
Pertarungan di atas arena masih berlangsung dengan sengit. Udara di dalam arena tampak berfluktuasi seiring energi Qi yang dikeluarkan oleh keduanya. Tendangan serta pukulan Ling Yuemeilan terus menerjang ke arah titik-titik penting pada bagian tubuh Ling Tian.
Akan tetapi, semua serangan Ling Yuemeilan dapat dihindari dengan sangat mudah oleh Ling Tian. Mengetahui bahwa serangannya tidak menghasilkan apa-apa, secara spontan Ling Yuemeilan membuka mulutnya lebar-lebar.
ROAR
Semua orang yang berada di sekitar arena langsung terkejut saat suara auman keras tiba-tiba keluar dari mulut Ling Yuemeilan. Permen lolipop yang ada di mulutnya juga telah hancur tak bersisa.
Karena itu hanyalah Formasi Pelindung yang terpasang di arena pertarungan tersebut, maka orang-orang di sekitarnya akan mendengar aumannya dengan jelas. Bahkan kultivator di bawah tahap kelima Bintang Emas akan merasakan telinga mereka menjadi sangat nyeri karena efek dari auman Ling Yuemeilan.
Dan hal yang paling mengejutkan semua orang adalah Ling Tian, yang menjadi sasaran dari teknik auman itu. Ia masih tetap terlihat tersenyum santai seolah-olah hal tersebut tidak berpengaruh sedikit pun terhadap dirinya.
Meski Teknik Auman Naga miliknya tak berpengaruh pada Ling Tian, akan tetapi Ling Yuemeilan tidak mengendorkan serangannya sedikit pun. Beberapa saat kemudian, setelah merasa yakin bahwa seluruh Teknik Dewa Naga Surgawi miliknya benar-benar tidak dapat memberikan tekanan pada Ling Tian, akhirnya Ling Yuemeilan segera melesat mundur ke belakang.
"Kakak, kamu sungguh sangat kuat! Aku benar-benar tidak bisa mengalahkanmu meskipun telah menggunakan seluruh kemampuanku. Terlebih lagi, aku merasa bahwa kamu sepertinya sudah mengetahui setiap bagian yang akan menjadi target dari seranganku. Apakah kamu juga tahu tentang teknik bela diri yang aku gunakan tadi?" tanya Ling Yuemeilan dengan nada heran. Wajahnya terlihat lucu ketika ia menggembungkan pipinya seolah tak mau menerima hasil dari pertarungan tersebut.
Semua orang langsung tertawa ketika melihat tingkah lucu yang ditunjukkan oleh Ling Yuemeilan itu. Walau ia memiliki kekuatan yang hebat, namun sikap kekanak-kanakannya membuat Ling Yuemeilan terlihat semakin imut.
"Yueyue! Apa yang kamu pikirkan? Mengapa sikapmu hari ini tampak aneh? Biasanya, kamulah yang paling terlihat bersemangat saat Yuemei'er bertarung menggunakan teknik bela dirinya." Su Mei yang duduk di sebelah kanan Lin Yue segera bertanya, ketika ia melihat Lin Yue terus diam sejak awal pertarungan antara Ling Yuemeilan melawan pemuda yang bernama Ying Jun tersebut.
__ADS_1
Jia Xiulan yang juga duduk di sebelah kiri Lin Yue, merasa aneh dengan sikap yang ditunjukkannya itu. Sebab, Lin Yue akan menjadi orang yang paling bersemangat saat Ling Yuemeilan telah bertarung menggunakan Teknik Dewa Naga Surgawi miliknya. Karena teknik bela diri tersebut akan mengingatkan Lin Yue pada sosok pemuda yang sering menggunakan teknik bela diri itu juga ketika menghadapi musuh-musuhnya.
Lin Yue tetap diam dan tidak menjawab pertanyaan Su Mei. Ia bahkan langsung mengeluarkan pedangnya dari Cincin Ruangnya sendiri, yang membuat Su Mei dan Jia Xiulan semakin kebingungan dengan tindakannya.
Sementara orang-orang yang berada di dekat mereka pun tampak mengerutkan alisnya masing-masing melihat sikap Lin Yue yang seperti itu. Tak ada seorang pun yang tahu apa yang ada di dalam pikiran Lin Yue pada saat ini. Hanya Lin Yue sendirilah yang mengerti mengapa dirinya bertindak sedemikian rupa.
Mungkin menurut semua orang bahwa penuturan dari Ling Yuemeilan sebelumnya hanyalah sikap kekanak-kanakannya karena tak mau menerima hasil dari pertarungan tersebut. Namun, hal inilah yang semakin menguatkan kecurigaan dari Lin Yue, ketika Ling Yuemeilan mengatakan bahwa pemuda yang menjadi lawannya itu mengetahui setiap bagian yang akan menjadi target serangannya.
Sebab, Lin Yue sendiri yang tingkat kultivasinya telah berada di tahap kedua Bintang Bumi, masih merasa sulit untuk menebak arah serangan yang akan ditujukan oleh Ling Yuemeilan kepadanya, saat mereka berlatih bersama. Untuk itulah Lin Yue ingin mengonfirmasi kecurigaannya.
Tanpa menghiraukan tatapan aneh yang tertuju ke arahnya, Lin Yue segera menoleh pada Yun Feilong dan berkata, "Tetua Yun, tolong buka Formasi Pelindung arena!"
"Aahh ... Nyonya Pertama! Apa yang akan Anda lakukan?" tanya Yun Feilong dengan nada keheranan.
"Mmm ... Baiklah!" Yun Feilong menganggukkan kepalanya pelan, lalu segera melambaikan tangannya untuk membuka Formasi Pelindung di sekitar arena pertarungan.
Ketika formasi tersebut telah terbuka, Lin Yue langsung menghilang dari tempatnya dan muncul di dalam arena, tepat di sebelah Ling Yuemeilan.
Sambil membelai lembut rambut Ling Yuemeilan, Lin Yue berkata pelan, "Yuemei'er, kembalilah dulu ke tempat Ibu kedua dan Ibu ketiga! Biarkan Ibu pertama yang bertarung melawan kakak itu."
__ADS_1
"Hah! Ibu pertama, kamu sangat kuat. Kamu bisa membuat kakak itu terluka sangat parah jika kamu bertarung dengannya," ujar Ling Yuemeilan dengan nada terkejut.
Semua orang yang mendengar pernyataan dari Lin Yue juga ikut terkejut. Mereka awalnya berpikir bahwa Lin Yue hanya akan berbicara dengan pemuda yang ada di atas arena tersebut, atau mungkin dia akan menyerahkan pil dengan efektivitas 100 persen kepadanya karena pemuda itu bisa dikatakan sebagai anggota sekte yang jenius.
Tetapi, itu sangat berbeda dengan apa yang telah mereka pikirkan. Lin Yue malah hendak bertarung dengan pemuda yang baru saja menjadi lawan dari Ling Yuemeilan.
"Yumei'er, tenanglah! Ibu pertama hanya akan berlatih dengannya sekalian mengukur tingkat kekuatannya saja, sama seperti biasanya saat kita berdua sedang berlatih." Lin Yue berkata lembut untuk meyakinkan Ling Yuemeilan.
Ling Tian yang sedari tadi mendengar percakapan mereka, segera berseru, "Aku menolaknya! Aku tidak mau bertarung dengan Anda, Nona! Aku tidak bisa melihat tingkat kultivasimu yang menandakan bahwa Anda sangat kuat dariku."
"Nah, Ibu pertama sudah mendengarnya sendiri 'kan!? Kakak itu tidak mau bertarung denganmu," ujar Ling Yuemeilan.
"Jangan dengarkan dia, Yumei'er! Kamu harus mendengarkan Ibu pertama. Kalau tidak, Ibu pertama tak akan membelikan kamu permen lolipop lagi," jawab Lin Yue dengan menunjukkan wajah cemberut.
"Ja-jangan Ibu pertama! Aku ... Aku akan menuruti perkataanmu," balas Ling Yuemeilan terbata dengan nada sedikit ketakutan. Kemudian ia segera melesat keluar dari arena dan langsung menuju ke arah Su Mei dan Jia Xiulan.
Di luar arena pertarungan, semua orang menjadi sangat penasaran dengan tindakan Lin Yue tersebut.
"Aaiihh ... Kalau begitu, aku juga akan turun dari arena ini. Aku tidak mau mendapatkan pukulan darimu, Nona!" keluh Ling Tian yang bergegas hendak keluar dari arena pertarungan.
__ADS_1
Melihat tindakan Ling Tian, Lin Yue seketika menghilang dari tempatnya. Dalam sekejap, ia pun langsung muncul di depan Ling Tian dan menghalangi jalannya.
"Siapa yang mengizinkanmu pergi?" tanya Lin Yue sambil menatap lekat-lekat pada tubuh pemuda yang ada di depannya itu.