Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 258. Efek Keberadaan Ling Yuemeilan


__ADS_3

Sebelumnya, Kaisar Jia telah memberikan perintah untuk menyiapkan perjamuan besar dalam menyambut kedatangan Ling Tian dan yang lainnya. Sehingga aula istana kini sudah dipenuhi dengan hidangan yang serba mewah.


Dalam aula istana tersebut, Kaisar Jia tidak lagi duduk di kursi utama. Dia terus berjalan ke sana-kemari bersama Permaisuri untuk menemani Ling Yuemeilan yang ingin mencicipi setiap hidangan istimewa dari istana Kekaisarannya.


"Sejak adanya Yuemeier, Ayah benar-benar telah kehilangan kewibawaannya sebagai seorang Kaisar." Jia Kun yang merupakan Pangeran dan sekaligus adik kesayangan dari Jia Xiulan, hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya pelan sambil tersenyum melihat tingkah Kaisar Jia. Kemudian ia menoleh ke arah Jia Xiulan dan bertanya, "Kakak! Apakah kalian akan tinggal dalam waktu yang lama di Benua Langit Tingkat Rendah ini?"


"Itu semua tergantung dari kakak iparmu," jawab Jia Xiulan lembut seraya melirik pada Ling Tian.


"Hmmm ... Mungkin paling lama hanya sebulan saja kami berada di sini," sambung Ling Tian sembari menyesap tehnya, lalu melanjutkan, "Tapi nantinya kami juga akan sering kembali ke sini lagi. Karena aku akan membuat Formasi Teleportasi yang menghubungkan antara Benua Langit Tingkat Rendah dan Benua Langit Tingkat Menengah, agar perjalanan bolak-balik ke sana menjadi lebih mudah. Jadi, kalian pun dapat pergi dengan aman jika ingin melihat-lihat keadaan Benua Langit Tingkat Menengah."


"Woah ... Kalau begitu, aku akan bebas pergi bermain-main ke tempat kakak ipar jika sedang bosan berada di sini," sahut Jia Kun dengan nada bersemangat.


"Hehehe ... Tentu saja kamu bebas pergi ke sana. Formasi Teleportasi yang hendak aku buat itu berada di kediamanku dan tujuannya juga mengarah ke sekteku," balas Ling Tian sambil tertawa kecil.


Ling Tian dan yang lainnya pun terus berbincang-bincang di dalam aula istana. Ia juga menanyakan beberapa hal tentang keadaan Benua Langit Tingkat Rendah semenjak dirinya pergi ke Benua Langit Tingkat Menengah.


Di dalam perjamuan itu juga, Ling Tian mengutarakan maksudnya kepada Kaisar Jia untuk menikahi Lin Yue, Su Mei dan Jia Xiulan secara bersamaan dengan pernikahan Ling Han dan Mo Qingcheng.

__ADS_1


Kaisar Jia pun langsung menyetujui keinginan Ling Tian. Sebab, Ling Tian pernah berkata kepada Kaisar Jia bahwa ia akan memperlakukan ketiga istrinya nanti secara sama, tanpa membeda-bedakannya seperti perbedaan antara seorang Permaisuri dan seorang Selir. Bahkan Kaisar Jia juga menentukan hari pernikahan mereka yang hendak diadakan seminggu lagi.


"Hmmm ... Kalau begitu, aku akan kembali dulu ke Kota Bulan Biru untuk menemui Kakek dan yang lainnya," ujar Lin Yue ketika perjamuan telah selesai.


"Aku juga akan ikut bersama Yueyue," sambung Su Mei cepat.


"Sebaiknya kita pergi bersama ke sana," jawab Ling Tian, lalu menambahkan, "Ayah dan Ibu juga akan ikut untuk membicarakan tentang pernikahan kita."


"Mmm ... Baiklah!" balas Lin Yue dan Su Mei yang terdengar hampir secara serempak.


Dengan perasaan bangga sembari membusungkan dadanya, Xiaohai berjalan keluar dari istana Kekaisaran dan segera berubah bentuk ke wujud aslinya, yaitu Elang Petir Hitam yang gagah perkasa.


Orang-orang yang tidak mengetahui bahwa anj1ng buruk rupa itu adalah transformasi dari Elang Petir Hitam, langsung membuka mulut mereka lebar-lebar karena terperangah, termasuk Kaisar Jia sendiri.


"Tak perlu terkejut seperti itu ... Jika bukan karena perintah dari Bos, aku tidak akan kembali ke wujud yang lumayan jelek ini. Aku sudah terlalu nyaman berada dalam wujudku yang sangat tampan seperti tadi," kata Xiaohai sambil mengangkat kepalanya tinggi-tinggi.


"Hah?!"

__ADS_1


Sekali lagi mulut semua orang ternganga seolah-olah rahang mereka hendak jatuh ke tanah. Bahkan mulut Ling Tian ikut terbuka lebar. Ini karena definisi ketampanan menurut Xiaohai benar-benar terbalik.


"Huuhh ... Tak usah pedulikan dia! Kalian semua mungkin akan ikut menjadi gila jika meladeninya," keluh Ling Tian dengan wajah masam.


Kera Salju yang hendak bergerak memukul kepala Xiaohai langsung mengurungkan niatnya setelah mendengar ucapan Ling Tian.


"Ayah! Aku juga ingin ikut denganmu ke rumah Ibu pertama," seru Ling Yuemeilan yang sedang berada di dalam gendongan Kaisar Jia.


Melihat bahwa Ling Yuemeilan ingin pergi bersama Ling Tian, Kaisar Jia segera berbicara, "Ehem ... Kebetulan aku sudah lama tidak pergi ke Kota Bulan Biru untuk melihat-lihat keadaan di sana. Karena demikian, maka aku juga akan ikut pergi bersama kalian."


"Kakak, lihatlah! Jika ini terus berlanjut, mungkin aku akan segera menggantikan Ayah menjadi Kaisar yang mengurusi semua permasalahan di Kekaisaran ini. Kebebasanku akan terhalangi bila itu terjadi." Jia Kun berbisik di telinga Jia Xiulan dengan nada sedih.


Mendengar keluhan dari adiknya tersebut, Jia Xiulan hanya bisa tertawa untuk menanggapinya. Meski Kaisar Jia berusaha menyembunyikannya, namun semua orang dapat mengetahui bahwa sebenarnya dia ikut pergi ke Kota Bulan Biru karena enggan terpisah dari Ling Yuemeilan.


"Hehehe ... Baiklah! Kalau begitu, mari kita pergi bersama!" Ling Tian pun tertawa lirih melihat tingkah Kaisar Jia itu.


Setelah semua orang yang ingin pergi ke Kota Bulan Biru telah berada di atas punggungnya, Xiaohai pun langsung melesat terbang ke udara dengan kecepatan penuhnya.

__ADS_1


__ADS_2