Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 299. Semuanya Berjalan Dengan Lancar


__ADS_3

“Selamat, Guru!” ujar Meng Wanlian memberikan selamat kepada Yan Qingshan yang berhasil menerobos tingkat kultivasinya.


“Selamat, Pemimpin!” seru keempat pria paruh baya secara bersamaan.


“Mmm!” Yan Qingshan menganggukkan kepalanya seraya tersenyum bahagia menanggapi ucapan selamat dari mereka semua. Lalu ia segera membagikan Pil Sembilan Garis Suci yang dibuat oleh Ling Tian kepada Jiang Su dan yang lainnya.


Jiang Su memegang Pil Sembilan Garis Suci dengan sangat bersemangat. Begitu pula dengan yang lainnya. Mereka menggenggam pil tersebut seperti sedang memegang harta yang tak ternilai harganya. Karena semuanya tahu bahwa sebentar lagi mereka akan menerobos tingkat kultivasinya dengan bantuan Ling Tian dan juga Pil Sembilan Garis Suci itu.


Tetapi tiba-tiba Jiang Su maju ke depan Ling Tian dan berkata sambil membungkuk memberi hormat, “Tuan! Tidak bisa kupungkiri bahwa aku sangat ingin menerobos tingkat kultivasiku. Namun, mungkin sebaiknya pil ini digunakan oleh pemimpin sekte untuk sekali lagi meningkatkan kultivasinya sendiri. Dengan demikian, sekte kita akan benar-benar mampu bersaing dengan sekte tingkat enam.”


“Hal tersebut tidak dapat dilakukan!” jawab Ling Tian dengan nada tegas. “Tak ada yang instan di dunia ini. Sebab, itu hanya akan membuat fondasi kultivasinya menjadi rusak dan Meridian di dalam tubuhnya bisa meledak, hingga mengakibatkan dirinya juga menjadi cacat.”


“Mengapa aku bisa meningkatkan kultivasi Qingshan hanya dalam dua hari saja?” tanya Ling Tian sembari memandang semua orang yang berada di tempat tersebut. Kemudian melanjutkan, “Itu karena sebelumnya tubuh Qingshan sama seperti kalian juga yang telah beradaptasi dengan basis kultivasi kalian masing-masing. Ditambah lagi energi Qi yang terdapat di dalam Dantian kalian semua sudah banyak, sehingga itu sedikit membantuku untuk membuat kalian semua menerobos ke tahap selanjutnya.”


“Aku bisa saja melakukannya sekali lagi untuk meningkatkan kultivasi milik Qingshan. Meski hal tersebut lebih cepat daripada dia harus berkultivasi sendiri selama bertahun-tahun untuk menerobos ke tingkat selanjutnya, namun tetap saja itu akan membutuhkan waktu berbulan-bulan bagiku untuk bisa membantunya.”


“Sementara, aku juga harus meningkatkan kultivasiku sendiri. Karena semakin tinggi basis kultivasi seseorang yang harus aku tingkatkan, maka akan semakin sulit juga bagiku untuk melakukannya dan itu tetap saja memiliki resiko yang sangat besar,” sambung Ling Tian menjelaskan.

__ADS_1


Mendengar penjelasan Ling Tian, akhirnya semua orang menganggukkan kepala mengerti, bahwa memang tak ada sesuatu yang instan di dunia ini dalam berkultivasi. Tetapi Yan Qingshan dan Meng Wanlian tahu, bahwa ada satu orang yang bisa melakukan hal tersebut. Yaitu orang yang baru saja memberikan penjelasan kepada mereka semua, dia adalah Ling Tian sendiri.


“Aaiihh ... Sebaiknya kita tidak menunda waktu lagi! Paman Jiang, mari kita lanjutkan untuk meningkatkan kultivasimu,” ujar Ling Tian dengan nada sedikit menggerutu dan langsung menghilang dari tempatnya.


Jiang Su tersentak kaget dipanggil Ling Tian dengan sebutan 'Paman'. Kepalanya langsung menoleh ke arah Yan Qingshan seraya menunjukkan tampang canggung.


Sebab, Yan Qingshan merupakan pemimpin sektenya dan dia juga adalah orang yang paling kuat serta lebih tua di antara mereka semua. Tapi Ling Tian memanggil namanya secara langsung, bukan dengan sebutan 'Paman' atau dengan sebutan yang lebih terdengar menghormatinya.


Melihat hal ini, Yan Qingshan segera tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Jiang Su. Sambil tersenyum lebar, ia segera memberi tanda pada wakilnya itu untuk bergegas mengikuti Ling Tian.


Hal tersebut tidak membuat Yan Qingshan merasa rendah diri dibandingkan dengan yang lainnya. Justru ia merasakan itu adalah hal yang wajar karena dirinya kini adalah murid dari Ling Tian.


Tanpa menunggu lebih lama lagi, Jiang Su segera mengikuti Ling Tian masuk ke dalam gua. Ia menuju keruangan yang sebelumnya digunakan oleh Yan Qingshan berkultivasi, karena Ling Tian juga telah menunggunya di sana.


***


Waktu pun terus berputar dengan cepat. Tanpa terasa sudah hampir lima hari lagi berlalu.

__ADS_1


Jiang Su menghabiskan waktu hampir dua hari untuk meningkatkan kultivasi ke tahap selanjutnya. Sedangkan bagi ketiga pria paruh baya lainnya yang memiliki kultivasi di tahap pertama Bintang Kaisar, mereka hanya menghabiskan waktu sehari saja dalam menerobos tingkat kultivasinya masing-masing.


Kini tibalah giliran Meng Wanlian untuk ditingkatkan kultivasinya. Dengan semangat yang sangat tinggi, ia bergegas mengikuti Ling Tian ke dalam gua. Meng Wanlian tampak seolah tidak sabar ingin merasakan tingkat kultivasi di tahap Bintang Kaisar.


“Aaiihh ... Jangan menghadap ke arahku, Guru! Bagaimana mungkin aku melakukannya dari depan,” gerutu Ling Tian dengan wajah cemberut.


“Hehehe ... Bukankah posisi seperti ini akan lebih bagus dibanding melakukannya dari belakang? Bahkan mungkin prosesnya akan lebih cepat lagi, karena titik akupunktur di dada para kultivator wanita terhubung langsung pada Dantian mereka.” Meng Wanlian tertawa kecil seraya mengolok-olok Ling Tian. “Ooh ... Ataukah gurumu ini benar-benar harus membuka seluruh pakaiannya agar tanganmu bisa secara langsung menyentuh kulitku? Sehingga energi Qi yang kamu gunakan juga tidak terhalang oleh pakaian dan menjadikan prosesnya berjalan lebih lancar dan sangat cepat.”


“Huuhh ... Berhentilah mempermainkanku, Guru! Itu malah hanya akan mengganggu konsentrasiku saat membantumu menyerap energi dari Pil Sembilan Garis Suci tersebut,” balas Ling Tian dengan nada mengeluh.


“Hahaha ... Apakah kamu berpikir yang macam-macam tentang gurumu ini hingga membuatmu takut melakukannya dari depan?” Meng Wanlian terkekeh sambil membusungkan dadanya yang besar, berniat terus mengolok-olok Ling Tian.


“Fiiuuhh!" Ling Tian hanya bisa menghela napas panjang menghadapi tingkah Meng Wanlian itu.


Meskipun ia tahu bahwa gurunya tersebut hanya bercanda dan mempermainkannya, namun sebagai pria yang sangat normal, sudah pasti Ling Tian akan merasakan desakan aneh dari dalam dirinya jika terus diperlakukan seperti itu. Apalagi bila Meng Wanlian benar-benar membuka seluruh pakaiannya dan mempertontonkan tubuh seksinya tersebut.


Setelah merasa puas menggoda Ling Tian, akhirnya Meng Wanlian pun berbalik membelakangi muridnya itu dan segera menelan Pil Sembilan Garis Suci. Tubuh Meng Wanlian bergetar hebat saat energi dari pil tersebut mulai mengamuk di dalam dirinya. Erangan tertahan yang terdengar bagaikan sebuah desahan keluar secara spontan dari mulut Meng Wanlian.

__ADS_1


Hal ini hampir membuat Ling Tian kehilangan konsentrasinya sendiri. Dengan cepat ia segera menutup indra pendengarannya agar suara erangan itu tidak lagi mengganggunya.


Karena basis kultivasi Meng Wanlian paling rendah di antara semua orang yang sudah ditingkatkan oleh Ling Tian, maka hanya dalam setengah hari saja ia sudah berhasil menerobos ke tahap selanjutnya, yaitu tahap pertama Bintang Kaisar.


__ADS_2