
Di dalam ruangannya, Ling Tian terus berkultivasi dengan tenang. Tanpa terasa sudah hampir sebulan berlalu dengan cepat. Energi dari ketiga butir Pil Lotus Giok Bulan yang diserapnya juga semakin menipis.
BANG
Sebelum energi dari pil tersebut benar-benar habis, terdengar ledakan teredam dari dalam tubuh Ling Tian. Ia pun akhirnya berhasil menerobos tingkat kultivasinya ke tahap keempat Bintang Langit.
Ling Tian yang tidak ingin menyia-nyiakan sedikit pun waktunya, bergegas mengeluarkan tujuh butir Pil Lotus Giok Bulan dan segera melemparkan ke dalam mulutnya. Api Ilahi juga kembali melakukan aksinya untuk menyerap energi dari ketujuh butir pil itu. Sekali lagi Ling Tian melanjutkan berkultivasi dengan tenang tanpa menghiraukan apa yang sedang terjadi di sekitarnya.
Sementara itu di luar kediaman Ling Tian, Yan Qingshan dan Meng Wanlian juga masih terus berlatih meramu pil. Mereka berdua seolah berlomba membuat pil yang efektivitasnya lebih tinggi lagi dari yang sebelumnya.
Sedangkan untuk keempat sahabatnya, yaitu Niu Lang, Tang Fei, Xuan Jirou dan Pang Huaxian, mereka pun tetap berkultivasi di dalam Formasi Pelindung milik Ling Tian. Meski telah hampir sebulan berlalu, mereka semua belum selesai menyerap energi yang tersisa dari Pil Lotus Giok Bulan.
Hari demi hari pun berjalan dengan cepat. Tanpa terasa sudah enam bulan lagi berlalu. Yan Qingshan dan Meng Wanlian masih terus melanjutkan aktivitasnya masing-masing dalam meramu pil.
Namun, baru saja mereka hendak menyelesaikan salah satu pil yang mereka buat, sebuah lonjakan energi Qi yang sangat kuat mengagetkan keduanya. Puncak gunung tersebut berguncang hebat seperti sedang terjadi gempa yang dahsyat.
BOOM
Ledakan yang sangat keras menggema ke sekitarnya. Bangunan tempat Ling Tian berkultivasi hancur menjadi bubuk halus. Bahkan beberapa bangunan yang ada di dekatnya ikut hancur berkeping-keping.
__ADS_1
Beruntung bagi Niu Lang dan teman-temannya yang segera bergerak cepat melesat keluar dari kediaman mereka sendiri. Jika terlambat sedikit saja, mereka sudah pasti akan mengalami luka yang sangat parah, bahkan mungkin mereka semua akan mati.
Sebelumnya, mereka telah pindah berkultivasi di dalam bangunan yang berdekatan dengan kediaman Ling Tian. Hal tersebut mereka lakukan agar bisa lebih fokus lagi dalam berkultivasi dan tidak terganggu oleh Yan Qingshan serta Meng Wanlian yang sedang meramu pil di dekat mereka semua.
Di sisi lain, Yan Qingshan juga bertindak sangat sigap. Dalam sekejap, energi Qi-nya langsung melindungi seluruh tempat itu agar tidak ikut hancur akibat tekanan yang berasal dari energi Qi milik Ling Tian yang sedang mengamuk di sekeliling tubuhnya.
“Kembalilah! Kalian tak perlu datang ke sini!” seru Yan Qingshan menggunakan energi Qi-nya, ketika merasakan para tetua Murid Dalam bergegas datang ke arahnya.
Mendengar perintah dari pemimpin sekte mereka, para tetua itu pun segera kembali lagi ke kediamannya masing-masing. Walau mereka semua sangat penasaran dengan apa yang sedang terjadi di puncak gunung kediaman Meng Wanlian, tapi tak ada seorang pun di antara para tetua tersebut yang berani mempertanyakan keputusan dari pemimpin sekte.
“Aaiihh ... Maaf, Guru! Karena terlalu fokus dalam berkultivasi, aku lupa menguatkan Formasi Penyegelanku sendiri. Akibatnya, secara tidak sengaja pula aku telah memorak-porandakan tempat ini,” ucap Ling Tian tersenyum masam seraya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
Meng Wanlian tertegun sejenak dengan mulut yang terbuka lebar dan tak menanggapi perkataan dari muridnya itu. Ia hanya terdiam memandang Ling Tian dengan tatapan tercengang.
Sementara untuk Yan Qingshan sendiri, matanya terbelalak seolah hendak melompat keluar dari tempatnya. Ini karena dirinya sangat tidak percaya dengan apa yang sedang disaksikannya sekarang.
“Gu—guru! Kul—kultivasimu ....” Ucapan Yan Qingshan langsung tertahan. Ia kemudian mengatur napasnya terlebih dahulu agar menjadi tenang kembali, lalu melanjutkan, “Guru! Hanya dalam enam bulan saja tingkat kultivasimu telah mencapai tahap kesembilan Bintang Langit. Jika dihitung, itu berarti dalam setiap bulannya Anda berhasil menerobos satu tingkatan.”
“Apa?!”
__ADS_1
Mulut Niu Lang dan teman-temannya akhirnya ternganga juga saat mendengar penuturan dari Yan Qingshan. Karena sejak awal mereka tak bisa melihat tingkat kultivasi Ling Tian.
Kecepatan Ling Tian dalam menerobos tingkat kultivasinya membuat mereka semua terperanjat. Sebab, belum ada seorang pun di Benua Langit Tingkat Atas yang memiliki kecepatan kultivasi seperti itu. Bahkan murid paling jenius dari sekte nomor satu tidak akan pernah bisa bersaing melawan kecepatan kultivasi milik Ling Tian.
“Yah ... Kira-kira begitulah,” jawab Ling Tian santai sembari mengangkat bahunya dan membenarkan analisis Yan Qingshan.
“Guru! Apakah Anda yakin bahwa Anda masih seorang manusia?” tanya Yan Qingshan dengan nada canggung.
“Huuhh ... Tentu saja aku adalah seorang manusia!” keluh Ling Tian menggerutu. “Apakah kamu berpikir bahwa aku ini seekor Binatang Roh?”
“Bu—bukan begitu, Guru! Hanya saja, itu ....”
“Aaiihh ... Lupakanlah!” Ling Tian langsung menyela perkataan Yan Qingshan. “Omong-omong, bagaimana dengan kemajuan kalian dalam meramu pil?”
“Hmph ... Anak nakal! Aku tadi hampir saja membuat pil dengan efektivitas 97 persen. Namun, kamu telah mengacaukannya.” Meng Wanlian berpura-pura mendengus kesal, tetapi di dalam hatinya ia sangat gembira melihat tingkat kultivasi Ling Tian yang sudah berada di tahap kesembilan Bintang Langit.
“Aku juga, Guru! Tinggal selangkah lagi aku akan berhasil meramu pil dengan efektivitas 97 persen. Hanya saja, Anda telah menghancurkan semuanya. Lihatlah!” ujar Yan Qingshan sambil menunjukkan hasil ramuan pilnya yang hancur berantakan.
“Yah ... Yah ... Aku benar-benar minta maaf karena sudah mengganggu proses meramu pil kalian,” sahut Ling Tian dengan menunjukkan tampang memelas. “Aku juga meminta maaf karena telah mengusik ketenangan Senior Niu dan yang lainnya dalam berkultivasi. Yakinlah, aku akan memberikan kalian semua kompensasi.”
__ADS_1
“Kalian berempat duduklah terlebih dahulu. Aku akan meningkatkan kultivasi kalian ke tahap kedua Bintang Langit. Dengan kekuatanku yang sekarang, ini tidak akan berlangsung lama dan karena kebetulan juga kultivasi kalian telah berada di puncak tahap pertama Bintang Langit,” lanjut Ling Tian lagi.
Mendengar pernyataan Ling Tian yang demikian, keempat sahabatnya tersebut menjadi sangat bersemangat. Sebab, mereka sudah terlampau mempercayai Ling Tian. Bila orang lain yang membuat pernyataan seperti itu, mungkin mereka hanya akan menganggapnya sebagai bualan belaka.