
Xiaohai membawa Ling Tian dan yang lainnya ke wilayah bagian utara kekaisaran Jia, yaitu tempat beradanya Laut Tanpa Batas.
Jarak antara kekaisaran Jia dan Laut Tanpa Batas sekitar 80 ribu kilometer, itu di tempuh selama beberapa hari oleh Xiaohai.
Laut Tanpa Batas adalah wilayah paling terlarang dari empat kekaisaran, karena di dalamnya penuh dengan misteri. Menurut para leluhur dari empat kekaisaran itu mengatakan bahwa Laut Tanpa Batas adalah pintu masuk untuk menuju ke wilayah yang lebih tinggi.
Sudah banyak kultivator yang mencoba melewatinya, namun belum ada seorangpun yang kembali. Menurut rumor, semua kultivator itu telah mati di makan oleh Binatang Roh tingkat tinggi yang berada di dalam Laut Tanpa Batas.
Ada juga yang mengatakan bahwa para kultivator tersebut telah berhasil masuk ke wilayah yang lebih tinggi dan tidak ingin kembali lagi, karena di sana semua kebutuhan untuk meningkatkan tingkat kultivasi mereka telah tersedia.
Setelah mereka sampai, Xiaohai berhenti di depan Laut Tanpa Batas untuk menunggu perintah dari Ling Tian. Dia juga tidak berani gegabah untuk langsung terbang melewati Laut Tanpa Batas.
Ling Tian mulai memeriksa Laut Tanpa Batas dengan indera spiritualnya yang mencakup radius 200 km. Dia merasakan beberapa Binatang Roh tingkat rendah berasal dari dalam Laut Tanpa Batas.
"Xiaohai, ayo lanjutkan dengan cepat..!" Ling Tian berkata santai.
"Baik Bos..!" Xiaohai mulai terbang lagi dengan kecepatan penuhnya di atas Laut Tanpa Batas.
Suasana mencekam sangat terasa saat mereka berada di atas Laut Tanpa Batas tersebut. Semua yang terlihat di depan mereka hanyalah samudra yang tak berujung.
Aura yang berasal dari tubuh Xiaohai membuat Binatang Roh tingkat rendah takut untuk mendekat, itu juga membuat perjalanan mereka masih aman dan belum menemui bahaya.
Ling Tian tetap santai di atas punggung Xiaohai karena dia juga belum merasakan adanya bahaya dalam ruang lingkup indera spiritualnya.
Mereka terus terbang selama berhari-hari di atas Laut Tanpa Batas, tapi belum menemui satupun tanda-tanda adanya sebuah pulau atau daratan. Semuanya masih terlihat sama seperti sebelumnya.
Setelah 3 hari lagi mereka terbang, Ling Tian tiba-tiba mengernyitkan keningnya. "Xiaohai, ke arah kanan..!"
"Siap Bos..!" Xiaohai segera melesat ke arah yang di perintahkan oleh Ling Tian.
Beberapa menit kemudian, Ling Tian dan yang lainnya akhirnya melihat ada sebuah pusaran energi yang sangat besar di depan mereka. Xiaohai langsung berhenti agak jauh dari pusaran energi tersebut.
Ling Tian memeriksa secara saksama pusaran energi itu dengan indera spiritualnya, dan setelah beberapa saat dia akhirnya tersenyum karena mengetahui apa sebenarnya pusaran energi tersebut.
__ADS_1
Itu adalah sebuah Formasi Teleportasi. Meskipun Ling Tian tahu fungsi dari Formasi itu, tapi dia tidak tahu ke mana arah yang dituju oleh Formasi Teleportasi tersebut.
"Hmmm.. Kalian semua harus berpegangan erat pada tubuhku dan jangan sedikitpun untuk melepaskannya." Ling Tian berkata dengan nada serius kepada Ling Han dan yang lainnya.
"Aahh.. Tian'er..! Apa sebenarnya yang ada di depan kita ini..?" Ling Han bertanya dengan nada sedikit agak panik.
"Kakak..! Itu adalah Formasi Teleportasi yang dapat memindahkan kita semua ke wilayah lain. Tapi aku tidak tahu apakah kita akan di teleportasi secara bersamaan, ataukah kita akan di teleportasi secara terpisah."
"Maka dari itulah aku menyuruh kalian memegang erat-erat pada tubuhku. Aku akan mencoba menahannya agar kita tidak di teleportasi secara terpisah, jika Formasi ini ingin membawa kita ke tempat yang berbeda." Nada Ling Tian semakin serius.
"Aaahhh..!" Mereka berempat berseru bersama mendengar apa yang dikatakan oleh Ling Tian.
"Tenangkanlah diri kalian sejenak..!" Ling Tian berkata santai agar mereka tidak terlalu panik.
Ling Han dan lainnya secara perlahan mulai menjadi tenang. Setelah itu mereka segera memegang erat tubuh Ling Tian.
Ling Han memegang tangan Ling Tian, sedangkan ketiga gadis tersebut masuk ke dalam pelukan Ling Tian yang membuat Ling Han hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Melihat Ling Han dan yang lainnya telah berpegangan erat pada tubuhnya, Ling Tian segera memasang Formasi Penyegelan untuk melindungi mereka semua, kemudian dia memerintahkan Xiaohai untuk memasuki Formasi Teleportasi tersebut.
"Zeepp"
Saat Xiaohai baru mendekat sekitar 100 meter dari Formasi Teleportasi tersebut, kekuatan yang sangat besar langsung menarik mereka semua untuk masuk ke dalam pusaran energi itu.
Formasi Penyegelan yang di pasang oleh Ling Tian seketika hancur berkeping-keping. Ling Tian mencoba menggunakan seluruh kekuatannya untuk memasang penghalang pada mereka, tetapi itu hanya sia-sia saja.
Mereka semua tidak mampu untuk menahan kekuatan mengisap dari Formasi Teleportasi tersebut, yang akhirnya membuat mereka langsung terpisah dan masuk ke dalam ruang yang berbeda.
"Aahh.. Ini seperti yang telah aku takutkan. Semoga saja mereka di teleportasi ke tempat yang lebih aman." Ling Tian menggumam dengan nada sedih.
Selama dalam ruang teleportasi, Ling Tian cuma bisa melihat cahaya yang sangat menyilaukan di depannya. Dia hanya dapat menunggu dengan sabar kemana dia akan dibawa oleh Formasi Teleportasi tersebut.
"BOOM"
__ADS_1
Setelah beberapa saat, Ling Tian jatuh menabrak tanah karena telah sampai di tempat teleportasinya.
"Huuuhhh.. Jika saja kekuatanku telah sampai di tahap Bintang Langit, mungkin aku juga akan bisa membuat Formasi Teleportasi seperti ini." Gumam Ling Tian dengan nada kesal.
Ling Tian kemudian bangkit lalu memandang sekelilingnya. Dia melihat semuanya dipenuhi dengan pepohonan yang sangat tinggi.
"Hmmm.. Apakah aku telah di teleportasi di tengah hutan..?" Ling Tian membatin.
Dengan cepat Ling Tian mengedarkan indera spiritualnya untuk memeriksa sekitarnya, tapi dia hanya bisa merasakan bahwa area dalam cakupan indera spiritualnya itu semuanya adalah pepohonan.
Ling Tian langsung melesat ke langit untuk memeriksa lebih mendetail lagi, dan dugaannya ternyata memang benar bahwa dia sekarang berada di tengah hutan yang sangat luas.
Karena tidak mengetahui arah mana yang harus ditujunya, Ling Tian hanya bisa bergerak menurut instingnya saja. Dia melesat dengan sangat cepat tanpa mempedulikan apakah arah yang dia tuju itu telah benar atau salah.
Sudah beberapa jam Ling Tian terbang, tetapi dia belum menemukan sebuah perkampungan atau sebuah perkotaan. Yang ada di depannya masih di penuhi dengan pepohonan saja.
"Aahh.. Hutan ini sangat luas sekali." Ling Tian mengeluh sambil terus terbang dengan kecepatan penuhnya.
Setelah terbang selama 5 hari tanpa berhenti, Ling Tian akhirnya dapat merasakan bahwa ada sebuah kota yang berjarak sekitar 200 km di depannya.
"Hehehe.. Semoga kota yang ada di sana selalu menyambut para tamunya dengan ramah." Ling Tian tertawa kecil dan terus melesat dengan sangat cepat ke arah kota tersebut.
Hanya dalam beberapa menit saja, dia akhirnya telah keluar dari hutan itu. Kemudian dia terus terbang dan berhenti sekitar 10 km dari pintu gerbang kota yang ditujunya.
Setelah berjalan sebentar, dia pun telah sampai di depan pintu gerbang kota itu. Ling Tian melihat sebuah papan nama yang cukup besar di atas pintu gerbang yang bertuliskan Kota Seribu Bunga.
Dia kemudian menyunggingkan senyum khasnya, lalu bergegas mengikuti orang-orang yang sedang mengantri untuk masuk ke dalam kota tersebut.
***
Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.
Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.
__ADS_1
Author juga ingin mengucapkan :
Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidhin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin.