
Acara perjamuan tidak di lanjutkan kembali, tetapi hati semua orang sangat senang setelah melihat pertunjukan yang di tampilkan oleh Ling Tian.
Ling Tian menurunkan Yanyan dari gendongannya lalu berkata.. "Yanyan tunggu di sini yah..! Kakak Tiantian akan memberikan hadiah kepada kamu."
Dengan cepat Ling Tian mengeluarkan beberapa Ramuan Roh dari Cincin Ruangnya, lalu mulai memurnikannya untuk membuat pil.
Hanya dalam beberapa menit saja, dia telah membuat 30 butir Pil Roh untuk kultivator tingkat Bintang Perunggu, dan 30 butir Pil Kondensasi Roh untuk kultivator Bintang Perak.
Semua pil tersebut telah di campurkan oleh Ling Tian dengan Susu Stalaktit agar dapat membantu Yanyan untuk menguatkan tubuhnya.
Melihat cara Ling Tian meramu pil, Jia Xiulan dan pengawalnya sekali lagi terkejut. Tidak ada satupun Alkemis di Benua Langit yang akan membuat pil tanpa menggunakan Kuali Pil.
"Ternyata dia juga seorang Alkemis..!" Jia Xiulan membatin.
"Ini hadiah untuk Yanyan..! Itu akan cukup sampai Yanyan menembus tingkat Bintang Emas. Nanti Kakak Tiantian akan memberikan pil lainnya jika Yanyan telah berada di tingkat Bintang Emas." Ling Tian memberikan semua pil tersebut kepada Yanyan sambil membelai rambutnya.
Ibu Yanyan segera akan bersujud kepada Ling Tian, tetapi Ling Tian menahannya dengan Qi nya hingga tubuhnya tidak bisa bergerak.
"Tidak perlu seperti itu Bibi..! Kita semua adalah keluarga dan tidak ada yang boleh melakukan seperti itu lagi terhadapku." Ling Tian berbalik ke arah semua anggota Klannya.
Mata Ibu Yanyan berkaca-kaca mendengar perkataan Ling Tian, dia tidak pernah menyangka bahwa Yanyan akan mendapatkan sumber dayanya sendiri dan itu di berikan langsung oleh Ling Tian kepadanya.
"Untuk para anggota Klan yang akan berkultivasi menggunakan teknik kekuatan tubuh, tidak perlu lagi takut kekurangan sumber daya. Aku yang akan menyiapkan semuanya untuk kalian. Aku juga telah memberikan beberapa teknik penguatan tubuh kepada Patriark. Semakin kuat kalian semua, semakin kuat juga Klan Ling kita."
"Baiklah..! Aku akan kembali dulu ke kediamanku, karena perutku sangat lapar." Ling Tian pura-pura memegang perutnya.
"Kakak Tiantian, aku juga lapar..! Bolehkah Yanyan ikut makan bersama Kakak Tiantian..?" Yanyan memegang perutnya dengan wajah memelas.
"Hahaha.. Baiklah..! Yanyan juga boleh ikut makan bersama Kakak Tiantian. Apakah Bibi akan ikut juga..?" Ling Tian memegang tangan Yanyan lalu bertanya kepada Ibunya.
"Aku akan segera kembali ke rumah..! Biar Yanyan saja yang ikut, soalnya Bibi masih ada pekerjaan di rumah."
"Baiklah Bibi.. Aku akan kembali dulu bersama Yanyan." Ling Tian segera meninggalkan tempat perjamuan tersebut dan menuju kediamannya bersama kedua orang tuanya dan yang lainnya.
"Tunggu sebentar..! Ibu akan memasak untukmu dan Yanyan." Setelah mereka sampai, Ling An segera berkata kepada Ling Tian.
"Masak saja yang banyak Bu, biar kita semua bisa makan bersama." Ling Tian mengeluarkan 2 potongan daging Binatang Roh Tingkat 3 dan tingkat 4.
__ADS_1
"Hmmm.. Baiklah..!" Ling An segera mengambil potongan daging tersebut lalu berjalan menuju ke dapur.
Tanpa mengatakan apa-apa, Su Mei langsung mengikuti Ling An ke dapur.
"Bibi.. Aku akan ikut membantu juga..!" Lin Yue segera berlari mengikuti Ling An dan Su Mei.
"Kalau begitu aku juga akan belajar memasak dari Bibi." Jia Xiulan pun langsung mengikuti mereka.
"Aahh.. Tuan Putri, aku juga akan ikut..!" Kata pengawal Jia Xiulan.
"Tidak perlu Paman.. Ini adalah urusan para wanita..!" Jia Xiulan terus berjalan dengan cepat.
"Hahaha.. Paman, ayo duduk saja di sini." Ling Tian tertawa melihat pengawal Jia Xiulan terus berdiri di depan pintu setelah di larang oleh Jia Xiulan untuk mengikutinya.
"Tuan Muda Ling, aku tidak takut jika ada yang akan mengancam keselamatan Tuan Putri sebab aku bisa merasakannya dari sini. Yang aku takutkan bahwa dia akan meledakkan dapur kalian karena dia tidak pandai memasak. Dapur di istana telah beberapa kali di renovasi karena di ledakkan olehnya."
"Tenanglah Paman..! Ibuku akan mengajarinya cara memasak yang benar."
"Fiiiuuhh.." Pengawal tersebut hanya menghela nafas panjang.
Beberapa saat kemudian, ketiga gadis tersebut telah membawa masing-masing masakan mereka ke meja makan. Dan seperti apa yang di katakan Ling Tian, tidak ada ledakan apapun yang terjadi.
"Ini adalah daging dari Binatang Roh tingkat 3, dan kalau yang ini adalah daging Binatang Roh tingkat 4. Ini semua di masak oleh mereka bertiga." Ling An menunjuk ke arah masakan yang di bawa oleh ketiga gadis tersebut.
"Ayo semuanya, mari kita makan bersama..!" Ling Tian mengajak mereka untuk mencicipi masakan dari ketiga gadis itu.
Ling Tian kemudian mengambil piring dan mengambil daging Binatang Roh tingkat 3 untuk di berikan kepada Yanyan.
"Ini bagus untuk menguatkan tubuh Yanyan, jadi Yanyan hanya bisa makan yang ini saja."
"Aahh.. Itu tidak..." Pengawal tersebut akan melarang Ling Tian untuk memberikan daging tersebut kepada Yanyan, tetapi Yanyan langsung mengambil daging yang di berikan oleh Ling Tian dan dengan cepat memakannya.
Seketika wajahnya langsung merah seperti terbakar karena energi yang sangat besar memasuki tubuhnya yang belum mampu untuk mencerna energi tersebut.
Ling Tian dengan santai menepuk bahu Yanyan dan membantunya untuk mencerna energi dari daging Binatang Roh itu.
"BOOM.. BOOM.. BOOM.."
__ADS_1
Suara ledakan teredam 3 kali berturut-turut terdengar dari dalam tubuh Yanyan. Ling Tian langsung mengedarkan Api Ilahi untuk segera memperbaiki beberapa kerusakan yang terjadi di dalam tubuh Yanyan.
Setelah 3 menit, semuanya telah selesai dan kini Yanyan telah berada di tahap ke 4 Bintang Perunggu.
"Kakak Tiantian, aku mengantuk." Sesudah mengatakan itu, Yanyan langsung jatuh tertidur. Ling Tian dengan cepat menahannya lalu membaringkannya di sisinya.
"Huuuhhh.. Jika aku juga punya anak nanti, mungkin aku sendiri yang akan sibuk menjaganya." Ling Tian berkata sambil membelai rambut Yanyan.
"Aku nanti yang akan merawatnya..!" Jia Xiulan tanpa sadar mengeluarkan kata-kata tersebut dari mulutnya.
Atmosfer di meja makan itu seketika langsung berubah dingin. Dua tatapan membunuh segera tertuju ke arah Jia Xiulan.
"Uhuk.." Ling Sheng yang sedari tadi hanya diam, langsung terbatuk lalu memberi tanda kepada Ling An agar cepat menenangkan Lin Yue dan Su Mei.
"Ehem.. Yue'er, Mei'er..! Mari kita suruh Tian'er untuk mencicipi masakan kalian." Ling An berkata canggung.
"Mmm.. Baiklah Bibi." Keduanya segera mengangguk.
"Tian'er.. Coba cicipi masakan ini..!" Ling An segera menyuruh Ling Tian mencicipi masakan ketiga gadis tersebut.
Ling Tian pun mengambil makanan yang di masak Jia Xiulan terlebih dahulu. "Hmmm.. Rasanya lumayan."
Kemudian dia mengambil makanan yang di masak oleh Lin Yue. "Hmmm.. Rasanya Enak."
Yang terakhir Ling Tian mengambil makanan yang di masak oleh Su Mei. Saat daging Binatang Roh tersebut memasuki mulut Ling Tian, dia pun segera menutup matanya. "Hmmm.. Rasanya sangat nikmat."
"Yue'er.. Kini giliranmu yang harus belajar memasak dari Mei'er..!" Ling Tian tersenyum hangat kepada keduanya.
Su Mei yang mendengar pujian dari Ling Tian itu, segera tersenyum dan melupakan kemarahannya kepada Jia Xiulan.
"Mmm.. Mulai sekarang aku akan mulai belajar memasak dari Meimei." Lin Yue mengangguk senang karena ternyata masakan Jia Xiulan hanya di nilai "Lumayan" saja oleh Ling Tian.
"Ini adalah pertama kalinya Tuan Putri memasak dengan benar, jadi wajar saja masakannya belum terlalu enak." Pengawal Jia Xiulan mencoba membelanya.
"Aahh.. Kalau begitu, aku juga akan belajar memasak dari Su Mei." Jia Xiulan berkata dengan wajah yang masam, tetapi itu tidak mengurangi sedikitpun kecantikannya.
***
__ADS_1
Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.
Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.