
Ketika Ling Tian dan yang lainnya telah berada di tempat Asosiasi Harta Kuno, susasana di sekitarnya pun sudah sangat ramai dan dipenuhi dengan orang-orang yang memiliki status sosial tinggi di Kota Primordial.
Para patriak klan dan juga para pemimpin Sekte besar terlihat berjalan santai dibawa bimbingan beberapa pelayan untuk pergi ke ruangannya masing-masing.
"Hahaha... Selamat datang, ketua Yun!"
Sebelum Ling Tian dan yang lainnya memasuki aula, terdengar suara tawa gembira yang menyapa Yun Feilong. Itu adalah seorang pria tua yang tampak seumuran dengannya.
"Hehehe... Terima kasih, ketua Dugu!" balas Yun Feilong seraya tertawa kecil.
Pria tua tersebut adalah Dugu Changfeng, yaitu ketua dari Aliansi Harta Kuno. Ia juga merupakan salah satu teman dekat Yun Feilong.
"Hmmm... Sepertinya acara pelelangan tahun ini lebih ramai dari tahun sebelumnya," ucap Yun Feilong pelan.
"Yaah, begitulah! Mungkin karena mereka mendengar Asosiasi Harta Karun kami akan melelang Pil Awan Bening yang kamu berikan beberapa hari lalu. Kami sengaja menyebarluaskan informasinya. Sebab, aku yakin dengan Pil Awan Bening yang memiliki efektivitas 91% itu, pasti banyak orang yang akan bersaing untuk mendapatkannya."
"Lihatlah! Beberapa patriark klan dan pemimpin Sekte yang dulunya tak pernah datang ke acara pelelangan kami, kini semuanya sangat antusias untuk menghadirinya!"
"Aaiihh... Ternyata mereka semua sangat tertarik dengan pil sampah buatanku itu." Yun Feilong berkata dengan nada sedikit canggung.
"Jika saja pemimpin mau melelang pil buatannya, mungkin akan membuat gempar seisi Kota Primordial ini dan bahkan orang-orang dari Ibukota kekaisaran akan segera datang ke sini untuk memperebutkannya," lanjut Yun Feilong di dalam hatinya seraya menoleh ke arah Ling Tian.
Dugu Changfeng tersentak kaget ketika mendengar perkataan Yun Feilong yang menyebut pil buatannya itu sebagai pil sampah. Karena Dugu Changfeng sendiri belum pernah menemukan seorang Alkemis yang berhasil membuat sebuah pil dengan efektivitas 90%.
Namun sekarang, ia mendapatkan pil dengan tingkat efektivitas yang lebih tinggi lagi, yaitu dengan efektivitas 91% yang telah berhasil dibuat oleh Yun Feilong. Akan tetapi, Yun Feilong sendiri masih menyebutnya itu sebagai sampah sehingga membuat Dugu Changfeng sangat terkejut.
"Aaiihh... Ketua Yun tak perlu merendahkan diri seperti itu. Jika hal tersebut dikatakan sebagai sampah, lantas apa sebutan yang pantas untuk pil yang memiliki efektivitas di bawahnya!"
"Pil buatanmu bisa dikatakan sebagai pil terbaik yang ada di kota ini. Dengan efektivitas 91%, itu akan dengan cepat meningkatkan kekuatan bagi para kultivator Bintang Bumi yang memiliki kemacetan pada tingkat kultivasinya."
"Hahaha... Baiklah! Mari kita bergegas pergi ke ruangan yang sudah disediakan untukmu. Kali ini, kau juga harus menemaniku minum anggur sepuasnya."
Setelah mengatakan hal itu, Dugu Changfeng segera membawa Ling Tian serta yang lainnya ke sebuah ruangan cukup besar dan mewah yang berada di lantai dua dalam aula pelelangan. Beberapa pelayan juga sudah berada di dalam ruangan tersebut untuk menyediakan segala keperluan yang mereka butuhkan.
__ADS_1
Namun, ketika mereka semua telah berada di dalam ruangan itu, Dugu Changfeng merasakan ada hal yang janggal. Setiap gerakan yang ditunjukkan oleh Yun Feilong terlihat kaku dan juga sangat canggung.
"Sepertinya ada yang aneh! Mengapa ketua Yun bersikap demikian? Aku melihatnya tak bisa bergerak bebas dan seolah-olah ia sangat takut pada pemuda yang duduk di sampingnya. Siapa sebenarnya pemuda ini?" batin Dugu Changfeng dengan nada kebingungan.
"Hai semuanya! Perkenalkan namaku Ning'er! Aku bertugas untuk memimpin acara pada pelelangan tahun ini."
Dugu Changfeng yang ingin bertanya untuk mengobati rasa penasarannya pada Ling Tian, segera mengurungkan niatnya ketika mendengar suara salah seorang gadis yang juga merupakan anggota Asosiasi Harta Kuno, telah berbicara di atas panggung yang berada tepat di tengah-tengah aula tersebut.
"Baiklah! Aku akan langsung saja membuka acara pelelangan ini yang diawali dengan sebuah senjata Pusaka Tingkat langit kelas rendah."
Seorang pria paruh baya segera membawa sebuah pedang berwarna ungu, setelah mendengar perkataan dari gadis bernama Ning'er yang memimpin acara pelelangan itu.
Sambil menunjuk ke arah pedang, Ning'er melanjutkan ucapannya lagi, "Pedang ini telah ditemukan di sebuah reruntuhan kuno. Kalian semua pasti tahu bahwa pedang ini juga memiliki kekuatan yang cukup dahsyat hanya dengan merasakan aura yang dikeluarkannya."
"Untuk harga awalnya, kami akan memulainya dengan 500 juta koin emas. Setiap penawarannya juga akan memiliki kelipatan sebanyak 10 juta koin emas."
"530 juta...."
"540 juta...."
Beberapa tamu sudah mulai meneriakkan tawaran mereka masing-masing. Hanya dalam waktu sebentar saja, harga pedang itu telah mencapai 780 juta koin emas.
"800 juta...."
"820 juta...."
"830 juta...."
Ling Tian yang mendengar jumlah penawaran terus meningkat hanya bisa tersenyum kecut. Ia berpikir, jika saja ia mau menempa beberapa senjata Pusaka Tingkat langit seperti itu dan kemudian menjualnya, mungkin ia akan menjadi sangat kaya raya.
"900 juta...."
"910 juta...."
__ADS_1
"1 miliar...."
Ketika harga pedang tersebut telah mencapai 1 miliar koin emas, suara dari orang-orang yang meneriakkan tawaran mereka mulai berkurang. Kini hanya orang-orang dari klan dan Sekte besar yang masih bersaing untuk memperebutkannya.
"1,8 miliar! Inilah harga penawaran terakhirku untuk pedang itu. Jika masih ada yang ingin menaikkan harganya, aku akan menyerah." Sebuah suara berat terdengar dari ruangan nomor 5.
"Hahaha... Patriark klan Yu terlalu cepat menyerah. Kalau begitu, aku akan menaikkannya menjadi 2 miliar koin emas," balas sebuah suara dari ruangan nomor 12.
Mendengar harganya telah meningkat hingga 2 miliar koin emas, wajah Ling Tian semakin masam. Untuk membuat pedang seperti itu, ia bisa menempanya dengan sangat mudah dan bahan-bahan yang digunakannya juga tidak sulit untuk ditemukan.
"2 miliar, pertama!" teriak Ning'er sambil tersenyum memandang ke arah ruangan para tamu lainnya.
"2 miliar, kedua!"
"2 miliar, ketiga! Selamat kepada Tuan yang berada di ruangan nomor 12 karena telah mendapatkan pedang ini." Ning'er segera memberi tanda pada pria paruh baya yang sebelumnya sudah membawa pedang tersebut untuk mengantarkannya ke ruangan nomor 12.
"Baiklah! Kita lanjutkan lagi ke lelang selanjutnya. Berikutnya adalah Buah Roh Petir berumur 7000 tahun. Fungsi dari buah ini bisa digunakan bagi kultivator yang melatih teknik penguatan tubuh dan juga dapat digunakan oleh Binatang Roh yang memiliki elemen petir pada tubuhnya."
"Harga awalnya masih sama seperti tadi, yaitu 500 juta koin emas. Setiap penawarannya juga akan memiliki kelipatan sebanyak 10 juta koin emas."
Ling Tian memperhatikan sebuah kotak yang dibawa oleh petugas lelang lainnya dengan menggunakan indra spiritualnya. Ketika kotak tersebut dibuka, buah berwarna keperakan pun terlihat jelas di dalamnya.
Aura yang sangat kuat juga berputar-putar di sekitar buah itu. Jika saja kotak tersebut tidak memiliki Formasi Penyegelan, mungkin auranya akan terpancar keluar dan memenuhi seluruh ruangan aula.
"Hmmm... Seandainya buah ini telah berumur 10.000 tahun atau lebih, mungkin itu bisa menaikkan tingkat kekuatan tulangku ke tahap Tulang Naga Langit. Tetapi ini juga bisa digunakan oleh Xiaohai untuk meningkatkan kultivasinya. Kalau begitu, aku harus mendapatkan Buah Roh Petir tersebut," batin Ling Tian seraya tersenyum senang.
Beberapa kultivator yang mengolah teknik penguatan tubuh pun mulai bersiap meneriakkan penawaran mereka. Serta ada juga beberapa kultivator yang mempunyai Binatang Roh yang memiliki elemen petir hendak bersaing memperebutkan buah itu.
***
Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.
Terima kasih juga buat teman-teman yang telah menghargai karya Author dengan cara memberikan TIP.
__ADS_1
Author juga doakan semoga sehat selalu buat semua pembaca, baik itu yang suka maupun yang tidak suka dengan Novel "LSM" ini.
Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.