Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 138. Ling Tian vs Serigala Bayangan Bulan


__ADS_3

Kemarahan Serigala Bayangan Bulan tak tertahankan lagi ketika melihat senyum Ling Tian yang seakan merendahkannya. Sebagai ras dari Binatang Roh yang memiliki garis darah tingkat tinggi, ia merasa bahwa Ling Tian telah menginjak-injak harga dirinya.


GRRR ... GRRR


Geraman kasar pun akhirnya terdengar keluar dari mulut Serigala Bayangan Bulan. Tanpa basa-basi lagi, dia langsung melesat dengan sangat cepat ke arah Ling Tian sambil meraung marah, "Matilah kau bocah manusia hina!"


Kini Serigala Bayangan Bulan tak hanya menyerang Ling Tian dengan cakarnya saja, namun sekarang ia juga menggunakan gigi taringnya sebagai senjatanya. Dia berniat mencabik-cabik seluruh tubuh Ling Tian dan menyiksanya sampai mati.


Ling Tian pun tak menunggu serangan dari Serigala Bayangan Bulan tersebut mencapai dirinya. Seakan tak mau kalah, ia juga menghilang dari tempatnya dan melesat dengan kecepatan penuh sambil melancarkan serangan balasan ke arah Serigala Bayangan Bulan.


BAM ... BAM


Suara ledakan dari energi Qi yang bertabrakan pun akhirnya terdengar menggema di sekitar hutan tempat pertarungan keduanya. Kecepatan dari pergerakan Ling Tian dan Serigala Bayangan Bulan terlihat setara. Kekuatan mereka juga tampak seimbang.


Saat tinju Ling Tian dan cakar dari Serigala Bayangan Bulan itu saling bertemu, keduanya terdorong mundur ke belakang secara bersamaan. Namun, dengan cepat mereka kembali lagi bertarung sambil menghindar dan kemudian saling melepaskan serangannya masing-masing.


"Hahaha... Apakah hanya dengan kemampuan yang seperti ini kamu ingin membunuhku? Bermimpilah sejenak, lalu bangunlah saat kamu telah berada di alam baka!" ucap Ling Tian di sela-sela pertarungan mereka sambil tertawa keras.


"Aarrgghh!"


Raungan kemarahan sekali lagi terdengar keluar dari mulut Serigala Bayangan Bulan. Serangannya juga menjadi semakin ganas. Dipikirannya, ia tak ingin lagi menyiksa Ling Tian secara perlahan melainkan langsung membunuhnya secepat mungkin.


Gerakan dari setiap serangan yang dilancarkan oleh Serigala Bayangan Bulan terlihat tampak memb4bi buta. Namun, serangannya itu sangat terarah dengan baik ke tubuh Ling Tian.


Mendapatkan serangan yang begitu ganas tersebut, Ling Tian juga membalasnya dengan cara yang sama. Pertarungan mereka sangat sengit dan terus berpindah-pindah tempat. Kadang mereka bertarung di darat lalu dengan cepat berpindah ke udara.


Area hutan yang terkena dampak dari pertarungan keduanya telah hancur berantakan. Batu dan pepohonan di sekitarnya sudah berubah menjadi serbuk halus akibat energi Qi yang sangat kuat terpancar keluar dari dalam tubuh Ling Tian dan Serigala Bayangan Bulan.


Meskipun tingkat kultivasi dari Serigala Bayangan Bulan setara dengan kultivator tahap kelima Bintang Bumi, tetapi karena kekuatan tubuhnya sangat kuat maka dia bisa bertarung secara seimbang dengan kultivator tahap keenam Bintang Bumi.

__ADS_1


Sedangkan untuk Ling Tian sendiri yang kultivasinya hanya berada pada tahap kedua Bintang Bumi, mampu bersaing dan mengalahkan kultivator tahap kelima Bintang Bumi disebabkan oleh teknik yang digunakannya adalah teknik Tingkat Dewa, yaitu Teknik Dewa Naga Surgawi yang juga menaikkan tingkat kekuatannya sebanyak 3 tahapan.


Namun, melawan serangan dari Serigala Bayangan Bulan yang telah menggunakan kekuatan penuhnya tersebut membuat Ling Tian mulai sedikit kewalahan. Setelah pertarungan itu telah berjalan sekitar 20 menit, Ling Tian sudah terlihat tampak terdesak.


Beberapa saat kemudian, akhirnya cakar tajam milik Serigala Bayangan Bulan tepat mengenai dadanya.


BAM


BOOM


Suara ledakan yang hampir secara bersamaan terdengar menggema di sekitar area pertarungan keduanya. Tubuh Ling Tian jatuh meluncur sangat cepat dari udara dan menabrak tanah dengan sangat keras.


Baju yang dipakai oleh Ling Tian telah tercabik dan juga sebagian dagingnya terkoyak, sehingga membuat dadanya yang seputih batu giok itu pun kini berwarna merah oleh darah serta menyisakan sebuah tanda cakaran.


Melihat keadaan Ling Tian yang baru saja terkapar di tanah namun sedang menyunggingkan senyum seolah-olah sangat gembira dengan keadaannya yang seperti itu, membuat Serigala Bayangan Bulan menjadi semakin beringas.


BOOM


Tanah tempat Ling Tian terkapar sebelumnya langsung meledak serta membuat lubang yang besar dan sangat dalam akibat kekuatan pukulan dari Serigala Bayangan Bulan tersebut.


"Hehehe... Aku sangat senang mendapatkan lawan yang cukup tangguh sepertimu." Dari atas udara, Ling Tian berkata sambil tertawa kecil.


Luka bekas cakaran yang berada di dadanya juga telah menghilang dan kembali seperti semula. Itu karena Api Ilahi sudah meregenerasi seluruh bagian tubuhnya yang terluka.


"Sebenarnya aku ingin sekali bermain sedikit lebih lama denganmu. Tapi, aku harus segera melanjutkan perjalananku ke bagian terdalam hutan ini. Jadi, mari kita akhiri saja pertempuran kita dengan cepat!"


Setelah mengatakan hal tersebut, Ling Tian langsung mengeluarkan Pedang Pelangi dari Cincin Ruangnya. Aura yang keluar dari tubuhnya juga menjadi lebih kuat lagi dari yang sebelumnya.


"Ciihh... Seumur hidupku, aku belum pernah bertemu dengan manusia yang besar mulut sepertimu. Apalagi, kamu hanyalah seorang bocah di mataku. Meskipun awalnya aku sangat terkejut karena kamu telah memiliki kemampuan yang sangat kuat di usiamu yang sangat muda ini, namun dirimu tetap saja akan mati di tanganku!" seru Serigala Bayangan Bulan dengan nada mencibir.

__ADS_1


"Sekarang kamu telah bertemu denganku. Jadi, mari kita buktikan apakah mulutku yang kecil ini akan membesar atau masih tetap seperti ini," ucap Ling Tian sambil mengangkat jarinya menunjuk ke arah bibirnya.


GRRR


"Bocah! Kamu telah memaksa diriku sampai ke tahap ini. Jadi sebelum kematianmu, kamu harusnya bersyukur terlebih dahulu. Sebab selain Tuanku, kamu adalah manusia kedua yang akan melihat kekuatanku sesungguhnya."


Tiba-tiba tubuh Serigala Bayangan Bulan tersebut bergetar dengan hebat. Seluruh tulangnya berderak dan tubuhnya kian membesar yang memiliki panjang sekitar 10 meter. Taringya juga ikut memanjang dan melengkung ke depan seperti gading seekor gajah.


"Hehehe... Apakah ini bentuk tranformasimu? Jika sahabatku melihat dirimu yang sekarang, dia akan menertawakan dan menghinamu meskipun bentuk transformasinya lebih jelek darimu." Ling Tian tertawa lirih ketika melihat bentuk transformasi dari Serigala Bayangan Bulan.


"Aarrgghh... Cukup omong kosongmu!" Serigala Bayangan Bulan meraung marah, kemudian langsung menghilang dari tempatnya dan menerkam Ling Tian. Taringnya yang telah melengkung ke depan dijadikan sebagai senjatanya untuk menusuk tubuh Ling Tian.


Sementara Ling Tian sendiri telah bersiap menyambut serangan yang datang ke arahnya. Pedang Pelangi di tangannya juga bergerak sangat cepat untuk menangkis taring dari Serigala Bayangan Bulan.


TRANG ... TRANG


Ketika Pedang Pelangi dan taring Serigala Bayangan Bulan bertemu, itu menimbulkan bunyi yang cukup keras serta percikan api terlihat jelas saat kedua benda tersebut saling beradu.


Meskipun itu hanyalah sepasang taring yang terlihat tampak biasa saja, namun kekuatannya sebanding dengan senjata Pusaka Tingkat Langit kelas tinggi. Sehingga taring tersebut mampu bersaing dengan Pedang Pelangi milik Ling Tian.


***


Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.


Terima kasih juga buat teman-teman yang telah menghargai karya Author dengan cara memberikan TIP.


Author juga doakan semoga sehat selalu buat semua pembaca, baik itu yang suka maupun yang tidak suka dengan Novel "LSM" ini.


Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.

__ADS_1


__ADS_2