Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 33. Mengubah Peraturan Turnamen


__ADS_3

Wan Ying dan Su Mei terus memperkuat kultivasi mereka berdua di ruangan Ling Tian dan tidak kembali ke tempat tinggal mereka.


Ling Tian pun tidak keberatan dengan keberadaan mereka, dia dan Ling Han juga duduk bersila untuk meningkatkan kultivasinya.


Waktu dengan cepat berlalu, dan pagi pun tiba. Hari kedua Tunamen akan berlangsung dengan sangat meriah. Banyak peserta dan penonton telah berada di area pertarungan.


Banyak orang yang sudah tidak sabar ingin melihat pertunjukan menarik dari berbagai peserta Turnamen.


Para tamu VIP pun sudah berada di tempat mereka masing-masing. Lin Yue juga telah berada di tempat duduknya di area pertarungan, sambil menunggu Ling Tian datang.


"Ayo..! Kita juga harus bergegas ke area Turnamen." Ling Tian segera mengajak mereka.


"Tuan Muda Ling..! Aku juga akan ikut melihat pertunjukan dari para jenius itu. Aku merasa bosan kalau terus-terusan berada di sini." Zhang Xuan berkata saat melihat Ling Tian akan meninggalkan ruangannya.


"Baiklah Paman Zhang. Mari kita berangkat bersama."


Mereka dengan cepat meninggalkan rumah makan itu dan bergegas ke tempat Turnamen.


Beberapa saat kemudian, Lin Yue ingin tersenyum melihat Ling Tian telah datang, tetapi menahan kembali senyumnya tersebut karena melihat di samping Ling Tian ada Wan Ying dan Su Mei.


Wajahnya mulai berubah masam, dia berbalik melihat ke arena pertarungan untuk menghindari tatapan Ling Tian terhadapnya.


Zhang Xuan yang sempat memperhatikan gelagat dari Lin Yue memperlambat langkahnya untuk menjaga jarak dengan Ling Tian. Dia pun berkata di dalam hatinya.. "Sepertinya akan ada perang."


Ling Tian yang tidak tahu tentang hal itu, tetap tersenyum seperti biasa. Dia kemudian duduk di samping Lin Yue dan berkata.. "Yue'er..! Apakah kamu telah lama menunggu..?"


Lin Yue hanya mengangguk pelan. Pandangan matanya masih tetap tertuju ke arah arena pertarungan.


Wan Ying dan Su Mei juga duduk di samping Ling Tian. Sedangkan untuk Zhang Xuan dan Ling Han duduk agak menjauh dari mereka. Zhang Xuan telah memberi kode ke Ling Han agar bisa membaca situasi.


Satu persatu tatapan mata para kultivator pria mulai melihat ke arah Ling Tian. Perasaan iri, dengki, marah, semuanya bercampur menjadi satu hingga menimbulkan hawa membunuh.


Ling Tian tidak mempedulikan semut seperti mereka, dia hanya terus menikmati kesenangannya sendiri.


Tuan Walikota telah naik ke atas panggung dan mengatakan bahwa hari kedua Turnamen akan segera di mulai.


Saat Tuan Walikota akan turun dari atas panggung, tanpa di duga oleh Ling Tian.. Lin Yue telah melompat ke atas arena pertarungan.


Semua orang yang berada di area Turnamen tampak bingung melihat tindakan Lin Yue tersebut. Semua mata kini tertuju padanya. Mereka semua bertanya-tanya apa yang akan di lakukannya di atas arena itu.


Lin Qiangda yang melihat cucunya telah berada di atas arena sebelum di umumkannya urutan pertarungan juga sangat terkejut.


"Ayah..! Apa yang akan di lakukan oleh Yue'er..?" Sebelum Lin San akan mengatakan sesuatu, Lin Hua yang berada di sampingnya telah bertanya kepada Lin Qiangda.


"Aku juga tidak tahu." Lin Qiangda hanya menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Apakah anda membutuhkan sesuatu Nona Lin..?" Tuan Walikota bertanya dengan mimik keheranan.


"Apakah peraturan Turnamen bisa di ubah..?"


"Apa maksud anda Nona Lin..?" Tuan Walikota semakin heran dengan pertanyaan Lin Yue.


"Untuk mempersingkat waktu.. Aku Lin Yue ingin menantang seluruh 499 kultivator jenius yang telah lolos di babak penyisihan kemarin. Jika aku kalah dari mereka, aku akan akan berhenti dari Turnamen ini." Ucap Lin Yue dengan tenang.


"Apaaaaa..!"


Seluruh area Turnamen menjadi gaduh setelah mendengar apa yang di katakan oleh Lin Yue. Orang-orang Klan Lin segera berdiri dari tempat duduknya, seperti tak percaya dengan apa yang mereka dengar.


Wajah semua kultivator jenius segera berubah menjadi merah karena marah. Mereka semua merasa telah di remehkan oleh Lin Yue.


"Bukankah gadis cantik itu terlalu percaya diri..?"


"Hmmm.. Dia hanya akan membuat dirinya sendiri terluka."


"Tapi aku suka dengan semangatnya."


Para penonton mulai membicarakan tentang Lin Yue.


Ling Tian segera berdiri dan mengacungkan jempolnya ke arah Lin Yue sambil tersenyum gembira kemudian berkata.. "Itu baru Yue'erku."


"Mengapa Yue'er bersifat impulsif seperti itu..? Aku tahu bahwa kekuatannya telah berada di peringkat pertama Bintang Emas, tapi jika dia sekaligus melawan 499 kultivator jenius itu, dia pasti akan kalah." Lin Qiangda menghela nafas panjang.


"Qiangda..! Sepertinya cucumu hanya akan mempermalukan dirinya sendiri, dan itu juga berdampak kepada Klan Lin kalian." Patriark Klan Lei mencibir kepada Lin Qiangda.


"Lei Tuoli..! Urus saja urusanmu sendiri, tidak perlu kau mencampuri urusan Klan kami." Lin Qiangda mendengus kepada Patriark Klan Lei.


"Hahahaha.. Qiangda..! Aku hanya ingin menasehatimu, segera suruh cucumu turun dari arena pertarungan sebelum para jenius itu memberinya pukulan." Lei Tuoli tertawa menghina kepada Lin Qiangda.


"Ciiihhh.. Aku yang lebih tahu tentang kemampuan cucuku."


"Hahahaha.. Terserahlah, yang penting aku telah memperingatkanmu.


Tuan Walikota yang sedari tadi masih terkejut tiba-tiba di panggil oleh Hakim Turnamen. Dia pun segera pergi ke tempat mereka dan mulai membicarakan apakah akan mengubah peraturan atau tidak.


Dalam beberapa menit, akhirnya Tuan Walikota kembali ke atas panggung. Kemudian dia berbicara dengan memakai energi Qi agar semua orang yang berada di area Turnamen menjadi tenang kembali.


"Kami telah membuat keputusan.. bahwa kami akan mengizinkan Lin Yue untuk bertarung melawan 499 peserta lainnya. Jika dia berhasil mengalahkan semuanya, maka dia akan di nobatkan sebagai juara dari Turnamen bela diri tahun ini."


"Dan kami juga akan menilai siapa yang akan masuk dalam peringkat 10 besar dari kemampuan bertahannya saat menghadapi setiap serangan dari Lin Yue."


"Jika Lin Yue kalah, maka pertarungan akan kami lanjutkan dengan sistem tantangan. Siapa pun yang selalu menang dengan peserta yang di tantangnya, dan selalu menang melawan penantangnya, maka dia akan di nobatkan sebagai juara."

__ADS_1


Saat Tuan Walikota telah selesai membacakan keputusan para Hakim, seketika area Turnamen ribut kembali. Satu-satunya orang yang paling santai di antara semuanya hanyalah Ling Tian.


"Semuanya..! Harap tenang." Tuan Walikota sekali lagi berteriak menggunakan energi Qi nya.


Setelah seluruh area Turnamen telah tenang, Tuan Walikota memberi tanda kepada Lin Yue dengan anggukan kepalanya agar dia segera bersiap untuk bertarung.


Lin Yue segera berbalik dan memandang semua kultivator jenius itu, kemudian berkata.. "Siapa yang akan maju terlebih dahulu..? Jika kalian takut, kalian semua bisa maju bersama sekaligus."


"Itu tidak perlu..! Aku saja sudah cukup." Seorang pemuda berbadan kekar sambil memegang tombak melompat ke atas arena pertarungan yang telah terpasang Formasi Perlindungan tersebut.


"Perkenalkan..! Namaku Chu Ming, dari Sekte Tombak Angin." Pemuda itu berkata sambil mengarahkan tombaknya ke arah Lin Yue.


Chu Ming berusia sekitar 23-24 tahun, dan kultivasinya pada tingkat kesembilan Bintang Perak.


"Itu ternyata dia..! Dia adalah Chu Ming yang sangat terkenal dengan teknik tombaknya."


"Sepertinya gadis bernama Lin Yue ini tidak akan bertahan lama di atas arena."


"Itu salahnya sendiri yang terlalu bersikap arogan. Tapi aku sangat suka padanya sebab wajahnya yang sangat cantik."


Para kultivator pria mulai berkomentar terhadap Chu Ming dan Lin Yue. Sedangkan untuk para kultivator wanita yang sangat iri dengan kecantikan Lin Yue, mereka mulai berteriak..


"Chu Ming hajar dia, jangan beri ampun."


"Yaa.. Hancurkan juga wajahnya."


Mendengar teriakan para kultivator wanita tersebut, Lin Qiangda menjadi geram. Dia pun berkata di dalam hatinya.. "Jika kau memukul cucuku sampai dia terluka parah, aku akan membunuhmu."


Walaupun Lin Qiangda tahu bahwa Chu Ming tidak akan bisa mengalahkan Lin Yue karena kultivasi Lin Yue lebih tinggi darinya, tetapi dia sangat geram mendengar perkataan para kultivator wanita itu.


Lin Yue tidak mempedulikan semua perkataan dan teriakan para kultivator jenius tersebut, dia hanya memandang ke arah Chu Ming dan berkata.. "Maaf, aku tidak perlu mengenalmu."


Setelah mengatakan itu, Lin Yue bergerak sangat cepat dan muncul di depan Chu Ming. Dia hanya mengangkat tangannya dan memukul wajah Chu Ming hingga Chu Ming terpental menabrak Formasi Pelindung.


"BOOM"


Saat ledakan itu terdengar, semua orang di area Turnamen sangat terkejut. Mereka melihat tubuh Chu Ming telah terkapar di atas arena dan pingsan.


Para kultivator wanita yang terus-terusan berteriak mendukung Chu Ming langsung terdiam.


"Ayo siapa lagi..? Aku tidak akan menarik kata-kataku. Seperti yang telah aku katakan tadi.. Jika kalian takut, kalian semua bisa maju bersama sekaligus." Ucap Lin Yue dengan nada kesal.


***


Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.

__ADS_1


__ADS_2