
Di dalam kamarnya, Ling Tian hanya duduk bermeditasi menenangkan pikirannya. Dia sebenarnya juga ingin meningkatkan kultivasinya lagi, tetapi dia masih kekurangan bahan dari Ramuan Roh untuk membuat pil yang lebih tinggi lagi dari Pil Susu Violet.
Dia membutuhkan Pil Awan Bening jika harus meningkatkan kultivasinya, karena khasiat dan efektivitas Pil Susu Violet tidak berpengaruh lagi pada dirinya.
Pil Awan Bening adalah pil yang digunakan oleh kultivator tingkat Bintang Bumi, dan pil tersebut tidak bisa di dapatkan di Kota Seribu Bunga karena bahan-bahan untuk membuat pil itu sangat langka.
Jadi untuk saat ini, Ling Tian hanya bisa meningkatkan kekuatan Sektenya terlebih dahulu sebelum dia pergi ke kota yang lebih besar dari Kota Seribu Bunga.
Ketika pagi telah tiba, Ling Tian keluar dari kamarnya lalu berjalan dengan santai ke arah tempat tinggal Xiao Jun. Hari ini dia bertujuan untuk menempa tulang-tulang Xiao Jun agar menjadikan tubuhnya menjadi sangat kuat.
Namun sebelum dia sampai, dia merasakan sekitar seribu orang baru saja tiba di depan pintu gerbang Sektenya. Ling Tian juga dapat mengetahui dari aura mereka, bahwa Mu Bai dan ketiga Tetua yang pernah bertarung dengannya itu berada di antara orang-orang tersebut.
Dengan menggunakan kecepatan penuhnya, dia segera menghilang dari tempatnya dan langsung melesat ke arah pintu gerbang.
"Pemimpin!"
Para penjaga yang berada di situ segera membungkuk memberi hormat ketika Ling Tian telah sampai dan muncul di depan mereka.
Ling Tian mengangguk santai ke arah para penjaga tersebut lalu menoleh kepada Mu Bai dan yang lainnya.
"Hehehe... Apakah kalian akan datang mengacau di Sekteku lagi?" Ucap Ling Tian tenang sambil tertawa pelan.
"Aahh... Junior Ling Tian! kami datang ke sini dengan tujuan baik." Jawab Mu Bai dengan nada canggung.
"Ooh... Kalau begitu, masuklah ke dalam! Aku akan selalu menyambut semua orang yang datang ke sini jika itu dengan tujuan yang baik." Ling Tian tersenyum lalu kemudian membawa mereka masuk ke dalam kediaman Sektenya dan langsung menuju ke arah aula.
Huang Fu segera berlari menghampiri Ling Tian ketika dia melihat ada banyak orang yang mengikuti di belakangnya.
"Bos... Ini!" Huang Fu berkata sambil memandang semua orang itu. Dia juga hanya mengenal Mu Bai dan ketiga Tetua yang pernah datang ke Sekte mereka.
__ADS_1
"Mari kita berbicara di dalam." Ucap Ling Tian kemudian berjalan masuk ke dalam aula dan langsung duduk di kursinya.
"Hmmm... Katakanlah, apa yang senior Mu Bai maksudkan untuk datang ke sini dengan tujuan baik itu!" Ling Tian berkata setelah Mu Bai dan yang lainnya telah mengambil tempat duduk juga di dalam aula.
"Sebenarnya... Aku telah membubarkan Sekte Teratai Hitam. Setelah kembali ke Sekte, aku memikirkan semua yang telah junior Ling Tian katakan kepadaku."
"Mungkin dengan umurku yang sudah sangat tua ini, aku tidak bisa menjadi pemimpin Sekte Teratai Hitam lagi. Aku juga berpikir bahwa sistem dan aturan dari Sekte ini lebih baik dari aturan yang ada di Sekteku itu."
"Jadi tujuan kami semua datang ke sini adalah untuk bergabung dengan Sektemu. Jika junior Ling Tian mengizinkannya, aku akan membawa semua murid Sekteku yang berjumlah sekitar 1 juta orang untuk menjadi anggota Sektemu ini." Lanjut Mu Bai lagi.
"Hahaha... Bila hanya itu yang senior Mu Bai inginkan, aku akan dengan sangat bahagia menyambut kalian semua untuk bergabung dengan Sekte Pria Tertampan Di Benua Langit ini." Ling Tian tertawa gembira.
Setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Ling Tian, Mu Bai segera memberi tanda kepada yang lainnya, lalu kemudian mereka semua langsung berdiri dari tempat duduknya dan membungkuk hormat kepada Ling Tian.
"Pemimpin!"
Semuanya berseru secara bersamaan sehingga membuat suara mereka menggema dengan keras di dalam aula yang sangat luas itu.
"Karena senior Mu Bai juga telah menjadi anggota keluarga kami, maka mulai saat ini aku juga akan memanggilmu sebagai Paman Mu."
"Terima kasih pemimpin! Anggota Sekte yang lainnya juga akan datang saat malam nanti sekitar 100 ribu orang. Aku telah mengatur kedatangan mereka secara bertahap pada malam hari, agar tidak membuat kehebohan bagi penduduk Kota Seribu Bunga ini." Kata Mu Bai pelan.
"Hehehe... Ternyata Paman Mu telah mengatur semuanya. Kalau begitu, aku akan pergi terlebih dahulu, karena hari ini aku akan menyiksa muridku. Bila ada yang ingin kalian tanyakan, katakan saja kepada Paman Huang." Ling Tian tertawa lirih lalu menghilang dari tempat duduknya.
Ling Tian segera muncul di depan halaman tempat tinggal Xiao Jun dan mendapatinya sedang berlatih teknik pedang yang telah di peragakannya kemarin.
"Guru!"
Xiao Jun yang sedang asyik memainkan kedua pedangnya, langsung berhenti saat mengetahui bahwa Ling Tian telah datang ke tempatnya.
__ADS_1
"Jun! Pertama-tama, aku akan menempa seluruh tulangmu agar kekuatan tubuhmu menjadi lebih kuat. Itu juga akan lebih memudahkanmu untuk mempelajari teknik pedang yang telah aku tuliskan itu."
"Baik Guru!" Ucap Xiao Jun dengan nada tegas, kemudian segera memasukkan kedua pedangnya tersebut ke dalam Cincin Ruangnya.
"Baiklah, mari kita masuk ke kamarmu!" Ling Tian berbalik lalu berjalan ke arah kamar Xiao Jun.
"Hmmm..."
Langkah kaki Ling Tian segera berhenti ketika dia akan memasuki kamar Xiao Jun. Alisnya langsung berkerut karena merasakan banyak kultivator kuat yang menuju ke arah Sektenya.
"Jun, sepertinya hari penyiksaanmu akan kita tunda dulu. Sekte kita telah kedatangan tamu yang tak di undang. Teruskanlah kembali latihanmu. Aku akan pergi menyambut mereka secara pribadi."
Setelah mengatakan hal itu, Ling Tian langsung melesat dengan sangat cepat ke arah pintu gerbang Sektenya.
Ketika Ling Tian sekali lagi tiba-tiba muncul di tempat tersebut, para penjaga yang berada di situ sangat terkejut melihat Ling Tian yang berdiri dengan santai di depan pintu gerbang.
"Pemimpin!"
Mereka pun dengan cepat membungkuk memberi hormat kepadanya.
"Mmm..." Ling Tian mengangguk pelan ke arah para penjaga tersebut.
Hanya dalam beberapa detik saja, Mu Bai juga telah menyusulnya di ikuti oleh beberapa Tetua Sekte lainnya. Mereka semua berdiri dengan tenang di belakang Ling Tian.
Sekitar 3 menit berlalu, beberapa Binatang Roh tingkat 4 terlihat semakin mendekat dengan sangat cepat ke arah Sekte Ling Tian. Orang-orang yang berada di atas punggungnya juga sengaja mengeluarkan aura yang sangat kuat, seakan ingin mengatakan bahwa mereka semua datang dengan maksud yang tidak baik.
Ling Tian yang melihat tingkah para kultivator tersebut hanya tersenyum santai, seolah-olah dia juga ingin mengatakan kepada mereka, bahwa dia tidak mempedulikan apa yang telah mereka lakukan itu.
***
__ADS_1
Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.
Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.