Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 98. Bahaya Telah Datang


__ADS_3

Ketika Ling Tian telah kembali ke kediamannya, Ling Han dan yang lainnya segera berhenti berlatih karena melihat bahwa dia membawa seseorang gadis bercadar bersamanya.


"Adik ipar!"


"Yueyue!"


Ling Han dan Su Mei segera memanggil gadis bercadar tersebut secara bersamaan, karena mengenalinya melalui aura yang dikeluarkan olehnya.


"Kakak ipar, Meimei!" Gadis itupun menjawab lalu membuka cadarnya dengan pelan.


Wajah yang sangat cantik seperti seorang Dewi tersebut tampak sangat akrab bagi Ling Tian, Ling Han dan Su Mei.


Sedangkan untuk Mo Qingcheng dan Xiao Jun, mereka tertegun sejenak melihat kecantikan gadis itu yang setara dengan Su Mei.


"Hehehe... Kakak ipar, Jun! Perkenalkan, dia adalah Lin Yue calon istriku juga." Ling Tian tertawa lirih sambil menggaruk-garuk kepalanya.


"Guru! Kalau begitu, aku harus memanggilnya apa?" Tanya Xiao Jun dengan nada sedikit bingung.


"Hmmm... Kamu bisa memanggilnya sebagai Nyonya Guru Pertama, atau Nyonya Guru ke-1, atau Nyonya Pertama saja, atau... Aahh, terserah kamulah Jun! Yang penting ada kata pertama atau ke-1 sebab dia adalah gadis yang pertama kali bertemu denganku." Jawab Ling Tian dengan nada canggung.


"Baik Guru! Salam kenal Nyonya Guru Yang Pertama dan ke-1... Namaku Xiao Jun, murid pria tertampan di Benua Langit ini." Xiao Jun berkata sambil membungkuk memberi hormat ke arah Lin Yue.


"Hehehe... Salam kenal juga Jun!" Ucap Lin Yue sambil tertawa kecil.


"Jun, coba kamu ke sini!" Ling Tian menggerakkan tangannya seraya memanggil Xiao Jun.


"Siap Guru!" Xiao Jun dengan cepat berjalan menghampiri Ling Tian.


TUK


"Ciiihhh... Nama panggilanmu tadi terlalu panjang. Jika Paman Huang mendengarnya, dia akan berpikir bahwa aku yang mengajarkanmu memberi nama seperti itu." Keluh Ling Tian yang menjitak kepala Xiao Jun.


"Hiissh... I-iya Guru!" Xiao Jun meringis sambil memegang kepalanya.


"Hahaha... Ling Han dan yang lainnya tertawa bahagia melihat tingkah Ling Tian dan Xiao Jun.


"Yue'er! Dia adalah calon istri dari kakakku... Namanya Mo Qingcheng, kamu bisa memanggilnya Kakak ipar juga."


"Salam, Kakak ipar! Sapa Lin Yue lembut sambil memberi hormat.


"Mmm... Salam juga Yueyue!" Kata Mo Qingcheng mengangguk dengan senyum hangat.

__ADS_1


"Hmmm... Yue'er! Tingkat kultivasimu kini tertinggal dari Kakak, Kakak ipar dan Mei'er. Mulai besok aku akan menaikkannya agar setara dengan tingkat kultivasi mereka bertiga."


"Mmm..." Lin Yue mengangguk pelan.


Tak terasa sebulan lagi berlalu sejak kedatangan Lin Yue, kini tingkat kultivasinya juga sudah sama dengan Ling Han, Mo Qincheng, dan Su Mei yaitu pada tahap keenam Bintang Emas.


Sedangkan untuk tingkat kultivasi Ling Tian sendiri, masih tetap berada di puncak tahap ketujuh Bintang Berlian. Walaupun sedikit lagi memasuki tahap kedelapan, namun itu masih membutuhkan sumber daya yang sangat banyak.


Ling Tian juga akhirnya sesekali keluar dari kediamannya untuk memberikan arahan dan pelatihan langsung kepada anggota Sektenya.


Kini jumlah seluruh anggotanya hampir mencapai 3 juta orang yang bisa dikatakan telah setara dengan 3 Sekte besar jika di gabungkan. Dan itupun masih terus bertambah setiap harinya karena banyaknya kultivator yang ingin bergabung dengan Sektenya tersebut.


"Aku melihat semakin banyak kultivator wanita yang bergabung dengan Sekte ini." Ucap Lin Yue pelan saat membawakan segelas teh untuk Ling Tian.


Ling Tian yang sedang duduk di depan halaman sambil memperhatikan Ling Han dan yang lainnya berlatih, hanya tersenyum santai mendengar ucapan Lin Yue tersebut. Lalu berkata, "Mungkin karena mereka tertarik dengan ketampananku ini."


"Ciiihhh... Aku akan berlatih juga!" Lin Yue mendengus kesal, kemudian berjalan pergi ke halaman.


"Hehehe... Yue'er-ku kalau marah terlihat semakin cantik." Canda Ling Tian sambil tertawa lirih.


Lin Yue yang mendengar perkataan Ling Tian itu, berjalan menunduk dengan wajah memerah. Sudah lama dia tidak mendengar kata-kata itu terucap dari mulut Ling Tian.


Harapannya ternyata tidak sia-sia setelah mendengar berita tentang Sekte Pria Tertampan Di Benua Langit. Sebab dia sangat akrab dengan nama Sekte itu, karena hanya Ling Tian lah yang sering mengucapkan kalimat tersebut.


Lin Yue kemudian mulai memperagakan Teknik Menari Bersama Pedang. Gerakannya terlihat anggun seperti seorang Dewi yang sedang menari dengan riang gembira.


"Eheemm..." Ling Han berdehem menegur Xiao Jun yang menghentikan latihannya karena terpana melihat tarian pedang yang di peragakan oleh Lin Yue.


"Aahh... Maaf Paman Guru!" Xiao Jun tersentak kaget sejenak, lalu melanjutkan latihannya.


Ling Tian yang sedang asyik menyesap teh buatan Lin Yue, seketika langsung mengernyitkan dahinya. Kemudian dengan cepat dia berkata tegas kepada mereka, "Jangan ada yang keluar dari Formasi Pertahan Sekte!"


Setelah mengatakan hal itu, Ling Tian langsung terbang melesat dengan sangat cepat ke langit dan berdiri tepat di tengah-tengah Sektenya.


Mendengar perkataan Ling Tian tersebut, Ling Han dan yang lainnya segera menghentikan latihan mereka. Dengan cepat mereka juga segera bergerak ke arahnya dan bergabung dengan anggota Sekte lainnya.


Mereka semua tahu bahwa jika Ling Tian telah berkata dengan nada serius seperti itu, artinya bahaya sedang menuju ke arah tempat mereka berada.


Ling Tian kemudian mengaktifkan Formasi Pertahanan, lalu melambaikan tangannya sebanyak beberapa kali untuk menambahkan kekuatan pada Formasi tersebut.


Semua orang yang merasakan Formasi Pertahanan telah diaktifkan, menjadi sangat terkejut dan langsung bersiaga. Mereka juga melihat bahwa Ling Tian telah berdiri di atas udara sambil menatap jauh ke depannya.

__ADS_1


"Bos!" Seru Huang Fu setelah memandang wajah Ling Tian yang terlihat sangat serius itu.


Sebab selama dia mengikuti Ling Tian, Mu Bai belum pernah melihat wajahnya yang serius seperti ini. Karena ketika Ling Tian bertarung dengan puluhan kultivator tahap pertama Bintang Bumi, Ling Tian masih terus tersenyum tenang.


"Pemimpin!" Panggil Mu Bai dan akan melesat ke tempat Ling Tian berada. Namun Ling Tian segera menggunakan energi Qi-nya untuk menahannya.


"Paman Mu! Paman Huang! Dan untuk seluruh anggota Sekte ini, dengarkan perintahku!"


"Jangan ada di antara kalian yang keluar dan meninggalkan Formasi ini! Seorang kultivator tahap kedua Bintang Bumi sedang menuju ke sini dengan niat membunuh yang sangat kuat."


"Ini akan sangat merepotkan. Apapun yang terjadi pada diriku, tetaplah berada dalam Formasi!"


Ling Tian berbicara dengan menggunakan energi Qi-nya agar semua orang yang berada dalam wilayah Sektenya bisa mendengar perkataanya.


"Apaaaa!"


Semua orang berkata serempak dengan nada panik setelah mendengar apa yang telah dikatakan oleh Ling Tian.


"Tian'er! Mengapa kamu tidak ikut berlindung juga di dalam Formasi?" Tanya Ling Han keras dengan nada yang sangat cemas.


Ling Tian menoleh, kemudian tersenyum ke arah Ling Han dan yang lainnya lalu berkata, "Formasi ini hanya akan bertahan selama 1 jam saja jika dia menyerang dengan kekuatan penuhnya. Setelah itu, tubuh kalian semua akan hancur berkeping-keping terkena dampaknya."


"Aku akan mencoba melawan sebisanya dengan seluruh kekuatanku. Sudah lama aku tidak bertarung dengan sungguh-sunguh, dan ini mungkin juga akan dapat meningkatkan kultivasiku." Lanjut Ling Tian dengan nada santai, yang berusaha menenangkan semua orang.


Hanya dalam beberapa detik setelah Ling Tian mengatakan hal itu, seorang pria tua dan seorang gadis muda telah muncul sekitar 50 meter di depannya.


"Hmmm... Apakah dia orangnya?" Tanya pria tua itu kepada sang gadis dengan nada seperti sedang menahan amarahnya.


"I-iya! Dialah orang yang telah membunuh pemimpin Sekte!" Kata gadis itu dengan terbata-bata sambil menunjuk ke arah Ling Tian.


Pria tua tersebut menatap tajam ke arah Ling Tian, sambil mengukur tingkat kultivasinya. Tapi meskipun kultivasinya lebih tinggi dari tingkat kultivasi Ling Tian, dia tetap saja tidak bisa melihatnya, itu karena Ling Tian mengolah Teknik Dewa Naga Surgawi.


***


Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.


Terima kasih juga buat teman-teman yang telah menghargai karya Author dengan cara memberikan Tip.


Author juga doakan semoga sehat selalu buat semua pembaca, baik itu yang suka maupun yang tidak suka dengan Novel "LSM" ini.


Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.

__ADS_1


__ADS_2