Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 49. Pusaka Tingkat Langit


__ADS_3

Waktu terus berlalu dengan cepat, tak terasa Ling Tian telah berada selama 3 bulan di dalam gua Gorila Batu.


Ling Tian yang sedang duduk menempa jiwanya, tiba-tiba membuka matanya yang menandakan bahwa proses penempaan jiwanya telah selesai.


Kini kekuatan jiwanya semakin bertambah kuat dan indera spiritualnya pun telah mencapai radius 200 km.


"Sepertinya aku harus membuat lebih banyak lagi Pil Restorasi, agar bisa menjaga kekuatan Qi ku tetap penuh saat terbang di udara."


"Aku juga harus membuat Pil Violet untuk meningkatkan kultivasiku dan juga membuat Pil Susu Merah untuk yang lainnya."


Ling Tian kemudian mengeluarkan beberapa Ramuan Roh dan memulai proses pemurnian bahan-bahan pil. Setelah selesai, dia pun memulai proses pembentukan pil dengan menambahkan Susu Stalaktit dan inti Binatang Roh.


Sekitar 6 jam, dia telah membuat Pil Restorasi sebanyak 500 butir, kemudian beristirahat untuk memulihkan kekuatan spiritualnya selama 3 jam dan melanjutkan kembali meramu Pil Violet dan Pil Susu Merah.


Setelah 6 jam lagi berlalu, Ling Tian telah membuat Pil Violet sebanyak 200 butir dan Pil Susu Merah sebanyak 300 butir. Dia pun kembali beristirahat selama 3 jam untuk memulihkan kekuatan spiritualnya.


"Aahh.. Warna Pil Violet ini juga berubah. Hmmm.. Sebut saja nama pil ini Pil Susu Violet." Ling Tian berkata saat melihat warna Pil Violet berubah setelah bercampur dengan Susu Stalaktit.


Dia membuat pil sebanyak itu dalam sekali jalan untuk persiapan meningkatkan kultivasinya dan juga kultivasi orang-orang terdekatnya.


Saat kekuatan spiritualnya telah pulih sepenuhnya, Ling Tian segera berdiri dan berjalan ke kolam Liquid Pelangi. Di dalam kolam tersebut, terdapat banyak batu Wurtzite Pelangi sebesar bola basket.


Ling Tian memasukkan semuanya ke dalam Cincin Ruangnya. Itu semua adalah harta yang tak ternilai harganya. Jika di nilai dari ukuran kekayaan, mungkin Ling Tian kini adalah orang yang terkaya di Benua Langit. Tapi itu hanya berlaku untuk orang-orang yang pandai dalam menilai harta.


Setelah menyelesaikan semuanya, Ling Tian segera kembali ke tempat Ling Han dan yang lainnya berada. Dengan kecepatan terbangnya, dia hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk sampai di tempat mereka.


"Haaahhh..!"


Ling Han, Lin Yue dan Su Mei yang saat itu sedang berlatih, sangat terkejut ketika melihat Ling Tian melayang di udara di atas kepala mereka.


"Hahaha.. Apakah kalian tidak pernah melihat seorang Dewa yang tampan turun dari Surga..? Bersyukurlah karena kini kalian telah melihatnya." Ling Tian tertawa saat melihat mulut mereka bertiga terbuka lebar dan mata mereka melotot menatapnya. Lalu dia pun turun perlahan-lahan.


"Tian'er.. Aku akhirnya tahu bahwa kultivasimu kini telah berada di tingkat Bintang Berlian setelah melihatmu terbang. Selama ini kamu tidak pernah berkata tentang tingkat kultivasimu kepadaku." Ling Han berkata dengan nada kesal.


"Hmmm.. Aku juga baru mengetahuinya sekarang. Selama ini aku hanya selalu mengira-ngira tentang tingkat kultivasimu." Kata Lin Yue.


"Tapi jika kultivasimu baru saja berada pada tingkat Bintang Berlian, itu berarti sewaktu kamu bertarung melawan Patriark Klan Ji dan Pemimpin Sekte Gelap Malam, tingkat kultivasimu hanya berada di tingkat Bintang Emas..!" Lanjut Lin Yue keheranan.


Su Mei hanya diam saja, tetapi dia sangat penasaran ingin mendengar jawaban apa yang akan keluar dari mulut Ling Tian.

__ADS_1


"Aahh.. Aku tidak tahu bagaimana harus menjelaskannya, inti dari semuanya adalah bahwa teknik yang aku pelajari sangat berbeda dengan semua kultivator lainnya termasuk kalian bertiga." Ucap Ling Tian sambil mengangkat bahunya.


"Seandainya teknik ini bisa aku ajarkan kepada kalian, mungkin sudah lama aku mengajarkannya. Tetapi itu tidak bisa sebab tubuh kalian tidak akan mampu menanggungnya, dan tubuh kalian juga akan meledak seketika jika kalian mengolahnya." Lanjut Ling Tian lagi.


"Apakah kalian merasakan sakit yang sangat menyiksa saat aku membantu menguatkan tubuh kalian..?" Tanya Ling Tian kepada mereka bertiga.


"Itu sangat menyakitkan dan membuat aku ingin melompat keluar dari bak mandi, karena tidak mampu untuk menahan sakitnya." Kata Ling Han dengan nada mengeluh


"Aku merasa seperti akan mati jika tidak ada dirimu yang membantu menyemangatiku." Ucap Lin Yue ngeri, seakan takut itu terjadi lagi.


"Itu adalah Neraka." Jawab Su Mei singkat.


Ling Tian hanya tersenyum saat mendengar apa yang mereka ucapkan, kemudian dia berkata dengan santai.. "Setiap rasa sakit yang kalian alami, itu mungkin hanya sekitar 1% dari rasa sakit yang aku rasakan setiap kali aku menempa tubuhku untuk menjadi lebih kuat."


"Apaaaa..!"


Ketiganya berteriak bersamaan saat mendengar perkataan dari Ling Tian tersebut. Penderitaan yang mereka alami ternyata tidak seberapa dengan penderitaan yang di rasakan oleh Ling Tian.


"Hahaha.. Tak perlu di pikirkan lagi. Sekarang, berikan pedang kalian kepadaku..! Aku akan mencoba meningkatkan kekuatannya."


Mereka bertiga segera memberikan pedangnya kepada Ling Tian, walaupun tidak tahu apa yang akan di lakukannya pada pedang mereka tersebut. Yang ada di pikiran mereka saat ini hanyalah sebuah pertanyaan, yaitu..


"Kalian lanjutkanlah berlatih lagi."


Setelah mengambil pedang mereka, Ling Tian segera berjalan menuju gua untuk menempanya. Namun sebelum memasuki gua, terdengar suara Xiaohai memanggilnya.


"Bos.. Akhirnya kamu datang juga..! Aku sudah sebulan telah menunggumu untuk membuka Formasi ini, karena sebulan yang lalu aku telah menerobos ke tahap pertama Bintang Berlian." Kata Xiaohai dengan nada sedihnya.


"Aahh.. Maaf.. Maaf..! Kamu tidak bisa menghubungiku karena aku sedang menempa jiwaku." Ling Tian menahan tawanya melihat Xiaohai yang hampir menangis.


Dia segera melambaikan tangannya untuk membuka Formasi Penyegelannya. Tapi setelah Ling Tian membuka Formasi tersebut, Xiaohai malah tetap berada di tempatnya sambil berbaring bermalas-malasan lagi.


"Huuuhhh.. Posisimu itu sama saja dengan tidak keluar dari dalam Formasi."


"Ini berbeda Bos..! Aku merasa lebih bebas berbaring jika tidak berada di dalam Formasi."


"Aaahh.. Terserahlah..!" Ling Tian segera memasuki gua dan mengabaikan Xiaohai.


Setelah berada di dalam gua, Ling Tian mengambil sebuah Wurtzite Pelangi kemudian mengeluarkan Api Ilahi untuk memotongnya menjadi beberapa bagian.

__ADS_1


Dia meninggalkan 3 bagian untuk di pakai menempa ketiga pedang itu, lalu memasukkan bagian yang lainnya ke dalam Cincin Ruangnya.


Selanjutnya, yang pertama Ling Tian lakukan adalah mulai melebur pedang Ling Han dan juga melebur 1 bagian Wurtzite Pelangi kemudian menggabungkannya.


Setelah itu Ling Tian menggunakan Formasi Pembentukan untuk mengembalikan bentuk pedang ke keadaan semula. Seluruh proses tersebut memakan waktu sekitar 1 jam.


Ling Tian kemudian melanjutkan melebur pedang Lin Yue dan Su Mei. Untuk menempa ketiga pedang itu, dia membutuhkan waktu sekitar 3 jam.


Ling Tian sebenarnya juga ingin menempa pedangnya sendiri, tetapi dia belum menemukan bahan yang cocok untuk membuat kriteria pedang sesuai dengan keinginannya.


Bila di perhatikan dari jauh, warna ketiga pedang tersebut masih sama seperti sebelumnya. Tapi jika di lihat dari dekat, ada warna tambahan yang berasal dari dalam pedang itu.


Setelah semuanya selesai, Ling Tian memulihkan kekuatan spiritualnya selama 1 jam, kemudian dia berjalan keluar dari gua untuk mengembalikan ketiga pedang tersebut kepada mereka.


"Hmmm.. Aku telah meningkatkan kekuatan ketiga pedang ini menjadi senjata Pusaka Tingkat Langit." Kata Ling Tian, lalu memberikan ketiga pedang itu kepada mereka.


"Karena pedang Kakak berwarna merah, aku menamakannya Pedang Darah Pelangi. Untuk Yue'er, karena pedangnya berwarna biru.. Aku menamakannya Pedang Air Pelangi. Sedangkan untuk Mei'er, karena pedangnya berwarna putih.. Aku menamakannya Pedang Awan Pelangi."


Ketiganya mengambil pedang mereka masing-masing dan memeriksanya dengan keheranan, sebab tidak ada perubahan yang signifikan dari bentuk pedang itu. Yang berubah hanyalah ada tambahan warna pelangi yang hampir tidak terlihat.


"Hahaha.. Cobalah untuk memasukkan sedikit Qi ke dalam pedang kalian, dengan begitu kalian akan dapat merasakan perbedaannya." Ling Tian tertawa melihat wajah keheranan dari mereka bertiga.


"Aaahhh.."


Lin Yue langsung tersentak kaget ketika Qi nya telah memasuki pedangnya. Dia bisa merasakan kekuatan yang sangat besar berpuluh-puluh kali lipat dari pedang sebelumnya. Aura yang keluar dari pedangnya tersebut sangat ganas.


Dia segera bergerak dan mulai memperagakan Teknik Menari Bersama Pedang. Kekuatan di dalam setiap serangannya juga kini sangat meningkat dengan bantuan dari pedang tersebut.


Ling Han dan Su Mei yang melihat hal tersebut juga tidak mau kalah. Mereka berdua langsung memasukkan Qi nya ke dalam pedang mereka masing-masing.


Seketika reaksi mereka berdua sama seperti Lin Yue. Dengan cepat, mereka pun mulai memperagakan teknik pedang mereka masing-masing.


Ling Tian tersenyum senang melihat yang lainnya kini bertambah kuat, sebab itu dapat mengurangi ke khawatirannya ketika dia tidak berada bersama mereka.


***


**Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.


Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya**.

__ADS_1


__ADS_2