadi lebih terkejut lagi ketika melihat Zhuge Changlai, Xu Dong serta Zhao Baofeng telah berada di atas udara tak jauh dari posisi Ling Tian.


"Aahh! Bukankah itu pemimpin Sekte Tulang Abadi?"


"Yaah, itu dia! Ia juga bersama dengan pemimpin Sekte Tangan Baja dan patriark klan Zhuge. Sepertinya mereka bertiga akan membalaskan dendam para tetua mereka yang telah dibunuh oleh pemuda tersebut."


"Aaiihh ... Pemuda itu kini dalam bahaya yang sangat besar. Kekuatan dari ketiga orang tersebut sudah terkenal di seluruh wilayah Kota Primordial ini dan tak ada satu pun yang berani menyinggung mereka."


"Hmmm ... Coba kalian perhatikan raut wajah dari pemuda itu! Tak ada sedikitpun ketakutan yang terlihat dan bahkan sikapnya sangat santai menghadapi ketiganya, seolah-olah ia memandang rendah terhadap mereka."


"Huuhh ... Mungkin ia sengaja melakukan hal tersebut untuk menghilangkan ketegangan di dalam hatinya."


Berbagai macam komentar serta persepsi akhirnya telah menjadi bahan perbincangan oleh para penduduk Kota Primordial saat melihat situasi yang dihadapi oleh Ling Tian saat ini.


Bahkan penguasa kota juga telah keluar dari kediamannya bersama beberapa pengawal pribadinya untuk menyaksikan apa yang akan terjadi selanjutnya ketika Zhuge Changlai, Xu Dong dan Zhao Baofeng mulai bertindak secara langsung pada Ling Tian.


"Tuan Muda! Izinkan aku yang menghajar ketiga orang itu!" Tiba-tiba suara telepati yang berasal dari Kera Salju terdengar di benak Ling Tian.


"Hmmm ... Idemu tersebut boleh juga! Tetapi, setelah kamu selesai menghajar mereka bertiga, maukah kamu menemaniku bermain lagi?"

__ADS_1


"T-tidak, Tuan Muda! A-anggap saja aku tadi tak pernah mengatakan apa-apa kepadamu." Kera Salju berkata terbata-bata dengan nada ketakutan.


Ling Tian kemudian memandang ketiga orang di depannya sambil tertawa lirih dan berkata, "Hehehe ... Akhirnya kalian mau ikut juga bermain bersamaku. Ayo, majulah kalian semua! Mari kita sedikit berolahraga!"


"Aku akan mencoba kekuatannya terlebih dahulu!" seru Zhuge Changlai yang segera melesat dengan sangat cepat ke arah Ling Tian dan langsung melepaskan pukulan terkuatnya.


Mendapatkan serangan seperti itu, Ling Tian masih tampak berdiri dengan santai sambil mengangkat tangannya menyambut pukulan Zhuge Changlai.


BAM


Bunyi yang cukup keras terdengar ketika kedua tinju saling bertemu. Udara di sekitarnya pun ikut berfluktuasi akibat energi Qi yang terpancar keluar dari kedua pukulan tersebut.


Zhuge Changlai terpental mundur sejauh 50 meter akibat dampak dari dorongan energi Qi yang berasal dari tinju Ling Tian. Sementara untuk Ling Tian sendiri, ia masih tetap berdiri di tempatnya seolah tak terjadi apa-apa.


"Aaiihh ... Satu kata untukmu ... Lemah!" ucap Ling Tian dengan nada mengeluh seraya menggelengkan kepala dan mengangkat satu jarinya ke arah Zhuge Changlai.


Terlihat dengan jelas tangan Zhuge Changlai bergetar keras. Rahangnya mengencang dan bibirnya juga terkatup erat menahan sakit yang dirasakannya.


Namun, itu di luar dugaan mereka berdua. Ling Tian tetap tak bergeming seolah-olah sebuah gunung yang berdiri sangat kokoh dan tak tergoyahkan sedikitpun.


"Kalau begitu, giliranku! Coba terima ini!" teriak Zhao Baofeng sembari melepaskan pukulan terkuatnya juga ke arah Ling Tian.


Tetapi, sama seperti sebelumnya. Ling Tian masih tetap santai menghadapi serangan tersebut. Ia mengangkat kembali tangannya untuk menyambut pukulan yang datang padanya.


BAM


Bunyi yang cukup keras terdengar sekali lagi ketika kedua tinju mereka saling bertemu dan beradu. Fluktuasi Udara yang tercipta dari energi Qi yang bertabrakan itu terlihat sedikit lebih besar dari yang dihasilkan oleh pukulan Zhuge Changlai.


Zhao Baofeng terpental mundur sejauh 20 meter. Sedangkan untuk Ling Tian, tubuhnya terlihat sedikit goyah, namun posisinya masih tetap tak bergeser dari tempatnya semula.


"Hehehe ... Lumayan! Tapi kalian berdua sama saja ... Lemah!" ucapLing Tian sambil menggelengkan kepalanya, lalu menoleh ke arah Xu Dong dan berkata lagi, "Apakah kamu juga akan mencobanya?"

__ADS_1


"Hmph!" Xu Dong mendengus marah mendengar apa yang baru saja dikatakan oleh Ling Tian. Kemudian ia pun berbicara pada Zhao Baofeng dan Zhuge Changlai, "Mari kita serang bersama! Masalah pembagian Buah Roh, nanti kita diskusikan lagi setelah kita membunuh bocah sombong ini."


"Hmmm ... Baiklah!" jawab Zhao Baofeng dan Zhuge Changlai hampir secara bersamaan.


Mereka bertiga segera mengeluarkan senjata dari Cincin Ruangnya masing-masing. Aura ketiganya pun menjadi lebih kuat lagi ketika senjata Pusaka Tingkat Langit kelas tinggi telah berada di tangan mereka.


"Ooh ... Sepertinya aku akan mendapatkan senjata yang bagus dari kalian bertiga!" seru Ling Tian dengan nada penuh semangat.


"Ciihh ... Kalau begitu, terimalah senjataku ini!" Xu Dong berteriak geram dan langsung melesat dengan sangat cepat menyerang ke arah Ling Tian.


Zhao Baofeng dan Zhuge Changlai pun tak tinggal diam. Mereka berdua segera menyusulnya dengan melancarkan serangan yang sangat kuat dan terarah di titik-titik mematikan pada bagian tubuh Ling Tian.


Tekanan dari energi Qi yang terpancar melalui serangan ketiga orang tersebut membuat Formasi Pelindung pada Kota Primordial sedikit bergetar. Jika saja tak ada Formasi Pelindung itu, mungkin saat ini Kota Primordial telah hancur porak-poranda.


Ling Tian hanya menyunggingkan senyum tipis ketika menghadapi serangan yang sangat kuat dari mereka bertiga. Dengan gerakan yang sangat cepat, ia menghindari semua serangan yang datang padanya.


Tebasan pedang Zhuge Changlai, tusukan tombak milik Xu Dong serta ayunan kapak dari Zhao Baofeng, terus mengamuk di sekitar Ling Tian yang seolah-olah hendak menghancurkan seluruh tubuhnya menjadi ribuan keping.


Namun, dengan pergerakan Ling Tian yang lebih cepat dari mereka semua, membuat setiap serangan tersebut seakan sia-sia saja karena tak ada satu pun yang mampu menyentuh bagian tubuhnya.


Teknik Langkah Dewa Naga yang sedang digunakan oleh Ling Tian membuat kecepatan gerakannya juga menjadi bertambah lebih gesit dan sangat cekatan. Ia terlihat seperti seorang yang sedang menari dengan lincah ketika mengelak semua serangan yang tertuju pada dirinya.


***


Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.


Terima kasih juga buat teman-teman yang telah menghargai karya Author dengan cara memberikan TIP.


Author juga doakan semoga sehat selalu buat semua pembaca, baik itu yang suka maupun yang tidak suka dengan Novel "LSM" ini.


Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.

__ADS_1


__ADS_2