
Apa yang terjadi di atas arena pertarungan sungguh di luar dugaan semua orang. Tak ada seorang pun yang pernah berpikir bahwa He Chang Lang sang jenius nomor satu tersebut akan dipermainkan sedemikian rupa oleh Ling Tian. Hal ini benar-benar telah mengejutkan seisi area pertemuan Aliansi Delapan Sekte.
“Sepertinya murid dari Sekte Cahaya Matahari itu sudah menyembunyikan tingkat kultivasinya. Bagaimana mungkin seorang kultivator tahap pertama Bintang Raja dapat mengalahkan tahap keempat Bintang Raja?”
“Aku juga berpikir demikian. Mungkin dia memiliki sebuah harta pusaka untuk menutupi tingkat kultivasi yang sebenarnya.”
“Hmmm, kayaknya memang seperti itu. Aku belum pernah mendengar ada seorang kultivator yang mempunyai kekuatan yang dapat melampaui tiga tahapan seperti ini.”
“Yah, aku juga berpikiran sama. Bahkan para jenius dari sekte tingkat pertama hanya mampu bertarung dengan lawan yang memiliki kultivasi dua tahapan lebih tinggi dari mereka. Walaupun ada beberapa di antara mereka yang sanggup bertarung imbang dengan lawan yang kultivasinya lebih tinggi tiga tahapan darinya, tapi hanya sebatas itu saja karena mereka tidak bisa mengalahkan lawan dengan tingkat kekuatan yang demikian.”
“....................”
Berbagai macam persepsi serta komentar tentang Ling Tian membuat suasana yang sebelumnya hening menjadi hiruk pikuk kembali. Beberapa orang bahkan mengusap matanya berkali-kali karena belum percaya dengan apa yang mereka saksikan saat ini.
__ADS_1
Sementara itu, raut muka dari anggota Sekte Lautan Mendalam terlihat sangat suram. Pimimpin Chu dan para tetua sektenya hanya bisa mengepalkan tinju erat-erat seraya menggeretakkan giginya masing-masing. Kemarahan tampak jelas dari aura yang terpancar dari tubuh mereka semua.
Di lain pihak, orang-orang dari Sekte Cahaya Matahari menambah keriuhan suasana dengan sorakan penuh semangat. Bahkan anggota sekte yang tidak hadir di pertemuan Aliansi Delapan Sekte itu dan hanya menonton pertarungan tersebut melalui Batu Pencitraan terus berteriak dengan sangat keras untuk melampiaskan kegembiraan mereka.
Para gadis bahkan bertingkah lebih gila lagi. Mereka melesat terbang dengan cepat dan saling berebut untuk memeluk Batu Pencitraan seolah-olah itu adalah tubuh Ling Tian. Meskipun pertandingan belum berakhir, mereka seratus persen percaya bahwa Ling Tian akan sangat mudah mengalahkan He Chang Lang setelah menonton semua hal yang terjadi di atas arena pertarungan tadi.
“Hahaha ... Junior Ling! Kamu benar-benar telah mewujudkan keinginanku.” Pang Huaxian tertawa terbahak-bahak sembari mengacungkan jempolnya ke arah Ling Tian. Kemudian melanjutkan, “Lihatlah! Karena perbuatanmu itu, wajah dari super jenius kita menjadi semakin tampan. Dan saking tampannya dia, sampai-sampai orang tuanya sendiri tidak bisa mengenalinya lagi.”
“Hahaha!”
Dengan cepat He Chang Lang bangkit dan segera mengedarkan energi Qi-nya untuk mengembalikan tampilan wajahnya ke keadaan semula. Begitu selesai, tanpa menunda lagi ia mengeluarkan sebuah busur dari Cincin Ruangnya. Setelah itu, ia pun bergegas mundur ke belakang demi menjaga jarak yang cukup jauh dari Ling Tian.
Saat merasa berada pada posisi yang tepat, He Chang Lang segera menarik tali busurnya. Seketika itu juga muncul energi Qi yang sangat kuat dan berbentuk lima anak panah siap untuk dilepaskan. Melihat tindakan He Chang Lang tersebut, Ling Tian masih tetap terlihat santai seolah tak memedulikannya sama sekali.
__ADS_1
WUSH ... WUSH ... WUSH
Deru angin yang kencang disertai fluktuasi udara mengiringi kelima anak panah yang melesak dengan sangat cepat menuju ke arah Ling Tian. Sudut-sudut bibir He Chang Lang terangkat membentuk senyum sinis ketika anak panah tersebut hendak mencapai targetnya.
“Meskipun pergerakanmu cukup cepat, kamu takkan bisa melarikan diri dari serangan Panah Penembus Langit milikku,” batin He Chang Lang penuh antusias.
Tetapi yang terjadi sungguh berbeda dari apa yang telah dipikirkan oleh He Chang Lang. Sebelumnya ia beranggapan bahwa Ling Tian akan menghindari terjangan kelima anak panah miliknya. Namun, Ling Tian masih tetap saja berdiri tenang di tempatnya seakan-akan tak gentar sedikit pun dalam menghadapi serangan He Chang Lang.
BOOM ... BOOM ... BOOM
Begitu anak panah mengenai tubuh Ling Tian, bunyi ledakan beruntun dan sangat keras terdengar menggelegar dari dalam arena pertarungan.
“Hahaha ... Inilah akibatnya bila kamu terlalu menganggap remeh seranganku.” He Chang Lang tertawa seraya menunjuk Ling Tian. “Mungkin kemampuanmu berada sedikit jauh di atasku. Akan tetapi, kamu takkan bisa bersikap sombong lagi dihadapan Panah Penembus Langit-ku ini.”
__ADS_1
“Huuhh, Panah Penembus Langit?! Siapa orang bodoh yang sudah memberikan nama pada senjatamu itu?” gerutu Ling Tian sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. “Jangankan untuk menembus langit, bahkan untuk menembus kulitku saja tidak bisa. Mungkin nama yang pantas buat senjatamu tersebut adalah Panah Penggaruk Kulit Yang Gatal.”
Seketika itu juga tawa He Chang Lang terhenti setelah mendengar perkataan Ling Tian. Tangannya tampak bergetar karena terkejut dengan apa yang disaksikannya saat ini. Anak panah miliknya yang sanggup menghancurkan tubuh kultivator tahap keempat Bintang Raja tersebut sama sekali tidak memiliki efek terhadap tubuh Ling Tian.