Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 58. Keputusan Kaisar


__ADS_3

Jia Xiulan dengan cepat tersadar dari keterkejutannya, kemudian segera membawa mereka ke ruangan pribadi Kaisar.


Setelah mereka sampai, Ling Tian dan yang lainnya pun duduk sambil menunggu kedatangan Kaisar. Pelayan yang di tempatkan khusus di ruangan tersebut segera menyajikan teh dan membawa beberapa Buah Roh sebagai camilan untuk mereka.


Sebenarnya dengan pendengaran Ling Tian yang sangat tajam dan sangat sensitif, dia mendengarkan semua apa yang dibisikkan oleh penasehat tadi kepada Kaisar, tapi dia tidak mengerti mengapa Kaisar ingin berbicara kepadanya.


Pengawal Jia Xiulan yang telah bersama mereka sebelumnya, telah melaporkan apa yang diketahuinya tentang Ling Tian.


"Mungkinkah Kaisar akan mengangkatku sebagai anak angkatnya karena aku kuat..? Tapi sepertinya itu tidak mungkin."


"Ataukah Kaisar akan menjodohkanku dengan Putrinya karena aku sangat tampan..? Sepertinya opsi ini yang lebih mendekati dari dugaanku."


Ling Tian membatin sambil terus bertanya-tanya tentang apa yang akan di bicarakan oleh Kaisar kepadanya.


Beberapa saat kemudian, Kaisar telah tiba di temani oleh penasehatnya. Kaisar pun kemudian tersenyum kepada Ling Tian dan yang lainnya.


Mereka akan berdiri untuk menyambut Kaisar tetapi Kaisar mengangkat tangannya untuk menahan mereka.


"Ini adalah ruangan pribadiku, dan orang-orang yang telah memasuki ruangan ini adalah orang-orang yang telah aku anggap sebagai keluargaku. Jadi kalian tidak perlu bersikap formal kepadaku." Kaisar mengangkat tangannya memberi tanda agar mereka tetap duduk.


Kaisar kemudian duduk di kursinya, lalu berkata kepada Ling Tian.. "Aku mendengar dari bawahanku bahwa kamu memang benar seperti apa yang dikatakan oleh rumor. Kamu memiliki kekuatan yang sangat luar biasa sehingga kamu mendapatkan julukan sebagai Monster."


"Kami tadi sedang mengadakan rapat untuk membicarakan masalah yang sangat penting, yaitu tentang kekaisaran Ma yang telah mengajukan lamaran pernikahan kepada Xiu'er dengan salah satu Pangeran mereka."


"Jika kami tidak menyetujuinya, maka kekaisaran Ma akan memutuskan semua hubungan dengan kekaisaran Jia dan akan segera menyerang dengan kekuatan penuh mereka."


"Jika itu adalah seorang Pangeran yang normal, mungkin kami akan berpikir untuk menyetujuinya. Tetapi itu adalah Pangeran yang cacat mental sejak dari lahir, yang menandakan bahwa kekaisaran Ma tidak tulus dengan lamaran pernikahan tersebut dan itu berarti mereka sangat merendahkan kekaisaran Jia kami." Lanjut Kaisar lagi dengan nada sedih.


"Aku tidak akan pernah menikahi Pangeran dari kekaisaran Ma meskipun dia adalah orang yang normal..!" Jia Xiulan berkata dengan tegas.


"Ayah juga tahu tentang hal itu Xiu'er, tapi kamu tahu sendiri bahwa kekuatan kekaisaran Ma berada di atas kekuatan kekaisaran Jia kita."


"Apapun yang terjadi, aku tidak akan pernah menikahi salah seorang Pangeran dari kekaisaran manapun..!" Nada Jia Xiulan semakin tegas.

__ADS_1


"Fiiiuuuhhh.. Utusan kekaisaran Ma akan datang besok untuk mengantarkan mahar pernikahan. Jika kita menolaknya, kita harus bersiap menghadapi perang dengan mereka." Kaisar menghela nafas panjang.


"Aahh.. Semua dugaanku ternyata salah." Ling Tian membatin.


"Bila Tuan Putri tidak menyetujuinya, katakan saja "Tidak" kepada mereka. Dan jika mereka inginkan perang, mari kita berperang." Ling Tian berkata santai sambil mengangkat bahunya.


"Kekaisaran Jia hanya memiliki 1 orang terkuat saja, yaitu Kepala Akademi Naga Azure yang kultivasinya berada pada tahap kelima Bintang Berlian. Sedangkan untuk kekaisaran Ma, mereka memiliki 3 orang terkuat yang kultivasinya sama seperti Kepala Akademi Naga Azure." Kata penasehat Kaisar.


"Prajurit mereka juga sangat banyak dan memiliki kekuatan tempur yang lebih kuat dari prajurit kita. Jika kita memaksakan untuk berperang dengan mereka, mungkin hanya dalam setahun mereka akan menguasai seluruh wilayah kekaisaran Jia." Lanjut penasehat tersebut.


"Itu hanya opini dan perkiraan dari kalian semua, tetapi semuanya belum jelas akan terjadi seperti apa yang kalian pikirkan. Jika kita tidak mencobanya, bagaimana kita akan bisa mengetahui hasilnya." Ling Tian berkata tenang sambil tersenyum ke arah Kaisar dan penasehatnya.


Mendengar perkataan Ling Tian, Kaisar dan penaset tersebut sangat terkejut. Mereka berdua saling memandang karena tidak berani mengambil resiko seperti apa yang dikatakan oleh Ling Tian.


"Jika Yang Mulia percaya padaku, katakan saja kepada utusan kekaisaran Ma bahwa Yang Mulia tidak menerima tawaran mereka. Tetapi bila Yang Mulia meragukanku, korbankan saja Tuan Putri demi memenuhi tuntutan mereka." Ling Tian masih tersenyum tenang.


"Mungkin hal ini harus kita perhitungkan secara matang bersama dengan para pejabat dan para Jenderal saat rapat yang akan diadakan besok." Kata Kaisar dengan nada lirih.


Untuk Ling Han dan yang lainnya, mereka hanya diam dengan tenang mendengarkan percakapan antara Ling Tian dan Kaisar.


Ling Tian dan yang lainnya masih tinggal di ruangan pribadi Kaisar selama beberapa menit, kemudian mengikuti Jia Xiulan yang mengantarkan mereka ke ruangan yang telah disiapkan oleh para pelayan.


Pelayan telah menyiapkan 5 kamar untuk mereka, tetapi mereka hanya menggunakan 3 kamar saja. Zhang Xuan akan tinggal sendiri di salah satu kamar. Ling Tian dan Ling Han tinggal bersama, sedangkan untuk Lin Yue dan Su Mei, mereka berdua juga tinggal bersama.


Keesokan harinya, Ling Tian tidak mengikuti rapat yang diadakan oleh Kaisar beserta bawahannya. Dia hanya duduk dengan santai di taman istana bersama yang lainnya menikmati pemandangan sekitarnya.


Xiaohai yang bermalas-malasan di taman itu juga seketika mengangkat kepalanya memandang ke langit. Dia merasakan seekor Binatang Roh terbang menuju ke istana. Tapi dengan cepat dia berbaring lagi melanjutkan aktivitasnya.


Xiaohai merasakan bahwa itu hanyalah Binatang Roh tingkat 3 yang kultivasinya pada tahap kedelapan Bintang Emas. Itu hanya seperti semut di matanya, karena level Xiaohai kini telah meningkat menjadi Binatang Roh tingkat 4.


"Hmmm.. Mungkinkah itu adalah utusan dari kekaisaran Ma..?" Ling Tian yang merasakan kedatangan Binatang Roh tersebut, bertanya di dalam hatinya.


Semua yang berada di situ juga dapat merasakannya, tetapi mereka tetap santai dan tidak mempedulikannya. Mereka berpikir, mungkin itu adalah Binatang Roh para pejabat yang akan menghadiri rapat di istana.

__ADS_1


**


Di aula istana tempat Kaisar dan para bawahannya mengadakan rapat..


Seorang prajurit sedang berjongkok dengan satu kakinya yang menyentuh lantai, lalu membungkuk dan memberi hormat kepada Kaisar. "Yang Mulia..! Utusan kekaisaran Ma telah tiba..!"


"Hmmm.. Bawa dia masuk..!" Kaisar berkata tenang.


"Baik Yang Mulai..!" Prajurit tersebut segera bergegas untuk menyambut utusan kekaisaran Ma, kemudian membawanya memasuki aula istana.


"Salam hormat Yang Mulia." Utusan kekaisaran Ma membungkuk dan memberi hormat kepada Kaisar.


"Mmm.." Kaisar mengangguk ke arah utusan tersebut.


"Aku kesini karena telah diutus oleh Yang Mulia Kaisar Ma, untuk mengantarkan mahar pernikahan kepada Yang Mulia Kaisar Jia." Utusan itu berkata sambil tersenyum.


"Apa yang akan dilakukan oleh Kaisar Ma jika aku menolak mahar pernikahan itu dan tidak mengizinkan Putriku untuk menikah dengan Pangeranmu..?" Kata Kaisar masih dengan nada tenangnya.


"Yang Mulia Kaisar Ma berkata bahwa jika Yang Mulia Kaisar Jia menolaknya, kekaisaran Jia akan menanggung seluruh konsekuensinya." Senyum utusan itu tampak menghina.


Semua orang yang berada di aula tersebut mengeretakkan giginya karena menahan amarahnya, hanya Kaisar dan penasehatnya yang masih tetap tenang mendengar apa yang dikatakan oleh utusan itu.


"Baiklah..! Katakan kepada Kaisar Ma, bahwa aku menolak tawarannya. Dan jika kekaisaran Ma akan mengancam untuk menyerang kekaisaran Jia, kami akan siap berperang dengannya." Kaisar berdiri dari singgasananya dan berkata dengan tegas. Dia akhirnya telah mengambil keputusan untuk mempercayai apa yang dikatakan oleh Ling Tian.


Utusan kekaisaran Ma terkejut sejenak mendengar apa yang dikatakan oleh Kaisar Jia, kemudian dia berkata dengan nada mencibir.. "Karena Yang Mulia Kaisar Jia telah memutuskannya, aku akan segera kembali untuk mengatakannya kepada Yang Mulia Kaisar Ma."


"Baiklah..! Bersiaplah kalian semua untuk menghadapi akibatnya." Kata utusan tersebut yang melihat ke arah para pejabat dan para Jenderal, kemudian mencibir kepada mereka.


Semua orang langsung berdiri dan hendak menyerang utusan itu, tetapi Kaisar segera menghentikan mereka.


Utusan itu kemudian berbalik dan berjalan keluar dari aula, lalu segera kembali untuk menyampaikan apa yang telah dikatakan oleh Kaisar Jia.


***

__ADS_1


Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.


Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.


__ADS_2