Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 212. Di Kota Lima Warna Lagi


__ADS_3

Ketika Ling Tian dan yang lainnya telah berada di dalam Asosiasi Alkemis, Dugu Changfeng sudah menunggunya bersama Yun Feilong. Melihat hal itu, Xiao Jun serta yang lainnya segera kembali ke kediaman mereka dan melakukan aktivitasnya masing-masing.


"Tuan Muda!" sapa Dugu Changfeng.


"Yoo ... Saudara Dugu! Apa kabar?" balas Ling Tian sambil tersenyum hangat.


"Hahaha ... Sangat baik, Tuan Muda! Aku mendengar dari saudara Yun bahwa kamu akan segera kembali ke sektemu dalam beberapa hari lagi."


"Yaah ... Itu benar, saudara Dugu! Tapi, aku berpikir untuk mempercepat kepulanganku ke sekte. Jadi, besok aku sudah akan berangkat meninggalkan Kota Primordial," ucap Ling Tian.


"Aahh ... Begitu yah?! Kapan kamu akan kembali ke sini lagi, Tuan Muda?"


"Hmmm ... Mungkin dalam waktu yang sedikit lebih lama. Sebab, aku akan mengurus beberapa hal di sana," jawab Ling Tian pelan, lalu melanjutkan, "Bagaimana dengan bisnis Asosiasi Harta Kuno? Apakah semuanya berjalan dengan lancar?"


"Itu sangat lancar, Tuan Muda! Dan bahkan membuat ibukota Kekaisaran menjadi gempar ketika mengetahui Pil Susu Awan adalah Pil Awan Bening yang memiliki efektivitas 100 persen. Kaisar sudah mengutus beberapa orang untuk mencari informasi tentang siapa yang telah membuat pil tersebut. Akan tetapi, aku menyembunyikannya dari mereka. Aku hanya beralasan bahwa orang yang membuat pil itu tidak diketahui identitasnya," kata Dugu Changfeng bersemangat.


"Yaah ... Mereka juga mengunjungi Asosiasi Alkemis ini untuk menyelidiki tentang orang yang telah membuat Pil Susu Awan. Namun, kami semua juga bertindak seperti apa yang dikatakan oleh saudara Dugu." Yun Feilong menambahkan.


"Hehehe ... Baguslah kalau begitu, saudara Dugu, saudara Yun!" seloroh Ling Tian sambil tertawa kecil, kemudian berkata lagi, "Biarkan terus seperti itu dan jangan sampai mereka mengetahui bahwa aku yang sudah membuat Pil Susu Awan. Aku tak ingin dikejar-kejar oleh orang-orang dari Kekaisaran dan memintaku untuk membuatkan pil bagi mereka."


"Ya, Tuan Muda! Hmmm ... Selain ingin bertemu denganmu, aku ke sini juga hendak memberikan hasil penjualan dari Pil Susu Awan kepadamu." Dugu Changfeng mengeluarkan sebuah Cincin Ruang lalu menyerahkannya pada Ling Tian.


"Hahaha ... Sepertinya aku benar-benar kaya kali ini!" Ling Tian tertawa gembira setelah mengetahui jumlah uang yang ada di dalam Cincin Ruang tersebut.


"Hmmm ... Baiklah! Kalau begitu, aku takkan mengganggu kalian lagi, Tuan Muda, saudara Yun! Aku akan kembali dulu," pamit Dugu Changfeng kepada Ling Tian dan Yun Feilong.


Setelah kepergian Dugu Changfeng, Ling Tian pun berkata pada Yun Feilong, "Karena kita akan meninggalkan Asosiasi Alkemis ini, untuk lebih amannya aku akan memperkuat lagi Formasi Pelindung yang ada di sini. Sehingga bahkan kultivator tahap kedelapan Bintang Bumi takkan bisa menghancurkannya jika mereka ingin mencari masalah dengan asosiasi."


"Aahh!"

__ADS_1


Yun Feilong tersentak kaget mendengar ucapan Ling Tian. Belum sempat ia terbangun dari keterkejutannya, Ling Tian sudah berdiri di atas udara tepat di bagian inti formasi dan mulai menggerakkan tangannya ke sana-sini. Ling Tian juga memasang Formasi Penyerang yang dapat membunuh kultivator tahap kedelapan Bintang Bumi.


Setelah beberapa menit kemudian, Ling Tian sudah selesai memperkuat Formasi Pelindung di Asosiasi Alkemis dan kembali ke tempatnya semula.


"Hehehe ... Dengan begini, kita bisa merasa lebih aman lagi saat meninggalkan asosiasi." Ling Tian tertawa lirih seraya menyunggingkan senyum khasnya.


 *****


Keesokan harinya, di halaman Asosiasi Alkemis yang sangat luas, Ling Tian dan yang lainnya sudah bersiap untuk berangkat meninggalkan Kota Primordial. Dugu Changfeng juga ikut mengantarkan kepergian mereka.


Xiaohai berjalan ke tengah-tengah halaman sambil membusungkan dadanya dengan bangga. Kepalanya menoleh ke kiri dan ke kanan seolah-olah mengatakan pada orang-orang yang berada di tempat itu bahwa dialah yang paling keren di antara semuanya.


Tiba-tiba, tubuh Xiaohai bergetar hebat. Tubuhnya juga berubah semakin membesar seakan-akan hendak meledak. Lalu, dalam beberapa detik kemudian, ia sudah kembali ke wujud aslinya, yaitu Elang Petir Hitam.


Orang-orang yang belum mengetahui wujud asli dari Xiaohai menjadi sangat terkejut saat mengetahui anj1ng jelek itu sebenarnya adalah seekor Binatang Roh yang besar dan gagah perkasa.


Xiaohai menjadi lebih bersemangat lagi ketika melihat keterkejutan yang ditampilkan orang-orang tersebut. Dadanya semakin ia busungkan lebar-lebar. Kepalanya diangkat tinggi-tinggi menghadap langit berusaha untuk terlihat lebih keren lagi.


"Hehehe ... Baiklah, saudara Dugu! Kalau begitu, kami pergi dulu," balas Ling Tian.


Kemudian Ling Tian dan yang lainnya melompat ke atas punggung Xiaohai. Dengan sedikit menghentakkan kakinya, Xiaohai pun langsung melesat terbang dengan sangat cepat dan dalam sekejap menghilang dari pandangan semua orang.


Dalam penerbangannya, Xiaohai tak mengendur sedikit pun karena hendak memperlihatkan kecepatannya terhadap orang-orang yang ada di atas punggungnya. Terlebih lagi, dia ingin cepat-cepat sampai di Kota Seribu Bunga karena sudah tak sabar ingin bertemu dengan anak Ling Tian, Ling Yuemeilan.


"Xiaohai! Bergeraklah ke arah utara! Kita akan singgah di Kota Lima Warna untuk melihat Lihua." Ling Tian berkata melalui telepati.


"Baik, Bos!"


Melihat arah yang dituju Xiaohai, Xiao Jun pun bertanya, "Guru! Apakah kita akan pergi ke tempat adik seperguruan?"

__ADS_1


"Mmm!" Ling Tian mengangguk pelan, kemudian berkata, "Entah bagaimana kabar adik seperguruanmu saat ini!? Jika dia tak berada di Kota Lima Warna, mungkin dia telah pergi ke Kota Seribu Bunga untuk mengunjungi sekte kita."


"Semoga dia baik-baik saja, Guru! Aku juga ingin melihat seberapa tinggi kultivasinya sekarang. Bila dia terus berlatih dengan giat, mungkin saat ini kultivasinya sudah berada ditahap kelima Bintang Emas," ucap Xiao Jun bersemangat.


Waktu terus berputar dengan cepat. Tanpa terasa, mereka sudah terbang selama tiga hari. Saat ini, matahari pagi bersinar dengan cerah. Wilayah Kota Lima Warna juga sudah berada di depan mata mereka.


Ling Tian segera mengedarkan indra spiritualnya untuk memeriksa keberadaan Wu Lihua beserta kedua orang tuanya, yaitu Wu Dunrui dan Xiu Rong.


"Hmmm ... Ternyata mereka masih ada di sini." Ling Tian berkata pelan sambil tersenyum.


"Hahaha ... Itu bagus, Guru! Kalau begitu, aku akan terlebih dahulu menguji sampai di mana kekuatan Adik seperguruanku sekarang." Xiao Jun tertawa gembira. Kemudian menambahkan, " Erm ... Apakah Guru memiliki sebuah penutup wajah?"


"Huuhh ... Aku tidak memilikinya! Kapan Gurumu ini menutupi wajah tampannya dengan hal-hal seperti itu? Coba kamu bertanya pada yang lainnya," gerutu Ling Tian dengan wajah cemberut.


"Hmmm ... Aku memilikinya!"


Sebelum Xiao Jun bertanya, Yan Xifeng sudah terlebih dahulu berkata. Kemudian ia mengeluarkan sebuah topeng yang terbuat dari emas dari Cincin Ruangnya dan segera memberikannya kepada Xiao Jun.


Ling Tian yang melihat itu langsung mengernyitkan alisnya dengan wajah keheranan. "Apakah saudara Yan Xifeng tidak percaya diri lagi dengan penampilan yang sekarang sehingga berkeinginan menutup wajah dengan topeng tersebut?"


"?@! ... Aahh ... Bu-bukan seperti itu, saudara Ling Tian! Aku dulu hanya iseng-iseng saja membelinya karena merasa benda itu sedikit unik," jawab Yan Xifeng dengan nada canggung.


"Ooh ... Hehehe ... Ternyata seperti itu!?" balas Ling Tian sembari tertawa lirih. Lalu berkata pada Xiaohai, "Xiaohai! Berubahlah ke bentuk anj1ngmu. Kita akan ke tempat Lihua tanpa ada yang mengetahuinnya."


"Baik, Bos!" jawab Xiaohai singkat dan segera mengurangi kecepatannya. Kemudian, ia pun langsung bertransformasi ke wujud anj1ngnya lagi.


Ling Tian dengan cepat menyelimuti mereka semua dengan energi Qi-nya yang membentuk dinding penghalang, agar kehadiran mereka tak bisa di deteksi oleh kultivator di bawah tahap ke delapan Bintang Bumi. Lalu, ia bergegas membawa mereka semua untuk masuk ke dalam Kota Lima Warna.


Setelah mereka sampai tepat di atas penginapan milik Wu Dunrui, Ling Tian dan yang lainnya melihat Wu Lihua sedang berlatih di halaman yang dulu pernah ditinggali oleh Ling Tian.

__ADS_1


Dan seperti apa yang diucapkan oleh Xiao Jun sebelumnya, tingkat kultivasi Wu Lihua benar-benar berada di tahap kelima Bintang Emas. Tinggal sedikit lagi baru menerobos ke tahap keenam Bintang Emas.


__ADS_2