Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapeter 210. Mempersiapkan Keberangkatan


__ADS_3

Setelah berbincang-bincang selama beberapa saat, akhirnya semua orang kembali melakukan aktivitasnya. Yan Xifeng, Ning Qian Qian serta keempat Tetua dibawa oleh para pelayan ke ruangan yang telah disiapkan untuk mereka masing-masing.


Ling Tian berjalan ke halamannya dan berhenti tepat di depan Formasi Penyegelan yang ditempatkan untuk melindungi serta menyembunyikan keberadaan Xiaohai yang sedang berkultivasi.


"Si anj1ng jelek ini masih belum menerobos setelah sebulan lebih lamanya," gumam Ling Tian pelan. Lalu ia pun melangkah masuk ke dalam Formasi Penyegelan tersebut.


Sambil duduk, Ling Tian mengulurkan tangannya ke tubuh Xiaohai untuk membantunya menyerap energi di dalam Buah Roh Petir yang sebelumnya telah dimakannya.


Dugu Changfeng yang baru mengetahui kedatangan Ling Tian, pergi ke Asosiasi Alkemis untuk bertemu dengannya. Namun, Ling Tian sepertinya telah menghilang sekali lagi karena tak bisa menemukannya. Bahkan Xiao Jun juga tidak tahu ke mana Ling Tian pergi.


Hanya Kera Salju saja yang mengetahui keberadaan Ling Tian karena dia bisa merasakan dengan jiwanya bahwa Ling Tian berada di dalam Formasi Penyegelan. Tetapi, Kera Salju tidak memberitahukan kepada mereka karena ia tahu bahwa Ling Tian saat ini tak bisa diganggu.


Lima hari pun berlalu lagi dengan cepat. Energi dalam Buah Roh Petir hampir habis diserap masuk ke dalam tubuh Xiaohai. Saat itu juga tubuhnya mulai bergetar hebat. Melihat hal tersebut, Ling Tian segera bergegas keluar dari Formasi Penyegelan karena sebentar lagi Xiaohai akan menerobos tingkat kultivasinya.


"Sepertinya dia akan segera menerobos, Tuan Muda!" kata Kera Salju yang sudah berada di samping Ling Tian.


"Mmm ... Jika aku tidak membantunya, anjing jelek ini mungkin akan menerobos sekitar sebulan lagi," jawab Ling Tian seraya mengangguk pelan.


Beberapa menit kemudian, Formasi Penyegelan sedikit bergetar. Setelah itu, menjadi tenang kembali. Xiaohai yang berada di dalam formasi akhirnya menerobos tingkat kultivasinya ke tahap ketiga Bintang Bumi.


"Bos! Keluarkan aku dari sini!" rengek Xiaohai dari dalam Formasi Penyegelan.


Ling Tian pun segera melambaikan tangannya untuk menghilangkan formasi tersebut.


"Hahaha ... Bos! Sepertinya kamu juga sudah menerobos tingkat kultivasimu? Bagaimana kalau kita mengadu kecepatan lagi?" tanya Xiaohai sambil tertawa gembira saat dirinya sudah berada di depan Ling Tian.


"Huuhh ... Aku tak mau bertanding denganmu! Itu hanya akan menghabiskan energi Qi-ku dengan sia-sia dan akan membuat ketampananku ini memudar hingga menjadi jelek sepertimu," keluh Ling Tian mencoba mengelak dari ajakan Xiaohai.


Sebab, Ling Tian tahu, meskipun kultivasinya telah meningkat, ia takkan bisa mengalahkan kecepatan terbang Xiaohai yang juga baru saja menerobos tingkat kultivasinya sendiri. Itu hanya akan mempermalukan dirinya jika dikalahkan oleh Xiaohai lagi.

__ADS_1


"Ciihh ... Bilang saja kalau kamu takut kalah, Bos!" cibir Xiaohai yang tidak terima dirinya dikatakan jelek oleh Ling Tian.


"Xiaohou, mari kita ke sana! Sepertinya cuaca hari ini sangat bagus untuk menikmati teh hangat," Ling Tian mengajak Kera Salju untuk mengalihkan pembicaraannya dengan Xiaohai, sambil menunjuk ke arah tempat duduk yang terbuat dari batu dibawah sebuah pohon yang berada di halamannya.


"Hmph!" dengus Xiaohai yang langsung menghilang dari tempatnya dan dalam sekejap telah muncul di tempat duduk yang ditunjuk oleh Ling Tian. Ia mencoba menujukkan kecepatannya pada Ling Tian dan Kera Salju.


"Aaiihh ... Tiba-tiba aku merasa lidahku sakit dan tidak ingin minum teh lagi. Mungkin sebaiknya aku pergi melihat kemajuan dari orang-orang yang ada di sini dalam membuat pil. Ayo, Xiaohou! mari kita pergi melihat mereka!" lanjut Ling Tian lagi pada Kera Salju.


"Huuhh ... Bos sengaja menghindariku karena pasti ia takut kalah untuk bersaing kecepatan denganku," gerutu Xiaohai pelan sambil berbaring di atas tempat duduk batu tersebut.


Ling Tian yang mendengar gerutuan Xiaohai itu terus berjalan santai seraya bersiul gembira tanpa menghiraukannya.


"Salam, pemimpin!"


Ketika Ling Tian dan Kera Salju sampai di aula pembuatan pil, semua orang yang berada di situ segera menyapanya.


"Mmm!" Ling Tian mengangguk pelan seraya tersenyum kecil, kemudian bertanya, "Bagaimana kemajuan kalian akhir-akhir ini?"


"Hehehe ... Baguslah!" Ling Tian tertawa senang.


Meskipun efektivitas pil yang dibuat oleh anggota sektenya masih seperti itu, namun hal tersebut sudah merupakan pencapaian yang sangat baik di Benua Langit tingkat menengah. Bahkan pil yang dibuat oleh Yun Feilong yang memiliki tingkat efektivitas 91 persen sudah dianggap sebagai pil terbaik sepanjang masa oleh semua orang.


Ling Tian juga tahu bahwa mereka takkan bisa membuat pil dengan efektivitas 100 persen seperti pil yang selalu dibuatnya. Ini dikarenakan api yang mereka gunakan berbeda dengan api yang digunakan oleh Ling Tian.


"Saudara Yun! Dalam beberapa hari lagi aku akan segera kembali ke Kota Seribu Bunga. Aku telah meninggalkan sekte selama lebih dari dua tahun dan tak tahu bagaimana keadaan yang terjadi di sana selama aku tak ada. Jika memungkinkan, aku akan memindahkan sekte ke tempat ini. Jika tidak, aku hanya akan membuat Asosiasi Alkemis menjadi cabang dari sekte kita."


Ling Tian sudah memikirkannya matang-matang sejak dia mengambil semua Rumput Roh Bintang di Sekte Kabut Racun. Menurut perhitungan Ling Tian, kultivasinya akan dapat mencapai tingkat Bintang Langit dengan semua Rumput Roh Bintang tersebut.


Kerinduan yang sangat besar terhadap keluarganya juga semakin mendorongnya untuk segera kembali menemui mereka. Dia berpikir akan meningkatkan kultivasinya dengan tenang di dalam sektenya saja hingga mencapai tahap Bintang Langit agar bisa membuat Formasi Teleportasi untuk dapat kembali ke Benua Langit Tingkat Rendah.

__ADS_1


"Bila kamu ingin pergi untuk melihat sekte kita, kamu bisa ikut bersamaku, saudara Yun!" lanjut Ling Tian lagi.


"Hmmm ... Baiklah, pemimpin! Aku juga sudah merasa sedikit bosan terus-menerus berada di sini. Mungkin aku harus keluar sesekali untuk melihat dunia luar agar membuat pikiranku lebih jernih hingga bisa lebih meningkatkan efektivitas pil yang aku buat."


"Hehehe ... Baguslah kalau begitu! Perjalanan akan semakin ramai jika dilakukan oleh banyak orang."


Setelah itu, Ling Tian berjalan kembali ke halamannya dan menemukan Xiao Jun serta Wei Ziqing yang sudah berada di sana untuk berlatih bersama.


"Jun! Ayo temani aku pergi berbelanja untuk membeli oleh-oleh bagi Nyonya Gurumu dan yang lainnya," ujar Ling Tian.


"Aahh ... Apakah kita sudah akan kembali, Guru?" tanya Xiao Jun dengan nada sangat bersemangat.


"Mmm!" Ling Tian mengangguk cepat seraya tersenyum lebar.


"Hahaha ... Kalau begitu, aku juga akan pergi berbelanja untuk membelikan pakaian serta perhiasan bagi Yuemeilan kecil," celetuk Xiaohai yang tiba-tiba muncul di depan Ling Tian sembari tertawa senang.


"Ciihh ... Apakah kamu memiliki uang?" tanya Ling Tian cepat dengan nada mencibir.


"Hehehe ... Uangnya 'kan ada padamu, Bos!" balas Xiaohai sambil cengar-cengir.


"?@!"


Ling Tian tak tahu harus menjawab apa untuk menanggapi perkataan Xiaohai tersebut.


"Guru! Sebaiknya kita mengajak saudari Ning Qian Qian juga untuk ikut pergi berbelanja. Sebab, dia pasti lebih tahu pakaian yang cocok untuk Nyonya Guru karena mereka sama-sama wanita." saran Xiao Jun


"Yaah ... Sepertinya itu ide yang bagus. Sekalian saja mengajak saudara Yan Xifeng untuk ikut melihat-lihat suasana Kota Primordial."


Selesai mengucapkan hal tersebut, Ling Tian pun pergi ke tempat Yan Xifeng dan Ning Qian Qian. Di dalam benaknya, ia membayangkan suasana bahagia ketika bertemu dengan orang-orang yang sangat dicintainya.

__ADS_1


Ling Tian juga bertanya-tanya sudah sebesar apa anaknya kini. Apakah wajahnya terlihat lebih mirip dirinya? Ataukah lebih mirip dengan ibunya, yaitu Jia Xiulan?


Mengingat semua hal itu, Ling Tian merasa semakin tidak sabar ingin kembali ke Kota Seribu Bunga untuk bertemu dengan mereka semua.


__ADS_2