Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 109. Ling Yuemeilan


__ADS_3

"Ayo kita kembali melihat ibumu!" Ucap Ling Tian pelan sambil membelai wajah anaknya.


Lalu dia pun menghilang dari tempatnya dan muncul kembali di dalam ruangan pribadinya yang digunakan oleh Jia Xiulan untuk melakukan proses persalinan tersebut.


Ling Tian kemudian menyerahkan anaknya kepada Mo Qingcheng, lalu berjalan menghampiri Jia Xiulan yang masih terbaring lemah.


Dia memegang tangannya dan segera mengedarkan Api Ilahi ke dalam tubuh Jia Xiulan untuk menyembuhkan semua luka yang di akibatkan oleh anak mereka sendiri.


Setelah beberapa menit, Jia Xiulan kembali pulih sepenuhnya. Dia pun segera bangkit lalu memeluk tubuh Ling Tian dengan erat.


"Pergilah lihat anak kita! Dia tampak sangat mirip denganmu." Ucap Ling Tian sambil membelai rambut Jia Xiulan.


"Hehehe... Semoga Yue'er dan Mei'er nantinya bisa memberikan aku anak laki-laki agar ada yang meneruskan ketampananku ini. Aku sudah terlalu lelah memikul beban berat sebagai pria tertampan di Benua Langit." Ling Tian tertawa lirih.


"Itu hanya karena kamu menjuluki dirimu sendiri sebagai pria tertampan di Benua Langit. Mungkin saja di luar sana masih banyak pria yang lebih tampan darimu." Lin Yue berkata dengan wajah yang memerah mendengar Ling Tian menginginkan anak laki-laki darinya.


"Sejauh ini aku belum pernah bertemu dengan mereka, dan aku yakin itu tidak akan pernah terjadi." Kata Ling Tian santai sambil mengangkat bahunya.


"Ciiihhh... Kamu sangat narsisme." Lin Yue mencibir dengan wajah cemberut.


"Hahaha..."


Semua orang yang berada di tempat itu segera tertawa melihat tingkah Ling Tian dan Lin Yue yang ke kanak-kanakan tersebut.


Jia Xiulan kemudian melepaskan pelukannya pada Ling Tian, lalu mendekat ke arah Mo Qingcheng yang sedang menggendong anak mereka.


"Aahh! Aku telah menjadi seorang ibu." Jia Xiulan tersentak sejenak ketika menyentuh tangan anaknya itu. Tanpa dia sadari air mata bahagia mengalir keluar dan membasahi wajahnya.


"Cobalah untuk menggendongnya!" Mo Qincheng berkata sambil memberikan anak yang masih dalam pelukannya tersebut kepada Jia Xiulan.


Jia Xiulan segera mengelap air matanya lalu mengulurkan kedua tangannya untuk mengambil anaknya dari Mo Qingcheng.


"Tian'er! Apakah kamu telah memiliki nama yang cocok untuknya?" Ling Han yang baru saja masuk di ikuti oleh Xiao Jun, Huang Fu, dan Mu Bai, langsung bertanya kepada Ling Tian.


"Hmmm... Namanya adalah...." Ling Tian menghentikan kalimatnya, lalu memandang ke arah Huang Fu dengan wajah canggung.

__ADS_1


"Mungkin lebih baik jika Nyonya Guru yang memberinya nama. Karena jika Guruku yang memberikannya nama, aku yakin pasti akan terdengar aneh." Xiao Jun berkata pelan sambil bersembunyi di belakang Ling Han.


"Aku juga setuju denganmu Jun. Bos sangat tidak pandai dalam memilih nama yang baik." Kata Huang Fu setengah berbisik membenarkan perkataan Xiao Jun.


"Huuhh... Terserah kalian sajalah. Padahal aku telah memiliki nama yang sangat bagus untuknya." Ucap Ling Tian dengan nada mengeluh.


"Kalau boleh kami tahu, apa nama yang sangat bagus itu, Bos?" Tanya Huang Fu pelan.


"Kalian akan terkejut jika mendengarnya karena nama yang aku berikan ini adalah nama yang akan menjadikannya ditakuti oleh seluruh kultivator di Benua Langit." Ling Tian berkata dengan nada bangga.


"Aahh! Benarkah seperti itu, Bos?" Tanya Huang Fu lagi seakan tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Ling Tian.


"Hmmm... Baiklah, jika kalian ingin mendengarnya. Namanya adalah... Ling Feichang Qiangzhuang." Jawab Ling Tian sambil menyunggingkan senyum khasnya.


Mulut semua orang yang berada di dalam ruangan tersebut seketika terbuka lebar saat mendengar nama yang disebutkan oleh Ling Tian.


"Nah... Seperti yang aku katakan sebelumnya, kalian pasti akan sangat terkejut setelah mendengar nama pemberianku. Karena itu akan terdengar menggemparkan para kultivator di Benua Langit ini dan menurutku itu juga sangat keren." Ujar Ling Tian tanpa mempedulikan semua orang yang memandangnya dengan tatapan aneh.


"Ling adalah margaku, Feichang Qiangzhuang berarti sangat kuat, perkasa, dan heroik. Itu sangat cocok dengan putriku yang memiliki kekuatan seperti diriku." Lanjut Ling Tian lagi dengan nada yang bersemangat.


"Apa yang salah dengan nama itu?" Tanya Ling Tian dengan nada keheranan.


"Be-begini, Bos! Anakmu adalah seorang perempuan. Dan jika nama tersebut melekat padanya, maka semua orang yang belum mengenalnya akan membayangkan sosok seorang putri yang memiliki tubuh kekar dan berotot layaknya seperti seorang anak laki-laki." Kata Huang Fu canggung.


"Aahh! Mungkin lebih baik para wanita saja yang memberinya nama, karena mereka lebih paham memilih nama yang sangat indah bagi gadis mungil ini." Ling Han tersenyum sambil mengelus lembut pipi bayi dipelukan Jia Xiulan.


"Yaah... Terserahlah, Kakak! Asal jangan namanya Ling Xiao Jun atau Ling Huang Fu, karena kedua orang itu selalu mengkritik aku saat berurusan tentang sebuah nama." Ling Tian berkata dengan memanyunkan bibirnya sambil memandang ke arah Xiao Jun dan Huang Fu.


Memdengar apa yang dikatakan oleh Ling Tian yang seakan menyindir mereka berdua, Xiao Jun dan Huang Fu hanya bisa tersenyum masam.


"Aku telah memikirkan sebuah nama untuk anak ini sejak jauh hari sebelumnya. Aku mengambil setiap akhiran dari nama kami bertiga." Jia Xiulan berkata dengan nada sangat lembut yang sudah menjadi ciri khas darinya.


"Aku menamakan si kecil ini... Ling Yuemeilan. Dia dapat dipanggil Yuemei, atau bisa juga disebut Meilan."


"Woah... Nama yang sangat indah, Nyonya ketiga! Dan itu juga sangat cocok dengan kecantikan kecil ini." Ujar Huang Fu dengan melebarkan senyumnya sambil mengangguk-anggukkan kepalanya secara cepat.

__ADS_1


"Paman Guru! Ini baru bisa disebut nama yang sangat bagus. Nyonya Guru ketiga ternyata sangat pandai memilih nama yang baik untuk putrinya. Sangat berbeda jauh dengan nama yang diberikan oleh Gu...." Xiao Jun segera menghentikan suara berbisiknya pada Ling Han, setelah melihat mata Ling Tian melotot ke arahnya.


"Tapi meskipun seperti itu, aku tetap pada pendirianku bahwa tidak ada seorangpun di Benua Langit ini yang bisa mengalahkan ketampanan dari Guruku." Xiao Jun dengan cepat mengubah kata-katanya menjadi sanjungan untuk Ling Tian.


"Hehehe... Kamu memang yang terbaik, Jun! Aku akan membuatmu lebih kuat lagi agar segera bisa mengalahkan Paman Huang." Ling Tian akhirnya tersenyum kembali sambil mengangkat jempolnya ke arah Xiao Jun.


Huang Fu hanya bisa tersenyum kecut mendengar sindiran Ling Tian yang ditujukan kepadanya.


"Baiklah! Mulai saat ini, putriku akan disebut sebagai Ling Yuemeilan. Aku akan memanggilnya Yuemei'er." Ling Tian berkata dengan bersemangat lalu berbalik ke arah semua kultivator wanita yang masih berada di kediamannya untuk menunggu perintah selanjutnya.


"Bagi kalian semua yang telah memiliki kontribusi sangat besar terhadapku, aku akan memberikan kalian semua hadiah berupa senjata Pusaka Tingkat Langit dan juga teknik kultivasi Tingkat Kaisar."


"Nantinya, Paman Huang yang akan mengurus semua hal tersebut."


"Baik, pemimpin!"


Para kultivator wanita itu berkata secara serempak dengan sangat bersemangat. Mereka tidak berani mengucapkan kata terima kasih kepada Ling Tian, sebab itu hanya akan membuat dirinya menjadi marah.


Setelah itu, mereka pun segera kembali ke kediaman masing-masing dengan perasaan sangat gembira karena telah mendapatkan hadiah yang sangat berharga dari Ling Tian.


Ling Tian kemudian berjalan keluar dan berhenti di depan pintu kamarnya tersebut, lalu memandang ke arah langit dengan wajah tampak bersedih sambil menghela napas panjang.


Ling Han dan yang lainnya segera tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Ling Tian, sehingga mereka semua juga ikut bersedih. Setelah kelahiran putrinya, Ling Tian tidak akan tinggal lebih lama lagi bersama mereka.


Karena dia akan segera pergi untuk mencari sumber dayanya sendiri hingga kekuatannya mencapai tingkat Bintang Langit, agar dapat membawa orang tuanya ke wilayah Benua Langit Tingkat Menengah tersebut.


***


Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.


Terima kasih juga buat teman-teman yang telah menghargai karya Author dengan cara memberikan Tip.


Author juga doakan semoga sehat selalu buat semua pembaca, baik itu yang suka maupun yang tidak suka dengan Novel "LSM" ini.


Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.

__ADS_1


Author mohon maaf karena hanya bisa up satu chapter saja hari ini, soalnya sejak pagi tadi ada kesibukan mendadak yang harus Author urus di dunia nyata.


__ADS_2