Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 34. Dua Puluh Nafas


__ADS_3

Para kultivator jenius dari pria dan wanita segera melompat ke atas arena pertarungan sebab tidak bisa lagi menahan marah karena di permalukan oleh Lin Yue.


Mereka yang telah naik ke atas arena pertarungan berjumlah 43 orang. Semuanya telah mengeluarkan senjata mereka masing-masing.


"Ayo kita kelilingi dia." Seorang kultivator jenius berteriak memberi aba-aba kepada yang lainnya.


Lin Qiangda yang melihat cucunya di kepung seperti itu, secara spontan mengepalkan tinjunya.


Sedangkan untuk Ling Tian yang masih berdiri di tempat duduknya, berteriak ke arah arena pertarungan sambil mengacungkan kelima jari tangannya..


"Yue'er..! Aku akan memberikanmu waktu selama 5 nafas saja tanpa menggunakan pedangmu."


Semua mata orang-orang yang berada di area Turnamen seketika langsung tertuju kepada Ling Tian.


"Apa yang di lakukan pemuda itu..? Mengapa dia menyemburkan omong kosong seperti itu..?"


"Huuuhhh.. Pemuda itu ikut juga meremehkan para kultivator jenius lainnya."


"Aahh.. Pemuda pedesaan itu lagi..! Aku ingin sekali menginjak wajahnya."


"Setelah Turnamen hari ini, aku akan pergi menghajar pemuda pedesaan itu."


Para penonton dan peserta Turnamen segera gaduh lalu berkomentar setelah mendengar perkataan dari Ling Tian tersebut.


Untuk Lin Qiangda dan anggota Klan Lin lainnya membuka mulut mereka lebar-lebar saat mendengar kata-kata yang di ucapkan oleh Ling Tian.


"Apakah Monster itu dengan sengaja akan membuat cucuku terluka parah..?" Lin Qiangda bergumam pelan.


"Aahh.. Monster itu memaksa Yue'er untuk mengalahkan para kultivator jenius tersebut hanya dalam 5 nafas tanpa menggunakan pedangnya." Lin San mulai menggerutu.


"Mungkinkah dia berpikir bahwa Yue'er memiliki kekuatan seperti dirinya tersebut..?" Lin Hua berkata dengan nada panik.


Wan Ying dan Su Mei juga sangat terkejut dengan apa yang di katakan oleh Ling Tian. Mereka berdua berpikir apakah mungkin Lin Yue memiliki kemampuan untuk mengalahkan ke 43 kultivator jenius itu hanya dengan waktu 5 nafas saja, dan itu pun tanpa menggunakan pedangnya.


"Ciiihhh.." Lin Yue yang mendengar ucapan Ling Tian tersebut hanya mendengus kesal, tetapi dia segera bergerak dengan kecepatan tinggi menyerang ke 43 kultivator jenius yang telah mengelilinginya itu.


"BOOM.. BOOM.."


Ledakan terdengar saat Lin Yue melayangkan pukulan dan tendangannya ke arah beberapa kultivator yang berada dalam jangkauan terdekatnya.


Dia bergerak sangat lincah menghindari serangan dari senjata para kultivator lainnya, dan kemudian membalasnya dengan pukulan atau tendangan.


"BOOM.. BOOM.."

__ADS_1


Ledakan terus bergema di telinga semua orang yang berada di area Turnamen itu. Setelah 5 nafas berlalu, ledakan tersebut juga berhenti.


Semua ke 43 kultivator jenius itu telah terkapar pingsan di atas arena pertarungan.


Mulut semua orang ternganga, tak terkecuali Wan Ying, Su Mei dan Zhang Xuan. Hanya Ling Tian dan Ling Han yang masih tetap tenang dan tersenyum melihat semua itu.


Ling Tian kemudian tertawa dan kembali mengacungkan jempolnya ke arah Lin Yue.


Sekarang semua tatapan mata orang-orang yang berada di situ berpindah-pindah, antara Ling Tian dan Lin Yue.


"Seorang pemuda berpenampilan seperti orang pedesaan, memerintahkan seorang gadis yang seperti Dewi untuk mengalahkan ke 43 kultivator jenius hanya dalam 5 nafas saja, dan gadis tersebut melakukan seperti apa yang di katakan oleh pemuda tersebut."


"Jika keadaannya terus berlanjut seperti begitu, maka gadis tersebut akan menjadi juara dalam Turnamen beladiri tahun ini."


Ini semua yang sekarang berada dalam pikiran orang-orang di area Turnamen. Tidak ada lagi yang berani mencibir dan menghina setiap perkataan yang tadi telah di ucapkan oleh Ling Tian.


"Ayo semuanya naik ke arena, mari kita serang secara bersamaan." Seorang kultivator jenius tiba-tiba berteriak kepada peserta lainnya yang masih dalam keadaan linglung.


Beberapa kultivator jenius mulai melompat ke arena pertarungan di ikuti oleh para peserta Turnamen lainnya. Mereka mengeluarkan senjatanya lalu mengelilingi Lin Yue, dan mulai bersiap pada posisinya masing-masing sambil menunggu aba-aba untuk menyerangnya secara bersamaan.


Seluruh kultivator jenius yang tersisa sekarang adalah 455 orang, karena telah di kalahkan oleh Lin Yue 44 orang. Kini yang berada di atas arena pertarungan adalah 452 orang, sebab Ling Han, Wan Ying dan Su Mei tidak ikut untuk menyerang Lin Yue.


"Sekarang gunakanlah pedangmu..! Aku akan memberikanmu waktu selama.. hmmm.. 20 nafas saja." Ling Tian mengangkat kedua tangannya dan berteriak.


"Apaaaaa..! 20 nafas saja, mungkinkah dia bisa melakukannya..?"


Semua orang yang mendengar teriakan Ling Tian tersebut sangat terkejut, namun tidak ada lagi yang berani menghina atau mencibir kata-katanya.


"Ciiihhh.." Lin Yue yang mendengar itu masih terus mendengus kesal tetapi segera mengeluarkan pedangnya dari Cincin Ruangnya. Dia juga langsung mengembalikan kekuatannya ke tahap kedua Bintang Emas.


Seketika aura dari tahap kedua Bintang Emas terlihat oleh semua kultivator yang memiliki tingkat kultivasi lebih tinggi dari Lin Yue. Mereka semua sangat terkejut dan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.


Seorang gadis yang hanya berusia sekitar 17-18 tahun telah berada pada tahap kedua Bintang Emas. Masih adakah dari para peserta Turnamen yang pantas di panggil jenius di depan gadis tersebut.


"Ba.. Bagaimana bisa..?"


Patriark Klan Lei dan Patriark Klan Zhou langsung berdiri dari tempat duduknya.


Semua para pemimpin Sekte dan juga para bangsawan pun ikut berdiri karena terkejut. Mata mereka semua kini beralih ke arah tempat Klan Lin berada. Mereka semua berpikir bahwa ternyata selama ini Klan Lin telah menyembunyikan seorang super jenius di dalam Klannya.


Tubuh Lin Qiangda bergetar karena sangat gembira melihat tingkat kultivasi dari Lin Yue. Hanya dalam 4 bulan kultivasinya telah meningkat lagi. Dia juga bertanya-tanya di dalam hatinya.. "Apakah semua ini bisa terjadi karena Lin Yue mengikuti Monster seperti Ling Tian..?"


Wajah Lin Qiangda dan anggota Klan Lin lainnya segera berubah menjadi berseri-seri karena sangat gembira. Mereka juga tertawa senang dan bangga saat merasakan tatapan semua orang tertuju ke arah mereka.

__ADS_1


Tetapi di dalam hati mereka juga berkata.. "Bagaimana wajah semua orang itu jika mengetahui bahwa ada seorang Monster yang sesungguhnya berada di antara mereka."


Sedangkan untuk para kultivator jenius yang akan menyerang Lin Yue tidak bisa melihat tingkat kultivasinya. Mereka hanya bisa merasakan kekuatan yang sangat kuat berasal dari tubuh Lin Yue.


Saat pedang telah berada di tangannya, Lin Yue segera menggunakan posisi kuda-kuda dari Teknik Menari Bersama Pedang.


"Semuanya.. Serang..!" Seorang kultivator jenius berteriak memberi aba-aba kepada yang lainnya.


Semua kultivator jenius tersebut langsung menyerang dengan cepat ke arah Lin Yue. Tetapi kecepatan gerakan Lin Yue lebih cepat dari mereka semua.


Gerakan yang di perlihatkan oleh Lin Yue sangat cepat dan indah hingga membuat semua orang yang melihatnya terpana.


"BOOM"


Tarian pedangnya juga membuat semua orang tidak lagi mempedulikan suara ledakan dari kultivator jenius yang terpental dan jatuh ke atas arena.


"BOOM.. BOOM.."


Suara ledakan terus terdengar di telinga semua orang seperti suara musik yang sedang mengiringi tarian pedang yang indah dari Lin Yue.


"BOOM.. BOOM.. BOOM.."


Lin Yue terus menari bersama pedangnya tanpa mempedulikan semua tatapan yang kini tertuju padanya.


Kadang wajahnya terlihat sangat kesal, sedih, gembira dan marah karena mengikuti semua emosi yang berasal dari Teknik Menari Bersama Pedang.


Wajah Wan Ying dan Su Mei seketika berubah seperti kehilangan semangat. Mereka sudah berusaha meminta bantuan kepada Ling Tian untuk meningkatkan kultivasi mereka berdua, karena merasa telah tertinggal dari Lin Yue.


Tetapi hari ini.. Setelah melihat kekuatan Lin Yue yang sebenarnya, mereka berdua baru sadar bahwa mereka telah sangat jauh tertinggal dari Lin Yue.


"BOOM"


Suara ledakan terakhir itu telah membangunkan semua orang dari rasa takjub mereka terhadap tarian pedang Lin Yue. Dan itu juga menandakan bahwa waktu 20 nafas telah selesai.


Kini hanya Lin Yue yang terlihat berdiri seorang diri di atas arena pertarungan. Sebagian dari kultivator jenius itu telah pingsan, dan sebagian lagi masih tersadar tetapi tidak mampu menggerakkan tubuh mereka yang telah terluka.


Beruntung bagi mereka semua bahwa kontrol serangan pedang dari Lin Yue sangat baik. Jika tidak, mungkin mereka semua telah mati terkena tebasan pedangnya.


Tiba-tiba seluruh area Turnamen berubah sunyi dan hanya suara tawa Ling Tian yang terdengar sambil mengacungkan jempolnya ke arah Lin Yue dan berkata.. "Tepat 20 nafas"


***


Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.

__ADS_1


__ADS_2